05/10/2020
MANDIRI MASS..
Banyak kasus tanah pertanian jenuh pupuk kimia. Ketika tanahnya kering disiram air, airnya tidak mudah meresap. Hanya mengalir saja tak masuk dalam ke tanah. Dampaknya yang nyata dari tanah jenuh kimia, tanaman butuh pupuk kimia semakin banyak, itupan susah tumbuh bagus, selalu kerdil dan hasil tidak maksimal tentunya. Wajar... pupuk kimia yang jenuh (berlebih) residunya akan terikat ke tanah membentuk ikatan yang kuat dg mineral tanah. Dampaknya mineral tanah tak bisa dengan mudah diserap oleh akar tanaman (mineralnya membatu).
Kalau sudah begini sangat susah mengembalikan kesuburan tanah seperti sedia kala seperti saat sebelum terjamah pupuk kimia. Sebenarnya tidak juga. Asal kita tahu caranya dan cara mensiasatinya. Dalam sekejap tanah bisa kembali subur lagi. Bisa mudah menyerap air lagi dan kesuburan kembali. Di alam ini semua berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada laki laki ada perempuan, ada positif ada negatif asam ada basa... intinya semua bisa saling menetralkan. Ada penyakit pasti ada obatnya, ada racun pasti ada penawarnya...
Itu kita bahas nanti saja penyelesaiannya. Yang penting kita lanjutkan bahasan yang kemarin tentang membuat pupuk sendiri memanfaatkan alam (sekitar kita) tentunya..
Kita bahas pupuk nya dulu, yang nantinya merupakan salah satu amunisi untuk membenahi tanah yang jenuh kimia supaya pulih seketika.
cara ke satu ini meskipun kemarin sudah di tulis terpaksa saya tulis ulang supaya menjadi satu rangkaian dengan yang lainnya..
CARA I
BAHAN
1. KOTORAN SAPI/ KOTORAN KAMBING/ KOTORAN AYAM/ KOTORAN PUYUH/KUDA. 200 KG
2. UREA ATAU NPK 1 KG
3. TETES TEBU/ MOLASE 2 LITER. BISA DIGANTI GULA ½-1 KG
4. KAPUR BANGUNAN / DOLOMIT 2 KG
5. PROBIOTIK ...Tidak usah pakai probiotik, karena kotoran hewan probiotiknya sudah komplit. Tetapi bila kita mau pakai probiotik kombatan supaya lebih mantab...silahkan. sayang juga kalau sudah buat tapi tidak dipakai..
CARA MEMBUAT:
Urea/NPK, tetes tebu dicampur tambahkan air 5- 10 liter air tergantung kondisi kohenya dan aduk rata.
Siramkan ke kotoran hewan yang telah kita siapkan dan diaduk rata, kalau ada sekam boleh ditambah sekam. Usahakan hasil adonan ini tidak terlalu basah tapi lembab saja.juga jangan terlalu kering. Maka jumlah airnya bisa disesuaikan dengan kondisi kotoran hewan.
Jika fermentasi pakai drum, adonan masukkan drum sedikit padatkan tutup rapat.
Jika pakai karung langsung masukkan karung sedikit padatkan ikat.
Jika diatas tanah cukup dibuat gundukan ditutup terpal ditindih dg batu batuan atau tanah.
Bisa juga dikubur ditanah. Proses ini harus ditempat teduh dan terhindar dari hujan.
Dua minggu pupuk siap digunakan.
CARA II
BAHAN
1. KOTORAN SAPI/ KOTORAN KAMBING/ KOTORAN AYAM/ KOTORAN PUYUH/KUDA. 200 KG
2. UREA ATAU NPK 1-2 KG
CARA MEMBUAT:
Kita bisa membuat pupuk ini dengan drum, dengan karung, dengan dihampar diatas tanah atau di buatkan lubang galian di tanah. Terserah mana yang paling mudah dan mungkin kita lakukan.
Jika dengan drum atau karung, masukkan kotoran ternaknya ke dalam dengan ketebalan maksimal 10 cm boleh dengan ketebalan 5 cm. Kemudian taburi UREA/NPK sekedar rata timbun lagi dengan kotoran ternak dengan ketebalan sama dengan yang bawah. Taburi lagi dengan UREA/NPK. Timbun lagi dengan kotoran hewan. Diulang ulang sampai penuh dan ditutup rapat. 2 minggu pupuk sudah siap.
Jika buatnya diatas tanah, pilih tempat yang teduh dan terhindar dari hujan. Cukup kotoran ternaknya dihampar di tanah setebal 10 cm. Kemudian taburi UREA/NPK sekedar rata timbun lagi dengan kotoran ternak dengan ketebalan sama dengan yang bawah. Taburi lagi dengan UREA/NPK. Timbun lagi dengan kotoran hewan. Diulang ulang sampai bahan habis. Baru ditutup terpal selama 2 minggu.
Jika dengan menggunakan lubang di tanah, cara sama . Hampar kotoran hewan setebal 10 cm di dasar lubang, taburi UREA/NPK timbun lagi dengan kotoran hewan setebal 10 cm taburi UREA/NPK. Diulang sampai bahan habis. Terkir ditimbun tanah. Dua minggu bisa dibongkar dan dipakai untuk pupuk dasar.
Kelebihan cara ini, proses cepat dan tanpa membolak balik bahan baku, penyakit maupun jamur akan hilang karena amoniak dari UREA/NPK.
Di atas dijelaskan dengan cara urea/npk ditabur. Jika menghendaki dengan dicampur rata juga bisa. Malah lebih bagus. Tapi cara ini lebih beresiko bagi pekerjanya jika dilakukan di ruangan. Uap amoniak bisa menyebabkan pingsan.
CARA III
TANPA UREA/NPK
BAHAN
1. KOTORAN SAPI/ KOTORAN KAMBING/ KOTORAN AYAM/ KOTORAN PUYUH/KUDA. 200 KG
2. KAPUR GAMPING (KAPUR SIRIH) 2 KG
3. TETES TEBU/ MOLASE 1.5 LITER. ISA DIGANTI GULA ½ KG
4. PROBIOTIK 2 GELAS AQUA. .BOLEH LEBIH TOH KITA PUNYA PROBIOTIK KOMBATAN YANG GRATIS TAPI MANTAB.
CARA MEMBUAT:
tetes tebu tambahkan air 20-30 liter air, probiotik tambahkan juga dan aduk rata.
Siramkan ke kotoran hewan yang telah kita siapkan taburi kapur dan diaduk rata, kalau ada sekam boleh ditambah sekam. Usahakan hasil adonan ini tidak terlalu basah tapi lembab saja.juga jangan terlalu kering. Maka jumlah airnya bisa disesuaikan dengan kondisi kotoran hewan.
Jika fermentasi pakai drum, adonan masukkan drum sedikit padatkan tutup rapat.
Jika pakai karung langsung masukkan karung padatkan ikat.
Jika diatas tanah cukup dibuat gundukan ditutup terpal ditindih dg batu batuan atau tanah.
Bisa juga dikubur ditanah. Proses ini harus ditempat teduh dan terhindar dari hujan. Seminggu kompos dibalik diaduk lagi.
Dua minggu biasanya sudah jadi, pupuk siap digunakan. Kalau pupuk masih panas lanjut fermentasinya sampai terasa dingin.
MEMBUAT PUPUK CAIR SEMI ORGANIK (untuk pertumbuhan)
BAHAN
Urea = 1 kg
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter
Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.
Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.
MEMBUAT PUPUK CAIR SEMI ORGANIK (untuk perangsang bunga)
BAHAN
NPK 16-16-16 = 1/2 kg
TSP = 1 kg
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter
Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.
Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.
MEMBUAT PUPUK CAIR SEMI ORGANIK (untuk pengisi buah)
BAHAN
NPK 16-16-16 = 1/2 kg
KCL = 1 kg
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter
Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.
Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.
MEMBUAT PUPUK CAIR ORGANIK MURNI (untuk pembungaan dan pengisi buah)
BAHAN
Buah buahan matang = 5 kg (buah apa saja harus matang tua)
Kentang = 1 kg (diblender)
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter
Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.
Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.