19/02/2014
clothdiaper? who? what? why? how? ^_^
Tulisan ini dibuat untuk mempermudah teman-teman yg ingin mengetahui lebih dalam tentang clothdiaper (clodi/popok kain). Selain itu juga biar saya tidak lagi ngetik berulang kali menjawab pertanyaan yang hampir sama setiap hari. Bukan saya tidak mau menjawab, tp sepertinya juga akan lebih enak membacanya sekilas, lalu saya akan jawab hal-hal lain yang mungkin masih bingung.
Cloth diaper sendiri sebenarnya hadir karena keadaan disposable diaper (popok sekali pakai/ pospak) yang sudah cukup mengganggu bumi kita. Hal ini disebabkan karena pospak baru bisa terurai setelah 500 tahun.. bayangkan betapa kejamnya kita pada bumi, jika setiap hari membuang sampah pospak itu, bukan hanya 1, tapi bahkan 7 pospak sehari.. sedangkan 1 anak saja, menghasilkan 1 ton pospak sejak dia lahir sampai “potty training”. Itu sebabnya, saya selalu miris jika saya harus membuang pospak. Jadi pemakaian pospak bukan lagi sebagai gengsi, apalagi sepintas, harga memang terjangkau, bisa beli eceran, 1000-2000 rupiah saja.
Penggunaan clothdiaper tidak hanya memberi manfaat pada bumi, tetapi juga kantong kita. Meski harga satuan clodi tampak mahal, tapi pemakaiannya jauh lebih banyak daripada pospak. Soal hitung-hitungan biaya pospak versus clodi, Jauh lebih murah menggunakan clodi kan? Lebih hemat, tapi juga p*e (pipis) ataupun poo (BAB) tidak berceceran ke mana-mana. Bagi yang muslim, juga bisa lebih nyaman ibadah..
Manfaat lain yang diperoleh, adalah faktor kesehatan bagi buah hati. Salah satu artikel pada : http://www.realdiaperassociation.org/diaperfacts.php, menunjukkan fakta tentang pospak.
Ternyata pospak berbahaya bagi kesehatan bayi, karena ada paparan zat kimia berbahaya, misalnya:
1) traces of Dioxin, zat kimia berbahaya, produk sampingan dari proses pemutihan kertas. Dioxin ini adalah penyebab kanker nomor satu. Dioxin sudah dilarang di banyak negara maju, tapi tidak tahu di Indonesia sudah terlarang kah ? 2) Tributyl-tin (TBT) - pollutan beracun yang diketahui menyebabkan masalah hormonal pada manusia dan binatang 3) Sodium polyacrylate, polimer berdaya serap super (Super Absorbent Polymer/SAP) yang menjadi jelly saat terkena cairan. Sejak tahun 1980 diketahui bahwa bahan ini meningkatkan resiko toxic shock syndrome.
bubuk SAP dipakai pada popok disposable, bentuk bisa tipis, tapi daya tampung bisa 12 jam. Bubuk kimia itu bisa menyerap 100x massanya sendiri, saat kena cairan jadi jelly, bahaya kalau sampai masuk ke tubuh.Procter+Gamble menyarankan wajib ganti popok disposable tiap 2-3jam, bahan kimianya naik.
Wallahu a’lam.. Semoga para produsen pospak lebih bijaksana dan berusaha mencari alternatif yang lebih aman. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa suhu te**is bayi laki-laki meningkat saat menggunakan popok disposable dan penggunaan popok disposable dalam jangka panjang beresiko anak tersebut menjadi mandul (na’udzubillah)
Seperti apakah clodi?
Cloth diaper atau popok kain merupakan popok dilengkapi dengan insert (lapisan penyerap) dengan model pocket (insert di dalam kantong) maupun coveria (insert bersentuhan dengan kulit ) yang bisa digunakan dari bayi baru lahir hingga usia sekira 2 tahun dengan berat max 20 kg.
Cloth diaper didisain senyaman mungkin untuk batita menggunakan bahan elastis. Prepet (velcro), snap botton (kancing seperti pada jaket) maupun pull-up (model celana siap pakai) digunakan untuk menyesuaikan ukuran pada pinggang. Selain itu digunakan snap botton untuk menyesuakan bagian pahanya, untuk mengatur ukuran S, M maupun L. Sangat mudah penggunaannya, seperti layaknya popok sekali pakai pada umumnya. Bahan yang digunakan tiap cloth diaper umumnya sama tetapi dengan karakteristik yang cukup berbeda. Umumnya, produk clodi menggunakan microfiber sebagai insert untuk menyerap p*e (pipis).
Microfiber Insert yang tersedia, terbuat dari serat kain dari Korea yang sudah terkenal dengan kualitasnya.
Apa kelebihan Microfiber : - Menyerap lebih cepat - Lebih ringan dan tipis - Lebih lembut untuk bayi - Lebih mudah dibersihkan - Hypoallergenic, tidak menimbulkan alergi - Kuat dan tahan lama - Ramah lingkungan
Hindari penggunaan bahan microfiber langsung pada kulit bayi karena akan membuat kulit bayi menjadi kering.
Lapisan luar terbuat dari Polyurethane Laminate atau PUL originally developed untuk kebutuhan medis, lembut, lentur, waterproof namun tetap breathable membuat bahan ini sempurna untuk dijadikan popok kain.
Umumnya, clodi dapat dipakai dengan ukuran baby sebagai berikut: Berat : < 20kg Lingkar pinggang : < 55cm Lingkar paha : < 32cm Rise : < 44cm
Banyak juga yang bingung, cara meletakkan insert. Karena microfiber itu sangat menyerap cairan, jadi letakkan bagian paling bawah, apalagi untuk model coveria. Bagian yang halus (stay dry) tentunya paling atas. Sedangkan perawatannya, untuk membersihkan p*e, cukup dengan digelondor air, bau dan bekas p*e hilang, ya karena sifat dari microfiber itu.. sedangkan untuk poo, cukup dengan diberi detergen pada bagian yang terkena noda. Cukup dikucek saja, kotoran mudah hilang. Jika ingin memberi deterjen pada setiap pencucian, boleh juga. Diberi seperempat takar deterjen dari pakaian lainnya.
Umumnya para ibu bingung memilih jenis brand clodi, dan saya tidak bisa memastikan mana yang paling pas. Tiap baby punya karakter yang berbeda, jadi sangat berbeda p**a kenyamanan yang dirasakan. Ada yang “pas” banget saat dipakai dg brand tertentu, belum tentu “pas” untuk baby lain. Dan tentunya, masalah dana ortu juga sangat berpengaruh ^_^. Perlu diketahui juga, durasi daya tampung clodi pada tiap anak sangat berbeda, range nya sekitar 3-12 jam, tergantung banyak faktor.
Sebenarnya sangat sederhana penggunaan clodi, tapi mungkin karena sama sekali belum pernah melihat, jadi agak bingung. Setelah membaca tulisan ini, semoga tidak lagi bungung (atau malah tambah pusing?semoga saja tidak). Tapi kalau masih bingung juga, silakan bertanya, anything i’ll do for a better life.
Americans spend about 7 billion dollars on disposable diapers every year...enough to feed about 2.5 million American children for an entire year.