29/08/2026
Ternyata masih banyak loh yang belum paham soal keuangan UMKM:
1. Pisahkan uang pribadi dan uang jualan
Gunakan rekening terpisah untuk usaha dan pribadi, jangan mengambil uang usaha untuk keperluan pribadi tanpa pencatatan dan gunakan gaji atau dividen jika ingin mengambil keuntungan usaha.
2. Kelola arus kas (CASH FLOW) dengan baik
Pastikan pemasukan lebih besar dari pengeluaran, hindari utang berlebih tanpa perhitungan yang matang dan siapkan dana darurat untuk menghadapi kondisi tak terduga.
Tips:
- Catat setiap transaksi harian.
- Periksa saldo kas secara berkala.
- Pastikan ada saldo cukup untuk membayar kewajiban seperti gaji dan utang.
3. Tentukan harga jual yang menguntungkan
Hitung Harga Pokok Produksi (HPP) dengan benar, tambahkan margin keuntungan yang wajar dan jangan hanya bersaing harga, tetapi juga kualitas dan layanan.
Rumus HPP:
HPP = (Biaya Bahan Baku + Biaya Produksi + Biaya Overhead) / Jumlah Produk
4. Buat laporan keuangan sederhana
Pelaku UMKM minimal harus memahami tiga laporan keuangan:
1. Laporan Laba Rugi โ Menunjukkan keuntungan atau kerugian usaha
2. Laporan Arus Kas โ Memantau uang masuk dan keluar
3. Laporan Neraca โ Menunjukkan aset, kewajiban, dan modal usaha
Bisa menggunakan aplikasi gratis seperti BukuWarung, Excel, atau pencatatan manual.
5. Kelola utang dengan bijak
Jangan berutang tanpa rencana pengembalian, gunakan utang hanya untuk pengembangan usaha, bukan konsumsi dan bayar utang tepat waktu agar tidak terkena bunga tinggi.
6. Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha
Jangan menghabiskan semua keuntungan, investasikan kembali sebagian keuntungan untuk menambah stok, peralatan, atau pemasaran, dan bangun dana cadangan untuk ekspansi bisnis di masa depan.
gimana nih..Masih terjadi di kamu? Komen di bawah!
______________________
โข ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ โข
๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฌ๐๐๐ ๐
๐๐ ๐ฎ๐๐๐๐๐ ๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ผ๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐๐ ๐
๐๐ ๐ฒ๐๐๐๐๐๐ ๐ฅฐ
๐: Jalan Toddopuli 7 No.26
https://g.co/kgs/LWE4ytE
๐ฒ : wa.me//6281242620128 (MinBu)