08/08/2019
Mata bor didesain dan dibuat sesuai dengan tugasnya masing-masing. Salah-salah menggunakannya, bukan lobang yang anda dapatkan, tapi bisa jadi membuat aus mesin bor atau menjadi pekerjaan yang sia-sia belaka. Benda ini tersedia untuk mengerjakan material plastik, besi dan baja, kaca, kayu hingga beton atau semen dengan dalam berbagai ukuran dan spesifikasi material pembuat bor yang berbeda tiap peruntukannya. Secara umum materialnya dan tipenya adalah sebagai berikut:
Baja Biasa – Steel. Ini biasa lebih mudah didapat ditoko-toko bangunan dan jadi bahan untuk membuat lubang di tembok lunak, plastik, besi dan kayu. Bahan ini tidak mengandung yang cukup banyak untuk membuatnya tangguh.
Baja Karbon Tinggi – High Carbon Steel. Jenis ini dengan karbon yang pas membuatnya lebih tangguh dan awet digunakan pada material yang sama untuk mengebor dengan menggunakan baja biasa.
Baja Kecepatan Tinggi – High Speed Steel (HSS). Jenis ini dengan material HSS merupakan teman akrab bor mesin, karna dirancang tidak berubah komponen penyusunannya saat suhu yang cukup tinggi. HSS juga banyak digunakan pada Router Bit untuk milling pada material baja.
Baja dengan Cobalt lebih banyak – HSS+C. Mata bor HSS dengan tambahan cobalt memang lebih keras, namun mirip dengan HSS akan lebih sulit ditajamkan kembali sehingga memiliki stok untuk mata ini cukup di anjurkan. Tapi keuntungannya adalah durabilitasnya lebih baik dibandingkan dengan material yang lain dengan konsekuensi harga lebih mahal.
Setelah mengetahui material yang digunakannya, kini kita bisa melanjutkan dengan berbagai jenis mata bor sesuai dengan peruntukannya seperti gambar dibawah ini:
Jenis mata Bor
1. Mata Bor Umum
Dalam bahasa inggrisnya dikenal sebagai Twist Bits biasanya digunakan untuk tembok semen yang lunak karna menggunakan material baja biasa dan ujung bor yang sudutnya tidak lebih dari 45º. Meskipun dapat digunakan untuk material lain, jenis ini tidak dianjurkan untuk pemakaian di bengkel atau workshop. Selain itu, jenis ini juga biasanya hanya dijadikan gimmic dalam pembelian mesin bor.
2. Mata Untuk Bor Tembok.
Atau Masonry Bits jenis ini digunakan untuk melubangi beton atau batu. Masonry Bits ini biasanya menggunakan HSS atau HSS Cobalt. Mata ini ujungnya lebih tebal dan biasanya digunakan dengan Hammer Drill, Chisel Drill, SDS Drill atau Impact Drill karna mampu menahan hantaman yang dihasilkan jenis-jenis bor tersebut.
3. Mata Untuk Bor Kayu
atau Spur Bits berulir lebih cekung dibandingkan mata bor tembok dan memiliki ujung yang runcing agar user dapat memposisikan pembuatan bor pada titik yang tepat. Mata bor ini dapat digunakan baik untuk Bor Tangan atau Bor Duduk. Anda dapat memilih mata bor kayu dengan bahan HSS saja untuk pekerjaan perkayuan, namun perlu diperhatikan jika ujungnya mulai tumpul dapat membuat hangus kayu yang di bor.
4. Mata Untuk Bor Skrup/Countersink Bits.
Mata ini biasanya hanya digunakan sebagai mata tambahan mata bor kayu agar kepala skrup yang lancip rata dengan permukaan kayu yang di bor. Dengan badan mata bor yang pendek, mata ini tidak cocok untuk membuat lobang yang dalam.
5. Mata Bor Engsel
atau Forster Bit sudah dirancang sesuai dengan dimensi coakan yang dibutuhkan engsel sendok supaya pekerjaan pembuatan furniture seperti lemari tidak perlu menggunakan pahat lagi untuk membuat lobang tersebut.
6. Bor Plong
Digunakan untuk membuat lubang yang besar hingga diameter 60mm. Mata ini dapat digunakan dengan bor tangan tetapi sebaiknya menggunakan bor duduk agar lobang yang dibuat lebih rapi dan lurus. Mata ini merupakan kombinasi antara bor kayu dan mata gergaji. Perhatikan putaran mesin saat membuat lubang terutama pada material triplek, multiplek atau blockboard agar tidak menghasilkan lobang yang berbulu atau rusak.
7. Mata Untuk Bor Besi
Seperti namanya dirancang untuk pekerjaan pembuatan lobang pada besi dan plat baja. Terbuat dari HSS penggunaan mata ini sebaiknya dengan pelumas agar mata lebih awet dan tidak cepat patah.
8. Auger Bit
Merupakan alternatif mata untuk kayu dengan ulir tunggal. Mata ini bekerja seperti skrup dan tidak menghasilkan residu bor yang berantakan, residu bor terangkat pada ulir saat menarik mata bor keluar. Mata ini cocok digunakan untuk MDF, HDF atau varian kayu lunak.
9. Bor Pipih
atau Flat Bit digunakan untuk membuat lobang pada material kayu olahan seperti multiplek, MDF atau HDF dengan bor manual. Mata ini sudah mulai jarang digunakan karna sudah tersedia mata bor plong untuk pembuatan lobang dengan mesin bor. Meskipun menggunakan HSS penggunaan mata ini dengan mesin dapat membuatnya oleng dengan cepat dan menghasilkan pekerjaan yang kurang presisi.
10. Bor Untuk Kunci
atau Hinge Borring Bit biasa digunakan untuk membuat lobang kunci karna tersedia untuk ukuran kunci-kunci tertentu. Namun mata dengan jenis ini juga tersedia ukuran yang lebih besar walaupun terbatas untuk melubangi dengan kedalaman yang lebih pendek dari mata bor kayu biasa.
11. Mata Bor Pahat
atau Chisel Bit. Mata bor pahat tersedia untuk material kayu dan material beton. Fungsi mata bor pahat untuk kayu adalah membuat lubang atau celah yang lurus atau kotak seperti mata mortiser, bedanya mata untuk pahat dapat dipasangkan pada bor tangan. Sedangkan mata untuk pahat untuk beton lebih berfungsi untuk pembongkaran keramik dan tembok. Mata ini jarang dijual di Toko bangunan salah satunya karna harus menggunakan bor khusus seperti Chisel Drill atau SDS Drill.
12. Moritser Bit.
Mata pahat unik ini digunakan untuk membuat lobang berbentuk kotak dan dipasangkan pada Mortiser Drill semacam bor duduk atau Drill Press. Mata ini sering digunakan dalam pembuatan pintu atau jendela yang menggunakan sambungan Tenon.
13. Mata Untuk Bor Kaca.
Dengan mata yang runcing seperti skop dan bertekstur, mata khusus kaca ini dirancang agar tidak menyebabkan keretakan saat pemboran. Selain kaca, mata ini juga cocok digunakan untuk melubangi akrilik.
14. Mata Bor Plong Besi.
Butuh membuat lobang yang cukup besar pada material besi, plat baja, stainless steel, alumunium dan plat metal lainnya, maka anda membutuhkan mata ini. Mata ini memiliki mata gergaji yang berbeda dengan mata bor plong untuk kayu dan memiliki per di mata bor tengahnya agar plat yang terbor terdorong dan mudah dilepas.
15. Mata Bor Plong Beton
Membuat lobang pada beton dan batu lebih sulit dibandingkan membuat lobang pada kayu atau besi sehingga membutuhkan bor yang dengan RPM dan torsi tertentu serta mata yang lebih kuat dan mata yang berbeda. Mata bor plong untuk beton dirancang untuk tugas tersebut.
Demikianlah beberapa jenis mata bor yang dapat kita temukan dipasaran. Sesuaikan alat dan perlengkapannya dengan pekerjaan yang akan dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.