Anak Pintar Ceria

Anak Pintar Ceria Menanamkan budaya membaca sejak dini akan mengantarkan kesuksesan Kita di dunia akhirat

Tidak ada orang tua yang sempurna, yang ada adalah orang tua yang setiap hari semangat untuk menjadi lebih baik😊Setiap a...
28/12/2020

Tidak ada orang tua yang sempurna, yang ada adalah orang tua yang setiap hari semangat untuk menjadi lebih baik😊
Setiap anak berbeda dan mempunyai lebihan masing2.

❤️Sejenak sore❤️👇🏼🌟_Ditulis oleh *Ustadz Lukmanul Hakim*_Kalau rizki itu diukur dari kerja keras..maka kuli bangunan lah...
21/10/2020

❤️Sejenak sore❤️

👇🏼🌟

_Ditulis oleh *Ustadz Lukmanul Hakim*_

Kalau rizki itu diukur dari kerja keras..maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya

Jika rizki itu dit gaentukan dr waktu kerja maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya.

bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD

Jika rizki itu milik orang pintar .maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya...

Jika rizki itu karena jabatan maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia..

Rizki itu karena kasih sayang Allah.

" Mengejar rizki..jangan mengejar jumlahnya.... Tetapi berkahnya "
( Ali bin Abi Thalib )

*MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU*

“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", saya selalu terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.

Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira.
Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga sebab...berharap
jatuh miskin!

Masya Allah....hebat

_Coba kalau kita? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah._

Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.

Namun.. Masya Allah
Rencana Allah Subhanahu wa ta'ala itu memang terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Allahu Akbar....
Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

_"Wahai manusia, di langit ada rezki bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )_

Jadi.. yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

Allah Subhanahu wa ta'ala lah yang Memberi rezki

Semoga kisah ini dapat *menyuntik kembali semangat* dalam diri kita semua, yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN Kepada Allah dibanding urusan dunia yang sementara ini, aamiin.

Kisah diatas sesuai dengan hadist
Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu , ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

‎مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ.

Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya.

Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina. ”

Hadits ini shahih, diriwayatkan oleh Imam Ahm

ad dalam Musnadnya (V/ 183); Ibnu Mâjah (no. 4105); Imam Ibnu Hibbân (no. 72–Mawâriduzh Zham’ân); al-Baihaqi (VII/288) dari Sahabat Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu.

Lafazh hadits ini milik Ibnu Mâjah rahimahullah

Barakallahu Fiiykum

03/09/2020
*Kenali 5 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang Wajib Diketahui*Selain pertumbuhan yang dapat diukur oleh angka,...
03/09/2020

*Kenali 5 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang Wajib Diketahui*

Selain pertumbuhan yang dapat diukur oleh angka, si Kecil juga mengalami perkembangan yang ditandai dengan perubahan perilaku atau kemampuan si Kecil. Salah satu tahap perkembangan yang penting adalah tahap perkembangan Bahasa anak. Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan untuk berpikir, mengekspresikan perasaan, dan menerima pikiran dan perasaan orang lain.

Nah, ternyata tahapan perkembangan Bahasa itu dimulai sejak dini. Ketika memasuki usia di atas 1 tahun biasanya si Kecil sudah bisa mengatakan beberapa kata pengulangan kata dan mengucapkan kata-kata sederhana. Tahapan perkembangan Bahasa ternyata cukup kompleks dan fasenya berbeda-beda pada setiap anak. Oleh karena itu, Mama harus mengenali tahap perkembangan Bahasa anak usia dini agar bisa memantau perkembangannya dengan baik. Beberapa tahap perkembangan bahasa anak usia dini yang Mama wajib ketahui yakni antara lain sebagai berikut:

Usia 0-12 bulan

Tahap perkembangan Bahasa anak yang pertama dimulai dari si Kecil baru lahir hingga memasuki usia 12 bulan. Pada awalnya si Kecil hanya bisa merespon suara Mama dan menunjukkannya dengan memberikan ekspresi pada wajah Mama. Selanjutnya, si Kecil akan mulai merespon dengan mengulang konsonan atau vokal (babbling), memahami perintah verbal, dan mampu mengetahui arah datangnya suara.

Ketika si Kecil memasuki usia 10-16 bulan, si Kecil akan mulai mengucapkan beberapa kata pertama seperti Mama atau nama panggilan kepada orang-orang di sekitarnya.

Usia 1-2 Tahun

Setelah si Kecil memasuki usia 1-2 tahun, tahap perkembangan bahasa anak selanjutnya adalah si Kecil akan mampu untuk memahami kata-kata tunggal atau sederhana serta mampu memproduksi kata-kata tersebut. Si Kecil mulai bisa menunjukan bagian-bagian tubuh seperti hidung, tangan, mata dan telinga. Lebih lanjut, si Kecil mampu memahami makna di balik kalimat-kalimat sederhana seperti kata tepuk tangan dan ambil mainan.

Beberapa ahli mengatakan bahwa ledakan Bahasa si Kecil pada usia 19-20 bulan, si Kecil dapat mempelajari beberapa kata-kata baru dalam sehari. Pastikan Mama mempersiapkan si Kecil untuk mempelajari kata-kata sederhana pada usia ini ya Ma.

Usia 2-3 tahun

Tahap perkembangan Bahasa berikutnya adalah ketika si Kecil sudah memasuki usia 24 bulan atau 2 tahun hingga usia 3 tahun. Pada usia ini, si Kecil sudah mampu memahami kata-kata sederhana, kemudian si Kecil mulai belajar memahami kalimat sederhana. Lebih lanjut, pada usia 2 tahun, si Kecil akan mampu mengingat nama orang tua, keluarga dan nama binatang peliharaannya.

Pada usia ini si Kecil juga sudah bisa mengatakan kalimat sederhana seperti Mama saya mau makan yang sebelumnya hanya bisa mengatakan Mama makan.

Usia 3-4 tahun

Memasuki usia 3 sampai 4 tahun si Kecil sudah mulai memikirkan lingkungan di sekitarnya dan mulai bersosialisasi. Hal ini didukung oleh kemampuan Bahasa si Kecil yang sudah makin membaik dan pemahaman kosa kata si Kecil juga semakin luas. Pada usia ini, si Kecil sudah mampu mengingat nama teman di sekolah dan sudah dapat berbicara dengan kalimat sederhana yang berisi 3 sampai 4 kata.

Ketika sudah bersosialisasi dengan teman sekitar, si Kecil akan mulai mempertanyakan banyak hal kepada Mama. Oleh karena itu, Mama harus sabar menjawab setiap pertanyaan yang ada agar rasa ingin tahu si Kecil tidak berkurang seiring berjalannya waktu.

Usia 4-5 tahun

Tahap perkembangan Bahasa anak usia dini memasuki tahap akhir yaitu pada usia 4-5 tahun. Pada usia ini, Si Kecil sudah dapat berbicara menggunakan kalimat kompleks dengan jelas, bisa membedakan banyak warna dan bentuk serta mulai belajar bercerita.

Sebagian kecil anak pada usia 4-5 tahun sudah bisa memberikan opini terhadap suatu kejadian, mengajukan pertanyaan hingga memberikan saran.

Itulah 5 tahap perkembangan bahasa anak usia dini yang wajib Mama ketahui. Untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil Mama harus memberikan nutrisi yang lengkap seimbang agar si Kecil bisa sehat, aktif dan memiliki karakter yang Resilient seperti mandiri.

Selain pertumbuhan yang dapat diukur oleh angka, si Kecil juga mengalami perkembangan yang ditandai dengan perubahan perilaku atau kemampuan si Kecil. Salah satu tahap perkembangan yang penting adalah tahap perkembangan Bahasa anak. Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan untuk berpikir, mengek...

Internet Vs EnsiklopediHidup itu harus memilih...Dalam hal apapun, termasuk memilih menyediakan fasilitas belajar buat a...
18/08/2020

Internet Vs Ensiklopedi

Hidup itu harus memilih...

Dalam hal apapun, termasuk memilih menyediakan fasilitas belajar buat anak kita, antara buku (ensiklopedi) atau gadget.

Sebagian orang tua lebih memilih gadget, tapi nggak sedikit juga orang tua yang lebih memilih ensiklopedi sebagai sarana belajar mereka.

Benar adanya kalo dengan gadget kita bisa dengan mudah mencari informasi apapun di internet dalam sekali klik.

Tapi tahukah ayah bunda...
Cara mencari informasi di internet bagi anak usia sekolah masih merupakan pengalaman yang tidak selalu efisien.

Masuk ke dalam internet dengan membawa satu pertanyaan seperti masuk ke dalam rimba. itu kenapa kita tetap membutuhkan buku sebagai pegangan ilmu pengetahuan.

Ardi seorang siswa kelas lima sekolah dasar mendapatkan tugas mata pelajaran sains yang memintanya untuk menulis tentang fotosintesis. Ardi mencari referensi di internet. Dia melakukan pencarian di mesin pencari Google dengan kata kunci “fotosintesis”.

Dalam waktu kurang dari satu detik, browser menampilkan jutaan laman website yang mengandung kata yang dicarinya. Ardi membuka tautan-tautan hasil pencarian yang ditampilkan. Dia menghabiskan banyak waktu untuk membuka lama demi laman untuk memilih informasi yang dibutuhkan.

Beberapa kali perhatiannya teralihkan pada iklan dan video yang tampil pada laman-laman website yang terbuka. Tak terasa dia telah menghabiskan hampir satu jam menjelajah internet. Dia kehilangan fokus dan merasa kelelahan. Waktu berlalu dan Ardi belum menyelesaikan tugas sekolahnya.

Mencari informasi di internet bagi anak usia sekolah masih merupakan pengalaman yang tidak selalu efisien. Masuk ke dalam internet dengan membawa satu pertanyaan seperti masuk ke dalam rimba. Kita akan bertemu berbagai macam informasi yang bisa jadi dangkal atau malah sangat dalam, saling berlawanan, sepotong-sepotong, tidak utuh, tingkatan detail yang berbeda-beda. Diperlukan kemampuan untuk memilih dan memilah informasi yang benar-benar sesuai dengan yang kita butuhkan.

Selain itu, perlu p**a waktu yang tak sedikit untuk menjelajah berbagai sumber, membandingkan isi, menimbang kebenarannya. Kita menghabiskan banyak waktu untuk memunguti informasi yang relevan, tanpa mendapatkan jawaban yang benar-benar memuaskan dan memperkaya pengetahuan secara pasti. Walhasil, pencarian informasi melalui internet adalah sebuah upaya yang tidak sederhana, apalagi untuk anak-anak usia sekolah.

Di zaman keterbukaan informasi saat ini, orang cenderung berpikir bahwa ensiklopedi dalam bentuk buku cetak tidak lagi dibutuhkan. Argumen pembanding yang diajukan biasanya seperti ini: Internet menyajikan informasi yang dapat diakses kapan saja di mana saja; sementara buku ensiklopedi yang biasanya berukuran besar, tebal dan berat, hanya bisa dibaca di tempat. Internet menyajikan informasi yang terus mutakhir; sedangkan buku ensiklopedi memuat informasi yang tetap tidak berubah dan bertambah.

Namun, dihadapkan dengan kenyataan seperti kisah di atas, justru yang terlihat adalah nilai lebih sebuah buku ensiklopedi dibandingkan internet. Buku ensiklopedi menyampilkan informasi yang terkurasi, narasumber yang jelas dan dapat dipercaya, tersusun dengan sistematis, terpilih dan terarah, disampaikan dengan cara yang sesuai dengan level pemahaman dan usia anak. Buku ensiklopedi membuat anak tidak perlu banyak membuang waktu pindah dari satu situs ke situs lain mengumpulkan informasi, menyusun sendiri keping-keping informasi itu menjadi bangunan pengetahuan yang kuat.

Source: Kaifa lifelong learning & bu'e rahayu

Berusaha memberikan yg terbaik untuk usia emas anak adalah kewajiban bagi setiap orang tua. Karena nanti akan dimintai p...
29/07/2020

Berusaha memberikan yg terbaik untuk usia emas anak adalah kewajiban bagi setiap orang tua. Karena nanti akan dimintai pertanggung jawaban titipan amanahNYA.

Anak akan lebih sulit diatur setelah beranjak dewasa karena saat usia emas atau usia download kita tidak memberikan materi2 pengetahuan & pondasi yang cukup. Padahal speed download pada usia ini sangatlah cepat.

Yuuk fasilitasi anak dg Membuat mini library di rumah. Mulai dari 1buku/Hari utk membangun konsistensi gemar membaca😊


*KENAPA BALITA HARUS DIDIDIK DENGAN DONGENG DAN CERITA?*⁣⁣Oleh: Kak Eka Wardhana, Rumah Pensil Publisher⁣⁣⁣⁣ Ayah dan Bu...
24/06/2020

*KENAPA BALITA HARUS DIDIDIK DENGAN DONGENG DAN CERITA?*⁣⁣
Oleh: Kak Eka Wardhana, Rumah Pensil Publisher⁣⁣
⁣⁣
Ayah dan Bunda, masa balita adalah masa emas perkembangan manusia. Kenapa disebut masa emas? Karena di masa balita ini perkembangan otak manusia sangat pesat. Di usia 5 tahun ukuran otak sudah mencapai 80-90% ukuran normal.⁣⁣
⁣⁣
Salah satu cara memanfaatkan masa emas ini adalah dengan mendidik mereka melalui dongeng dan cerita. Alasannya?⁣⁣
⁣⁣
Karena dongeng dan cerita sangat sesuai dengan perkembangan otak balita. Berikut beberapa contohnya:⁣⁣
⁣⁣
1. Pada usia 2 tahun, anak mulai mengerti beberapa kata sederhana. Bercerita akan menambah kaya kosa katanya.⁣⁣
⁣⁣
2. Pada usia 2,5 tahun, anak mulai mengikuti rutinitas harian: pakai baju, makan pagi, dll. Nah, ia juga akan bisa mengikuti rutinitas bercerita sebelum tidur.⁣⁣
⁣⁣
3. Di usia 3 tahun, anak mulai lebih sering mengatakan “Ya” dibanding sebelumnya yang lebih sering bilang “Tidak”. Cerita-cerita yang dibacakan akan membuatnya lebih ramah, terbuka dan fleksibel.⁣⁣
⁣⁣
4. Di usia 3 tahun, kosa kata anak mulai banyak. Ia s**a kata-kata baru. Mendengar cerita dari buku akan membuatnya menemui banyak sekali kata-kata baru.⁣⁣
⁣⁣
5. Di usia 3,5 tahun, anak mulai s**a mengucapkan kata baru, tetapi ia kesulitan mengucapkan kata yang sulit. Kegiatan bercerita akan membantunya mengenal kata baru ini lebih sering sehingga ia nanti lebih mudah mengucapkan kata-kata sulit.⁣⁣
⁣⁣
6. Di usia 4 tahun, imajinasi anak sangat aktif. Bercerita akan membuat subur imajinasi ini. Ingat, imajinasi adalah bahan kreativitas. Anak yang imajinasinya tetap subur sampai dewasa akan jadi orang yang lebih kreatif.⁣⁣
⁣⁣
7. Di usia 4,5 tahun anak mulai mengenal konsep baik dan buruk serta merasa dalam fitrahnya (apapun agama orangtuanya) bahwa Tuhan itu kuat tapi baik. Bercerita kisah teladan islami akan memperkuat akidah anak di masa ini.⁣⁣
⁣⁣
8. Di usia 5 tahun anak mulai senang membaca dan menulis, kegiatan bercerita akan sangat membantu anak.⁣⁣
⁣⁣
9. Di usia 5 tahun anak mulai mengembangkan ide kekerasan, bercerita kisah teladan islami membantunya melembutkan ide kekerasan itu.⁣⁣
⁣⁣
Ayah dan Bunda, masih banyak sekali alasan yang lain. Tetapi hal-hal di atas kiranya sudah cukup untuk membuat kita lebih semangat mendongeng dan bercerita pada balita.⁣⁣
⁣⁣
Salam Smart Parents!

Mendidik anak itu kudu bersinergi antara Ayah dengan Ibu 😎Yakali nanam sahamnya barengan, masak iya salah satu mau lepas...
08/06/2020

Mendidik anak itu kudu bersinergi antara Ayah dengan Ibu 😎

Yakali nanam sahamnya barengan, masak iya salah satu mau lepas tangan???

Yuk, Ayah...
Mulai hari ini bersinergilah dengan istri dalam mendidik buah hati.

Mulailah dari hal sederhana...
Seperti membacakan cerita misalnya 📚😀

Kenapa? Karena membacakan cerita oleh seorang Ibu itu sudah biasa, tapi kalo Ayah bisa jadi luar biasaaaa !!!

Ada lho sebuah riset yang menekankan pentingnya peran Ayah membacakan cerita untuk anaknya...

Riset yang dilakukan oleh Elizabeth Duursma ini menunjukkan bahwa anak-anak yang dibacakan cerita oleh ayahnya sejak bayi ternyata memiliki kecerdasan bahasa yang lebih bagus daripada rekan-rekan sebayanya. Kecerdasan bahasa ini tampak sejak sang anak berusia 2 tahun dan semakin kuat ketika berusia 3 tahun.

Nah, lebih menariknya lagi, penelitian yang menggunakan subyek sejumlah 3000 keluarga ini melihat bahwa kemampuan bahasa yang anak peroleh lebih dipengaruhi oleh peran Ayah yang membacakan buku daripada peran Ibu!

Emejing banget yakaann?! ❤

Ada beberapa penjelasan yang ditawarkan oleh penelitian ini...

Pertama, melihat ayah membaca menjadi teladan bagi anak-anak sehingga mereka lebih bersemangat membaca.

Kedua, saat membaca, para ayah biasanya berbicara dan bercakap dengan anak-anak melebar dari tema buku. Obrolan asyik dengan ayah inilah yang membuat anak-anak terpicu dan mengembangkan kemampuan bahasanya.

Jika Ayah membaca dengan ekspresif, maka anak pun akan terhibur. Suara Ayah yang lantang tentu lebih mantap saat membacakan kisah raja yang bijaksana atau pahlawan pemberani.

Kedekatan yang terbangun antara seorang ayah dengan anak-anaknya sangatlah penting untuk selalu dijaga. Ketika Ayah membacakan cerita, ada ikatan yang terbangun dengan anak. Ada p**a proses mengembangkan kemampuan bahasanya. Ada juga proses mengajarkan nilai-nilai, ajaran agama dan tata krama pada anak.

Jadi, Ayah, mumpung hari Minggu niihh, yuk mulai bacakan cerita buat anakmu ! 😄

Sesibuk apapun hari mu, secapek apapun rasanya, always luangkan waktu mu untuk anakmu yeess!!!

Seperti kata pepatah...
"Seorang ayah hendaknya menjadi cinta pertama putrinya dan pahlawan terhebat bagi putranya! " 💕
Duursma, Elizabeth. (2014). “The effects of fathers’ and mothers’ reading to their children on language outcomes of children participating in Early Head Start in the United States.” Fathering: a journal of theory and research about men as parents. 12 (3), pp. 283-302.

Ada promo payday niiih yg kurang 3hari lagi....Iya,,,, utk kamu yg habis gajian🤑Mayan gift vouchernya bikin melted☺️Meli...
28/01/2020

Ada promo payday niiih yg kurang 3hari lagi....

Iya,,,, utk kamu yg habis gajian🤑
Mayan gift vouchernya bikin melted☺️

Melipir kesini yes http://wa.me/6285646250346 biar ga ketinggalan...
G enak loh ketinggalan, tar nyesek😬

Senyaman nya aja ya naaak, mau baca buku dimnapun okeh ajaaaa👌Dan, meskipun mas faaz sekarang udh bisa baca tapi dia leb...
14/01/2020

Senyaman nya aja ya naaak, mau baca buku dimnapun okeh ajaaaa👌

Dan, meskipun mas faaz sekarang udh bisa baca tapi dia lebih s**a pake Epen klau sama iniih...
Kenapa?

Karena didalamnya ada banyak informasi pengetahuan yang gak tertulis di textbook dan cuma ada di dalam Epennya..
Apalagi di rainbow books yg kecil2 cabe rawit, aselikkk musiknya semua bertemakan ceria yg anak2 pasti akan langsung terlena dan mudah niruin😊

Sesuai judulnya siih, bikin Amazed 🤩❣️


09/01/2020

Udah baca ini belom??

*******
PISANG SATU KILO

Seorang lelaki masuk ke toko buah "Berapa harga pisang?"
Penjual: "pisang 12.000 kalo apel cuma 15.000"

Tidak lama kemudian seorang wanita yang kenal dengan penjual masuk ke toko...

Wanita : berapa harga satu kilo pisang?
Penjual: pisang 5.000 apelnya 8.000
Wanita : Alhamdulillah

Merasa di curangi, saat itulah lelaki tadi mendekati penjual dengan mata yang memerah karena marah dan akan ngomel pada penjual.

Tetapi si penjual segera memberi isyarat mata dan berkata padanya: "Tunggu saya sebentar"

Kemudian si penjual memberikan kepada si wanita 1 kg pisang dan 1 kilogram apel dengan harga 13.000.

Wanita itu pergi dengan gembira dan berkata : Alhamdulillah terimakasih Ya Allah anak-anakku akan makan buah.

Setelah wanita tsb pergi, si penjual meminta maaf pada pembeli lelaki dan berkata:
"Demi Allah aku tidak mencurangimu, tetapi wanita itu mempunyai empat anak yatim dan selalu menolak bantuan apapun dari orang lain, setiapkali aku ingin membantu pasti dia menolak.

Saya berfikir keras bagaimana caranya bisa menolong tanpa membuat dia malu, dan aku tidak menemukan cara selain ini, yaitu dengan mengurangi harga untuknya.

Aku ingin dia tetap merasa tidak membutuhkan bantuan siapapun dan aku juga ingin berdagang dengan Allah dan menyenangkan hati mereka.

Wanita ini datang kemari seminggu sekali. Demi Allah yang tiada Tuhan selain-Nya setiap wanita itu membeli buah dariku, hari itu aku selalu mendapatkan untung berlipat-lipat dan mendapatkan Rizqi dari jalan yang tak kusangka!"

Saat itulah si lelaki pembeli meneteskan air matanya dan segera mencium kepala si penjual

إن في قضاء حوائج الناس لذة لا يعرفها إلا من جربها
((اسْتَنْزِلُوا الرِّزْقَ بالصدقه))
"Sesungguhnya dalam menolong kebutuhan manusia ada nikmat kelezatan yang hanya bisa dirasakan oleh orang yg pernah melakukanya".

Pancinglah turunnya Rizqi dengan cara bersedekah!

Jum'at berkah💚

Address

Sooko Mojokerto
Mojokerto

Telephone

085646250346

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Anak Pintar Ceria posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category