24/12/2017
Tips Memilih Knalpot
Penggunaan knalpot racing (atau aftermarket istilah lainnya) bukan cuma sekedar memperindah suara knalpot saja, pergantian knalpot standar ke racing memang terbukti ikut mendongkrak performa, apalagi jika diimbangi dengan sedikit settingan, bukan cuma suara garang yang di dapat, tarikan motor pun makin garang di jalan raya.
Cara Memilih Knalpot Racing :
1. Pilih Knalpot dari Bahan baku nya
Ada begitu banyak bahan baku yang kerap dipakai untuk membuat knalpot seperti stainless steel, aluminium, dan titanium. Survei membuktikan kalau knalpot titanium memliki mutu yang lebih baik daripada knalpot stainless steel atau pun aluminium. Ini dikarenakan titanium merupakan material yang berbobot ringan dan mampu memberikan perlindungan secara maksimal. Namun Anda jangan terkejut sebab harga knalpot titanium lumayan mahal.
2. Ukuran Lehernya yang Diameter Lebih Besar
Sebagai jalur keluar sisa pembakaran mesin, ukuran knalpot berpengaruh besar terhadap performa yang dimiliki motor. Dengan menggunakan knalpot yang mempunayi leher berukuran lebih besar maka aliran pembuangan gas sisa ini pun menjadi semakin lancar. Hasilnya tingkat akselerasi dan top speed motor pun bakal membaik .
3.Model Knalpot harus sesuai selera
Model knalpot adalah poin penting lain yang wajib diperhatikan setelah harga dan bahan. Untuk model knalpot, sesuaikan dengan selera anda.
Ada 2 pergantian knalpot :
1. Slip-On Exhaust
Slip-On Exhaust bisa dibilang knalpot modifikasi yang hanya mengganti bagian muffler saja. Secara power biasanya tidak memberikan efek yang signifikan, tetapi dalam hal suara jelas memberikan perbedaan yang besar.
2. Full System Exhaust
Full System adalah mengganti seluruh bagian knalpot dari muffler, p**a, hingga header. Tentunya dengan knalpot full-system, modifikasi ini akan memberikan perubahan yang signifikan di level power dan fuel consumption motor.