Toko buku Yogya

Toko buku Yogya Toko Buku Yogya, adalah toko buku online yang menyedian buku-buku langka, lawas, maupun baru dengan harga murah

Buku sejarah di tangan Anda ini merupakan buku yang mengetengahkan sejarah kerajaan dan negeri-negeri kuno selama 4000 t...
29/12/2021

Buku sejarah di tangan Anda ini merupakan buku yang mengetengahkan sejarah kerajaan dan negeri-negeri kuno selama 4000 tahun sebelum Masehi. John Lord secara cerdik mencantumkan detail-detail penting dalam kejadian sejarah sebuah kerajaan tanpa membuatnya bertele-tele.

Kelengkapan sumber informasi sejarah kerajaan kuno di dalam buku Sejarah Negara dan Kekaisaran Kuno ini meliputi Kekaisaran Dunia Timur yang meliputi sejarah para Nabi, Kekaisaran Yunani, dan Kekaisaran Romawi. Buku ini ditujukan untuk para pelajar, mahasiswa dan institusi pendidikan.

John Lord (10 September 1810 - 15 Desember 1894) adalah pengajar dan sejarawan Amerika. Lahir di Portsmouth, New Hampshire, lulusan Dartmouth pada tahun 1833. Ia mengajar sejarah pada tahun 1866-1876 di Dartmouth College. Buku-bukunya antara lain: Modern History for Schools (1850), The Old Roman World (1867), Ancient States and Empires (1869), Life of Emma Willard (1873), Points of History (1881), Beacon Lights of History (14 volumes; 1883-96).

“I believe there is no one possessed of more information respecting Java than myself….”Thomas Stamford RafflesTak diragu...
13/12/2021

“I believe there is no one possessed of more information respecting Java than myself….”
Thomas Stamford Raffles

Tak diragukan lagi, buku The History of Java telah menjadi salah satu sumber sejarah paling penting untuk mengetahui kehidupan masyarakat Jawa di masa lalu. Buku ini ditulis oleh Sir Thomas Stamford Raffles, seorang administratur kelahiran Inggris, yang sangat terobsesi untuk merekam eksotisme dunia Jawa yang penuh dengan keragaman serta keunikan geografis dan budaya.

The History of Java diterbitkan pertama kali pada tahun 1817 dalam dua volume. Volume Pertama berisi tentang inti buku itu sendiri secara lengkap, sedangkan Volume Kedua berisi informasi tambahan dan lampiran. Kedua volume itu kemudian dirangkum menjadi satu dalam buku ini. Isinya antara lain mencakup keadaan geografis, informasi mengenai penduduk asli Jawa, keadaan pertanian, keper-cayaan dan upacara keagamaan, bahasa, serta beberapa hal-hal menarik lainnya. Kerja keras dan ketekunan Raffles telah membuahkan sebuah masterpiece yang sangat berharga bagi masyarakat Indonesia.

PAKET YASRAF AMIR PILIANGYasraf Amir Piliang (lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 30 September 1956; umur 61 tahun)...
12/12/2021

PAKET YASRAF AMIR PILIANG

Yasraf Amir Piliang (lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 30 September 1956; umur 61 tahun) adalah seorang filsuf, pemikir kebudayaan, akademisi, dan pengamat sosial asal Indonesia. Ia merupakan pendiri Yasraf Amir Piliang Institute, sebuah lembaga yang mengkaji kebudayaan kontemporer.

Karya:

Sebuah Dunia yang Dilipat: Realitas Kebudayaan Menjelang Milenium Ketiga dan Matinya Posmodernisme, Penerbit Mizan, 1998
Hiper-realitas Kebudayaan: Semiotika, Estetika, Posmodernisme, LKIS, 1999
Sebuah Dunia Yang Menakutkan: Realitas Kekerasan dan Hiperkriminalitas, Penerbit Mizan, 2001
Hiper-moralitas: Mengadili Bayang-bayang, Penerbit Belukar Budaya, Yogyakarta, 2003.
Dunia yang Berlari: Mencari Tuhan-tuhan Digital, Penerbit Grasindo, 2004
Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna, Penerbit Jalasutra, Yogyakarta, 2003
Hantu-hantu Politik dan Matinya Sosial, Penerbit Tiga Serangkai, Solo, 2003
Pos-realitas: Realitas Kebudayaan di dalam Era Pos-metafisika, Penerbit Jalasutra, 2004
Transpolitika: Dinamika Politik di Dalam era Virtualitas, 2005
Multiplisitas dan Diferensi: Redefinisi Desain, Teknologi, dan Humanitas, Penerbit Jalasutra, 2007
Semiotika dan Hipersemiotika: Kode, Gaya dan Matinya Makna, Penerbit Jalasutra, 2011
Dunia yang Dilipat: Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan, 2011
Bayang-bayang Tuhan: Agama dan Imajinasi, 2011.

Ini kali tidak ada yang mencari cinta... Aku sendiri. Berjalan Menyisir semenanjung, masih pengap harap Sekali tiba di u...
30/11/2021

Ini kali tidak ada yang mencari cinta... Aku sendiri. Berjalan Menyisir semenanjung, masih pengap harap Sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan Dari pantai ke empat, sedu penghabisan bisa terdekap Dia penyair muda, yang mengawali hidup dengan penuh gelora. Gegap gempita dia masuk ke gelanggang perjuangan kemerdekaan.

Ketertindasan Perempuan dalam Tradisi Kawin Anom: Subaltern Perempuan pada Suku Banjar dalam Perspektif KolonialPenulis:...
29/11/2021

Ketertindasan Perempuan dalam Tradisi Kawin Anom: Subaltern Perempuan pada Suku Banjar dalam Perspektif Kolonial
Penulis: Dr Rosramadhana Nasution
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia, 2016
Kolase: ###iv, 218 halaman

Buku ini merupakan hasil penelitian tentang subaltern perempuan banjar dalam tradisi Kawin Anom (kawin muda). Menguak ketertindasan perempuan dalam konteks budaya lokal yang dialami sejak zaman kolonial hingga saat ini (poskolonial). Warisan kawin anom berlangsung secara terus-menerus dan menjadi sebuah tradisi. Transformasi budaya kawin anom dimulai dari sistem perjodohan sampai pada pergaulan bebas anak-anak muda. Kawin anom direproduksi dalam fungsi sosial, budaya, dan ekonomi, sehingga berdampak pada ketertindasan perempuan yang melakukan kawin anom.

Pengalaman perempuan kawin anom (life history) merupakan bagian penting dari studi etnografi feminis dalam tulisan ini. Budaya patriarkhi yang tertanam sejak zaman kolonial menjadi sebuah gambaran hidup mereka yang kuat. Penderitaan selama kawin anom berlangsung mereka lakonkan hanya karena rasa malu dan mempertahankan sebuah perkawinan. Padahal, sejak awal menikah mereka juga tidak mengetahui apa sebenarnya arti sebuah perkawinan. Perempuan menjadi tertindas manakala agama dan budaya juga dikaitkan dalam kehidupan mereka tanpa landasan yang sebenarnya. Ketertindasan perempuan dalam kehidupan rumah tangga sejak melakukan kawin anom dapat berdampak secara sosiologis dan psikologis pada mereka. Perempuan juga kerap menjadi korban kekerasan, seperti terjadinya KDRT dan gangguan reproduksi. Bahkan perempuan mengalami ketertindasan dalam hubungan suami istri.

Gambaran perempuan di India yang mengalami subaltern menjadi sebuah benang merah dari kisah perempuan kawin anom pada Suku banjar di daerah penelitian. Namun perlawanan yang digambarkan Gayatri Spivak sebagai kelompok subaltern yang tak mampu berbicara menjadi sebuah subaltern baru (new subaltern) bagi mereka. Keberanian perempuan untuk melawan justru menjadikan ketertindasan baru lagi di dalam kehidupan.

Kronik ‘65Harga: Rp.85.000Untuk pemesanan silakan melalui DM atau hubungi 083820770685 (WA)
26/11/2021

Kronik ‘65

Harga: Rp.85.000

Untuk pemesanan silakan melalui DM atau hubungi 083820770685 (WA)

Judul : Gerakan Sarekat IslamPenerbit : LP3ESPenulis : Anton TimurKetebalan : 248 hlmBuku ini mengungkapkan bagaimana aj...
26/11/2021

Judul : Gerakan Sarekat Islam
Penerbit : LP3ES
Penulis : Anton Timur
Ketebalan : 248 hlm

Buku ini mengungkapkan bagaimana ajaran Islam telah menginspirasi berdirinya Sarekat Dagang Islam (SDI) pada awal abad ke-20, dari sebuah gerakan sosial-ekonomi, kemudian berkembang menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Karena melampaui sekat-sekat kesukuan dan golongan, partai ini mampu meraih lebih dari dua juta orang anggota yang tersebar ke seluruh penjuru negeri. Ironisnya, partai ini bukan saja menjadi ancaman politik bagi pemerintah kolonial Belanda, tetapi juga dicemburui dan disusupi oleh kaum komunis.


Lewat buku ini sejarawan Ong Hok Ham menyadarkan kita bahwa Madiun memiliki sejarah yang panjang. Maka betapa salah jika...
26/11/2021

Lewat buku ini sejarawan Ong Hok Ham menyadarkan kita bahwa Madiun memiliki sejarah yang panjang. Maka betapa salah jika ingatan atas wilayah ini hanya terpatri pada sejarah pembrontakan PKI 1948. Pada era perang Griyanti (1746-1755), Misalnya, Madiun memberikan dukungan yang penting bagi Sultan Mangkubumi (bertakhta 1749-1792). Dukungan ini berasal dari sosok Kiai Tumeneng Wirosentiko (sekitar 1720-1784), gegedug (jawara) Sukowati, yang menjadi panglima setia Mangkubumi selama perang. Paca berdirinya Yogyakarta, sang jawara Sukowati diangkat sebagai Bupati Wedena Madium dengan gelar Raden Ronggo Prawirodirjo I (menjabat 1760-1784) dan diberi janji bahwa Sultan akan menyayangi keturunannya selamanya.

Rp.90.000

: Membaca judulnya saja, "Mitos Kecantikan", kita sudah dapat mengetahui apa yang dikehendaki oleh sang penulis, Naomi W...
25/11/2021

: Membaca judulnya saja, "Mitos Kecantikan", kita sudah dapat mengetahui apa yang dikehendaki oleh sang penulis, Naomi Wolf. Mengawali tulisannya, Naomi Wolf menggambarkan keberhasilan gerakan feminisme pada awal 1970 meraih hak-hak hukum dan reproduksi, disamping mendapatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Akan tetapi, keberhasilan tersebut tidak diikuti dengan kebebasan kaum perempuan untuk merasa nyaman dengan tubuhnya, jujur dengan tubuhnya. Di sini kaum perempuan masih terbelenggu dengan citra kecantikan. Pada bagian pertama buku ini, Naomi Wolf menjelaskan secara gamblang bagaimana mitos kecantikan digunakan sebagai senjata politik untuk menghambat kemajuan kaum perempuan, yang kemudian lebih sering disebut sebagai citra kecantikan perempuan. Di sini Wolf juga menjelaskan asal usul mitos kecantikan, yang telah ada sebelum Revolusi Industri yang sama tuanya dengan patriarkhi.

Aksi Bunuh Diri Terhormat Para Pilot Jepang
25/11/2021

Aksi Bunuh Diri Terhormat Para Pilot Jepang

Judul : Bukan 350 Tahun DijajahPenulis : G.J. ResinkPenerbit : Komunitas BambuTebal : ###iv + 366 halamanCetakan : 2012H...
25/11/2021

Judul : Bukan 350 Tahun Dijajah
Penulis : G.J. Resink
Penerbit : Komunitas Bambu
Tebal : ###iv + 366 halaman
Cetakan : 2012
Harga : Rp. 99.000 (harga normal 110k)

Historiografi eropasentris dalam sejarah Indonesia ternyata telah melanggengkan mitos yang bertahan lama: “Belanda menjajah Indonesia 350 tahun”. Mitos yang sengaja diciptakan sebab pemerintah kolonial Belanda membutuhkan legitimasi historis politis untuk mempertahankan dan memperluas daerah jajahannya. Mitos penjajahan ratusan tahun ini seperti hendak mengafirmasi arogansi Gubernur Jenderal BC de Jonge tahun 1936 yang berkata, “kami akan tinggal di sini 300 tahun lagi!”
Kita sama-sama tahu sesumbar itu tidak pernah terbukti. Namun celakanya, mitos yang dibuat oleh sejarawan kolonial tersebut direproduksi rezim penguasa pascakolonial yang tuna sejarah. Terutama di era Orde Baru, sejarah hanya dipahami sebagai perkara waktu dan peristiwa seperti tercantum dalam buku-buku pelajaran maupun teks pidato para pejabat. Tak perlu heran jika masyarakat memahami peristiwa sejarah sebagai teks yang beku dan tak ada relevansinya dengan kondisi kekinian.

Nah, Gertrudes Johan Resink menulis buku yang terdiri dari 14 tulisan ini sebagai ikhtiar untuk meruntuhkan mitos tersebut. Reesink adalah seorang ahli sejarah, hukum, dan sastra keturunan Belanda dan Jawa yang lahir di Yogyakarta tahun 1911. Sejak pengakuan kedaulatan Belanda terhadap Indonesia tahun 1949, Reesink memilih mempertahankan kewarganegaraan Indonesia dengan segenap konsekuensinya.
Buku Bukan 350 Tahun Dijajah menjadi sumbangan teoritis yang berharga terutama dalam bidang hukum internasional untuk memecahkan mitos dan mengembangkan historiografi indonesiasentris. Tema tulisan yang dipublikasikan di era 1950-an ini merentang dari hubungan antara “Negara Hindia Belanda” dengan “Negara-negara pribumi di Kepulauan Timur” sampai perspektif baru penulisan sejarah nasional.
Sebagai guru besar ilmu hukum, Reesink menunjukkan sederet bukti sejarah sesuai disiplin keilmuannya.




SEJARAH DUNIA karya Hutton Webster ini aslinya diterbitkan pertama kali pada 1921. Buku ini memberikan gambaran yang beg...
25/11/2021

SEJARAH DUNIA karya Hutton Webster ini aslinya diterbitkan pertama kali pada 1921. Buku ini memberikan gambaran yang begitu jelas tentang sejarah dunia klasik mulai zaman Yunani hingga Perang Dunia. Penjelasan yang begitu detail mulai dari latar belakang dan dampak dari berbagai revolusi yang terjadi di beberapa belahan dunia.

Address

Pucung

Telephone

+6282140348360

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Toko buku Yogya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share