18/02/2013
SEJARAH PENEMUAN JAM
Pernahkah terbayang olehmu bagaimana orang-
orang zaman dahulu mengetahui waktu? Penunjuk
waktu/jam mengalami perkembangan dari masa ke
masa, dari awal ditemukan hingga kini. Tahukah
kamu? Kata jam telah digunakan pada abad ke-14
sekitar 700 tahun yang lalu, yang berasal dari bahasa latin yaitu 'clocca'. Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari
merupakan jam tertua dalam peradaban manusia.
Jam ini dibuat oleh seorang ahli Astronomi muslim
bernama Ibnu al-Shatir sekitar 3.500 tahun sebelum
Masehi. Jam ini menunjukan waktu berdasarkan letak
matahari, dengan cara memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar. Ibnu al-Shatir
membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada
musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim
panas waktu lebih panjang. Sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu, orang Mesir
mengukur waktu dan membuat kalender dengan
menggunakan obelisk. Pada tahun 1400 SM orang
Mesir juga menggunakan jam air yang diberi nama
Clepsydra. Jam air paling canggih pertama kali
ditemukan di zaman kejayaan Islam yang dibuat oleh Al-Jaziri pada tahun 1136-1206 yang berbentuk gajah
dan bisa menghasilkan suara ditiap jam. Jam
astronomi terbesar yang dibuat Al-Jazari disebut
Castle Clock, yang dianggap menjadi analog komputer
terprogram pertama. Di dunia Islam, Al-Jazari memang bukan satu-satunya
ilmuwan yang menciptakan jam. Banyak ilmuan lain
yang juga tercatat telah menemukan beberapa jenis
jam. Namun, penemuan jam air yang paling terkenal
adalah yang dilakukan oleh Al-Jazari. Sedangkan jam
pasir muncul sekitar 1400 Sebelum Masehi, berdasarkan peninggalan yang ditemukan di kuburan
Amenhoterp I, berupa bejana kecil berisi air yang
memiliki lubang di bagian bawahnya yang berfungsi
meneteskan air. Untuk jam dengan alat penggerak mekanik, tidak
pernah diketahui asal mula ditemukannya. Namun,
peralatan itu diduga pertama kali ditemukan dan
digunakan di biara-biara sebagai alat panggil para
biarawan atau biarawati untuk berdoa agar dapat
dibunyikan tepat pada waktunya. Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang
dikendalikan pemberat pada tahun 1300. Lonceng
yang berdentang setiap jam, pertama kali ditampilkan
oleh lonceng kota Milan tahun 1335 dan lonceng di
Katedral Salisbury, London pada tahun 1386.
Sedangkan jam yang dikendalikan pegas baru dikuasai peradaban Barat tahun 1430. Masyarakat
Inggris mulai membuat arloji pada tahun 1580. Dan
sekitar tahun 1525 Peter Henlein, tukang kunci dari
Nurnberg, Jerman memperkenalkan jam rumahan
dengan diameter10-12,5 cm dan ketebalan7,5 cm. Akhir abad ke-16, lonceng mulai dibuat tegak dan di
awal abad ke-17 mesinnya mulai diberi pembungkus
dari kuningan, diperkaya dengan penutup kaca dan
jarum penunjuk menit. Tidak hanya itu, mulai tahun
1656 diperkenalkan p**a lonceng dengan pemberat
dan pendulum bertali pendek yang dibungkus dalam kotak kayu dan bisa digantung didinding. Pada tahun 1929 mulai diterapkan kristal quartz pada
alat pengukur waktu/jam. Jam digital/elektrik
pertama kali dibuat oleh perusahaan The Hamilton
Watch Co of Lancaster, Pennsylvania sekitar tahun
1950. Setelah itu, mulailah bermunculan beberapa
merk dan model jam tangan hingga saat ini.