01/03/2017
Beberapa waktu terakhir ini di Jogja makin banyak agen-agen ibadah umrah yang pasang banner gede-gede di pinggir jalan. Kegedean malah kalau menurut saya. Terpampang jelas dalam bannernya pertanyaan yang membuat kita tertarik untuk membacanya. Salah satunya judul postingan ini. Salah duanya semacam: UMRAH MURAH + SINGAPORE, atau UMRAH MURAH + JALAN-JALAN KE EROPA. Salah tiganya: UMRAH GRATIS kalau bisa ngajak 5 orang (yang huruf kecil biasanya gak kelihatan di annernya). Dan banner seperti itu SAH hukumnya saudara-saudara. Asal sudah berizin dan tidak menyalahi aturan.
Kembali ke judulnya, anda ingin naik haji dan umrah? Beneran ingin? Silakan jawab di kolom komentar. Saya pun sangat ingin mengajak kedua orang tua saya. Apalagi Ibu yang kalau udah cerita pengalamannya waktu naik haji beberapa tahun yang lalu, ngelihat raut dan aura wajahnya itu s**a langsung pengen nyodorin tiket umrah + uang 50 juta buat bekal di sana. Ibu saya itu kalau udah cerita di mekkah, itu semuanya hal baik, semuanya pengalaman baik, terharu kadang. Bikin yang udah pernah ke sana, pasti pengen ke sana lagi. Bikin yang belum ke sana, jadi ngebet pengen ke sana. Seriusan. Ibu selalu bercerita tentang mekkah itu sesuatu yang spesial. Tempat di mana bahwa pertolongan dan bantuan Allah terbukti itu begitu dekat. Nyata. Gak dibuat-buat.
Pernah sekali waktu, Ibu cerita sampai keluar air mata. Saking rindunya ingin ibadah di Tanah Suci. Kebayang gak perasaan saya yang seketika itu bener-bener pengen nyodorin tiket dan sejumlah uang buat umrah. Keinginan itu kuat banget. Tapi ketika lihat brosurnya, masya Allah, paling murah sekarang 20 Juta. Paket yang udah lumayan nyaman sih di angka 25 jutaan. Kali 2 sepaket sama Bapak udah 50 juta. Bekal biar seminggu di sana gak pusing itu 50 jutaan lah. Udah harus nyiapin dana 100 juta hadirin sekalian. Kalau sekalian sama saya jadi sekitar 150 juta All In tinggal ibadah. Angka yang besar saudara-saudara.
Untuk ibadah Haji tentu jauh lebih tinggi, belum nunggunya.
Tapi, berangkat ke Tanah Suci itu percaya gak percaya sesuatu yang gaib. Berangkat ke Tanah Suci itu bukan kehendak kita. Bagi yang meyakini, berangkat ke Tanah Suci itu merupakan undangan dari Allah. Kita itu cukup yakin dan merencanakan aja. Allah yang mengundang dengan cara yang gak bakal kita duga-duga. Gitu kata Aa Gym dalam ceramahnya. Gak perlu tuh ngambil hutang di Bank buat pergi ke Tanah Suci. Eh, ada loh yang begitu. Bahkan kejadian tepu-tepu biar bisa berangkat juga ada.
Kisah nyata yang membuktikan bahwa ke Tanah Suci itu undangan dari Allah itu ada dalam buku Catatan Indah Untuk Tuhan karya Mas Saptuari, ada seseorang yang secara finansial sangat tidak mungkin buat berangkat, ternyata berangkat juga dengan cara yang kalau pakai akal manusia itu gak susah diwujudkan. Beliau berangkat dengan modal keyakinan dan do'a do'a yang selalu dipanjatkan. Pokoknya dia bener-bener pasrah diundang Allah dengan cara apapun.
Mau tahu do'a-nya beliau bisa berangkat gratis? Hubungi o818-o417-6777 via WA atau SMS buat beli buku Catatan Indah Untuk Tuhan. Harganya 89.000. :D
Kisah lainnya dari Mas Saptuari sendiri, masih ada dalam bukunya. Yakin gak mau beli bukunya? :p Keyakinan dan keinginan yang udah ada sejak zamannya Saptuari muda, akhirnya bisa terwujud juga. Mas Saptuari berangkat ke Tanah Suci.
Mau tahu seberapa yakin mas Saptuari bisa berangkat ke Tanah Suci? Hubungi o818-o417-6777 via WA atau SMS buat beli buku Catatan Indah Untuk Tuhan. Udah langsung hubungi aja. Sekalian beli buku Kembali Ke Titik Nol sama Berani Jadi Taubaters. Tak kasih diskon. :D
Jadi, berangkat ke Tanah Suci itu merupakan hak mutlak Allah untuk mengundang. Kita hanya perlu yakin dan mempersiapkan sebaik-baiknya. Yakin bahwa kita layak untuk diundang. Biar layak, ya kita persiapkan sungguh-sungguh.
Saya juga belum pernah ke Tanah Suci, Ibu dan Bapak saya yang pernah. Tapi dari cerita Ibu, di sana itu tempat yang sangat menyenangkan dan menenangkan. Serius deh Ibu saya gak pernah bohong tuh. Makanya keinginan saya ya ngajak Ibu dan Bapak balik ke sana lagi. Walaupun keadaan finansial saya saat ini sangat jauh dari 150 juta tadi, tapi kalau Allah memang berkehendak, siapa yang bisa menolak? Bener gak?
Kita hanya perlu bersiap-siap barangkali bulan depan dapat rezeki yang gak kita duga. Kalau udah siap kan tinggal berangkat.
Do'a Ibu mirip sama do'a mas Saptuari yang dituliskan dalam buku Catatan Indah Untuk Tuhan:
"Wahai Allah Tuhanku, izinkan aku melihat Ka'bah-Mu lagi. Hari ini aku pulang ke rumah. Semoga kelak Allah juga menjadikan Ka'bah untukmu."
Dan entah kenapa, saya yakin dalam waktu dekat Ibu dan Bapak bakal kembali ke sana. Berangkat umrah bersama anak-anaknya. Aamiin.
Jadi, kapan kamu mau mengunjungi Tanah Suci? Jawab loh, biar di aminin sama yang lainnya. :DBeberapa waktu terakhir ini di Jogja makin banyak agen-agen ibadah umrah yang pasang banner gede-gede di pinggir jalan. Kegedean malah kalau menurut saya. Terpampang jelas dalam bannernya pertanyaan yang membuat kita tertarik untuk membacanya. Salah satunya judul postingan ini. Salah duanya semacam: UMRAH MURAH + SINGAPORE, atau UMRAH MURAH + JALAN-JALAN KE EROPA. Salah tiganya: UMRAH GRATIS kalau bisa ngajak 5 orang (yang huruf kecil biasanya gak kelihatan di annernya). Dan banner seperti itu SAH hukumnya saudara-saudara. Asal sudah berizin dan tidak menyalahi aturan.
Kembali ke judulnya, anda ingin naik haji dan umrah? Beneran ingin? Silakan jawab di kolom komentar. Saya pun sangat ingin mengajak kedua orang tua saya. Apalagi Ibu yang kalau udah cerita pengalamannya waktu naik haji beberapa tahun yang lalu, ngelihat raut dan aura wajahnya itu s**a langsung pengen nyodorin tiket umrah + uang 50 juta buat bekal di sana. Ibu saya itu kalau udah cerita di mekkah, itu semuanya hal baik, semuanya pengalaman baik, terharu kadang. Bikin yang udah pernah ke sana, pasti pengen ke sana lagi. Bikin yang belum ke sana, jadi ngebet pengen ke sana. Seriusan. Ibu selalu bercerita tentang mekkah itu sesuatu yang spesial. Tempat di mana bahwa pertolongan dan bantuan Allah terbukti itu begitu dekat. Nyata. Gak dibuat-buat.
Pernah sekali waktu, Ibu cerita sampai keluar air mata. Saking rindunya ingin ibadah di Tanah Suci. Kebayang gak perasaan saya yang seketika itu bener-bener pengen nyodorin tiket dan sejumlah uang buat umrah. Keinginan itu kuat banget. Tapi ketika lihat brosurnya, masya Allah, paling murah sekarang 20 Juta. Paket yang udah lumayan nyaman sih di angka 25 jutaan. Kali 2 sepaket sama Bapak udah 50 juta. Bekal biar seminggu di sana gak pusing itu 50 jutaan lah. Udah harus nyiapin dana 100 juta hadirin sekalian. Kalau sekalian sama saya jadi sekitar 150 juta All In tinggal ibadah. Angka yang besar saudara-saudara.
Untuk ibadah Haji tentu jauh lebih tinggi, belum nunggunya.
Tapi, berangkat ke Tanah Suci itu percaya gak percaya sesuatu yang gaib. Berangkat ke Tanah Suci itu bukan kehendak kita. Bagi yang meyakini, berangkat ke Tanah Suci itu merupakan undangan dari Allah. Kita itu cukup yakin dan merencanakan aja. Allah yang mengundang dengan cara yang gak bakal kita duga-duga. Gitu kata Aa Gym dalam ceramahnya. Gak perlu tuh ngambil hutang di Bank buat pergi ke Tanah Suci. Eh, ada loh yang begitu. Bahkan kejadian tepu-tepu biar bisa berangkat juga ada.
Kisah nyata yang membuktikan bahwa ke Tanah Suci itu undangan dari Allah itu ada dalam buku Catatan Indah Untuk Tuhan karya Mas Saptuari, ada seseorang yang secara finansial sangat tidak mungkin buat berangkat, ternyata berangkat juga dengan cara yang kalau pakai akal manusia itu gak susah diwujudkan. Beliau berangkat dengan modal keyakinan dan do'a do'a yang selalu dipanjatkan. Pokoknya dia bener-bener pasrah diundang Allah dengan cara apapun.
Mau tahu do'a-nya beliau bisa berangkat gratis? Hubungi o818-o417-6777 via WA atau SMS buat beli buku Catatan Indah Untuk Tuhan. Harganya 89.000. :D
Kisah lainnya dari Mas Saptuari sendiri, masih ada dalam bukunya. Yakin gak mau beli bukunya? :p Keyakinan dan keinginan yang udah ada sejak zamannya Saptuari muda, akhirnya bisa terwujud juga. Mas Saptuari berangkat ke Tanah Suci.
Mau tahu seberapa yakin mas Saptuari bisa berangkat ke Tanah Suci? Hubungi o818-o417-6777 via WA atau SMS buat beli buku Catatan Indah Untuk Tuhan. Udah langsung hubungi aja. Sekalian beli buku Kembali Ke Titik Nol sama Berani Jadi Taubaters. Tak kasih diskon. :D
Jadi, berangkat ke Tanah Suci itu merupakan hak mutlak Allah untuk mengundang. Kita hanya perlu yakin dan mempersiapkan sebaik-baiknya. Yakin bahwa kita layak untuk diundang. Biar layak, ya kita persiapkan sungguh-sungguh.
Saya juga belum pernah ke Tanah Suci, Ibu dan Bapak saya yang pernah. Tapi dari cerita Ibu, di sana itu tempat yang sangat menyenangkan dan menenangkan. Serius deh Ibu saya gak pernah bohong tuh. Makanya keinginan saya ya ngajak Ibu dan Bapak balik ke sana lagi. Walaupun keadaan finansial saya saat ini sangat jauh dari 150 juta tadi, tapi kalau Allah memang berkehendak, siapa yang bisa menolak? Bener gak?
Kita hanya perlu bersiap-siap barangkali bulan depan dapat rezeki yang gak kita duga. Kalau udah siap kan tinggal berangkat.
Do'a Ibu mirip sama do'a mas Saptuari yang dituliskan dalam buku Catatan Indah Untuk Tuhan:
"Wahai Allah Tuhanku, izinkan aku melihat Ka'bah-Mu lagi. Hari ini aku pulang ke rumah. Semoga kelak Allah juga menjadikan Ka'bah untukmu."
Dan entah kenapa, saya yakin dalam waktu dekat Ibu dan Bapak bakal kembali ke sana. Berangkat umrah bersama anak-anaknya. Aamiin.
Jadi, kapan kamu mau mengunjungi Tanah Suci? Jawab loh, biar di aminin sama yang lainnya. :D