Nrsimha Store

Nrsimha Store we're on a mission to conserve

-
For Kids

-
Salam Lestari! Donasi I Love U 3000 👇

05/09/2026

Lautan Ikan Sapu-Sapu

Kemarau ekstrem terjadi di Sungai Silugonggo Desa Bungasrejo, Kabupaten Pati, mengering total dalam dua pekan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan ikan sapu-sapu terlihat di dasar sungai dalam jumlah banyak hingga ribuan ekor.

Fenomena mengeringnya Sungai Silugonggo ini belum pernah terjadi sebelumnya, meskipun di musim kemarau. Dan juga, sebelumnya sungai tersebut masih dipenuhi air dan dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung pengairan pertanian.

Kemunculan ikan tersebut kemudian dimanfaatkan warga dengan mengumpulkannya dan dijual dengan harga sekitar Rp2.000 hingga Rp2.500 per kilogram. Ikan sapu-sapu ini akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak lele, juga diubah menjadi tepung

Beredar video memperlihatkan kekeringan ekstrem yang biasanya dialiri air berubah menjadi hamparan dasar Sungai Silugonggo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Fenomena mengeringnya Sungai Silugonggo ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran nyata dampak kekeringan ekstrem yang tengah melanda wilayah Kabupaten Pati.

Dukung juga konservasi dengan follow
NARA SIMHA
Little Simha

 

02/09/2026

Pari Dilempar Orca

Seekor paus orca menghempaskan ikan pari yang sedang hamil terekam dalam video oleh fotografer Luis Miguel Gutiérrez Bringas (Luis Miguel Gutierrez Bringas) di perairan Baja California Sur, Meksiko. Dan menjadi sangat viral di media sosial baru-baru ini.

Bagaimana tidak, akibat hantaman kibasan ekor (tail slap) yang sangat keras dari orca tersebut, tubuh induk ikan pari mengalami tekanan luar biasa di udara. Hal ini mengakibatkan bayi-bayi pari (pups) yang ada di dalam kandungan langsung terlempar keluar ke laut sebelum waktunya.

Meskipun terlihat kejam bagi manusia, tindakan orca menghempas atau menampar ikan pari dengan ekornya memiliki alasan keamanan dan strategi berburu yang sangat cerdas.

Menurut keterangan sang fotografer di kolom komentar unggahannya, bayi-bayi pari yang terlempar keluar tersebut dilaporkan berhasil bertahan hidup dan berenang menjauh, sementara sang induk kemungkinan besar menjadi mangsa bagi kawanan orca tersebut.

Dukung juga konservasi dengan follow
NARA SIMHA
Little Simha

 

28/08/2026

Ikan Kiamat Terdampar

Ikan oarfish atau populer dengan sebutan ikan 'kiamat' ditemukan mati terdampar di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa 25 Agustus 2026.

Ikan langka sepanjang empat meter itu ditemukan pengunjung dalam kondisi mati sekitar pukul 07.30 WITA. Video penemuan ikan itu pun viral di media sosial. Dan banyak warganet yang mengkaitkan ikan tersebut dengan tanda akan adanya gempa.

Pakar menyebut tidak ada bukti ilmiah yang valid yang menghubungkan kemunculan oarfish dengan prediksi gempa bumi atau bencana alam. Riset dari para ahli oseanografi dan seismologi menyatakan bahwa oarfish terdampar karena pengaruh arus laut, perubahan suhu air, sakit, atau terbawa gelombang ke perairan dangkal.

Dukung juga konservasi dengan follow
NARA SIMHA
Little Simha

 

26/08/2026

Kisah Gajah Sulong

Seekor gajah bernama Sulong menjadi perhatian setelah nekat berjalan seorang diri sejauh 200 kilometer demi kembali ke rumah atau habitat asalnya di Gua Musang, Kelantan. Kisah perjalanan memilukan gajah ini telah memicu gelombang simpati yang sangat besar dari publik dan netizen di media sosial.

Sulong awalnya ditangkap dan direlokasi oleh petugas margasatwa dari tempat asalnya ke kawasan Hutan Gerik, Perak. Pemindahan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya konflik antara satwa liar dan warga setempat.

Didorong oleh insting dan ikatan yang kuat dengan rumahnya, Sulong menolak tinggal di tempat baru. Ia memilih kabur dan kembali ke tempat asalnya di Hutan Gerik.

Perjalanan ini menjadi perhatian dan menyentuh hati publik karena Sulong melangkah dengan tertatih-tatih. Kaki depan sebelah kanannya mengalami luka parah dan pembengkakan. Luka ini diduga akibat ikatan rantai yang terlalu kencang selama proses pemindahan sebelumnya.

Hingga akhir Agustus 2026, Sulong dilaporkan telah berhasil menempuh puluhan kilometer dan masih menyisakan jarak sekitar 100 kilometer lagi untuk benar-benar sampai di habitat asalnya di Gua Musang. Dan selama perjalanan tersebut, Sulong dilaporkan sangat tenang. Ia sama sekali tidak mengamuk, tidak merusak, dan tidak mengganggu kendaraan yang berpapasan dengannya di sepanjang jalan.

Dukung juga konservasi dengan follow
NARA SIMHA
Little Simha

 

24/08/2026

Berburu Demi Konten

Dua WNA asal Tiongkok berinisial YH dan NZ, diamankan Kantor Imigrasi Jayapura karena diduga menyalahgunakan izin tinggal. Keduanya diketahui melakukan perburuan satwa dilindungi kasuari dan kuskus yang direkam untuk konten media sosial mereka.

YH juga diketahui melakukan siaran langsung melalui Douyin untuk mempromosikan dan menjual produk dari Tiongkok. Keduanya masuk Indonesia pada 3 Juli 2026 menggunakan Visa Kunjungan Bisnis, sementara NZ mengaku datang ke Indonesia untuk mengikuti suaminya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya akan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) sesuai Pasal 75 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Imigrasi menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan terhadap kegiatan orang asing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Dukung juga konservasi dengan follow
NARA SIMHA
Little Simha

 

13/08/2026

Ekspor Monyet Ekor Panjang

Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah Indonesia melalui ⁠Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi menetapkan kembali kuota ekspor ⁠monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) sebanyak 1.928 hingga 1.929 ekor untuk tahun 2026, setelah sempat tidak tercatat melakukan ekspor sejak tahun 2022.

Ekspor ditujukan untuk keperluan penelitian dan pengujian biomedis di lembaga riset internasional, dengan target utama ke ⁠Amerika Serikat serta penjajakan ke Cina, dengan kisaran harga US$3.000–4.000 per ekor.

Pemerintah berdalih bahwa satwa yang diekspor berasal dari hasil penangkaran atau pengembangbiakan resmi (seperti fasilitas di Mesuji, Lampung, yang dikelola PT Biomedika Nusantara Indah), bukan tangkapan langsung dari alam liar. Kebijakan ini juga diklaim sebagai solusi untuk meredam konflik antara populasi makaka yang berlebih dengan manusia di berbagai daerah.

Dukung juga konservasi dengan follow
NARA SIMHA
Little Simha

 

Address

South Tangerang
15414

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nrsimha Store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share