Aku Petani Indonesia

Aku Petani Indonesia Mari Bertani untuk negeri INDONESIA
Negeri Agraris

Tas Cocok buat mancing dan ke ladang
30/09/2025

Tas Cocok buat mancing dan ke ladang

Kebun jadi Indah begini
07/05/2021

Kebun jadi Indah begini

Kebun Di belakang Rumah bisa Jadi taman yang indah Tonton Videonya supaya jadi Inspirasi untuk menata Kebun andaWisata Taman Surgadalam kebun Terdapat Pohon ...

05/10/2020

MANDIRI MASS..

Banyak kasus tanah pertanian jenuh pupuk kimia. Ketika tanahnya kering disiram air, airnya tidak mudah meresap. Hanya mengalir saja tak masuk dalam ke tanah. Dampaknya yang nyata dari tanah jenuh kimia, tanaman butuh pupuk kimia semakin banyak, itupan susah tumbuh bagus, selalu kerdil dan hasil tidak maksimal tentunya. Wajar... pupuk kimia yang jenuh (berlebih) residunya akan terikat ke tanah membentuk ikatan yang kuat dg mineral tanah. Dampaknya mineral tanah tak bisa dengan mudah diserap oleh akar tanaman (mineralnya membatu).
Kalau sudah begini sangat susah mengembalikan kesuburan tanah seperti sedia kala seperti saat sebelum terjamah pupuk kimia. Sebenarnya tidak juga. Asal kita tahu caranya dan cara mensiasatinya. Dalam sekejap tanah bisa kembali subur lagi. Bisa mudah menyerap air lagi dan kesuburan kembali. Di alam ini semua berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada laki laki ada perempuan, ada positif ada negatif asam ada basa... intinya semua bisa saling menetralkan. Ada penyakit pasti ada obatnya, ada racun pasti ada penawarnya...


Itu kita bahas nanti saja penyelesaiannya. Yang penting kita lanjutkan bahasan yang kemarin tentang membuat pupuk sendiri memanfaatkan alam (sekitar kita) tentunya..
Kita bahas pupuk nya dulu, yang nantinya merupakan salah satu amunisi untuk membenahi tanah yang jenuh kimia supaya pulih seketika.

cara ke satu ini meskipun kemarin sudah di tulis terpaksa saya tulis ulang supaya menjadi satu rangkaian dengan yang lainnya..

CARA I

BAHAN

1. KOTORAN SAPI/ KOTORAN KAMBING/ KOTORAN AYAM/ KOTORAN PUYUH/KUDA. 200 KG
2. UREA ATAU NPK 1 KG
3. TETES TEBU/ MOLASE 2 LITER. BISA DIGANTI GULA ½-1 KG
4. KAPUR BANGUNAN / DOLOMIT 2 KG
5. PROBIOTIK ...Tidak usah pakai probiotik, karena kotoran hewan probiotiknya sudah komplit. Tetapi bila kita mau pakai probiotik kombatan supaya lebih mantab...silahkan. sayang juga kalau sudah buat tapi tidak dipakai..

CARA MEMBUAT:

Urea/NPK, tetes tebu dicampur tambahkan air 5- 10 liter air tergantung kondisi kohenya dan aduk rata.
Siramkan ke kotoran hewan yang telah kita siapkan dan diaduk rata, kalau ada sekam boleh ditambah sekam. Usahakan hasil adonan ini tidak terlalu basah tapi lembab saja.juga jangan terlalu kering. Maka jumlah airnya bisa disesuaikan dengan kondisi kotoran hewan.
Jika fermentasi pakai drum, adonan masukkan drum sedikit padatkan tutup rapat.
Jika pakai karung langsung masukkan karung sedikit padatkan ikat.
Jika diatas tanah cukup dibuat gundukan ditutup terpal ditindih dg batu batuan atau tanah.
Bisa juga dikubur ditanah. Proses ini harus ditempat teduh dan terhindar dari hujan.
Dua minggu pupuk siap digunakan.

CARA II

BAHAN

1. KOTORAN SAPI/ KOTORAN KAMBING/ KOTORAN AYAM/ KOTORAN PUYUH/KUDA. 200 KG
2. UREA ATAU NPK 1-2 KG

CARA MEMBUAT:
Kita bisa membuat pupuk ini dengan drum, dengan karung, dengan dihampar diatas tanah atau di buatkan lubang galian di tanah. Terserah mana yang paling mudah dan mungkin kita lakukan.
Jika dengan drum atau karung, masukkan kotoran ternaknya ke dalam dengan ketebalan maksimal 10 cm boleh dengan ketebalan 5 cm. Kemudian taburi UREA/NPK sekedar rata timbun lagi dengan kotoran ternak dengan ketebalan sama dengan yang bawah. Taburi lagi dengan UREA/NPK. Timbun lagi dengan kotoran hewan. Diulang ulang sampai penuh dan ditutup rapat. 2 minggu pupuk sudah siap.
Jika buatnya diatas tanah, pilih tempat yang teduh dan terhindar dari hujan. Cukup kotoran ternaknya dihampar di tanah setebal 10 cm. Kemudian taburi UREA/NPK sekedar rata timbun lagi dengan kotoran ternak dengan ketebalan sama dengan yang bawah. Taburi lagi dengan UREA/NPK. Timbun lagi dengan kotoran hewan. Diulang ulang sampai bahan habis. Baru ditutup terpal selama 2 minggu.
Jika dengan menggunakan lubang di tanah, cara sama . Hampar kotoran hewan setebal 10 cm di dasar lubang, taburi UREA/NPK timbun lagi dengan kotoran hewan setebal 10 cm taburi UREA/NPK. Diulang sampai bahan habis. Terkir ditimbun tanah. Dua minggu bisa dibongkar dan dipakai untuk pupuk dasar.
Kelebihan cara ini, proses cepat dan tanpa membolak balik bahan baku, penyakit maupun jamur akan hilang karena amoniak dari UREA/NPK.
Di atas dijelaskan dengan cara urea/npk ditabur. Jika menghendaki dengan dicampur rata juga bisa. Malah lebih bagus. Tapi cara ini lebih beresiko bagi pekerjanya jika dilakukan di ruangan. Uap amoniak bisa menyebabkan pingsan.

CARA III

TANPA UREA/NPK

BAHAN
1. KOTORAN SAPI/ KOTORAN KAMBING/ KOTORAN AYAM/ KOTORAN PUYUH/KUDA. 200 KG
2. KAPUR GAMPING (KAPUR SIRIH) 2 KG
3. TETES TEBU/ MOLASE 1.5 LITER. ISA DIGANTI GULA ½ KG
4. PROBIOTIK 2 GELAS AQUA. .BOLEH LEBIH TOH KITA PUNYA PROBIOTIK KOMBATAN YANG GRATIS TAPI MANTAB.

CARA MEMBUAT:
tetes tebu tambahkan air 20-30 liter air, probiotik tambahkan juga dan aduk rata.
Siramkan ke kotoran hewan yang telah kita siapkan taburi kapur dan diaduk rata, kalau ada sekam boleh ditambah sekam. Usahakan hasil adonan ini tidak terlalu basah tapi lembab saja.juga jangan terlalu kering. Maka jumlah airnya bisa disesuaikan dengan kondisi kotoran hewan.
Jika fermentasi pakai drum, adonan masukkan drum sedikit padatkan tutup rapat.
Jika pakai karung langsung masukkan karung padatkan ikat.
Jika diatas tanah cukup dibuat gundukan ditutup terpal ditindih dg batu batuan atau tanah.
Bisa juga dikubur ditanah. Proses ini harus ditempat teduh dan terhindar dari hujan. Seminggu kompos dibalik diaduk lagi.
Dua minggu biasanya sudah jadi, pupuk siap digunakan. Kalau pupuk masih panas lanjut fermentasinya sampai terasa dingin.

MEMBUAT PUPUK CAIR SEMI ORGANIK (untuk pertumbuhan)

BAHAN
Urea = 1 kg
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter

Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.

Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.

MEMBUAT PUPUK CAIR SEMI ORGANIK (untuk perangsang bunga)

BAHAN
NPK 16-16-16 = 1/2 kg
TSP = 1 kg
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter

Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.

Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.

MEMBUAT PUPUK CAIR SEMI ORGANIK (untuk pengisi buah)

BAHAN
NPK 16-16-16 = 1/2 kg
KCL = 1 kg
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter

Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.

Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.

MEMBUAT PUPUK CAIR ORGANIK MURNI (untuk pembungaan dan pengisi buah)

BAHAN
Buah buahan matang = 5 kg (buah apa saja harus matang tua)
Kentang = 1 kg (diblender)
Kompos matang = 5 kg
Molase (tetes tebu) = 3 liter
Telur ayam = ½ kg
Kapur sirih = 3 ons
Air = 50 liter

Cara membuat :
Telur ayam sekalian cangkangnya diblender. Masukkan wadah campur semua bahan kecuali kapur sirih. Aduk sampai benar-benar bercampur.
Boleh dimasukkan jurigen ditutup rapet fermentasi selama minimal 2 minggu. Baru bisa dipakai.
Setelah proses fermentasi selesai (ditandai tak menghasilkan gas lagi) kapur sirih tambah air 2 liter aduk aduk dan saring. Tambahkan airnya ke pupuk sedikit demi sedikit dan aduk aduk hingga ph mencapai 7 stop. Pupuk disaring masukkan wadah lagi siap untuk dipakai.

Untuk semprot 2-3 gelas aqua untuk 1 tangki 16 liter.
Kocor 1/2 liter untuk 10 liter air.

Makanan sisa Manfaat kan untuk Boster Bunga" vegetasi lebah
02/06/2020

Makanan sisa
Manfaat kan untuk Boster Bunga" vegetasi lebah

Makanan sisa waktu lebaran bisa dibilang sangat banyak Setiap rumah tangga mengkonsumsi makanan bergizi Dan tentu saja sisanya juga bisa dimanfaatkan untuk p...

02/07/2019

Pupuk Organik cair yg dahsyat

Tehnik pemberian pakan MaggotSecara ManualBagi anda yg belom mempunyai mesin otomatis, blender penghancur harus nonton v...
19/06/2019

Tehnik pemberian pakan Maggot
Secara Manual
Bagi anda yg belom mempunyai mesin otomatis, blender penghancur harus nonton video ini..
Subscribe ya biar kami Maju terus...

Memberikan pakan Maggot supaya sehat
Supaya tidak bau
Supaya bersih


BSF




gemuk




Tehnik pemberian pakan Maggot Secara Manual Bagi anda yg belom mempunyai mesin otomatis, blender penghancur harus nonton video ini.. Subscribe ya biar kami M...

12/04/2019

Inovatip

01/02/2019

Ternak & Al-Qur'an
سبحان الله

27/12/2018

Pengertian dan fungsi PGPR.

Dalam dunia pertanian yang dikenal berbagai macam bakteri, bakteri baik atau bakteri yang merugikan. Bakteri racun bakteri Pseudomonas solanacearum yang menyebabkan layu bakteri dan bakteri Xanthomonas oryzae yang menyebabkan penyakit hawar bakteri. Sedangkan bakteri yang menguntungkan seperti Lactobacillus sp , Bacillus subtilis , Pseudomonas sp. , Salmonella liquefaciens dan Rhizobium leguminosarum.

Lalu apa yang berhubungan dengan PGPR?
PGPR ( Pertumbuhan Tanaman Mempromosikan Rhizobakter ) adalah sejenis bakteri yang tumbuh dan berkembang biak lokasi perakaran tanaman. Bakteri tersebut secara langsung berkoloni disekeliling daerah perakaran yang mengingatkannya sangat menguntungkan bagi tanaman.
Bakteri ini memberi keuntungan dalam proses fisiologi tanaman dan pertumbuhan tanaman. Kelompok Bakteri tersebut disebut DENGAN PGPR ( Plant Growth Mempromosikan Rhizobakteri ) ATAU RPTT ( Rhizobakteri pemacu Tumbuh Tanaman ), Yang merupakan Kelompok Bakteri agresif Yang berada disekitar rizosfir (perakaran).

PGPR atau RPTT tidak berlaku secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruhnya secara langsung adalah kemampuannya menyediakan dan memobilisasi berbagai jenis dan produksi konsentrasi pemacu tumbuh. Sementara keuntungan tidak langsungnya adalah kemampuannya bersama-sama dengan berbagai komponen atau metabolit seperti antibiotik.

Berikut adalah beberapa fungsi dan peran dari PGPR atau RPTT :
1. Merangsang pembentukan hormon (ZPT) IAA, auksin, giberelin, sitokinin, etilen dll,
2. Menekankan penyakit tanaman dengan perak yang dihasilkannya (glukanase dan kitinase),
3. Melarutkan meningkatkan unsur P dalam tanah,
4. meningkatkan Mn (Mangan),
5. Melarutkan unsur sulfur (S) dan meningkatkan daya serap tanaman untuk hal-hal tersebut,
6. meningkatkan daya serap tanaman terhadap unsur- unsur Fe,
7. meningkatkan nitrogen (N),
8. Menghambat pertumbuhan dan perkembang biakan penyakit perakaran,
9. Menjadi sumber patogen dalam daftar makanan, populasi patogen berkurang,
10. Menghambat proses analitik tanaman dengan cara menghambat produksi etilen (zat yang menyebabkan tanaman cepat tua dan mati),
11. meningkatkan populasi bakteri dan cendawan menguntungkan.

Beberapa bakteri PGPR seperti Bacillus subtilis mampu memproduksi racun yang mampu melawan cendawan patogen. PGPR juga mampu meningkatkan kualitas tanaman dengan produksi hormon (ZPT), kemampuan fiksasi N untuk meningkatkan unsur N dalam tanah, dan penghasil osmolit sebagai osmoprotektan pada kondisi kekurangan udara (kekeringan).

Selain itu salah satu bakteri PGPR yaitu Pseudomonas sp . mampu menghasilkan hormon pemacu dari pertumbuhan tanaman yang dapat meningkatkan berat kering hasil panen jagung mencapai 9%. Sementara bakteri PGPR lainnya, yaitu Salmonella liquefaciens yang mampu meningkatkan berat kering jagung mencapai 10% dan bakteri Bacillus sp . meningkatkan berat kering mencapai 7%.

Selamat belajar kawan2 semua.

Address

Pringsewu
35372

Telephone

081296317350

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aku Petani Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category