16/05/2026
Wakil Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Pembukaan Festival Sriwijaya ###lV Tahun 2026
πππ₯ππ¦πππ§π , ππ-Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi menghadiri pembukaan Festival Sriwijaya ###lV tahun 2026 yang dipusatkan di Gedung Dekranasda Provinsi Sumsel Jakabaring, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Cik Ujang.
Dalam sambutannya, Wagub H Cik Ujang menyampaikan bahwa Festival Sriwijaya ke-34 Tahun 2026 mengusung tema 'Peninggalan Kuno Kerajaan Sriwijaya' mengangkat sejarah serta warisan leluhur yang telah membentuk jati diri masyarakat Sumatera Selatan.
βAtas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan, saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah
memeriahkan, berpartisipasi serta mendukung terselenggaranya Festival Sriwijaya ke-34 Tahun 2026,β ujarnya.
Menurutnya, Festival Sriwijaya tak hanya menjadi ajang mengenang kejayaan masa lalu Kerajaan Sriwijaya, tetapi juga menjadi momentum untuk membangkitkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan inovasi di bidang seni dan budaya.
βKerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan terbesar yang memiliki pengaruh besar di Nusantara maupun dunia internasional,β katanya.
Selain sebagai upaya pelestarian budaya, festival juga bertujuan memperkenalkan Sumatera Selatan di kancah nasional maupun internasional melalui kekayaan seni, budaya, dan sejarah yang dimiliki.
Ia menegaskan, warisan leluhur bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber inspirasi dalam membangun masa depan dan memperkuat identitas budaya masyarakat Sumatera Selatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan, H Rudi Irawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Sriwijaya tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-34.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya serta sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelibatan masyarakat secara aktif dalam pelestarian budaya dan pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan.