15/07/2025
Ini semua di lombok
Indah bgt yaaa
8 Sawah di Lombok yang Akan Membuatmu Cemburu kepada Para Petani
Lupakan sejenak pantai berpasir putih dan laut biru kehijauan yang selalu menjadi daya tarik utama Lombok. Kali ini, kita beralih ke keindahan lain yang tidak kalah memikat: sawah-sawah yang membentang hijau, menghampar di kaki gunung, di tengah desa, bahkan dekat dengan kota. Inilah 8 spot persawahan di Lombok yang keindahannya bisa membuatmu cemburu kepada para petani yang setiap hari disuguhi pemandangan luar biasa ini.
1. Desa Sembalun, Lombok Timur
Berada pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, Sembalun memang memiliki pesona khas. Dikelilingi puluhan gunung tinggi yang berjejer rapi seperti mercusuar, menghadap ke gunung Rinjani, menjadikan desa ini seolah bagian dari sebuah negeri dongeng. Di Antara baris perbukitannya, membentang persawahan warna-warni yang membentuk pola mozaik, berpadu dengan kemegahan Gunung Rinjani menjadikan wajah Sembalun bak sebuah lukisan semesta yang sempurna.
2. Desa Teres Genit, Lombok Utara
Berada di antara Desa Adat Bayan Beleq dengan Surga air terjun, Senaru, Desa Teres Genit adalah destinasi yang tidak boleh terlewatkan.
Sebuah desa yang asri dengan persawahan terasering seluas mata memandang, bersandar di badan Rinjani, menjadikannya sebuah destinasi sempurna untuk tadabbur alam, mengagumi keindahan karya sang Maha Pencipta.
3. Desa Mareje, Lombok Barat
Berada tidak jauh dari Pelabuhan Gili Mas, Lembar yang telah mengantongi jadwal sandar kapal kapal mewah dunia sepanjang tahun 2025 hingga 2026, mestinya desa Mareje ini bisa menjadi salah satu destinasi pilihan yang ditawarkan kepada para tamu kapal pesiar.
Berlatarkan laut biru, perbukitan dan bahkan Gunung Agung Bali, berpadu dengan suasana pedesaan yang masih asri, Desa Mareje pastinya dapat menjadi destinasi yang mengesankan bagi para tamu kapal pesiar.
4. Desa Sapit, Lombok Timur
Jikalau ada sebuah desa di Lombok dengan karakteristik persawahan terasering yang harus disandingkan dengan situs warisan UNESCO, Jatiluwih, Bali, Maka Desa Sapit adalah kandidat yang paling tepat. Selain memiliki luas yang sangat massive, berlatar pegunungan rinjani yang megah, Desa ini juga masih menjaga tradisi bertani tradisional yang menjadi ruh budaya bertani suku Sasak.
Selain keindahan alamnya, bersiaplah untuk terpukau dengan banyaknya.jejak sejarah yang tersimpan di Desa ini.
5. Tete Batu, Lombok Timur
Jika ada yang pernah bertanya, adakah kampung turis atau kampung bule di pulau Lombok? Maka Desa Tetebatu adalah jawabannya.
Di desa ini kita dapat menemukan banyak wisatawan asing yang sudah terbiasa dengan tradisi lokal. Jangan kaget bila bertemu bule bule dengan sarung melingkar di badannya seperti orang Sasak. Tidak hanya blend-in secara keseharian, sebagian dari mereka juga banyak yang telah fasih berbahasa Sasak.
Selain karena kesejarahannya yang kuat sebagai destinasi wisata pertama di Lombok Timur, para turis asing juga datang karena pesona keindahan alamnya berupa persawahan terasering dengan latar gunung Rinjani.
Desa ini juga pernah terpilih mewakili Indonesia pada ajang Desa Wisata Dunia yang digelar oleh UNWTO.
6. Desa Janapria, Lombok Tengah
Inilah sawah epik di tengah kota. Desa Janapria terletak di jantung Lombok Tengah, namun tetap menyimpan keindahan persawahan yang mempesona. Aksesnya yang mudah membuatnya cocok sebagai destinasi wisata singkat bagi yang tak ingin jauh dari kota tapi tetap mendambakan ketenangan suasana alam.
7. Desa Murbaya, Lombok Tengah
Tak jauh dari keramaian kota, Desa Murbaya di Kecamatan Pringgarata menyajikan pemandangan persawahan luas yang dibelah oleh sungai-sungai kecil.
Dahulunya dikenal dengan nama Lendang Kelor, Desa ini merupakan salah satu kawasan utama pembagian air (Abangan) dari saluran irigasi Jurang Sate yang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1930 an.
Keberadaan sejumlah sungai termasuk abangan yang terkenal dengan wahana perosotannya menjadikan desa ini salah satu lokasi healing yang tidak jauh dari kota.
8. Desa Tempos, Lombok Barat
Berada tidak jauh dari Kota Mataram dan Kota Gerung, Desa Tempos adalah tujuan pelarian yang sempurna bagi para eksekutif yang jenuh dengan kesibukan kantor.
Bayangkan bersepeda santai di tengah persawahan, atau jogging mengejar senja sambil menikmati aneka kuliner lokal. Tempat ini juga telah memiliki sejumlah spot foto berlatar pemandangan alam yang sangat instagrammable.
Lombok memang punya banyak sisi. Tak hanya surga pantai, pulau ini juga punya pesona hijau yang menyejukkan jiwa. Jadi, saat kamu merencanakan liburan ke Lombok, sempatkanlah menjejakkan kaki ke desa-desa ini. Siapa tahu, kamu pun akan jatuh cinta pada hidup sederhana ala para petani.