20/05/2026
21 mei 2026
Hai, ternyata kita belum berkenalan, Namaku Derina, Gadis yg tumbuh dewasa dengan memori kecil di kepalanya.
Waktu itu 2 desember 2005, sejak hari itu memorinya Berhenti, namun hidupnya tetap berjalan.
Mungkin karena allah sedang baik saja, memberi nya usia, padahal sebenarnya Hatinya sudah mati.
Subuh itu, dikala yg lain sedang tertidur, ternyata ibu ku berbeda, ia sedang bertaruh dengan nyawanya.
Tapi kata allah dia harus pulang mendahului kami.
Sejak hari itu, memori ku berhenti.
Aku bertambah usia, tp sampai skrng aku tidak tau, kenapa memori ku berhenti disana.
Kadang aku merasa, kenapa allah Tidak adil padaku, aku tidak nakal, aku penurut, tapi kenapa allah menghukum ku?
Sampai Aku dewasa, banyak hal yg sudah aku lewati, semuanya berantakan.
aku heran kenapa allah memberi ku ujian, tapi di satu sisi allah tak pelit padaku.
Saat ini, aku berusaha mengingat memory setelah hari itu, ku tutup mataku lalu aku berusaha mengingatnya.
tapi kenapa ada banyak serpihan memory yg tak bisa aku ingat. Apakah aku sakit?
Apakah ada yg bisa menjelaskan, kenapa aku bisa seperti ini?
Kenapa di tubuh yg dewasa ini, seperti ada seorang anak kecil yg Terperangkap?
Ahhhhh.. benang kusut di kepala ku rasanya semakin Kacau.