Beco Market Indonesia

Beco Market Indonesia Pusat belanja online seluruh Indonesia (Menerima COD)

Ternyata Ini 5 Makanan Ampuh Bersihkan Usus BesarUsus besar adalah salah satu organ tubuh terletak paling akhir pada pro...
03/09/2022

Ternyata Ini 5 Makanan Ampuh Bersihkan Usus Besar

Usus besar adalah salah satu organ tubuh terletak paling akhir pada proses pencernaan. Organ ini berfungsi untuk menyimpan sampah makanan (tinja) yang telah diolah sebelum akhirnya dibuang melalui a**s. Oleh karenanya, ia juga menarik dan meresap zat-zat yang terkandung pada makanan yang telah kita konsumsi.
Zat-zat ini tidak hanya berupa vitamin dan mineral, tetapi ribuan mikroorganisme, seperti virus dan bakteri. Peneliti kesehatan pun telah membuktikan bahwa ada ratusan bahkan ribuan penyakit berbahaya yang bersumber dari sistem pencernaan ma**sia, misalnya diare, sembelit, usus buntu, radang, infeksi usus, hingga kanker.

Hal itu menjadi lebih konkrit bila setiap orang tidak menjaga pola makan dan hidup mereka. Dikutip dari laporan penelitian kanker di Inggris, 11 persen kanker usus disebabkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas.

Agar tidak terjadi hal seperti itu, jagalah metabolisme tubuh dengan banyak mengonsumsi makanan untuk membersihkan usus besar.

Makanan Untuk Membersihkan Usus Besar

1. Makanan yang Berasal dari Tumbuhan (Plant-Based)

Bagi kalian pecinta sayur atau vegetarian, ini adalah kabar baik. Makanan dari tumbuh-tumbuhan sangat baik karena setiap bagiannya memberikan nutrisi yang bermacam-macam sehingga menyehatkan tubuh. Selain itu, ia berfungsi memperkuat sistem kekebalan imun guna terhindar dari infeksi dan peradangan. Terlebih saat pandemi seperti sekarang, ada baiknya masyarakat memperbanyak makan sayur dan buah.

Dikutip dari laman Rush, setidaknya setiap orang mengonsumsi lauk nabati, seperti sayur bayam, brokoli, tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Sebab, makanan ini mengandung antioksidan yang dapat melawan dan mengikat secara alami sel-sel kanker dalam usus.

2. Ikan dan Ayam

Ketimbang daging merah, seperti sapi atau babi, ahli gizi lebih menyarankan ma**sia untuk mengonsumsi ikan dan ayam. Pasalnya, pengonsumsian 100 gram daging merah atau 50 gram olahannya (sosis, kornet, dan nugget) setiap hari bisa meningkatkan risiko kanker kolorektal sebanyak 15-20 persen.

Angka itu meningkat tajam bila cara prosesnya tidak tepat. Apabila daging tersebut dibakar dengan suhu tinggi bisa memunculkan zat karsinogenik. Karsinogenik adalah suatu senyawa yang bisa memunculkan kanker. Fakta ini diambil dari laporan penelitian lembaga kanker Amerika, yaitu The American Cancer Society (ACS). Lebih baik diganti dengan ikan atau ayam. Kalaupun ingin dikonsumsi, masyarakat tidak dianjurkan lebih dari 340-510 gram per minggu.

3. Yogurt

Makanan yang bisa membersihkan usus selanjutnya adalah yogurt. Makanan atau minuman berprobiotik ini bisa ditemukan dengan mudah pada pusat-pusat perbelanjaan. Produk ini disarankan karena mengandung banyak mikrobioma atau bakteri baik yang dapat memelihara usus dan melawan berkembangbiaknya virus dan jamur. Selain yogurt, makanan probiotik lain yang baik untuk usus adalah susu fermentasi, kimchi (sayuran khas korea), acar, tahu, dan tempe.

4. Makanan Berserat

Makanan berserat memang memberikan banyak manfaat, terutama bagi pencernaan. Walaupun kini sering kita jumpai bubuk serat di pasar ataupun toko online, makanan berserat alami jauh lebih baik disantap. Salah satunya adalah pepaya. Setidaknya terdapat 3-5 gram kandungan serat pada sebuah pepaya berukuran kecil. Hal ini sudah sangat membantu usus memaksimalkan kerjanya. Tidak ia menjadi buah paling direkomendasikan bila orang sedang sembelit.

Selain itu, beras merah dan oatmeal merupakan biji-bijian utuh yang ramah pencernaan karena mengandung lebih banyak zat baik yang dapat menyehatkan usus secara alami.

5. Kurangi Gula

Makanan manis yang banyak mengandung gula bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh. Salah satunya adalah menyebabkan orang terkena obesitas sehingga pencernaannya tidak optimal. Itulah mengapa peneliti mengatakan pengidap obesitas lebih rentan terkena kanker usus.

Kue dan minuman bersoda bukan satu-satunya produk yang harus dikhawatirkan. Walaupun faktanya pada satu kaleng minuman bersoda, rata-rata terdapat 30 gram gula. Di samping itu, dokter menyarankan ma**sia untuk hanya mengonsumsi 25 gram gula setiap harinya. Namun, bukankah nasi putih dan mi instan memiliki kasus yang serupa?

Jadi, apakah kalian tertarik untuk hidup sehat dengan mengikuti daftar makanan di atas? Jangan lupa perbanyak gerak tubuh secara konsisten dan mencukupi kebutuhan air putih setiap hari untuk membantu kinerja usus semakin banyak.

Sumber:

Sering makan siap saji atau junkfood berisiko besar mengganggu kesehatan usus. Untuk mencegahnya, beralihlah ke makanan sehat dan ramah usus. Berikut daftarnya.

Jaga Kesehatan Ginjal dengan Konsumsi 3 Buah Ini Ginjal adalah organ kecil yang terletak di perut bagian bawah. Meskipun...
01/09/2022

Jaga Kesehatan Ginjal dengan Konsumsi 3 Buah Ini

Ginjal adalah organ kecil yang terletak di perut bagian bawah. Meskipun kecil, ginjal salah satu organ penting dalam tubuh. Perannya yang menjaga kesehatan tubuh, mulai dari menyaring darah hingga menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.Fungsinya yang signifikan membuat organ yang satu ini perlu dijaga kesehatannya.

Untuk menjaga kesehatan ginjal salah satunya dengan memperhatikan pola makan tubuh. Asupan buah-buahan merupakan sumber makanan yang penting untuk kesehatan jantung. Lantas, buah-buahan apa saja yang baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan ginjal?

Buah-buah untuk Kesehatan Ginjal
1. Apel

Melansir davita.com, serat dalam apel bernama pektin dikenal mampu mengurangi faktor-faktor kerusakan ginjal, seperti gula darah tinggi dan kadar kolesterol. Tak hanya itu, buah yang satu ini juga bermanfaat untuk mencegah sembelit, melindungi dari penyakit jantung dan mengurangi risiko kanker.

2. Buah beri

Dikutip health.clevelandclinic.org, buah beri dikemas dengan nutrisi dan salah satu sumber antioksidan terbaik bagi tubuh. Secara khusus, buah beri manis ini mengandung antioksidan yang disebut anthocyanin, yang dapat melindungi terhadap penyakit jantung, kanker tertentu, penurunan kognitif, dan diabetes. Buah ini juga dikenal rendah sodium, fosfor, dan potasium sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Beberapa jenis buah beri yang baik untuk kesehatan ginjal yaitu strawberi dan blueberi.

3. Anggur merah

Anggur adalah salah satu buah yang turut berkontribusi dalam menjaga kesehatan ginjal, Melansir healthline.com, anggur merah mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh ginjal. Anggur merah tinggi vitamin C dan mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, yang telah terbukti mengurangi peradangan Selain itu, anggur merah mengandung resveratrol yang tinggi, sejenis flavonoid yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung dan melindungi dari diabetes dan penurunan kognitif.

sumber: https://gaya.tempo.co/read/1629168/jaga-kesehatan-ginjal-dengan-konsumsi-3-buah-ini

Mandi Sauna Terbukti Tingkatkan Kesehatan JantungREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas fisik seperti berolahraga sudah t...
31/08/2022

Mandi Sauna Terbukti Tingkatkan Kesehatan Jantung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas fisik seperti berolahraga sudah terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko kematian. Ada tambahan lain yang bisa menggandakan dampak baik tersebut, yakni berolahraga dan setelahnya melakukan mandi sauna.

Mandi sauna adalah terapi panas pasif yang biasanya digunakan untuk kesenangan, relaksasi, dan kesehatan. Penelitian pada 2015 menunjukkan bahwa mandi sauna yang sering dikaitkan dengan penurunan risiko kardiovaskular yang fatal dan semua penyebab kematian.

Studi observasional terpisah pada 2018 menemukan bahwa tingkat kebugaran kardiorespirasi (CRF) seseorang menjadi lebih tinggi setelah sauna tiga hingga tujuh kali sepekan. Kini, studi baru dari Universitas Jyväskyl, Finlandia, melakukan uji coba kontrol acak (RCT) untuk mengetahui efek mandi sauna plus olahraga. Para peneliti menemukan bahwa gabungan itu meningkatkan kesehatan jantung lebih dari sekadar berolahraga.

Temuan telah diterbitkan dalam American Journal of Physiology. Untuk mendapat hasilnya, para peneliti merekrut 48 peserta lelaki dan perempuan berusia antara 30 sampai 64 tahun. Semua memiliki gaya hidup yang tidak banyak bergerak, yang didefinisikan oleh para peneliti sebagai pekerja di balik meja dan aktivitas fisiknya kurang dari 30 menit sepekan.

Setiap peserta juga memiliki setidaknya satu faktor risiko kardiovaskular, termasuk kolesterol tinggi, riwayat keluarga penyakit jantung koroner, hipertensi, obesitas, dan punya kebiasaan merokok. Para peserta kemudian diacak masuk ke salah satu dari tiga kelompok perlakuan.

Kelompok pertama diminta melakukan latihan teratur berdasarkan pedoman dan mandi sauna 15 menit setelah latihan. Kelompok kedua berolahraga teratur berbasis pedoman saja, sementara para peserta sisanya masuk dalam kelompok kontrol.

Peserta di kelompok intervensi berolahraga tiga kali sepekan selama 60 menit, termasuk 10 menit pemanasan seluruh tubuh, 20 menit latihan ketahanan, dan 30 menit latihan aerobik. Tim kemudian memeriksa CRF yang diukur dengan pengambilan oksigen maksimal dan tekanan darah. Diperiksa p**a massa lemak, kadar kolesterol total, dan kekakuan arteri.

Setelah menganalisis hasilnya, para peneliti menemukan bahwa kedua kelompok intervensi memiliki massa lemak yang lebih rendah dan CRF yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Namun, mereka yang berada dalam kelompok mandi sauna dan olahraga gabungan, mengalami peningkatan CRF yang lebih signifikan.

Penulis utama studi, Earric Lee, menjelaskan bahwa selama ini diketahui dari literatur bahwa ada jendela peluang pada periode pascaolahraga. Artinya, ada peningkatan sensitivitas insulin dan kadar lipid darah tumpul (tidak lebih dari 60-90 menit). Hal itu menunjukkan peluang ideal untuk intervensi konjungtif seperti terapi panas, termasuk mandi sauna.

Peneliti doktoral di Universitas Jyväskyl di Finlandia itu menginformasikan bahwa selama penelitian, tim meningkatkan suhu sauna setiap dua pekan sebesar lima derajat Celcius. Tujuannya supaya efek yang diberikan terapi panas tidak terhenti dengan kondisi kebugaran peserta yang kian meningkat setelah olahraga teratur.

Dia memahami kebanyakan orang hanya memiliki akses ke sauna umum sehingga tidak dapat mengubah suhunya. "Dalam kasus seperti itu, mungkin lebih layak untuk meningkatkan frekuensi kunjungan dari waktu ke waktu," ungkap Lee, dikutip dari laman Medical News Today, Rabu (31/8/2022).

Address

Jalan Nakulo No. 12 Maguwo, Special Region Of Yogyakarta
Maguwo
55281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Beco Market Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Beco Market Indonesia:

Shortcuts

Share