09/02/2022
Reposted from
Tinggalkan mereka dengan kalimat pesan yang baik, dengan doa-doa yang baik.
Karena ucapan adalah doa.
Mungkin, jika anak-anak bisa merinci perasaannya, akan jadi seperti ini. Mungkin.
Banyak hal yang belum mereka pahami, tapi mudah sekali orangtua melabel nakal, yang bahkan ketika diminta menjelaskan definisi nakal, pasti orangtua juga bingung.
Anak bukan robot yang bisa kita set, atur menjalani apa yang kita perintahkan.
Makin berkembangnya otak mereka, makin sehat pertumbuhan mereka, akan makin banyak pertanyaan kenapa harus begini begitu.
Bukankah kita yang menginginkan anak tumbuh dengan baik?
Lalu ketika pertumbuhan nya baik, kita membatasi mereka tanpa bisa menjelaskan, udah pokoknya nurut! Dengerin!
Lalu tumbuh dewasa dengan mudah ikut-ikutan lingkungan tanpa mempertanyakan : ini aku bener gak ya?
Orangtua yang belajar ketika anak masih kecil, how to treat them well, insyaAllah lebih mudah progress baiknya, dibanding ketika mereka sudah menjadikan oranglain sebagai role modelnya.
Repot sekarang atau repot nanti?
You choose, pak buk.