22/04/2021
Bener nih tadi, banyak aturan yang secara tidak sengaja sudah kita terapkan ke anak.
Jika --> maka
Memberi konsekuensi untuk sebuah kondisi.
Adek mau solat, nanti dapat jajan misal. Itu sederhana tapi bagian pengenalan tentang rule.
Selalu dalam segala hal, diawal kita akan diingatkan bahwa ada rules. Ada aturan yang disepakati bersama.
Keluar rumah, masuk rumah, nyebrang jalan, mengemudikan kendaraan, semuanya ada rulesnya.
Di usia 2 atau 3 tahun anak udah bisa kita ajak untuk kenal dengan rules.
Dan "selalu kenalkan dulu rulesnya sebelum pertandingan dimulai" itu berlaku dalam kehidupan nyata.
Sebelum anak kita ajak ke mini market, kita beritahu dulu nanti mama mau ngapain, adek boleh pilih satu makanan atau minuman yg adik mau. Tapi hanya 1. Dan ngga boleh nangis minta yang lain, misalnya.
Ini salah satu contoh bagaimana diawal kita berikan rules utk dia patuhi dulu, sebelum diajak.
Dan berikan dalam cara yg gampang dipahami oleh anak. Sederhana dan pendek, jelas.
Tidak semua tindakan anak nantinya bisa kita kendalikan, namun kita memainkan peran yg besar diawal utk menanamkan nilai nilai yang benar itu
Dan nilai tambah dari mengajarkan nilai moral melalui dongeng adalah bahwa kita ngga ngotbahi anak secara langsung pada saat baca buku. "tuh kan... Kakak kingga boleh gitu, ni lihat si Ben waktu ngga mau patuh terus jadi bahaya kan", nah kita ngga perlu lakukan hal itu. Anak akan belajar dari implikasi yang dia dapat dari cerita itu, efeknya ngga secara langsung, tapi impact nya besar buat anak kita
*Ada 8 hal yang perlu diperhatikan untuk memulai mengenalkan nilai dengan mendongeng*
*1. Setarakan Dengan Minatnya*
Apapun mainan anak mama, mobil-mobilan, boneka, dan masak-masakan, jadikanlah mainan ini sebagai dasar untuk sebuah cerita yang pasti dia s**ai.
Anak-anak dikenal karena obsesif untuk kepentingan mereka, jadi jangan khawatir jika Mama terus menceritakan hal yang sama
*2. Tetap Pendek dan Sederhana*
Tidak perlu cerita yang rumit dengan banyak liku-liku pada plotnya.
Anak-anak tidak memiliki perhatian yang panjang p**a terhadap sebuah cerita.
Ikuti saja stuktur dasar ini: timbulnya masalah, permasalahan yang membuat masalah menjadi semakin besar, dan bagaimana permasalahan dipecahkan.
Jangan khawatir, untuk terus mengulang cerita yang sama dari cerita minggu lalu, seringkali anak-anak s**a ketika mendengar cerita yang sama secara berulang.
*3. Berikan Cerita Dengan Pesan Moral*
Tantangan ketika berdongeng adalah Mama harus pintar saat memilih ceritanya.
Pilihlah dongeng dengan cerita yang memiliki nilai moral yang berarti bagi kehidupan anak kamu. Dengan mengajarkan moral, disiplin, dan pelajaran hidup lainnya melalui cerita dongeng sebelum tidur.
Meski ia belum mengerti benar mengenai pesan-pesan tersebut, namun jika Mama terus mengulang cerita yang sama dan Mama memberikan penjelasan yang ringan tapi lugas dengan cara yang menyenangkan, hal-hal ini mungkin akan tertanam pada dirinya.
Bonusnya, ia akan melakukan banyak kebaikan pada kehidupan nyata di masa depan.
Buatlah sebuah cerita tentang seorang anak laki-laki yang tidak s**a memberikan anak-anak lain bermain dengan truknya dan bagaimana dia bisa belajar berbagi.
Selalu akhiri catatan positif, dengan pelajaran yang bisa dipetik
*4. Lakukan bersama*
Cara lain agar berdongeng sebelum tidur lebih menyenangkan, Mama dapat melakukan secara bergiliran.
Mama dapat memulai cerita, dan kemudian meminta anak mama untuk mengambil alih sebuah kalimat.
Misalnya, Mama ceritakan tentang kisah kelinci yang mencari makan, lalu bertanya pada si Kecil, makanan apa ya yang dis**ai sama anak kelinci, ketika si Kecil menjawab, makan wortel, bertanya lagi, selain wortel apa lagi hayo.
Tanya jawab seperti ini, akan membuat bercerita lebih menyenangkan dan si Kecil juga dapat membangkitkan imajinasinya.
Semakin banyak yang diutarakan, dapat membuatnya cepat ingin tidur lho.
*5. Cerita Masa Lalu bundanya*
Anak-anak s**a mendengar tentang apa yang orangtua alami ketika mereka masih kecil, tarik sebuah kisah tentang masa kecilmu yang menyenangkan.
Ini juga dapat meyakinkan anak-anak untuk mendengar bahwa orangtua juga pernah mengalami hal yang sama dengan si Kecil.
*6. Pergi ke Negeri Penuh Cerita Klasik*
Sementara anak mama mungkin akrab dengan kisah si Kancil, mungkin dia tidak pernah mendengar tentang kisah Narcissus yang begitu mencintai dirinya sendiri.
Menceritakan dongeng Yunani, India, Afrika atau cerita rakyat Indonesia dapat memberikan banyak manfaat bagi si Kecil.
Ia akan mendapatkan kisah klasik tersebut sebelum waktunya.
Pastinya senang sekali, ketika ia sudah sekolah nanti ia akan bilang ke teman-temannya kalau dirinya sudah mendengar dongeng ini dari mamanya.
*7. Seni Sebagai Inspirasi*
Gambar atau lukisan yang bisa Mama jadikan bahan yang baik untuk sebuah cerita.
Mintalah anak mama untuk menjelaskan apa cerita di balik karya besarnya, lalu kembangkan kembali cerita tersebut menjadi dongeng sebelum tidur atau dapat dijadikan dongeng untuk mengisi waktu.
Anak mama pasti senang banget ketika karyanya menjadi inspirasi cerita dongeng Mama.
*8. Gunakan Trik Improvisasi*
Pernahkah Mama datang ke sebuah acara komedi improvisasi, di mana penonton diminta untuk memberikan keterangan khas sebuah adegan?
Mencuri trik ini untuk cerita pengantar tidur adalah ide yang sangat tepat. Mintalah anak mama memberi nama, tempat, pekerjaan, dan kemudian Mama mengambilnya dari setiap imajinasinya.
Membuat cerita baru, dari kata, benda yang dipilih anak, akan sangat menyenangkan.
Anak dapat bergantian membuat sebuah cerita baru sesuai imajinasinya
Nah,,, temen-temen.. mungkin ini sebagian sudah kita lakukan. Sebagian belum kita lakukan,. Atau sudah kita lakukan dengan tahapan yg masih belum runtut.
Semoga bisa menjadi inspirasi menaikkan level kehebatan kita sebagai pendidik pertama untuk anak2.