Ruang Buku Aksara

Ruang Buku Aksara Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Ruang Buku Aksara, Book shop, Rumah Baca Aksara, Gang Timor, Carep, Ruteng.

KALIAN SEMUA DIUNDANGGratis & Terbuka untuk umum.Mengawali tahun 2026 kita bersua dalam ruang Kelas Berbagi Vol.13 bersa...
02/01/2026

KALIAN SEMUA DIUNDANG
Gratis & Terbuka untuk umum.

Mengawali tahun 2026 kita bersua dalam ruang Kelas Berbagi Vol.13 bersama salah satu anak muda yang telah berkelana menyusuri perjalanan panjang dari pulau ke pulau di Indonesia.

Dia adalah Benaya Harobu, pria kelahiran Sumba, yang akhirnya berkesempatan ikut Bersama tim mewakili perspektif gen Z melihat secara dekat realitas sosial, politik & budaya dari balik lensanya.

Sejumlah film dokumenter & buku terbaru berjudul telah hadir sebagai catatan penting & wajib kita pahami. Perjumpaan ini tentu sebagai bentuk kajian bersama sekaligus pendistribusian pengetahuan tentang Indonesia dengan segala bentuk problematikanya.

Maka untuk mengenal lebih dekat; seperti apa kisah perjalanan, produksi ragam film dokumenter, hingga gagasan-gagasan baru yang mereka tuangkan dalam buku, bisa kita dengar secara langsung, pada :

πŸ“Œ Sabtu, 03 Januari 2026
πŸ›– Rumah Baca Aksara
πŸ•° 15.00 Wita - Selesai

Sampai jumpa & umur panjang untuk hal-hal baik, Kawan !!!
🌻🌻🌻

23/12/2025

Ruang Buku Aksara adalah salah satu sudut toko buku kecil yang bisa kalian beli jika berkunjung ke .

Silahkan datang & membeli buku-buku jualan kami.
🌻🌻🌻

16/12/2025

Karya Teguh Esha
(dibacakan oleh Ken Zuraida)
Kamar Sastra, November 2009.

Teguh Esha, yang bernama asli Teguh Slamet Hidayat Adrai, adalah seorang penulis dan wartawan senior Indonesia yang lahir di Banyuwangi pada 8 Mei 1947.

Karya sastra yang paling melambungkan namanya adalah novel Ali Topan Anak Jalanan. Popularitasnya mencapai puncaknya ketika novel itu diadaptasi menjadi film layar lebar pada tahun 1977, di mana Teguh Esha juga berkontribusi sebagai penulis naskah, menunjukkan pengaruhnya yang besar terhadap sastra dan film Indonesia.

Selain sebagai novelis, Teguh Esha juga memiliki karir yang signifikan dalam dunia pers, pernah menjadi Pendiri dan Wakil Pemimpin Redaksi majalah Sonata dan Pendiri serta Pemimpin Redaksi majalah Le Laki.

Dedikasinya dalam menulis tidak hanya berfokus pada cerita remaja, tetapi juga sering memasukkan tema agama dan moral dalam karyanya, sebuah nilai yang ia warisi dari didikan ibunya. Teguh Esha wafat pada 17 Mei 2021.

Sumber video: YouTube Universitas Jalanan ( 15 Januari 2016 )

Terima kasih sudah mampir & membeli karya di lapak jualan kami.🌻🌻🌻
21/11/2025

Terima kasih sudah mampir & membeli karya di lapak jualan kami.

🌻🌻🌻

Anarkisme sendiri adalah suatu gagasan kritis dengan sejarah yang merentang panjang. Mencekal dan melarangnya bukan hany...
15/11/2025

Anarkisme sendiri adalah suatu gagasan kritis dengan sejarah yang merentang panjang. Mencekal dan melarangnya bukan hanya menunjukkan kebutaan sejarah, tetapi juga kesia-siaan.

Sambil terus menuntut pembebasan kawan-kawan aktivis yang ditahan, Penerbit membagikan secara cuma-cuma PDF buku pengantar tentang anarkisme.

Unduh bukunya di sini: bit.ly/AnarkismeSheehan

Unduh, baca, sebarkan ke sebanyak mungkin orang. Pikiran tidak bisa dipenjara. Jangan biarkan kekuasaan membatasi apa-apa yang hendak kita baca.

🌻🌻🌻

πŸ“Œ BELI SEKARANGTersisa 3 eksemplar di toko buku kami.Harga : 185k______________________________________________________"...
12/11/2025

πŸ“Œ BELI SEKARANG
Tersisa 3 eksemplar di toko buku kami.
Harga : 185k
______________________________________________________

"Mengapa air keran di Indonesia tak bisa langsung diminum?*

Jawaban dari pertanyaan kecil itu justru membuka pintu untuk membongkar masalah yang jauh lebih besar: tata kelola lingkungan, kebijakan sumber daya alam, desentralisasi kekuasaan,
bahkan hingga wacana federalisme,

Lantas, dari mana mengurai problem Indonesia yang ruwet?
Apa akar masalah sebenarmya? Adakah obatnya?
Kalau ada, mulai dari mana membenahinya?

Buku ini ditulis para jurnalis di balik film Sexy Killers (2019) atau Dirty Vote (2024). Namun, Indonesia terlalu luas dan kompleks sehingga banyak gagasan tak dapat difilmkan.

Reset Indonesia menjadi puncak refleksi dari tiga perjalanan mereka berkeliling Indonesia yaitu: Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa (2009-2010), Ekspedisi Indonesia Biru (2015-2016), dan
Ekspedisi Indonesia Baru (2022-2023). Mereka telah merekam Indonesia dari jarak sangat dekat: dari titik nol kilometer di Pulau Weh hingga ujung aspal di perbatasan Sota. Dari sana,
terekam konflik agraria dan sumber daya alam, keadilan sosial, masyarakat adat, hingga isu lingkungan dan perubahan iklim.

Namun, ekspedisi mereka tidak hanya berhenti di pinggir Indonesia. Mereka menjelajah ke dalam pusaran kekuasaan: ada di gedung DPR saat membahas undang-undang, dijalanan ibukota ketika kerusuhan, atau masuk kompleks Sekretariat Negara. Dari sanalah mereka memetakan masalah sistem politik, demokrasi, korupsi, sistem kepartaian, hingga urusan tentara dan polisi.

Dari perspektif empat jurnalis yang mewakili empat generasi, boomer hingga Gen Z, Reset Indonesia membicarakan hal-hal besar tentang keindonesiaan lewat data, teori, dan laporan
pandangan mata di lapangan, dengan detail-detail yang mengejutkan sekaligus menggugah.

🌻🌻🌻

Terima kasih sudah mampir di lapak kami dan membeli buku. 🌻🌻🌻
12/11/2025

Terima kasih sudah mampir di lapak kami dan membeli buku.
🌻🌻🌻

PRE-ORDER BUKUFILSAFAT KEMILITERAN DAN KESELAMATAN NEGARA Penulis: Eduardus LemantoTebal: Β± 500 halaman.Penerbit: Lamale...
30/09/2025

PRE-ORDER BUKU
FILSAFAT KEMILITERAN DAN KESELAMATAN NEGARA

Penulis: Eduardus Lemanto
Tebal: Β± 500 halaman.
Penerbit: Lamalera
Prolog: Prof. Robertus Robet
Epilog: Prof. F. Budi Hardiman

Buku ini mengulas trisula perusak tubuh republik: KORUPSI-OLIGARKI-PRIMORDIALISME dan dwisula perusak badan lembaga pelindung negara: KORPORATISASI & PARTIRISASI militer.

Soal baru? Tidak. Yang baru dari traktat ini hanyalah sudut bidikan yang dipakai. Penulis memanfaatkan filsafat kemiliteran (FK), tepatnya etika keprajuritan (EK), dalam mengurai kelima soal tengik tersebut.

Pembaca diajak untuk menggeser koordinat pengamatan atas militer, dari semata sebagai peralatan tempur ke peralatan etika. Lorong masuk ke sana melalui fungsi pokok militer sebagai penjaga negara (state guardian).

Hal ini pun bukan upaya baru. Sebab, lima abad sebelum Masehi, Sun Tzu dalam The Art of War sudah menunjukkan upaya serupa. Baginya, militer bukan semata perkakas tempur. Ia juga simbol eksistensi negara.

Dalam tubuhnya melekat etika. Ia menyoal cara kita bernegara. Pandangan filsuf Tiongkok ini penulis sandingkan dengan gagasan Niccolo Machiavelli (bukunya: The Art of War), Carl von Clausewitz (bukunya: On War), Samuel P. Huntiongton (bukunya: The Soldier and the State), dan pemikir-pemikir kontemporer lainnya.

Ujungnya, muatan etika dalam FK/EK itu penulis gunakan sebagai pisau bedah terhadap dua tubuh yang tergeletak karena sakit, yang berada dalam satu ruangan operasi yang sama. Pertama, tubuh negara yang terkapar karena trisula penghancur republik tersebut (korupsi-oligarki-primordialisme).

Kedua, tubuh militer yang terbaring lemas karena dua penyakit yang membandel dalam tubuhnya itu (korporatisasi dan partirisasi).

🌻🌻🌻

PRE-ORDER BUKU TERBARUβ€œMengapa air keran di Indonesia tak bisa langsung diminum?” Jawaban dari pertanyaan kecil itu just...
29/09/2025

PRE-ORDER
BUKU TERBARU

β€œMengapa air keran di Indonesia tak bisa langsung diminum?”

Jawaban dari pertanyaan kecil itu justru membuka pintu untuk membongkar masalah yang jauh lebih besar: tata kelola lingkungan, kebijakan sumber daya alam, desentralisasi kekuasaan, bahkan hingga wacana federalisme.

- Lantas, dari mana mengurai problem Indonesia yang ruwet?
- Apa akar masalah sebenarmya?
- Adakah obatnya?
- Kalau ada, mulai dari mana membenahinya?

Buku ini ditulis para jurnalis di balik film Sexy Killers (2019) atau Dirty Vote (2024). Namun, Indonesia terlalu luas dan kompleks sehingga banyak gagasan tak dapat difilmkan.

Reset Indonesia menjadi puncak refleksi dari tiga perjalanan mereka berkeliling Indonesia, yaitu: Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa (2009-2010), Ekspedisi Indonesia Biru (2015-2016), dan Ekspedisi Indonesia Baru (2022-2023). Mereka telah merekam Indonesia dari jarak sangat dekat: dari titik nol kilometer di Pulau Weh hingga ujung aspal di perbatasan Sota. Dari sana, terekam konflik agraria dan sumber daya alam, keadilan sosial, masyarakat adat, hingga isu lingkungan dan perubahan iklim.

Namun, ekspedisi mereka tidak hanya berhenti di pinggir Indonesia. Mereka menjelajah ke dalam pusaran kekuasaan: ada di gedung DPR saat membahas undang-undang, di jalanan ibukota ketika kerusuhan, atau masuk kompleks Sekretariat Negara. Dari sanalah mereka memetakan masalah sistem politik, demokrasi, korupsi, sistem kepartaian, hingga urusan tentara dan polisi.

Dari perspektif empat jurnalis yang mewakili empat generasi, boomer hingga Gen Z, Reset Indonesia membicarakan hal-hal besar tentang keindonesiaan lewat data, teori, dan laporan pandangan mata di lapangan, dengan detail-detail yang mengejutkan sekaligus menggugah.

Serupa karya-karya sastra yang memiliki kekuatan untuk menyentuh hati, membuka wawasan & menghubungkan kita dengan penga...
07/09/2025

Serupa karya-karya sastra yang memiliki kekuatan untuk menyentuh hati, membuka wawasan & menghubungkan kita dengan pengalaman manusia serta dunia lainnya. Maksudnya apa? agar memperkuat nilai-nilai humanisme. Lebih dari itu, siapa pun mampu memahami kompleksitas manusia. Karena apa yang ditampilkan adalah hasil eksplorasi sisi-sisi kompleks dari kondisi manusia. S**a atau duka. Gelap atau terang.

Mari gunakan karya untuk menebarkan nilai humanis, memprovokasi pikiran dari panggung ke panggung.

Umur panjang untuk hal-hal baik, Kawan !!!

🌻🌻🌻

Rumah produksi film dokumenter, Wacthdoc (  ), telah merilis sebuah catatan penggalian sejarah tentang tragedi kemanusia...
18/08/2025

Rumah produksi film dokumenter, Wacthdoc ( ), telah merilis sebuah catatan penggalian sejarah tentang tragedi kemanusiaan di Timor Leste. Film itu berjudul "Ingatan dari Timor".

Kami yang berkumpul; anak muda, mahasiswa & pengunjung lainnya, menyaksikan kisah kesaksian yang luput dari buku sejarah pelajaran di sekolah-sekolah. Potongan-potongan cerita tentang kekerasan yang secara umum menyoroti berbagai pelanggaran HAM, ketidakadilan, pemerkosaan massal yang terlihat dilakukan sistematis.

Termasuk genosida di Timor Leste pada masa pendudukan Indonesia tahun 1975 hingga pergolakan menuju dan pasca-referendum pada 1999. Semuanya adalah pengetahuan yang setidaknya membuka wawasan serta pemahaman yang utuh tentang sejarah kita.

Terima kasih kepada Watchdoc yang telah melahirkan karya baik ini sebagai arsip sekaligus modal merawat ingatan bersama di tengah upaya banyak pihak mengaburkan sejarah. Sambil memupuk cita-cita bersama agar generasi tumbuh di dalam bangsa yang besar & jujur, yang mengakui bahwa ada narasi sejarah yang kelam demi tercapainya keadilan.

Terima kasih juga kami haturkankepada kawan pemantik diskusi & kalian semua yang datang untuk berdiskusi menambah wawasan serta pengetahuan bersama. Sampai jumpa di agenda-agenda berikutnya.

Umur panjang untuk hal-hal baik, Kawan !!!
🌻🌻🌻

FREE 10 TIKET UNTUK 5 PEREMPUAN & 5 PELAJAR Bila ingin salah satu dari kalian yang ingin mendapatkan tiket ini, silahkan...
26/04/2024

FREE 10 TIKET UNTUK 5 PEREMPUAN & 5 PELAJAR

Bila ingin salah satu dari kalian yang ingin mendapatkan tiket ini, silahkan ikuti syaratnya. Kami akan pantau melalui akun instagram & kawan-kawan yang terpilih, akan kami DM via instagram.

Sampai jumpa dalam agenda Musik Bacarita Vol.2 di Rumah Baca Aksara (Sabtu, 27 April 2024) dan semoga kalian beruntung !!!

πŸ”΄ Syarat : πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

- Follow akun &
- Repost postingan flyer Musik Bacarita Vol.2 di akun instagram kalian.
- Tandai di 3 kawan dekat anda.

πŸ”΄ Sertakan juga :

- Caption ajakan menarik
- Sertakan hastag :

🌻🌻🌻

Address

Rumah Baca Aksara, Gang Timor, Carep
Ruteng

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang Buku Aksara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category