Rak Buku Hanan

Rak Buku Hanan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Rak Buku Hanan, Religious Bookstore, Kutacane.

JANGAN HERAN...Hilman Al Madani, M.Si, PsiPsikolog dan Trainer Yayasan Kita dan Buah HatiDear Ayah Bunda...Seringkali ki...
12/12/2017

JANGAN HERAN...

Hilman Al Madani, M.Si, Psi
Psikolog dan Trainer Yayasan Kita dan Buah Hati

Dear Ayah Bunda...

Seringkali kita terheran-heran melihat perbedaan antara anak laki-laki dengan anak perempuan kita. Banyak yang bilang:
"Ini kok yang perempuan bisa tenang tapi yang laki kaya cacing kepanasan yah?"
"Kenapa anak laki-laki saya maunya grasak-grusuk terus sih?"
"Anak perempuan si anu sudah bisa baca, ko anak laki-laki saya yang sepantaran belum bisa?"
Dan mungkin berbagai ujaran keheranan lainnya tentang anak laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Belum lagi, seringkali prestasi akademis anak-anak perempuan lebih baik dari pada anak laki-laki. Kenapa yah? Ada masalah apa? Apa anak laki-laki memang di takdirkan tidak pintar-pintar amat?

Tentu saja tidak! Laki-laki punya berat otak 1400 gram, sedangkan wanita hanya 1250 gram meskipun kerapatan sel otak perempuan melebihi otak laki-laki. Artinya, anak laki-laki tidak bisa dikatakan peluang prestasi akademisnya lebih rendah dari pada perempuan. Meskipun, potensi otak tidak hanya di ukur dari beratnya saja. Jadi, apa yang salah d**g?

Hal utama yang harus dipahami oleh ayah dan bunda dan bahkan para guru adalah, bahwa laki-laki dan perempuan memang beda (ya iyalah.. semua juga tau kali ya..). Maksudnya, bukan hanya fisik dan psikologis. Tapi fakta otak memang menunjukkan bahwa anak laki-laki dan perempuan memiliki otak yang beda, kecenderungan yang berbeda, dan tentu saja kebutuhan yang berbeda p**a.

Fakta otak memang menunjukkan perbedaan antara keduanya. Michael Gurian dalam bukunya, “Boys and Girls Learn Differently!” menuturkan perbedaannya.

Pertama, area korteks anak laki-laki lebih banyak dimanfaatkan sebagai fungsi spasial mekanis. Hal ini menyebabkan anak laki-laki akan lebih s**a bergerak, atau bahkan menggerakkan sesuatu. Contohnya, anak laki-laki lebih s**a main bola, berlari dan melompat, atau paling tidak menggerak-gerakkan tangan dan kakinya sendiri. Jadi, jangan aneh, dan kurangi menyuruh mereka untuk diam duduk manis. Kenapa? Itu kebutuhannya! Satu hal lagi, kadar testosteron yang 20 kali lipat daripada perempuan membuat mereka lebih agresif dan lebih mudah fokus pada satu tujuan.

Kedua, anak laki-laki memiliki kadar serotonin (zat kimia di otak yang berkaitan dengan ketenangan) dan oxytocin (berkaitan dengan ikatan) yang lebih sedikit. Hal ini tentu saja menyebabkan anak laki-laki kebanyakan akan lebih bersikap impulsif (mudah terdorong atau terstimulasi) dibandingkan wanita. Jadi, jangan aneh kalau anak laki-laki kita mudah terlibat masalah karena sifatnya yang impulsif, jadi gampang atau cepat bosan, agak sulit menjadi pendengar yang baik, dan kurang mampu untuk berlama-lama menekuni tugas perintil-perintilan secara telaten.

Ketiga, lebih familiar dalam hal mengenali simbol, bentuk-bentuk abstraksi, diagram, gambar, dan obyek bergerak ketimbang kata-kata yang monoton. Hal ini membuat mereka akan lebih unggul dalam pelajaran Matematika dan Fisika, lebih tertarik pada permainan-permainan (games), daripada diminta menjadi pendengar yang baik atau belajar secara verbal.

Waspadalah! Dengan testosteron yang berlipat serta lebih s**a gambar dan visual, anak laki-laki kita rentan terkena paparan p***ografi dan games! Hmm.. saya jadi tahu alasannya kenapa para produsen p***o banyak menyasar anak laki-laki kita dan memasukkannya lewat games. Ternyata mereka mempelajari ini juga untuk menyasar anak laki-laki kita. Lalu kenapa kita ngga belajar juga?

Sampai baris ini, please stop dulu perlakuan menyama-nyamakan antar anak laki-laki dan perempuan. Bukan bermaksud membeda-bedakan, tapi anak laki-laki dan perempuan kita memang diciptakan berbeda! Bahkan Allah saja memberi tugas kepada laki-laki dan perempuan dengan tugas yang berbeda-beda.

Dalam dunia pendidikan, beberapa sekolah di luar sana sudah menerapkan “Segregation” atau pemisahan antara kelas laki-laki dengan kelas perempuan. Bukan hanya soal muhrim atau non muhrim (sebagaimana aturan dalam islam), tapi soal otak yang memang Allah jadikan berbeda dan tentu saja membutuhkan perlakuan, penanganan, pendidikan, dan pengasuhan yang berbeda p**a.

JADI GIMANA D**G?

Pertama, pahami dulu dan terima bahwa kita memiliki anak laki-laki, dan jangan banding-bandingkan dengan anak perempuan. Perlakukan anak laki-laki kita sebagaimana fitrahnya laki-laki. Jangan memperlakukan mereka sebagaimana memperlakukan anak perempuan. Gimana kalo mereka nanti malah jadi keperempuan-perempuanan? Repot lagi kan? Jangan-jangan maraknya LGBT salah satunya karena kita mendidik anak laki-laki dengan cara perempuan. Allahu a'lam..

Terlepas dari semua itu, laki-laki itu imam. Persilahkan mereka belajar menjadi pemimpin, belajar mengatur dan mengambil keputusan, belajar menghadapi dan memaknai kegagalan dan bangkit lagi, karena mereka nantinya akan menjadi pemimpin, paling tidak dalam lingkup keluarganya sendiri. Jadi butuh kecakapan untuk memimpin, mengatur, mengontrol, dan mengambil keputusan. Dan, kita butuh sosok laki-laki ‘tangguh’ (Ayah Hebat) untuk membina anak-laki-laki kita menjadi tangguh!.

Kedua, dalam pembelajaran, mungkin ada baiknya kita merubah pola kegiatan dan pembelajaran untuk anak laki-laki menjadi lebih banyak gerakan dan variasi. Lebih banyak kolaborasi, banyak permainan dan tantangan (belajar dari kes**aan mereka terhadap games karena kadar adrenalin dan testosteron mereka yang tinggi).

Dengan otak yang cenderung mekanik-kinestetik dan energi yang berlebih rasanya mereka memang butuh banyak bergerak. Sepertinya pembelajaran kontekstual (sesuai konteks) dan eksperiential (mengalami langsung) adalah beberapa model yang cocok untuk pembelajaran anak laki-laki.

Ketiga, ngomong jangan kebanyakan! Anak laki-laki kita bukan makhluk spesialis verbal. Dia hanya butuh mengeluarkan 7 ribu kata dalam sehari. Bandingkan dengan anak perempuan yang membutuhkan 20 ribu kata dalam sehari. Ngga sebanding kan? Jadi jangan berpanjang-panjang kata dalam memberikan arahan. Fokus pada inti persoalan. Maksimal 17 kata per kalimat. Tunggu dulu responnya, baru lanjutkan. Buat para bunda yang biasa ngasih instruksi berpanjang-panjang kata, pasti ribet kan ya? Bisa latihan kok.. dan bisa kerja sama juga dengan para ayah...

Selamat membesarkan anak laki-laki kita menjadi pemimpin yang tangguh dan hebat!

Salam,

08/12/2017
05/12/2017

PORNOGRAFI

Kerusakan apa yang disebabkan efek kecanduan p***ografi pada anak??

Efek yang sama bisa kita lihat pada korban kecelakaan lalu lintas hebat di jalan raya, dimana korbannya terluka parah di otak bagian depan (PFC).

Ya ayah bunda...
bersasarkan penelitian, p***ografi MERUSAK OTAK anak tepat di bagian PFC.

Apakah PFC itu dan fungsinya untuk kita?

PFC adalah bagian yang di design Tuhan, yang membedakan antara manusia dan hewan.

PFC berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk memilih yg baik dan tidak, memutuskan dan mempertimbangkan suatu hal.

Sekilas memang tidak terlihat, tetapi kerusakan yang timbul sesungguhnya amatlah parah.

Itulah mengapa saat ini banyak tindak kriminal yang dilakukan orang yang tampak normal, tetapi berperilaku 'layaknya hewan', yang tidak bisa membedakan mana yang baik dan buruk.

Salah satu contoh nyata, banyak balita diperkosa oleh orang2 terdekatnya...
salah satunya, seorang balita usia 9 bulan di Bekasi yang meninggal karena diperkosa om nya sendiri, yang ternyata mengalami kecanduan p***ografi 😷.

Setelah tau fakta ini, masihkah kita membiarkan industri p***ografi tumbuh subur di negeri ini??


Guru UtamaOrang tua harus mampu menjadi GURU PALING UTAMA anaknya belajar, jika anak gagal atau tidak bisa, bukan salah ...
05/12/2017

Guru Utama

Orang tua harus mampu menjadi GURU PALING UTAMA anaknya belajar, jika anak gagal atau tidak bisa, bukan salah sekolah tapi salah ... (diisi sendiri) 😊

05/12/2017

Iner Child

Salah satu kunci agar orang tua bisa memperbaiki pola komunikasinya dengan anak yaitu dengan menyelesaikan 'inner child' pada diri orang tua.

apa itu 'inner child'?
inner child maksudnya adalah emosi2 negatif yang masih ada pada diri orang tua akibat pola asuh di masa lalu, emosi negatif ini jika tidak segera di hapus/hilangkan maka akan sangat mempengaruhi pola komunikasi orang tua dengan anak.

metode self healing, sekolah orang tua dsb, adalah salah satu sarana yang bisa di lakukan untuk ikhtiar menghilangkan 'inner child' pada diri orang tua


CARA MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL “Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang; karena mereka telah ...
05/12/2017

CARA MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL

“Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang; karena mereka telah dijadikan tuhan untuk zaman yang berbeda.”( Umar bin Khattab)

Mendidik anak yang menjadi amanah kita sebagai orang tua memang tidak mudah, apalagi di zaman saat ini dimana arus teknologi sangat tumbuh pesat, dimana segala hal dapat di akses dengan sangat mudahnya, dimana segala bentuk “kebebasan berekspresi” sangat di gaung-gaungkan.

Kita sebagai orang tua memang harus memiliki cara tertentu untuk mendidik anak kita di zaman yang seperti ini yang tentunya sangat berbeda dengan zaman kita dulu.

Berikut ini kami akan membagikan cara pendampingan anak di era digital yang kami kutip dari Seri Pendidikan Orang Tua Mendidik di Era Digital Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan :

*A. Tambah Pengetahuan Anda*
Sulit untuk menetapkan peraturan bila anda tidak mengerti apa itu blog atau bagaimana cara menggunakan twitter atau facebook. Luangkan waktu untuk melihat situs yang pernah dikunjungi anak.

*B. Mengarahkan Penggunaan Perangkat dan Media Digital dengan Jelas*
Jika anak sudah terpapar perangkat digital, lebih baik untuk mengarahkan dengan komunikasi efektif untuk memutuskan berapa lama dan kapan mereka dapat menggunkannya. Sepakati waktu penggunaan dan waktu untuk berhenti memanfaatkan perangkat media digital di malam hari.

*C. Imbangi Waktu Menggunakan Media Digital dengan Interaksi di Dunia Nyata. *

Orang tua dapat mengimbangi paparan media digital dengan mengenakan pengalaman dunia nyata seperti aktivitas berkesenian, kegiatan luar ruangan, olahraga, membaca interaktif, music dan gerakan, permainan tradisional dan sebagainya kepada anak.

*D. Pinjamkan Anak Perangkat Digital Sesuai Keperluan*
Pinjamkan anak perangkat digital seperti ipad, telepon pintar, dan computer agar mereka bisa belajar mengendalikan diri dan belajar menggunakannya bersama keluarga.

*E. Pilihkan Program/ Aplikasi Positif*
Orang tua perlu mengindentifikasikan program/ aplikasi yang memiliki edukasi dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan anak.

*F. Mendampingi dan Meningkatkan Interaksi*
1. Orang tua perlu mendampingi dan berinteraksi dengan anak selama penggunaan media digital
2. Dampingi anak saat berselancar di dunia maya menggunakan satu perangkat digital pada kesempatan yang sama sebagai aktifitas keluarga.

*G. Gunakan Perangkat Digital Secara Bijaksana*

1. Orang tua perlu bijaksana menggunakan perangkat digital selama berinteraksi dengan anak.

2. Orang tua yang kurang bijaksana menggunakan perangkat digital menjadi lebih kasar atau mengabaikan anak
3. Tidak menggunakan perangkat digital sebelum tidur.

Semoga bermanfaat

-Cahya-

31/10/2017

Sejenak Pagi:

*APA YANG KITA PIKIRKAN ITULAH YANG AKAN TERJADI*

Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut.
Beliau bersabda,
"Semoga penyakitmu ini menjadi penghapus dosamu".

Orang itu menjawab,
"Tapi ini adalah demam yang mendidih, yang jika menimpa orangtua yang sudah renta, bisa menyeretnya ke lubang kubur".

Mendengar keluhan orang itu, Rasulullah saw bersabda :
‘Kalau demikian anggapanmu, maka akan begitulah jadinya’.
(HR. Ibnu Majah)

Sungguh indah apa yang disabdakan Rasulullah saw.

*Perhatikan pesan-pesan Rasulullah berikut ini :*
"Barangsiapa yang ridha, maka keridhaan itu untuknya. Barangsiapa mengeluh, maka keluhan itu akan menjadi miliknya"
(HR. at-Tirmidzi)

"Salah satu kebahagiaan seseorang adalah *keridhaannya menerima keputusan ALLAH."*
(HR. Ahmad)

🔹Jika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia.

🔹Jika kita berpikiran sedih, maka kita menjadi sedih.

🔹Jika kita berpikiran gagal, kita menjadi gagal

🔹Jika kita berpikiran sukses, maka kita niscaya sukses.

🔹Jika kita berpikiran sakit, kita juga menjadi sakit.

🔹Jika kita berpikiran sehat, maka kita pun akan sehat.

*Inilah, The Law of Attraction Hukum Tarik Menarik, merupakan Sunnatullah yang berlaku di alam semesta*

_*You are what you think*_
(Anda adalah apa yang Anda pikirkan)

*Selalulah berpikir yang positif* dan jangan pernah biarkan pikiran negatif membelenggu otak dan kehidupan kita.

Jadi tetap semangat dan jangan pernah menyerah pada keadaan.

Tugas kita hanya 2, yaitu : Berusaha optimal dan berdoa.

Sedangkan selanjutnya itu kuasa ALLAH SWT.

Nabi SAW bersabda :
"Ketika seorang hamba berkata, *Laa Haula Wa Laa Quwwata Ila Billah*, maka ALLAH berfirman, "Lihatlah (hai para malaikat), orang ini telah menyerahkan urusannya kepadaKu".
(HR. Ahmad)

*Pikirkan Yg baik2, berkata yg baik, Bertindaklah yg Baik- Baik, dan Insyaa Allah yg datang juga Yg Baik- Baik!*

Semoga kita menjadi lebih baik

Silakan di share bila bermanfaat.

Repost dari status Fatma Kurnia Titik

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..Dear Ayah Bunda, yang mau ikut gabung jadi konsultan produk edukasi/ EPC: H...
17/09/2017

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Dear Ayah Bunda, yang mau ikut gabung jadi konsultan produk edukasi/ EPC: Hafiz Hafizah Doll, Smart Hafiz, Mushaf Maqomat For Kids, Ensiklopedi Widya WIyata Pertama, Little Abid, dan produk2 lainnya..

Tinggalkan nama lengkap dan nomor WA di komen.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Dear Ayah Bunda, yang mau ikut gabung jadi konsultan produk edukasi/ EPC: ...
17/09/2017

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Dear Ayah Bunda, yang mau ikut gabung jadi konsultan produk edukasi/ EPC: Hafiz Hafizah Doll, Smart Hafiz, Mushaf Maqomat For Kids, Ensiklopedi Widya WIyata Pertama, Little Abid, dan produk2 lainnya..

Tinggalkan nama lengkap dan nomor WA nya di komen..

Mushaf Maqamat for Kids (MMKids) mushaf quran digital dengan Talking Pen yang memudahkan anak dalam belajar membaca dan ...
07/09/2017

Mushaf Maqamat for Kids (MMKids) mushaf quran digital dengan Talking Pen yang memudahkan anak dalam belajar membaca dan menghafal Al-Quran sesuai kaidah tajwid & tahsin yang benar.

Dalam 1 set Mushaf Maqamat for Kids (MMKids) akan mendapatkan :
- Al-Quran Mushaf Maqamat
- Iqro
- Ensiklopedi Anak Soleh
- Quran portable
- Digital pen
- Charger
- Ear phone
- Backpack cantik
- Buku petunjuk
- Kartu garansi

Fitur yang terdapat pada Mushaf Maqamat for Kids (MMKids) yaitu :
- Adab membaca Al-quran
- Bacaan Waqaf Ibtida
- Bacaan Tahqiq
- Bacaan Murottal
- Terjemah Bahasa Indonesia
- Terjemah Bahasa Inggris
- Penjelasan Ilmu Tajwid
- Kisah dalam Alquran
- Rekam suara
- Tanya Jawab
- Bacaan Maqamat Juz 30
- Qori anak Indonesia
- Bacaan Tahsin wa Tartil
- Keutamaan surah
- Mutiara Juz 30

Daftar Isi buku Ensiklopedi Anak Sholeh pada Mushaf Maqamat for Kids (MMKids):
- Bab 1 Akidah Anak Sholeh
- Bab 2 Akhlak Anak Sholeh
- Bab 3 Fiqih Anak Sholeh
- Bab 4 Kisah 25 Nabi dan Rasul
- Bab 5 Hadis
- Bab 6 Mari Berdoa

Fitur Tambahan :
Pen Baru ( Hafiz Pen )
Desain sampul & desain layout isi
suara Qori & Qoriah Anak Anak (Nafisatul Millah Juz 25-30)
Suara Murattall 1 ( Ustadzah Kuntriksi, Ma Juz 1-24)
suara Murartal 2 (Hj. Muthmainah Aly, Ma Juz 1-20)
Suara Ku ( Dengan Murattal suara buah hati anda)
Penjelasan Ilmu Tajwid
Contoh Bacaan Ilmu Tajwid







Jika ini bermanfaat silakan di ShareSampah merupakan satu hal yang seakan menjadi pemandangan “wajib” saat banjir. Terut...
22/11/2016

Jika ini bermanfaat silakan di Share

Sampah merupakan satu hal yang seakan menjadi pemandangan “wajib” saat banjir. Terutama di musim hujan seperti sekarang. Kesadaran masyarakat akan hidup bersih memang masih kurang sampai saat ini. Masih ada saja orang-orang yang begitu asyik membuang sampah ke sungai tanpa rasa bersalah. Untuk mencegah masalah ini berkelanjutan secara terus menerus perlu diawali dari langkah yang sederhana. Salah satunya mengajak si kecil untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Kita ajak si kecil untuk membuang sampah pada tempatnya. "Aku belajar membuang sampah" dari Halo Balita. Semoga si kecil jadi tahu betapa pentingnya cinta terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Address

Kutacane
24651

Telephone

081264865500

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rak Buku Hanan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share