21/08/2017
Titik titik protect pada tv sharp dan cara mengatasi
Sharp memang terkenal dengan jenis kerusakan yang paling sering terjadi yaitu protect, pada tv sharp kerusakan sekecil apapun dalam sirkuit rangkaian-rangkaian tertentu bisa mengakibatkan protect, maka kita wajib tahu kenapa bisa terjadi protect dan apa penyebabnya, setelah mengetahui titik-titik bagian protect atau pin protect pada tv sharp, niscaya setiap kali menemukan kerusakan yang sama, kita tidak akan salah langkah dan sudah tau cara untuk mengatasinya.
Kenapa bisa terjadi protect pada tv sharp
Protect yang diterapkan pada hampir semua merk televisi adalah sistem keamanan yang menjaga agar kerusakan tidak merembet pada komponen lain, dan tidak sampai terjadi ada komponen yang terbakar. Memang bagus sih dengan menerapkan sistem protect, kita jarang menemui ada komponen yang sampai terbakar hangus, karena ketika sistem mendeteksi adanya kesalahan arus yang tidak semestinya, maka sistem protect akan segera bekerja, tapi dengan adanya sistem protect pada televisi-televisi modern, itu terkadang menyulitkan tekhnisi untuk menentukan kerusakan yang sebenarnya. Untuk itu marilah kita simak baik-baik keterangan tentang titik-titik yang bisa menyebabkan protect pada televisi sharp.
Gambar diatas menujukan 6 (enam) titik yang paling umum yang bisa menyebabkan tv sharp protect.
1. IC Memori atau EPROM
Kenapa eprom bisa menyebabkan protect? untuk televisi modern, semua sistem kerja rangkaian ditentukan oleh sebuah ic memori, seperti lebar dan tinggi gambar, terang dan gelapnya gambar, penyimpanan data siaran dan lain-lain, nah apabila sistem dalam memori ini sudah tidak bisa bekerja dengan baik, maka akan terjadi ketidak singkronan kerja rangkaian, yang tentunya akan menyebabkan ic program menerima sinyal tidak beres, apapun alasanya sistem dalam progaram tetap akan mengambil kesimpulan kalau sudah terjadi kerusakan pada salah satu rangkaian, makanya televisi akan segera mematikan dirinya sendiri alias protect.
Cara mengatasi kerusakan IC Memori atau EPROM
Sebenarnya ada 2 (dua) cara untuk memperbaiki ic memori ini yaitu:
Melakukan penyetelan ulang, atau bisa disebut dengan mereset dan menyetel ulang data ic memori sesuai dengan type dari televisi yang bersangkutan.
Menggantinya dengan ic memori yang baru kalau memang ic memori tersebut sudah tidak bisa menyimpan data dengan baik.
Cara setel ulang IC Memori pada TV Sharp
Untuk tv sharp yang sesuai dengan gambar di atas, yaitu sharp type universe, cara menyetel ulang memorinya yaitu dengan cara menyambung sejenak kawat yang terletak pada pcb bolong dengan kode pcb 122 dan 124, lalu setelah muncul menu factorinya, silahkan lakukan penyetelan ulang dengan memasukan data yang benar, agar kita tahu data yang benar, maka diwajibkan kalau kita mencatat semua data yang benar pada televisi yang masih bagus.
Nah kalau dengan melakukan penyetelan ulang tidak juga menyelsaikan masalah, berarti ic memori tersebut sudah saat nya harus diganti dengan yang baru, tapi mesti diingat kalau ic memori yang masih baru itu dalam keadaan kosong, atau tidak akan ada data yang benar sama sekali untuk data televisi yang bersangkutan.
Lalu bagaimana cara mengganti ic memori tv sharp agar tidak perlu melakukan penyetelan satu persatu datanya? silahkan simak baik-baik!.
Cara mengganti IC Memori pada televisi sharp tanpa seting ulang data
Cabut ic memori yang sudah rusak, lalu pasang ic memori yang masih baru dan benar-benar masih kosong belum terisi data apapun, sekarang saatnya kita lakukan triknya, sambung langsung kawat jumper 122 dan 124 yang terletak pada pcb bolong seperti yang saya sebutkan tadi, agar tidak terjadi masalah, sebaiknya disolder saja, setelah tersambung dengan baik, sekarang colokan kabel ac ke sumber listrik, biarkan beberapa saat sampai televisi menyala dengan sempurna, setelah televisi menyala dengan sempurna, silahkan lepas solderan kawat jumper tadi dalam keadaan televisi masih menyala, lakukan dengan hati-hati, dan kalau cara ini dilakukan dengan sempurna, maka ic memori akan terisi dengan otomatis tanpa harus melakukan seting manual.
2. Sirkuit IC Vertikal
Kenapa sirkuit vertikal bisa menyebabkan tv sharp protect? Rangkaian vertikal kalau bekerja dengan semestinya, maka akan menghasilkan gelombang sinus yang seterusnya akan diterima oleh ic program, nah kalau ic vertikal bermasalah maka gelombang frekuensi yang seharunya, tidak bisa diterima oleh ic program, dan dengan otomatis ic program akan melakukan tugasnya yaitu memproteksi agar kerusakan tidak merembet pada komponen lain.
Komponen yang sering rusak pada rangkaian vertikal
Berikut beberapa komponen yang sering rusak pada rangkaian vertikal tv sharp:
Elko 470 uf 63 volt yang memfilter tegangan 45 volt untuk keperluan ic vertikal, biasanya kerusakan yang terjadi adalah keringnya elektrolit pada elko tersebut
Elko 100 uf 63 volt sebagai filter kedua tegangan 45 volt kering
Resistor 33 ohm 1 watt dengan kode pcb R505 putus
Dioda kecil yang terpasang di bawah pcb dengan kode D814 dan D815 bocor
Bisa juga kerusakan memang pada ic vertikalnya yaitu TDA 8357.
Ketidak beresan pada rangkaian vertikal biasanya mempengaruhi tegangan 12 volt yang memberi bias ic vertikal dan sekaligus sebagai suplay ke ic regulator 7808 bisa terganggu, dan tegangan untuk ic osilator yang seharusnya 8 volt menjadi kurang, hal ini juga bisa menyebabkan protect pada tv sharp.
3. Dioda pada input dan inverting input vertikal
Bocor nya kedua dioda yang saya tandai dengan lingkaran merah ketiga pada gambar diatas, sering terjadi bocor atau setengah konslet, sehingga sinyal osilator untuk input dan inverting input vertikal menjadi terganggu, dan pastinya akan menyebabkan tv sharp menjadi protect.
Kerusakan pada dioda tersebut biasanya ditandai dengan gelapnya pada layar tv dengan garis kecil muncul diatas layar dan tidak lama kemudian tv protect, solusi untuk kerusakan seperti ini, cukup dengan membuang kedua dioda tersebut, maka tv akan menyala lagi tanpa perlu mengganti kedu dioda tersebut.
4. Dioda penyearah untuk tegangan 45 volt dan 12 volt setengah putus
Sering dijumpai tegangan 45 volt dan 12 volt kurang dari semestinya, ternyata setelah dilakukan pengukuran dengan teliti, kedua tersebut sudah dalam keadaan setengah konslet, anda bisa menggantinya dengan dioda IN 4004 atau IN 4007.
5. Pin Protect dari tegangan video amplifier 180 volt dan afc
Silahkan perhatikan lingkaran merah kelima pada gambar diatas, anda akan menemukan dua buah dioda zener denga kode pcb D610 dan 607, yang masing-masing bagian negatifnya tersambung ke sebuah transistor kecil, transistor kecil tersebut kolektornya tersambung ke output video amplifier 180 volt, dan D607 tersambung ke tegangan dari kaki FBT bagian afc, kerusakan salah satu saja komponen yang terhubung dengan transistro tersebut, maka akan menyebabkan tv sharp protect. Silahkan lakukan pengukuran dengan baik semua komponen yang terhubung dengan tegangan 180 volt dan tegangan afc tadi, seperti resistor, elko, dioda dan lain-lain, pasti akan ditemukan salah satu komponen yang berubah nilai atau putus sama sekali, yang paling sering rusak biasanya resistor 56k, 22k, dan 10k yang berubah nilai, pernah juga ditemukan kerusakan pada elko video amplifier 10 uf 250 volt yang kering.
6. Resistor ABL putus
Kenapa putusnya resistor abl bisa menyebabkan tv sharp protect? resistor abl dengan ukuran 39k bekerja sebagai pembatas tegangan abl yang diteruskan ke ic osilator, kalau resistor tersebut putus, maka tegangan akan sedikit membesar, dan otomatis sistem program akan mendeteksi sebuah kerusakan, makanya dengan otomatis tv akan protect kalau ada cahaya yang terlalu terang.
Itulah 6 titik-titik penyebab tv sharp protect yang umum terjadi, sebenarnya masih banyak lagi yang bisa menyebabkan tv sharp protect, seperti kerusakan tunner, kerusakan ic audio dan lain-lain, karena setiap rangkaian sudah dilengkapi dengan sensor protect yang akan memberikan perintah protect pada ic program kalau terjadi kerusakan.
Jalur Pin Proteksi TV SHARP
Chasis UA-1, Menggunakan IC IX3368CEN1-5 Atau IX3410CEN1-5
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.8 IC801 (3,3 V)
Menonaktifkan Proteksi utama,
Lepaskan Jumper J223
D609
Tegangan 8V
Anoda D609 = 3.3 Volt
Lepaskan D609
D606
ABL / X-ray
Anoda D606 = 3.3 Volt
Lepaskan D606
D614, Q603
Heater / X-ray
Anoda D614 = 3.3 Volt
Collector Q603 = 3.3 Volt
Lepaskan D614
Lepaskan Q603
D752
Tegangan 5V
Anoda D752 = 3.3 Volt
Lepaskan D752
D504
Tegangan 16V (Sound Amp)
Anoda D504 = 3.3 Volt
Lepaskan D504
D502
Tegangan 45V (Vertikal)
Anoda D502 = 3.3 Volt
Lepaskan D502
D503
Vertikal Output
Anoda D503 = 3.3 Volt
Lepaskan D503
D613
Tegangan 180V
Anoda D613 = 3.3 Volt
Lepaskan D613
Chasis UA-1 (Lubang), Menggunakan IC IX3368CEN7
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.8 IC801 (3,4 V)
Menonaktifkan Proteksi utama,
Lepaskan Jumper J208 dan D203
D203
Tegangan 33V (Tuner)
Anoda D203 = 3.4 Volt
Lepaskan D203
D607
Tegangan 190V
Anoda D607 = 3.4 Volt
Lepaskan D607
D604, Q603
Heater / X-ray
Anoda D604 = 3.4 Volt
Collector Q603 = 3.4 Volt
Lepaskan D604
Lepaskan Q603
D601
ABL / X-ray
Anoda D601 = 3.4 Volt
Lepaskan D601
Q501
Tegangan Supply Vertikal
Collector Q501 = 3.4 Volt
Lepaskan D501
Menggunakan IC IX 2938CE, TB1226
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.30 IC1001 (5,1 V)
D616
Tegangan 9V
Anoda D616 = 5.1 Volt
Lepaskan D616
D607
Tegangan 180V
Anoda D607 = 5.1 Volt
Lepaskan D607
Q607
Heater / X-ray
Collector Q607 = 5.1 Volt
Lepaskan Q607
D606
ABL / X-ray
Anoda D606 = 5.1 Volt
Lepaskan D606
D611
Tegangan 5V
Anoda D611 = 5.1 Volt
Lepaskan D611
D201
Tegangan 9V
Anoda D201 = 5.1 Volt
Lepaskan D201
Menggunakan IC IX 2694, M52340
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.38 IC1001 (0 V)
D606
Heater / X-ray
Anoda D606 = 0 Volt
Lepaskan D606
D616
ABL / X-ray
Anoda D616 = 0 Volt
Lepaskan D616
Q603
ABL / X-ray
Collector Q603 = 0 Volt
Lepaskan Q603
D610
Heater / X-ray
Anoda D610 = 0 Volt
Lepaskan D610
Chasis G2 Menggunakan IC IX 3031CE, TB1226
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.30 IC1001 (3,3 V)
D618
Tegangan 9V
Anoda D618 = 3,3 Volt
Lepaskan D618
D607
Heater / X-ray
Anoda D607 = 3,3 Volt
Lepaskan D607
Q607
Heater / X-ray
Collector Q607 = 3,3 Volt
Lepaskan Q607
D606
ABL / X-ray
Anoda D606 = 3,3 Volt
Lepaskan D606
D611
Tegangan 5V
Anoda D611 = 3,3 Volt
Lepaskan D611
GA-4M Chasis, Menggunakan IC IXB226WJ, M61260
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.7 IC1001 (4.5 V)
D605
Tegangan 185V
Anoda D605 = 4,5 Volt
Lepaskan D605
D608
ABL / X-ray
Katoda D607 = 4,5 Volt
Lepaskan D608
Q603
Heater
Collector Q603 = 4,5 Volt
Lepaskan Q603
D203
Tegangan 33V (Tuner)
Anoda D203 = 4,5 Volt
Lepaskan D203
D1091
Tegangan 9V
Anoda D606 = 4,5 Volt
Lepaskan D1091
Pin No.6 IC1001 (3.4 V)
D1010
Tegangan 15V
Pin No.6 IC1001 = 3.4 Volt
Lepaskan D1010
Chasis GA-6, Menggunakan IC IXB725WJ, Chasis GA-7 Menggunakan IC IXB855WJZZ
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.63 IC801 (4.1 V)
D1005
Tegangan 9V
Anoda D1005 = 4,1 Volt
Lepaskan D1005
D608
ABL / X-ray
Katoda D608 = 4,1 Volt
Lepaskan D608
Q603
Heater
Collector Q603 = 4,1 Volt
Lepaskan Q603
D805, D203
Tegangan 33V (Tuner)
Anoda D805 & D203 = 4,1 Volt
Lepaskan D203
D204
Tegangan 5V (Tuner)
Anoda D204 = 4,1 Volt
Lepaskan D204
Pin No.7 IC801 (3.9 V)
D1002
Power supply (AC-Detect)
Pin No.7 IC801 = 3.9 Volt
Lepaskan D1002
Pin No.8 IC801 (0.6 V)
R523
Vertical
Pin No.8 IC801 = 0.6 Volt
Lepaskan R523
Menggunakan IC IXC080WJN5Q
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.63 IC801 (4.1 V)
Menonaktifkan Proteksi utama,
Lepaskan Jumper J497
D1108
Tegangan 5V
Anoda D1008 = 4,1 Volt
Lepaskan D1108
D605
Tegangan 185V
Katoda D605 = 4,1 Volt
Lepaskan D605
D608, D607
ABL / X-ray
Katoda D608 = 4,1 Volt
Lepaskan D608
Q603, D604
Heater / X-ray
Collector Q603 = 4,1 Volt
Lepaskan Q603
D203
Tegangan 33V (Tuner)
Anoda D203 = 4,1 Volt
Lepaskan D203
D1105
Tegangan 5V
Anoda D1105 = 4,1 Volt
Lepaskan D1105
Pin No.64 IC801 (3.9 V)
D1002
Power supply (AC-Detect)
Pin No.64 IC801 = 3.9 Volt
Lepaskan D1002
Pin No.65 IC801 (0.6 V)
R523
Vertical
Pin No.65 IC801 = 0.6 Volt
Lepaskan R523
Menggunakan IC IXC688WJ / IC IXC844WJ
Masukan Proteksi
Detektor
Yang Dideteksi
Tegangan Normal
Menonaktifkan Proteksi
Pin No.81 IC801 (4.1 V)
D1108
Tegangan 5V
Anoda D1008 = 4,1 Volt
Lepaskan D1108
D605
Tegangan 185V
Katoda D605 = 4,1 Volt
Lepaskan D605
D608, D607
ABL / X-ray
Katoda D608 = 4,1 Volt
Lepaskan D608
Q603, D604
Heater / X-ray
Collector Q603 = 4,1 Volt
Lepaskan Q603
D203
Tegangan 33V (Tuner)
Anoda D203 = 4,1 Volt
Lepaskan D203
D1105
Tegangan 5V
Anoda D1105 = 4,1 Volt
Lepaskan D1105
Pin No.82 IC801 (3.9 V)
D1002
Power supply (AC-Detect)
Pin No.82 IC801 = 3.9 Volt
Lepaskan D1002
Pin No.83 IC801 (0.6 V)
R523
Vertical
Pin No.83 IC801 = 0.6 Volt
Lepaskan R523
SEMOGA BERMANFAAT..