Pondok Pesantren Al-Anisy

Pondok Pesantren Al-Anisy terkadang memang kita harus berada di dalam situasi yang sangat sulit untuk membuat diri kita menyadari bahwa masih ada ALLAH tempat kita mohon pertolongan

Daftar Juara Lomba Festival Musik Patrol Masjid Agung KH Anas Mahfudz Lumajang 2017 Pondok Pesantren Al-Anisy menduduki ...
10/06/2017

Daftar Juara Lomba Festival Musik Patrol Masjid Agung KH Anas Mahfudz Lumajang 2017

Pondok Pesantren Al-Anisy menduduki peringkat 15,

Tetap semangat,
Semoga tahun depan bisa Juara...

Persiapan "PP Al-Anisy" Lomba Patrol Keliling Lumajang 2017
08/06/2017

Persiapan "PP Al-Anisy" Lomba Patrol Keliling Lumajang 2017

24/11/2014

tertulis di tongkat Nabi Musa A.S :

"Barangsiapa yang berilmu tetapi tidak bermanfa'at, maka dia sama dengan iblis"

"Barangsiapa yang memiliki kekuasa'an (pemerintah) tidak adil, maka dia sama dengan fir'aun"

"Barangsiapa yang kaya tetapi tidak bershodaqhoh, maka dia sama dengan Qorun"

"Barangsiapa yang miskin tetapi tidak bersabar, maka dia sama dengan anjing"

28/10/2014

Seseorang bertanya kepada Ibnu Qoyyim:

"Jika seseorang mendapatkan suatu kenikmatan, Bagaimana untuk mengetahui apakah itu Nikmat dari ALLAH, atau musibah dari ALLAH,?"

Beliau Menjawab:

"Jika membuatmu dekat dengan ALLAH, maka itu adalah Nikmat dari-NYA"

"Jika membuatmu jauh dengan ALLAH, maka itu adalah Musibah dari-NYA"

29/09/2014

Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wa Sallam, pernah berwasiat pada Abu Dzar Al-Ghifari, dimana Abu Dzar r.a berkata:

"Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wa Sallam, berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:

[1]. Supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka..

[2]. Beliau, memerintahkan aku, agar aku melihat kepada orang yang berada dibawahku, dan tidak melihat orang yang berada diatasku..

[3]. Beliau, memerintahkan agar aku menyambung silaturahmiku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku..

[4]. Aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan "Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah"
(tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan ALLAH)..

[5]. Aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit..

[6]. Beliau, berwasiat agar aku tidak takut cela'an orang yang mencela dalam berdakwah kepada ALLAH..

[7]. Beliau, menasehatiku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia
"tetapi meminta dan memohon hanya kepada ALLAH Ta'ala"

[HR . Imam Ahmad, 5 : 159]
(Syaikh Syu'aib Al-Arnauth, mengatakan bahwa hadits ini shahih)

24/09/2014

Dari Ibnu Abbas R.A berkata:
Aku pernah dibelakang Rasulullah Shallallaahu `Alaihi Wa Sallam, pada suatu hari dan Beliau Bersabda:
"Wahai Anak Muda, peliharalah (ajaran) ALLAH, niscaya DIA akan memelihara engkau,
dan peliharalah (ajaran) ALLAH, niscaya engkau akan mendapatkan-NYA di hadapanmu,
Jika engkau meminta sesuatu, mintalah kepada ALLAH,
dan Jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada ALLAH"
[Hadits Riwayat: Imam Ath-Tirmidzi, dan ia berkata; Hadits ini Shahih]

22/09/2014

"KEUTAMA'AN TAWADHU"

Rasulullah SAW Bersabda:
tidaklah seorang hamba yang pemaaf melainkan akan ALLAH tambahkan kemulia'an dan kewibawa'an baginya,
tidaklah seorang hamba yang tawadhu' semata-mata karena ALLAH melainkan ALLAH angkat derajatnya..

Rasulullah SAW bersabda:
Beruntunglah bagi orang yang Tawadhu' tanpa kemiskinan, menginfakkan harta yang dikumpulkannya bukan untuk maksiat,
menyayangi orang yang rendah dan miskin, bergaul dengan ahli fiqih dan hikmah..

Rasulullah SAW bersabda:
Empat perkara yang tidak diberikan oleh ALLAH, kecuali terhadap orang yang Ia cintai, yaitu:
- Diam, adalah pertamanya Ibadah..
- Tawakkal terhadap ALLAH..
- Tawadhu'
- dan Zuhud terhadap dunia..

telah bersabda Baginda Nabi Muhammad SAW:
Tawadhu' itu tak akan menambahi seorang hamba melainkan kemuliaan pangkat,
oleh itu bertawadhu'lah kalian,
semoga ALLAH merahmati..

berkata Sayyidatuna Aisyah Radiyallahu Anha:
sesungguhnya kalian benar-benar lalai dari Ibadah paling utama, yaitu: Tawadhu',

berkata Fuhdail, Ia telah ditanya tentang Tawadhu'
Apakah Tawadhu' itu.?
Beliua menjawab:
Tawadhu' adalah engkau patuh kepada kebenaran dan mengikutinya, walaupun kamu mendengarnya dari anak kecil kamu menerimanya,
walaupun kamu mendengarnya dari manusia bodoh sekalipun kamu menerimanya..

berkata Qatadah:
"Barangsiapa yang diberi kekayaan atau kecantikan-ketampanan, atau pakaian, atau ilmu, tetapi tidak rendah hati, maka akan berbalik melaknat kepadanya dihari kiamat"

telah dikatakan,
ALLAH memberi wahyu kepada Nabi Isa Alaihissalam, jika ALLAH karuniakan Nikmat kepadamu, maka terimalah dengan rendah hati, maka ALLAH semakin sempurnakan NikmatNYA kepadamu..

adalah Nabi Sulaiman dan Nabi Daud Alaihissalam, jika waktu pagi berpaling dari wajah para pembesar dan orang-orang kaya hingga Beliau mendatangi orang-orang miskin dan duduk bersama mereka dan berkata:
orang miskin duduk bersama-sama orang miskin,
berkata sebagian Ulama: sebagaimana engkau tidak s**a memperlihatkan pakaianmu yang tak berharga dihadapan orang-orang kaya, maka jangan s**alah memperlihatkan pakaianmu yang megah dihadapan orang-orang fakir..

[dikutip dari kitab: Ihya' Ulumuddin" Imam Al-Ghozali]

18/09/2014

"ORANG TUA DURHAKA"

Diceritakan, suatu ketika dizaman kekhalifahan Sayyidina Umar bin Khattab ada orang yang datang dan mengadu kepada Beliau tentang anaknya yang durhaka..

Kemudian, Sayyidina Umar bin Khattab memanggil anak tersebut dan memarahinya karena dia telah durhaka pada Ayahnya,

Lalu anak tersebut bertanya kepada Sayyidina Umar bin Khattab;

"Wahai Amirul Mu'minin, apakah bagi anak ada hak yang harus dipenuhi orang tuanya,?"

"Tentu" jawab Sayyidina Umar bin Khattab..

Lalu Anak itu bertanya lagi;
"apakah hak tersebut, Wahai Amirul Mu'minin?"

Sayyidina Umar bin Khattab menjawab:
"Menjaga Ibunya, memberinya nama yang baik, mengajarkan Al-Qur'an kepadanya"

Anak itu kemudian berkata;
"Wahai Amirul Mu'minin, sesungguhnya Ayahku tidak melakukan satupun dari hal itu, adapun Ibuku dia adalah seorang Majusi, dan Ayahku menamaiku dengan nama yang buruk, dan dia tidak pernah mengajarkan Al-Qur'an kepadaku satu huruf pun"

Lalu Sayyidina Umar bin Khattab menoleh kepada Ayah anak itu, dan berkata:
"Engkau datang kemari karena mengeluhkan anakmu yang durhaka, padahal engkau telah mendurhakaimu, dan engkau berbuat jahat kepadanya sebelum dia berbuat jahat kepadamu"

_______________

"Jadilah Orangtua yang baik untuk anak-anak kita, dan Jangan sampai kita mendurhakai anak-anak kita"

08/09/2014

tidaklah seseorang menjadi "MULIA" dan "ISTIMEWA" kecuali hanya dengan "AKHLAK" yang baik..
maka menjadilah orang yang ber'AKHLAK disemua urusan, ucapan, perbuatan, dan jalanmu..

ber'adablah dengan orang yang lebih tua, sepantaran, atau lebih muda dan kecil darimu..

besopanlah kepada mereka dengan sopan santun yang sangat baik..
dan tidaklah ada sesuatu yang lebih berat untuk timbangan seorang hamba dari "AKHLAK" yang baik dan "MULIA"..

28/08/2014

dengan Ridho: hidup menjadi manis..

dengan senyum: kesusahan menjadi mudah..

dengan Istighfar: hajat (kebutuhan) terpenuhi..

dengan Do'a: sesuatu yang mustahil akan menjadi nyata..

Dan dengan Sholawat: atas ijin ALLAH semua yang ada dibumi ini bisa dengan mudah diraih, terlebih di akhirat kelak..

Address

Jalan Prof. ℳ. Yamin
Lumajang
67311

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Pesantren Al-Anisy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share