18/12/2020
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kepala bayi peyang, di antaranya:
1. Tidur telentang
Posisi tidur telentang memang lebih aman untuk bayi. Namun, tidur dengan posisi yang sama selama berjam-jam dapat menyebabkan bagian belakang kepala menjadi datar atau peyang.
2. Masalah di rahim
Selain posisi tidur, kepala bayi peyang juga bisa disebabkan oleh adanya tekanan pada kepala bayi saat masih di dalam rahim akibat cedera atau kekurangan cairan ketuban.
3. Ketegangan otot leher
Otot leher yang terlalu tegang atau kaku juga bisa membuat kepala bayi peyang. Hal ini biasanya karena saat otot leher tegang atau kaku, sehingga salah satu sisi kepala bayi akan lebih sering mendapatkan tekanan dibandingkan dengan sisi lainnya.
4. Lahir prematur
Kelahiran prematur juga sering mempengaruhi bentuk kepala bayi. Saat bayi lahir premature, tulang tengkorak mereka biasanya akan lebih lunak. Mereka pun cenderung tidur pada salah satu sisi kepala karena keterbatasannya untuk menggerakkan atau mengganti posisi kepala.
5. Kelainan tulang tengkorak
Dalam kasus yang jarang terjadi, kepala bayi peyang dapat disebabkan oleh penyatuan lempeng-lempeng tulang tengkorak yang terlalu dini (craniosynostosis).
Kondisi tersebut bisa membuat bentuk kepalanya menjadi tidak sempurna. Jika tidak segera ditangani, craniosynostosis pada bayi bisa menimbulkan gangguan penglihatan dan keterlambatan perkembangan kognitif.