Zaalysa

Directions

Zaalysa ���

Beda Usia 25 Tahun Bukan Penghalang, Olla Ramlan dan Tristan Mantap Rencanakan Masa DepanHubungan asmara Olla Ramlan dan...
11/10/2026

Beda Usia 25 Tahun Bukan Penghalang, Olla Ramlan dan Tristan Mantap Rencanakan Masa Depan

Hubungan asmara Olla Ramlan dan Tristan Molina terus menjadi sorotan publik. Meski terpaut usia hingga 25 tahun dan Olla berstatus sebagai ibu tiga anak, keduanya justru semakin mantap menjalani hubungan dan merencanakan masa depan bersama.

Memasuki satu tahun perjalanan asmara, Olla menegaskan bahwa perbedaan usia maupun komentar miring masyarakat tidak membuat komitmen mereka goyah. Baginya, ketulusan dan kedewasaan Tristan menjadi alasan utama untuk mempertahankan hubungan tersebut.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Olla secara terbuka mengakui bahwa hubungan mereka tidak lepas dari berbagai pandangan publik, terutama karena Tristan jauh lebih muda darinya.

"Ya, dia 25 tahun lebih muda. Ya, saya punya anak. Ya, orang-orang berbicara. Dan ya, kami masih di sini, tetap memilih satu sama lain dan merencanakan masa depan bersama," tulis Olla.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Olla dan Tristan memilih untuk tetap bersama di tengah beragam penilaian masyarakat. Keduanya tampak tidak menjadikan perbedaan usia sebagai persoalan utama dalam membangun hubungan.

Kedewasaan Tristan Jadi Alasan Olla Mantap

Bagi Olla Ramlan, hal yang paling berharga dari Tristan bukanlah soal usia, melainkan caranya menerima perjalanan hidup sang kekasih.

Olla mengungkapkan bahwa Tristan mampu menyikapi masa lalunya dengan kedewasaan. Tak hanya Tristan, keluarga sang kekasih juga disebut bersikap terbuka dan tidak mempermasalahkan status Olla sebagai seorang janda dengan tiga anak.

"Tapi yang paling menyentuh hati saya bukanlah tentang usianya, melainkan kedewasaannya dalam menerima dan menghadapi setiap bagian dari kehidupan saya," tutur Olla.

Sikap tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Olla merasa nyaman menjalani hubungan dengan Tristan. Penerimaan terhadap masa lalu dan kondisi keluarganya dinilai jauh lebih penting daripada perbedaan usia yang selama ini menjadi perhatian publik.

Kondisi Olla Disebut Lebih Sehat dan Bahagia

Selain memberikan dukungan emosional, kehadiran Tristan juga disebut membawa perubahan positif bagi kondisi fisik dan mental Olla.

Olla mengaku pernah mengalami gangguan asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) yang dikaitkan dengan tekanan dalam hubungan masa lalunya. Kini, ia merasa kondisi kesehatannya jauh lebih baik dan hidupnya lebih bahagia bersama Tristan.

Kedekatan pasangan ini juga terlihat dalam unggahan perayaan satu tahun hubungan mereka. Tristan membagikan momen kebersamaan dengan Olla dan menyebut kekasihnya dengan panggilan mesra "istriku".

Ungkapan tersebut semakin memperlihatkan kedekatan emosional keduanya. Meski belum menjadi jaminan bahwa pernikahan akan segera terwujud, Olla dan Tristan telah menunjukkan keseriusan untuk melangkah bersama.

Di tengah sorotan mengenai perbedaan usia, keduanya memilih mempertahankan komitmen dan memandang masa depan sebagai sesuatu yang ingin dibangun bersama.

Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria di Video Call, Usia Lawan Bicaranya Masih 21 TahunPercakapan Ruben Onsu dengan seo...
11/10/2026

Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria di Video Call, Usia Lawan Bicaranya Masih 21 Tahun

Percakapan Ruben Onsu dengan seorang pria dalam video call mendadak menjadi sorotan setelah rekamannya diungkap Sarwendah melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, Ruben terdengar membicarakan kesetiaan hingga menawarkan kepada lawan bicaranya untuk menjadi penjaga hati.

Sarwendah membagikan empat video yang memperlihatkan interaksi Ruben dengan pria tersebut. Unggahan itu muncul di tengah memanasnya polemik tudingan bahwa Sarwendah menyewa buzzer untuk menyerang mantan suaminya.

Dalam keterangannya, Sarwendah menyampaikan informasi yang disebut berasal dari seseorang bernama Artos. Informasi tersebut berkaitan dengan dugaan interaksi Ruben dengan pria yang disebut-sebut merupakan kekasih seseorang.

“Artos menyampaikan bahwa RO sering menggoda pacarnya dan menawarkan beberapa hal kepada pacarnya,” tulis Sarwendah dalam unggahannya, dikutip Minggu (11/10/2026).

Salah satu rekaman memperdengarkan Ruben yang menawarkan kepada pria tersebut untuk menemaninya. Ia bahkan menyebut istilah penjaga hati dalam percakapan mereka.

"Eh kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah,” kata Ruben Onsu dalam video tersebut.

Ruben Onsu Singgung Usia 21 Tahun dan Kesetiaan

Percakapan itu kemudian berlanjut pada pembahasan mengenai kesetiaan. Ruben menyinggung usia lawan bicaranya yang disebut masih 21 tahun. Ia juga berkomentar bahwa orang yang setia kini sulit ditemukan.

"Yah, udah 21 tahun pasti sudah tahulah. Yang setia jarang. Yang setia, yang setia mah jarang, maunya macam-macaman main gitu,” ujarnya.

Ruben selanjutnya mengungkapkan pandangannya tentang hubungan asmara. Ia menyebut dirinya bukan tipe orang yang s**a berganti-ganti pasangan, sekaligus menyinggung kecenderungan orang yang menyukai sosok nakal.

“Sementara aku mah kalau udah dia, dia aja, maksudnya enggak s**a macam-macam gitu orangnya. Enggak tahu orang mah sekarang kayaknya demen, demen sama orang nakal,” kata Ruben.

Sarwendah Singgung Rekaman untuk Bukti Persidangan

Tak hanya membagikan rekaman video call, Sarwendah juga menyinggung tawaran dari seseorang yang memberikan video tersebut. Menurut Sarwendah, orang itu sempat menyebut rekaman tersebut dapat digunakan sebagai bukti di persidangan.

Namun, Sarwendah mengaku memilih untuk tidak menempuh langkah tersebut. Ia tidak memerinci alasan di balik keputusannya.

Sebelumnya, nama Sarwendah menjadi sorotan setelah Ruben mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan asistennya, Manda, memberikan uang kepada seseorang. Rekaman itu kemudian memicu tudingan terkait dugaan pembayaran buzzer, yang menjadi bagian dari polemik antara keduanya.

Video Call Ruben Onsu dengan Pria Disebar Sarwendah, Pengacara Singgung Ancaman 10 Tahun Penjara!Perseteruan Ruben Onsu ...
11/10/2026

Video Call Ruben Onsu dengan Pria Disebar Sarwendah, Pengacara Singgung Ancaman 10 Tahun Penjara!

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah rekaman video call yang memperlihatkan Ruben berkomunikasi dengan seorang pria menjadi sorotan publik. Di tengah polemik tersebut, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengingatkan potensi konsekuensi hukum terkait perekaman dan penyebaran komunikasi pribadi tanpa izin.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minola menyoroti tindakan merekam percakapan privat melalui telepon, WhatsApp Call, maupun Zoom tanpa persetujuan pihak terkait. Menurutnya, tindakan tersebut dapat menimbulkan persoalan hukum.

"Tindakan merekam percakapan via telp/WA call dan Zoom tanpa izin adalah perbuatan MELAWAN HUKUM," tulis Minola Sebayang, dikutip Minggu (11/10/2026).

Tak hanya menyoroti proses perekaman, Minola juga mengingatkan bahwa pihak yang menyebarluaskan rekaman komunikasi pribadi tanpa hak berpotensi menghadapi konsekuensi pidana.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan ketentuan Pasal 258–259 KUHP baru. Minola menyebut pelanggaran terkait komunikasi privat dapat berujung pada ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

"Pasal 258-259 KUHP Baru: Setiap orang yang secara melawan hukum mendengarkan, merekam, atau menyimpan komunikasi privat via telepon/WA call/Zoom tanpa hak bisa dipidana sampai 10 tahun penjara. Yang menyebarkan hasil rekaman juga bisa kena pidana yang sama," terangnya.

Minola Singgung Potensi Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Selain persoalan privasi, Minola turut mengingatkan risiko hukum apabila rekaman atau informasi yang disebarkan belum dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memunculkan persoalan lain, termasuk dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

"APALAGI YANG BELUM PASTI KEBENARANNYA bisa tambah kena pasal Fitnah dan pencemaran nama baik," tegasnya.

Pernyataan Minola muncul di tengah perseteruan Ruben dan Sarwendah yang kembali menjadi perbincangan setelah keduanya menyampaikan respons melalui media sosial.

Sebelumnya, Ruben menyinggung dugaan pembayaran buzzer untuk menyerang dirinya. Sementara itu, Sarwendah mengaku menjadi sasaran berbagai tuduhan dan menyatakan akan membuka bukti-bukti yang dimilikinya untuk meluruskan persoalan tersebut.

Perseteruan Berlanjut di Tengah Gugatan Hak Asuh Anak

Konflik keduanya juga berlangsung di tengah proses gugatan hak asuh anak yang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Meski polemik rekaman video call terus menjadi perhatian publik, persoalan hukum terkait perekaman dan penyebarannya tetap perlu dilihat berdasarkan ketentuan yang berlaku serta fakta dan bukti yang dapat diverifikasi.

Ruben Onsu Singgung soal Pelakor usai Video Call Mesra Diduga Dirinya dan Seorang Pria Diumbar SarwendahPerseteruan Rube...
11/10/2026

Ruben Onsu Singgung soal Pelakor usai Video Call Mesra Diduga Dirinya dan Seorang Pria Diumbar Sarwendah

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah keduanya saling merespons di media sosial. Kali ini, Ruben menyinggung soal pelakor setelah Sarwendah memberikan klarifikasi terkait video video call mesra yang diduga melibatkan dirinya dan seorang pria.

Konflik tersebut mencuat setelah Ruben mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan Manda, asisten Sarwendah, mengambil sebuah amplop putih dari tas merah di atas sofa. Ruben menduga amplop berisi uang Rp30 juta hingga Rp35 juta itu digunakan untuk membayar buzzer guna menyerang dan menjatuhkan dirinya.

Tak berhenti di situ, Ruben kembali mengunggah video lanjutan yang memperlihatkan Sarwendah bertemu dengan delapan orang di sebuah rumah. Ia menduga pertemuan tersebut berkaitan dengan penyusunan strategi baru untuk menjatuhkannya.

“Mungkin, setelah pertemuan ini ada kesepakatan lanjutan. Mereka bertransaksi seperti (dalam rekaman CCTV) yang saya upload kemarin,” ungkap Ruben melalui akun Instagram , Minggu (11/10/2026).

Di sisi lain, Sarwendah menjelaskan bahwa dirinya menghadiri pertemuan atas undangan Ibu Z. Ia bertemu dengan content creator Artos dan pengacara Jaenudin untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan rumah yang disebut akan dilelang.

“Menurut Ibu Z, Pak Jaenudin bisa membantu saya dalam kasus hak gana-gini rumah yang akan dilelang,” kata Sarwendah.

Mantan personel Cherrybelle itu juga mengungkapkan bahwa dirinya datang bersama tim, termasuk Manda dan Wendy, karena mendapat informasi bahwa Artos memiliki bukti yang dapat membantu proses perkaranya di pengadilan.

Dalam pertemuan tersebut, Artos mengklaim Ruben pernah mendekati dan menggoda pacar prianya. Artos juga meyakinkan Sarwendah bahwa video video call tersebut dapat menjadi bukti dalam sidang gugatan hak asuh anak.

Namun, Sarwendah menilai rekaman itu tidak dapat dijadikan alat bukti di pengadilan. Ia bahkan menyebut telah memiliki bukti serupa sejak masih menikah dengan Ruben.

“Karena bukti (video) seperti itu, saya sudah punya bahkan saat kami masih menikah,” ujarnya.

Sarwendah kemudian menjelaskan bahwa dirinya dan tim tetap memberikan uang transport kepada Artos meski yang bersangkutan disebut tidak meminta maupun ingin menerima uang tersebut.

Klarifikasi Sarwendah kembali mendapat respons dari Ruben. Meski tidak membahas kebenaran video tersebut secara langsung, Ruben menilai mantan istrinya terlihat panik dan kembali menyerang kehidupan pribadinya.

“Wkwkwk mulai lagi. Nah panik kan? Kenapa sih panik banget? Ada apa? Tenang, tenang. Yang lu jadi pela**or saja belum gue bahas,” tulis Ruben.

Pernyataan itu kembali memanaskan polemik di antara keduanya. Meski demikian, dugaan terkait pembayaran buzzer maupun klaim mengenai video video call tersebut masih merupakan pernyataan masing-masing pihak yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Soal Sarwendah Sebar Rekaman Video Call, Pengacara Ruben Onsu: Perbuatan Melawan Hukum!Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwen...
11/10/2026

Soal Sarwendah Sebar Rekaman Video Call, Pengacara Ruben Onsu: Perbuatan Melawan Hukum!

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah mantan istrinya mengunggah rekaman video call yang memperlihatkan sang presenter tengah berkomunikasi dengan seorang pria. Unggahan tersebut kini mendapat sorotan dari kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, yang menyinggung potensi konsekuensi hukum dari perekaman dan penyebaran komunikasi pribadi tanpa izin.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minola menegaskan bahwa merekam percakapan privat tanpa hak dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum.

"Tindakan merekam percakapan via telp/WA call dan Zoom tanpa izin adalah perbuatan MELAWAN HUKUM," tulis Minola Sebayang, dikutip Minggu (11/10/2026).

Tak hanya menyoroti tindakan merekam, pengacara Ruben Onsu itu juga mengingatkan bahwa pihak yang menyebarluaskan hasil rekaman kepada publik berpotensi menghadapi persoalan hukum.

Minola merujuk pada ketentuan yang disebutnya terdapat dalam KUHP baru. Ia menyatakan, tindakan mendengarkan, merekam, atau menyimpan komunikasi privat secara melawan hukum dapat berujung pada ancaman pidana.

"Pasal 258-259 KUHP Baru: Setiap orang yang secara melawan hukum mendengarkan, merekam, atau menyimpan komunikasi privat via telepon/WA call/Zoom tanpa hak bisa dipidana sampai 10 tahun penjara. Yang menyebarkan hasil rekaman juga bisa kena pidana yang sama," terangnya.

Minola turut mengingatkan risiko hukum apabila rekaman yang beredar memuat informasi yang kebenarannya belum dapat dipastikan. Menurutnya, persoalan tersebut berpotensi berkembang menjadi dugaan fitnah maupun pencemaran nama baik.

"APALAGI YANG BELUM PASTI KEBENARANNYA bisa tambah kena pasal Fitnah dan pencemaran nama baik," tegasnya.

Pernyataan Minola tersebut menambah panas konflik Ruben Onsu dan Sarwendah yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik. Sebelumnya, Ruben menyinggung dugaan adanya pihak yang membayar buzzer untuk menyerang dirinya.

Di sisi lain, Sarwendah membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia mengaku menjadi sasaran berbagai narasi yang merugikan nama baiknya dan menyatakan akan mengungkap bukti-bukti yang dimilikinya untuk meluruskan persoalan.

Perseteruan keduanya juga berlangsung di tengah proses gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hingga kini, konflik tersebut terus bergulir dan menjadi perhatian publik, terutama setelah kedua pihak menyampaikan pernyataan melalui media sosial.

Profil Danya Assegaf, Istri Baru Aufar Hutapea yang Jadi Sorotan, Ternyata Pebisnis Keturunan ArabPernikahan Aufar Hutap...
11/10/2026

Profil Danya Assegaf, Istri Baru Aufar Hutapea yang Jadi Sorotan, Ternyata Pebisnis Keturunan Arab

Pernikahan Aufar Hutapea dengan Danya Assegaf pada Kamis (8/10/2026) menarik perhatian publik. Bukan hanya karena mantan suami Olla Ramlan itu kembali membangun rumah tangga, sosok Danya juga menjadi perbincangan lantaran dikenal sebagai pengusaha fesyen keturunan Arab.

Pernikahan keduanya berlangsung di Le Meridien Hotel Jakarta. Dalam momen sakral tersebut, Aufar memberikan maskawin berupa seperangkat alat salat dan logam mulia seberat 45 gram.

Lantas, seperti apa profil Danya Assegaf yang kini resmi menjadi istri baru Aufar Hutapea?

Profil Danya Assegaf, Pengusaha Turban Keturunan Arab

Melansir Tribunpalu.com, Danya Assegaf dikenal sebagai pebisnis di bidang fesyen. Salah satu usahanya adalah merek turban bernama Moyya atau Maya.

Danya disebut memiliki darah keturunan Arab dan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Meski kini menjadi sorotan setelah menikah dengan Aufar, informasi mengenai latar belakang serta kehidupan pribadinya masih terbatas.

Melalui akun Instagram pribadinya, , ia kerap membagikan aktivitas sehari-hari, termasuk kebersamaan dengan keluarga dan teman-teman dekat.

Danya diketahui telah memiliki dua anak dari pernikahan sebelumnya. Namun, informasi mengenai mantan suaminya belum terungkap secara jelas kepada publik.

Hubungan Danya dan Aufar mulai menarik perhatian sejak Januari 2026. Setelah beberapa kali memperlihatkan kebersamaan di media sosial, keduanya akhirnya resmi menikah pada Oktober 2026.

Olla Ramlan Hadiri Pernikahan Aufar dan Danya

Pernikahan Aufar dan Danya juga dihadiri Olla Ramlan, mantan istri Aufar, yang datang bersama kekasihnya, Tristan Molina, serta kedua putrinya.

Olla dan Aufar sebelumnya menikah pada 2012 sebelum resmi bercerai pada 2022, setelah menjalani rumah tangga selama kurang lebih 10 tahun.

Meski telah berpisah, Olla tetap hadir dalam hari bahagia mantan suaminya. Ia bahkan terlihat berinteraksi hangat dengan Danya.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Olla tampak menikmati suasana resepsi dengan berjoget mengikuti lagu yang dinyanyikan Aufar. Sementara itu, Tristan terlihat memperhatikan gerakan kekasihnya dengan ekspresi cenderung datar.

Momen lain memperlihatkan Olla dan Tristan berfoto bersama pasangan pengantin di pelaminan. Mereka juga terlihat memberikan salam p**i kepada Aufar dan Danya.

Kehidupan Keluarga Olla Ramlan dan Aufar

Sebelum menikah dengan Aufar, Olla Ramlan pernah membina rumah tangga dengan Alex Tian selama sekitar tujuh tahun. Dari pernikahan tersebut, Olla dikaruniai seorang putra bernama Sean Mikael Alexander.

Sementara itu, pernikahannya dengan Aufar menghasilkan dua orang putri. Dengan demikian, Olla memiliki tiga anak dari dua pernikahan.

Kini, Aufar dan Danya sama-sama memulai babak baru setelah pernah menjalani rumah tangga sebelumnya. Di tengah perhatian publik terhadap pernikahan mereka, profil Danya sebagai pengusaha fesyen dan keturunan Arab turut menjadi hal yang menarik untuk diketahui.

Mayang Lucyana Lanjut S2: Cantik Saja Tak Cukup, Perempuan Harus Punya Value!JAKARTA – Mayang Lucyana memilih meningkatk...
11/10/2026

Mayang Lucyana Lanjut S2: Cantik Saja Tak Cukup, Perempuan Harus Punya Value!

JAKARTA – Mayang Lucyana memilih meningkatkan kualitas dirinya dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di tengah kesibukannya sebagai public figure. Adik mendiang Vanessa Angel itu menilai penampilan fisik bukan satu-satunya modal bagi perempuan untuk menghadapi masa depan. Pendidikan dan nilai diri juga menjadi hal penting yang harus dimiliki.

Keputusan Mayang melanjutkan studi S2 bukan sekadar untuk menambah gelar akademik. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan perlu memiliki kemampuan dan kualitas diri yang dapat menunjang perjalanan hidup maupun kariernya.

Hal tersebut disampaikan Mayang saat menjadi bintang tamu podcast Herspective di kanal YouTube Okezone Vibes! pada Sabtu (10/10/2026).

“Cantik itu nggak cukup. Sebagai perempuan, kita juga harus punya value,” ujar Mayang.

Meski mengaku harus berjuang memahami materi perkuliahan, perempuan berusia 23 tahun itu tetap bersemangat menjalani pendidikan magisternya. Ia menyadari bahwa proses belajar membutuhkan usaha, terlebih dirinya juga memiliki kesibukan di dunia hiburan.

Mayang Lucyana Percepat Rencana Kuliah S2

Keinginan Mayang untuk melanjutkan pendidikan sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Namun, awalnya ia baru berniat mengambil S2 pada tahun depan.

Rencana tersebut akhirnya dipercepat setelah mendapat mas**an dari sang ayah, Doddy Sudrajat. Ia didorong untuk memanfaatkan semangat belajarnya yang masih tinggi agar bisa segera melanjutkan pendidikan.

“Daddy kasih mas**an ke aku, kenapa nggak tahun ini aja, mumpung masih on fire,” ujar Mayang.

Mayang kemudian memilih London School of Public Relations (LSPR) dengan program studi Strategic Global Public Relations Management. Ia menilai jurusan tersebut relevan dengan pekerjaannya sebagai public figure, sehingga ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan dapat mendukung kariernya.

Ia pun berupaya menyeimbangkan tanggung jawab akademik dengan aktivitas profesionalnya di dunia hiburan.

Mayang Lucyana Punya Cita-Cita Jadi Diplomat

Di balik keputusannya melanjutkan pendidikan, Mayang ternyata menyimpan cita-cita untuk menjadi seorang diplomat. Keinginan tersebut mulai tumbuh ketika ia menempuh pendidikan S1 Hubungan Internasional dan menjalani program magang di DPR.

Pengalaman tersebut turut membuka pandangannya terhadap dunia politik dan hubungan internasional.

Mayang bahkan mengaku pernah mendapat tawaran dari sejumlah partai politik. Meski demikian, ia memilih untuk tidak terburu-buru mengambil langkah di bidang politik.

Saat ini, ia ingin memprioritaskan pendidikan magisternya hingga selesai sebelum mempertimbangkan peluang lain yang datang.

Bagi Mayang, pendidikan menjadi salah satu bekal penting untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membuka lebih banyak kesempatan di masa depan.

Karakternya Dihancurkan, Sarwendah Tegas Siap Bongkar Semua Bukti Terkait Konfliknya dengan RubenSarwendah akhirnya melu...
11/10/2026

Karakternya Dihancurkan, Sarwendah Tegas Siap Bongkar Semua Bukti Terkait Konfliknya dengan Ruben

Sarwendah akhirnya meluapkan kekesalannya setelah merasa terus menjadi sasaran tudingan di tengah perseteruannya dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Merasa nama baiknya dirugikan, Sarwendah menegaskan tidak akan lagi berdiam diri dan siap mengungkap bukti-bukti yang dimilikinya satu per satu.

Pernyataan tersebut disampaikan Sarwendah melalui Instagram Story akun pribadinya, , di tengah konflik yang masih menjadi sorotan publik.

Mantan personel Cherrybelle itu mengungkapkan sejumlah tuduhan yang menurutnya selama ini diarahkan kepadanya. Tuduhan tersebut mulai dari dianggap menghalangi Ruben bertemu anak-anak, dikaitkan dengan pesugihan, hingga dituding mencuri uang sang presenter.

Sarwendah juga menyinggung foto berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menurutnya menimbulkan kesan seolah-olah dirinya mencuri uang Ruben. Selain itu, ia mempersoalkan video yang dinilainya menggiring opini bahwa dirinya merupakan sosok istri yang pemarah.

"Dari tuduhan menghalangi pertemuan dengan anak, pesugihan, foto AI seolah saya mencuri uang RO, video yang menggiring opini saya istri pemarah, sampai tuduhan saya dalang masalah Onyo dan ibu jahat dalam mendisiplinkan anak dan masih banyak lagi," tulis Sarwendah, dikutip Minggu (11/10/2026).

Sarwendah Merasa Karakternya Sengaja Dihancurkan

Berbagai tudingan tersebut membuat Sarwendah merasa dirinya terus disudutkan di hadapan publik. Ia menilai narasi yang beredar bukan sekadar persoalan biasa, melainkan membentuk pola yang berpotensi merusak karakter dan reputasinya.

Sarwendah pun mengungkapkan kekhawatirannya bahwa situasi tersebut akan terus berlanjut hingga dirinya menjadi sasaran hujatan masyarakat.

"Pola ini tidak akan berhenti sampai karakter saya dihancurkan dan saya dijadikan bahan hujatan serta ejekan satu Indonesia," kata Sarwendah.

Tak ingin terus menghadapi tudingan tanpa memberikan penjelasan, Sarwendah akhirnya menyatakan sikap tegas. Ia berencana meluruskan berbagai persoalan yang selama ini berkembang sekaligus menunjukkan bukti yang dimilikinya.

"Mulai hari ini saya tidak akan diam, saya akan meluruskan semuanya dan mengeluarkan semua bukti yang saya punya satu per satu," tegasnya.

Konflik Ruben dan Sarwendah Masih Bergulir di Pengadilan

Di tengah saling respons melalui media sosial, Ruben Onsu dan Sarwendah masih menghadapi persoalan hukum terkait gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Persidangan tersebut dilaporkan telah memasuki tahap pembuktian. Ruben disebut masih memperjuangkan haknya untuk bertemu kedua putrinya sesuai kesepakatan dalam Akta 39.

Pihak Ruben tetap berpegang pada kesepakatan tersebut, yang menyebutkan kesempatan bertemu anak selama dua hingga tiga hari dalam seminggu.

Sementara itu, pernyataan terbaru Sarwendah menambah panjang polemik di antara keduanya. Publik kini menantikan apakah bukti-bukti yang dijanjikannya akan diungkap serta bagaimana perkembangan konflik mereka selanjutnya.

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Harus Jalani Sisa Hukuman 3 TahunKebebasan Indra Kenz kembali berakhir. Setelah...
11/10/2026

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Harus Jalani Sisa Hukuman 3 Tahun

Kebebasan Indra Kenz kembali berakhir. Setelah hak pembebasan bersyarat (PB) dicabut oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terpidana kasus investasi bodong Binomo itu harus kembali mendekam di penjara untuk menjalani sisa hukumannya selama lebih dari tiga tahun.

Pria bernama asli Indra Kesuma tersebut kini telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Pihak lapas memastikan proses penerimaan dan penempatan Indra dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima penyerahan Indra dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor pada Kamis, 8 Oktober 2026.

"Jadi pada hari Kamis, tanggal 8 Oktober 2026, jam 13.32, kami menerima penyerahan satu orang klien Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor atas nama Indra Kesuma bin Li Hok Sun alias Indra Kenz, guna menjalani kembali sisa pidana di Lapas Kelas I Tangerang," kata Beni Hidayat di Lapas Kelas I Tangerang.

Beni juga membeberkan durasi hukuman yang masih harus dijalani mantan Crazy Rich Medan tersebut. Berdasarkan perhitungan pihak lapas, Indra masih memiliki sisa masa pidana lebih dari tiga tahun.

"Berdasarkan perhitungan, sisa pidana yang harus dilaksanakan yaitu 3 tahun 2 bulan 14 hari," jelas Beni.

Indra Kenz Ditempatkan di Sel Maximum Security

Setibanya di Lapas Kelas I Tangerang, Indra Kenz menjalani sejumlah prosedur awal, mulai dari pemeriksaan dokumen, pencocokan identitas, hingga pemeriksaan kesehatan.

Pihak lapas kemudian menempatkannya di sel isolasi khusus dengan tingkat pengamanan maksimum. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemeriksaan dan audit investigasi lanjutan terkait persoalan yang melatarbelakangi pencabutan pembebasan bersyaratnya.

"Guna kepentingan pemeriksaan dan audit investigasi lebih lanjut, yang bersangkutan kami tempatkan pada sel isolasi khusus blok maximum security," tutur Beni.

Meski ditempatkan di sel berpengamanan ketat, Beni menegaskan bahwa Indra tidak memperoleh perlakuan istimewa dibandingkan warga binaan lainnya.

"Penanganan khusus tidak ada. Jadi perlakuan sama dengan warga binaan lain," pungkasnya.

Kembalinya Indra Kenz ke penjara membuat dirinya harus melanjutkan hukuman yang sebelumnya sempat dijalani di luar lapas melalui mekanisme pembebasan bersyarat. Kini, ia masih harus menjalani sisa pidana selama 3 tahun 2 bulan 14 hari sesuai perhitungan pihak Lapas Kelas I Tangerang.

Saling Serang, Ruben Onsu Sentil Sarwendah: Tidak Habisnya Merendahkan Saya dengan Berbagai CaraPerseteruan Ruben Onsu d...
11/10/2026

Saling Serang, Ruben Onsu Sentil Sarwendah: Tidak Habisnya Merendahkan Saya dengan Berbagai Cara

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, Ruben melontarkan sindiran tajam melalui media sosial setelah Sarwendah menyatakan tidak akan tinggal diam menghadapi berbagai tuduhan yang menyeret namanya.

Konflik mantan pasangan suami istri tersebut semakin menjadi sorotan setelah keduanya menyampaikan pernyataan masing-masing di tengah polemik yang belum menemukan titik terang.

Sebelumnya, Ruben Onsu menyinggung dugaan keterlibatan pihak Sarwendah dalam pembayaran buzzer untuk menggiring opini publik. Tuduhan tersebut turut memperkeruh hubungan keduanya yang sebelumnya sudah diwarnai persoalan lain.

Di sisi lain, Sarwendah juga telah memberikan tanggapan dengan membeberkan sejumlah tuduhan yang menurutnya selama ini diarahkan kepadanya.

Situasi tersebut kemudian direspons Ruben melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (11/10/2026).

Ruben Onsu Singgung Pernyataan Sarwendah

Dalam unggahannya, Ruben menyinggung pernyataan Sarwendah yang sebelumnya menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan yang menyeret namanya.

Alih-alih meredakan polemik, Ruben justru melontarkan kalimat bernada sindiran yang diduga ditujukan kepada mantan istrinya tersebut.

"Katanya tidak akan diam? Loh, selama emang diam?" tulis Ruben Onsu dalam unggahannya, dikutip Tribunnews, Minggu (11/10/2026).

Ruben kemudian melanjutkan pernyataannya dengan menyinggung sikap seseorang yang dinilainya memberikan perintah kepada orang lain untuk menjalankan sesuatu.

"Mulutmu memerintah untuk orang lain jalankan," lanjutnya.

Meski tidak menyebut nama secara langsung dalam kalimat tersebut, unggahan itu muncul ketika konflik Ruben dan Sarwendah tengah menjadi perhatian publik.

Ruben Mengaku Terus Direndahkan

Tak hanya menyindir, Ruben juga mengungkapkan kekecewaannya karena merasa terus direndahkan melalui berbagai cara.

Presenter berusia 43 tahun itu menyampaikan perasaannya secara terbuka melalui media sosial.

"Tidak habisnya dia merendahkan saya dengan berbagai cara," tandas Ruben.

Pernyataan tersebut menambah panjang rangkaian respons yang muncul di tengah perseteruan keduanya. Sebelumnya, persoalan dugaan pembayaran buzzer dan pernyataan Sarwendah mengenai berbagai tuduhan telah menjadi bagian dari polemik yang berkembang.

Pada akhir unggahannya, Ruben turut menyampaikan ungkapan syukur kepada Tuhan. Ia mengaku merasa selalu memperoleh petunjuk di tengah persoalan yang sedang dihadapinya.

"Terima kasih ya Allah, Engkau selalu memberikan petunjuk dari orang-orang zolim," tutupnya.

Hingga unggahan tersebut menjadi sorotan, konflik Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus bergulir. Pernyataan terbaru Ruben pun kembali menarik perhatian publik, terutama karena muncul di tengah saling respons antara keduanya melalui media sosial.

Address

Semarang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Zaalysa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share