05/02/2017
HIPNOTERAPI
"Bisa melakukan hipnoterapi, Dok?" tanya pasien saya.
"Tentu, sesuai kebutuhan saja. Biasanya itu pilihan terakhir." jawab saya.
"Kan enak, anak-anak tinggal dihipnosis saja jadi menurut," lanjutnya.
"Tidak. Hipnosis bukan dipakai untuk tujuan seperti itu. Tidak bisa. Hipnosis yang kita tonton di televisi itu berbeda dari hipnosis yang dipakai dalam psikoterapi. Kalau yang Bapak tonton itu namanya "Stage Hypnosis" atau "Street Hypnosis."
Setelah menjelaskan lebih mendalam tentang hipnoterapi, saya akhirnya memutuskan untuk mengajarkan teknik-teknik hipnosis yang dapat dilakukan oleh orangtua di rumah untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara optimal. Anda juga dapat melakukannya sendiri.
Visual Hypnosis
1. Setiap kali berbicara dengan anak-anak, entah itu untuk menasehati, memberi perintah, atau sekadar mengobrol, pandanglah mata anak-anak. Lakukan kontak mata sekitar 70 persen dari waktu mengobrol. Semakin sedikit kontak mata ketika berbicara, maka semakin kecil efektivitas pembicaraan Anda. Nasehat Anda akan menguap begitu saja jika tidak memandang mata anak-anak. Anak-anak akan enggan mengerjakan perintah orangtua jika Anda meneriakkan perintah itu dari kejauhan.
2. Setiap kali anak-anak berbicara, pandanglah mata mereka. Dengarkan kisah pengalaman mereka, imajinasinya, ide-idenya, leluconnya, sambil melakukan kontak mata. Lakukan kontak mata sekitar 70% dari waktu ia bercerita. Anak-anak akan merasa didengarkan, diterima, diakui, dipercayai dan akhirnya dicintai atau dikasihi. Anak yang merasa dicintai akan lebih mungkin untuk bersikap positif, berperilaku baik, dan berkarakter kuat.
Tactile Hypnosis
1. Sering-seringlah menyentuh kulit anak Anda; terutama ketika berbicara hal-hal yang positif. Sambil menasehatinya, peganglah punggung telapak tangannya. Sambil menceritakan dongeng yang penuh nilai-nilai positif, eluslah rambut kepalanya atau sambil memeluk pundaknya.
2. Ketika mengantar anak ke sekolah atau melepas anak masuk kelas, lakukan ritual memeluknya selama lebih dari 6 detik sambil mengucapkan kalimat positif. “Mama percaya, Kakak berhasil mengerjakan ulangan hari ini.” “Papa yakin Cici akan bergembira bersama kawan-kawan di kelas.”
Positive Self Talk
1. Sebenarnya, selama ini saya juga sudah kerap meminta para orangtua untuk melakukan hipnosis, yaitu berupa “positive self talk.” Ya, ucapkan kalimat-kalimat positif dan membangun kepada anak-anak. Buang kalimat negatif. Ucapkan misalnya, “Mama yakin kalau adik bisa merapikan kembali mainannya setelah selesai bermain.” “Bunda tahu kalau kakak dapat berjalan pelan-pelan jika berada di dalam rumah.” “Bapak percaya kalau kalian dapat bermain dengan suara lembut sehingga orang lain dapat merasa tenang dan nyaman.”
Untuk sementara, Anda praktikkan hipnosis yang mudah dilakukan saja dulu. Jika dilakukan dengan penuh komitmen dan terus menerus, percayalah akan membuat keluarga Anda bahagia. Anak-anak akan tumbuh sehat dan optimal. Dono Baswardono