Pasar Induk Kajen

Pasar Induk Kajen Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pasar Induk Kajen, Shopping & retail, Kajen, Pekalongan.

Pantau Harga Sembako, Tim Gabungan Pemkab Sidak Ke Pasar KajenTim gabungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Selasa (30/5...
31/05/2017

Pantau Harga Sembako, Tim Gabungan Pemkab Sidak Ke Pasar Kajen

Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Selasa (30/5) pagi melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Induk Kajen. Sidak dilakukan untuk memantau harga kebutuhan pokok di pasar tersebut menjelang Lebaran.

Adapun Tim gabungan terdiri atas Perwakilan Dinperindagkop, Bagian Perekonomian, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan.

Kasi Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM (Dinperindagkop) Kabupaten Pekalongan, Dewi Fabanyo mengatakan, pemantauan dilakukan sebagai langkah untuk memonitor harga kebutuhan pangan baik di bulan Ramadan maupun menjeleng Lebaran.

“Kalau ada kenaikkan harga yang sifatnya rutinitas tidak apa-apa. Asal stok barang ada di sembilan pasar tradisional besar yang ada di Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Dari pemantaunnya, beberapa produk makanan yang berindikasi kedaluwarsa juga ditemuinya. Sejumlah sampel makanan yang dijajakan oleh pedagang di sana juga diambil untuk diteliti lebih lanjut.

“Ada beberapa produk yang kita temui sudah kedaluwarsa. Di antaranya roti kering untuk jajanan anak-anak. Makanan itu kedaluwarsa pada bulan Februari, bulan Mei ini mestinya harus ditarik dari peredaran,” ucapnya.

Ia juga meminta kepasa masyarakat cerdas dalam memilih produk baik makanan maupun lainnya. Menururt dia, jangan terkecoh dengan harga murah, sehingga lalai memperhatikan massa kedaluwarsanya.

Apabila hal demikian terjadi, kata dia, yang rugi juga konsumen sendiri. Karenanya, sebagai konsumen harus bersikap cerdas Sementara Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Ishlaul Mila menambahkan dengan adanya temuan makanan yang diindikasikan mengandung zat pewarna bukan makanan akan dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Adapun ciri-ciri makanan yang mengandung zat pewarna bukan untuk makanan biasanya warna tidak merata dan terdapat bintik-bintik. Selain itu juga warga pada makanan terlalu menyolok.”Untuk itu kami minta masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan,” ucap dia.

berita.suaramerdeka.com

Jelang   Disperindag Sidak Pasar Induk KajenPengawasan bahan pangan di pasar induk kajen menjelang bulan suci ramadhan 2...
27/04/2017

Jelang Disperindag Sidak Pasar Induk Kajen

Pengawasan bahan pangan di pasar induk kajen menjelang bulan suci ramadhan 2017 dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang diawaki Disperindag dan UMKM Kab. Pekalongan dan di pimpin oleh Kasi Perdagangan Disperindag Kab. Pekalongan Devi Fabanyo. Selasa (25/04).

"kegiatan yang dilaksanakan yaitu mengecek harga sembako dan stock barang komoditi barang pokok," ungkap Devi Fabanyo.

Adapun hasil pengawasan antara lain yaitu ditemukan tangki tempat minyak curah dengan kondisi sudah berkarat di Toko SIPUR milik IS (35),ditemukan jajanan / Snack yang kadaluarsa seperti wafer popcorn, wafer tanggo, Milo 110 ml, Milkuat pada toko kelontong milik dariah.
"Untuk stock daging ayam potong dan sapi masih stabil,kemudian Harga ayam potong antara​ Rp.31.000 s/d 32.000,- sedangkan daging kisaran Rp. 110.000,- s/d Rp 115.000,-," terangnya.

Adapun langkah-langkah yang diambil adalah mengambil sampel minyak curah untuk dilakukan test laboratorium oleh pihak Dinkes Kab.Pekalongan,Menyita jajanan / Snack yang kadaluarsa dan melakukan pembinaan kepada pihak pedagang agar lebih teliti terhadap barang dagangannya karena dapat merugikan konsumen/ pembeli baik materiil maupun imateriil khususnya menjelang Bulan Ramadhan 1438 H .

kfmpekalongan.com

Pedagang Pasar Kajen peringati  Pemandangan dan suasana menarik terjadi di Pasar Induk Kajen Kabupaten Pekalongan, pasal...
22/04/2017

Pedagang Pasar Kajen peringati

Pemandangan dan suasana menarik terjadi di Pasar Induk Kajen Kabupaten Pekalongan, pasalnya hari ini pedagang di pasar tersebut menggunakan kebaya, satu pemandangan yang tak seperti biasanya, setelah awak Wartadesa mengali informasi terkait hal tersebut teryata ibu-ibu pedagang di pasar Kajen memang sengaja mengenakannya dalam rangka ikut memeriahkan hari Kartini.

Salah satu pedagang yang ada di los daging, Wigati ketika ditemui, Sabtu (22/04) mengatakan ia dan pedagang lainya memang sengaja memakai kebaya untuk ikut memeriahkan hati Kartini. “Ini adalah ide dari ibu-ibu pedagang untuk ikut Kartininan (memperingati hari Kartini) meskipun di dalam pasar dan masih aktif berdagang, akan tetapi kami juga ingin ikut memperingati Hari Kartini yang merupakan pejuang emansipasi wanita, Alhamdulillah suami kami juga sangat mendukung penuh ide kami ini,” kata pedagang asal Kebonagung ini.

Kepala pasar Kajen , Wajidin ketika di konfirmasi terkait kegiatan memakai kebaya oleh pedagang pasar Kajen sangat mengapresiasi positif. “Kami selaku pengurus pasar tentu sangat mendukung dan mengapresiasi ide ibu-ibu tersebut, semangat mereka sangat luar biasa dalam ikut berpartisipasi memperingati Hari Kartini, dan ini adalah yang pertama kalinya, mudah – mudahan kegiatan positif ini bisa berkesinambungan,” imbuh Wajidin.

Sementara Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengapresiasi penuh ide dari pedagang padar Kajen tersebut, “Itu adalah wujud dari peringatan Hari Kartini bisa diperingati oleh semua kalangan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Saya sangat berterima kasih atas ide dan semangat dari ibu-ibu pedagang tersebut, mudah-mudahan nanti bisa diikuti oleh pedagang di pasar yang lain.” Ucap Asip.

wartadesa.net

Dinilai Bahayakan Pengunjung, DPRD Kab. Pekalongan Minta Tangki Minyak di Pasar Kajen Dibongkar.Komisi C DPRD Kabupaten ...
04/04/2017

Dinilai Bahayakan Pengunjung, DPRD Kab. Pekalongan Minta Tangki Minyak di Pasar Kajen Dibongkar.

Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan meminta tangki minyak yang ada di Pasar Induk Kajen untuk dibongkar. Pasalnya, hal tersebut bisa membahayakan pengunjung serta dinilai merusak konstruksi bangunan.

“Saya rekomendasikan sementara untuk dibongkar. Bangunan itu awalnya tidak ada, oleh pemilik dibuat untuk ditempel tangki untuk tempat penampung minyak,” kata Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir di sela-sela kunjungan kerja Pasar Induk Kajen, Senin (3/4).

Menurutnya, temuan tersebut akan disampaikan ke dinas terkait agar bisa ditindaklanjuti serta dikaji apakah bangunan tangki yang terletak di salah satu kios itu menyalahi konstruksi bangunan serta apakah membahayakan pengunjung.

Berdasarkan informasi dari pemilik kios, kata Abdul Munir yang juga politisi PKB itu, awalnya sang pemilik ketika membeli kios memang tidak ada bangunan untuk tangki minyak. Kemudian, sang pemilik mendesain sendiri yang awalnya bangunannya adalah pintu diubah menjadi tempat untuk menempatkan tangki minyak.

“Ya nanti kita lihat dulu hasil kajian teknisnya seperti apa? Kalau dari kami merekomendasikan sementara untuk dibongkar saja,” tandas dia.

berita.suaramerdeka.com

Address

Kajen
Pekalongan
51161

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pasar Induk Kajen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share