02/02/2022
Legenda ubi Cilembu
Diawali disaat pangeran Sumedang yg biasa dipanggil pangeran kornel melakukan kunjungan ke wilayah kekuasaannya di daerah Sumedang selatan,maklum yg namanya sidak.....masyarakat desa tidak punya persiapan apa2 untuk menjamu rajanya, maka dengan perasaan malu malu & was was takut rajanya ngambek disajikan lah bakar ubi cilembu sebagai hidangannya.
Saat sang pangeran mengambil 1 ubi untuk dimakan,seluruh masyarakat sangat khawatir sambil terus berdo'a semoga sang pangeran tidak murka... Satu...dua ... Saat pangeran makan ubi yg ke tiga... Sang pangeran berkata dgn suara yg lembut tapi sangat jelas
"Ubinya manis seperti madu,tidak seperti ubi ditempat lain" ( tentunya dengan bahasa Sunda) heheheh... Mendengar ucapan rajanya masyarakat desa Cilembu merasa sangat senang, nahhh pada saat itulah ubi Cilembu memiliki keistimewaan selain rasanya manis jg mengeluarkan madu alami jg tidak dapat ditanam di daerah lain (meskipun bisa tumbuh tapi hasil panen nya tidak akan dapat sebaik & semanis bila ditanam di desa Cilembu) dan sejak itulah secara sengaja atau tidak masyarakat menyebut komoditi desanya dengan sebutan ubi " madu " cilembu.
Wallahu a'lam