01/06/2017
TAHUKAH ANDA…?
Cara perhitungan kwH Token Listrik :
Uang yang anda bayarkan terbagi menjadi 3 bagian :
• Biaya Admin Bank Kami menggunakan admin bank Rp. 2000
• PPJ (Pajak Penerangan Jalan) PPJ ini ditentukan nilainya dalam prosentase. misalnya 3% dari total kWh yang dibayarkan.
• Besarnya PPJ berbeda di tiap daerah, karena ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing melalui perda yang dibuat. Contoh : PPJ di DKI Jakarta untuk pelanggan rumah tangga adalah 3%, sedangkan di Kabupaten Bandung sebesar 6% dan Surabaya adalah 8%.
• Tarif Listrik per-kWh. Komponen ini mengacu kepada TDL (Tarif Dasar Listrik) atau TTL (Tarif Tenaga Listrik) yang ditetapkan oleh pemerintah dan berlaku nasional. Contoh Kasus :
o Domisili di DKI Jakarta, maka PPJ : 3%
o Langganan listrik 1300 VA, maka berlaku tariff Rp.1352/kWh. ( perlu disesuaikan dengan tarif PLN 2015 )
o Biaya admin bank sebesar Rp.2000.
o Beli pulsa listrik sebesar Rp.100,000.
o Domisili di DKI Jakarta, maka PPJ : 3%
• Setiap bulan masing-masing meteran memiliki batas kwH per bulan yang boleh dibeli dari PLN, jika kwH melebihi batas bulanan maka order anda akan gagal dan terefund.
Total kWh = ((Uang yang dibayar – Admin Bank)/(1 + PPJ))/(Tarif per kWh)
Jadi Total kWh = ((100,000 – 2000)/(1 + 0.03))/(1352) = 70 kWh.
Mau lebih jelas : Klik http://listrik.org/pln/kalkulator-kwh-listrik-prabayar/
Mau Token PLN harga PROMO... Tunggu ya....
Kalkulator ini adalah untuk menghitung jumlah kWh yang didapatkan pada listrik pintar prabayar. Jika ada membeli voucher listrik 100.000, berapa kWh listrik prabayar yang didapat? silakan dicoba Khusus untuk PPJ, setiap wilayah memiliki besaran pajak yang berbeda. Contoh DKI Jakarta 3%, sedangkan Ma...