NOVEL 17

NOVEL 17 NOVEL 17 adalah supplier buku bacaan (novel, buku bisnis, buku sejarah, buku ekonomi, buku komik) ka

04/02/2026

Ketika Sekolah Dipimpin Tanpa Kompetensi
Ditulis oleh: Fardella Agustana, S. Pd. Gr.

(Refleksi kritis tentang kepemimpian Pendidikan, Kompetensi, dan Sistem yang Terabaikan)

Sekolah tidak runtuh karena kurangnya gedung, kurikulum atau slogan visi. Ia runtuh ketika dipimpin oleh orang-orang yang tidak memahami hakikat pendidikan, dan dibiarkan berjalan tanpa standar kerja yang jelas dan terukur. Keruntuhan ini jarang terlihat secara kasat mata, tetapi dampaknya panjang dan merusak.
Dalam banyak kasus, jabatan pimpinan sekolah tidak lahir dari kompetensi pedagogik dan kepemimpinan pendidikan, melainkan dari kompromi struktural, kedekatan personal atau sekadar senioritas. Akibatnya, sekolah dipimpin oleh orang-orang yang mungkin baik secara personal, tetapi tidak cukup cakap secara profesional. Di sinilah pendidikan mulai kehilangan arah.
Pemimpin yang tidak kompete cenderung mengganti visi dengan improvisasi. Keputusan diambil berdasarkan kebiasaan lama, perasaan sesaat, atau kepentingan jangka pendek. Tanpa pemahaman pedagogi dan manajemen pendidikan, sekolah berjalan seperti kapal tanpa kompas: bergerak, tetapi tidak tahu kemana arah yang dituju.
Ketiadaan SOP yang terukur memperparah keadaan. Tanpa standar kerja yang jelas, sekolah berubah menjadi ruang abu-abu: aturan lentur untuk sebagian orang, kaku untuk yang lain, sangat tajam kepada yang di bawah, dan tumpul untuk yang berada di atas. Guru bekerja berdasarkan tafsir masing-masing, evaluasi bersifat subjektif, dan konflik diselesaikan berdasarkan relasi, bukan prinsip. Dalam kondisi ini, profesionalisme mati perlahan.
Lebih berbahaya lagi, sekolah yang dipimpin tanpa kompetensi dan SOP melahirkan budaya feodal. Keputusan tidak diuji data, tetapi oleh jabatan. Kritik dianggap ancaman, pertanyaan dianggap pembangkangan. Guru yang berpikir kritis dianggap bermasalah, sedangkan guru yang berdiam diri dianggap loyal.
Hingga akhirnya guru yang terbaik memilih keluar, tetapi hal ini dianggap biasanya saja dengan dalih โ€œmasih banyak guru di luaran sanaโ€. Jika dipikir dengan hati yang tenang bagaimana mungkin tujuan sekolah bisa dicapai dengan terus mengganti poros penggerak utamanya. Organisasi seperti ini mungkin terlihat tenang dari luar, tetapi sesungguhnya sedang membusuk dari dalam.
Dalam psikologi organisasi pendidikan, kondisi ini dikenal sebagai toxic leadership dan role ambiguity-ketika pemimpin tidak memberi kejelasan peran, standar, dan tujuan. Guru mengalami kelelahan emosional (burnout), bukan karena beban kerja, tetapi karena ketiadaan makna dan keadilan sistemik.
Dalam perspektif islam, kepemimpinan seperti ini jauh dari nilai amanah dan adil. Rasulullah Saw bersabda:
โ€œApabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuranโ€ HR. Bukhori
Hadits tersebut bukan ancaman melainkan peringatan moral. Kepemimpinan adalah tanggung jawab keilmuan dan keteladanan, bukan sekadar jabatan struktural. Pemimpin pendidikan bukan hanya pengelola administrasi, tetapi penjaga jiwa pembelajaran.
Kepemimpinan profetik menuntut tiga hal: sidiq (kejujuran), amanah (tanggungjawab), dan fathonah (kecakapan). Tanpa Fathonah-kompetensi dan kebijaksanaan_kejujuran saja tidak cukup untuk menyelamatkan organisasi.
Dampak paling serius dari kepemimpinan seperti ini bukan pada laporan, melainkan pada manusia. Guru kehilangan gairah profesional, terjebak rutinitas tanpa makna.
Siswa kehilangan teladan berpikir kritis dan kepemimpinan yang sehat. Sekolah gagal menjalankan fungsi utamanya: menjadi ruang belajar yang hidup.
Namun kritik tidak berhenti pada penunjukan masalah. Pendidikan tidak dibangun dengan kemarahan, tetapi dengan keberanian memperbaiki.

Lalu bagaimana solusinya?
Mengembalikan sekolah pada kompetensi dan sistem

Pertama, kepemimpinan sekolah harus dikembalikan pada kompetensi, bukan kompromi. Kepala sekolah dan pimpinan harus dipilih berdasarkan pemahaman pedagogik, kemampuan manajerial, dan integritas moral. Jabatan pendidikan bukan ruang coba-coba, melainkan amanah profesional.
Kedua, sekolah harus memiliki SOP yang jelas, terukur, dan hidup-bukan dokumen mati, SOP bukan alat kontrol semata, tetapi panduan kerja yang adil dan transparan. Dengan SOP, kinerja bisa dievaluasi, konflik bisa diselesaikan secara objektif, dan kepercayaan bisa dibangun.
Ketiga, sekolah perlu membangun budaya berbasis data dan refleksi, bukan intuisi semata. Keputusan harus diuji dengan fakta, praktik baik, dan kajian pedagogis. Rapat bukan sekadar formalitas, tetapi ruang berpikir kolektif.
Keempat, guru harus diposisikan sebagai mitra profesional, bukan sekadar pelaksana. Sekolah yang sehat adalah sekolah yang memberi ruang dialog, kritik, dan inovasi. Kepemimpinan yang kuat tidak takut pada guru yang berpikir.

Harapannya: Sekolah sebagai ruang tumbuh yang bermartabat
Harapan pendidikan tidak terletak pada sistem yang sempurna, tetapi pada kesediaan untuk berubah. Sekolah bisa pulih jika berani jujur terhadap kelemahannya. Kepemimpinan bisa diperbaiki jika ada kemauan belajar. SOP bisa dibangun jika ada komitmen pada keadilan dan profesionalisme.
Sekolah sejatinya bukan milik jabatan, tetapi milik masa depan. Ia tidak membutuhkan pemimpin yang paling berkuasa, tetapi yang paling paham arah. Tidak membutuhkan aturan yang paling banyak, tetapi yang paling bermakna.
Karena sekolah yang baik bukan yang tampak sinuk dari luar, melainkan yang tertata dari dalam, dipimpin dengan kompetensi, dan dijalankan dengan integritas

(instagram: )

Beberapa catatan penting :โ€ขKes**aannya membaca sangat membantu kelancaran transisi hidupnya.โ€ขMembaca buku, majalah, meno...
02/01/2026

Beberapa catatan penting :

โ€ขKes**aannya membaca sangat membantu kelancaran transisi hidupnya.

โ€ขMembaca buku, majalah, menonton acara-acara informatif di televisi dan bertanya pada orang-orang yang lebih ahli dilakukan bob demi meningkatkan pemahaman dan mengembangkan keterampilan bisnisnya

โ€ขMembuat keputusa terburu-buru tanpa berpikir dua kali sering kali berakhir pada keputusan yang salah. Peluang gaga diperkuat ketika mereka tidak peduli apa yang dipirkan orang lain.

โ€ขMereka bahkan tidak memikirkan sukses, hanya terus bergerak agar bisnisnya tumbuh dan berkembnag, minimal tumbuh. Jika diam berlama-lama pada satu titik, mereka tahu ushanya akan hancur

โ€ขSebaliknya orang bodoh tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Mereka melewati masa-masa sulit, mengenyahkan rasa ragu dan takut dengan passion mereka. Jika seseorang memulai bisnis untuk mendapatkan keuntungan, namun tanpa passion, ia akan berakhir dengan menyerah sebab ia sudah pasti akan gagal ketika kesulitan datang.

๐Ÿ˜Š Membangun passion berarti menciptakan sumber motivasi anda sendiri, bukan menunggu orang lain memotivasi anda.

๐Ÿ˜Š Kerja keras anda dalam membangun passsion juga harus diimbangi dengan ekspektasi yang rasional

๐Ÿ˜Š Tak jarang, kekurangan modal dijadikan kambing hitam kegagalan para pebisnis cerdas ini

๐Ÿ˜Š Orang bodoh cenderung terus bergerak dengan modal seberapapu dan apapun yang mereka miliki

๐Ÿ˜Š Ia pun tak membuang waktu dengan hitung-hitungan untung rugi ala orang pintar. Yang bob tahu, ia harus melangkah saja.

๐Ÿ˜Š Kita menggunakan mata untuk melihat peluang lalu otak mengolahnya menjadi kreativitas

๐Ÿ˜Š Jika tak ada pasar, seharusnya ciptakan pasarnya. Bukan menunggu pasanya ada, baru jualan

๐Ÿ˜ŠBob bisa membuktikan bahwa tindakan bekerja lebih kuat daripada teori manapun

๐Ÿ˜Š Ia selalu menyarankan agar setiap orang memiliki tekad dan keinginan kuat menjadi pengusaha sebab keduanya ibarat bensin dan motor.

๐Ÿ˜Š Dalam berbisnis, jangan terlalu memikirkan sukses. Kalau terlalu banyak memikirkan sukses, anda akan bekerja dalam tekanan, tidak rileks sehingga hasil kerja tidak akan bagus. Santai saja, hilangkan semua beban, ingat sandran itu tadi, kemauan, komitmen, keberanian mengambil peluang, pantang menyerah dan selalu belajar pada yang lebih pintar serta selalu bersyukur

๐Ÿ˜ŠOrang goblok yang tak punya ide, hanya punya satu alternatif, yakni menjalankan ide satu-satunya itu.

๐Ÿ˜ŠApapun yang mempengaruhi kinerja karyawan sebaiknya disampaikan secepat mungkin. Rentang waktu untuk komunikaasi tersebut juga penting, sebab setiap penundaan penerimaan informasi terasa seperti ketidakpercayaan dari atasan.

๐Ÿ˜Š Kepercayaan merupakan kualitas seseorang yang sulit dipatahkan. Ketika kepercayaan itu hilang sulit untuk didapatkan kembali

๐Ÿ˜ŠInterupsi merupakan tanda bahwa kita tidak ingin mendengarkan pemikiran orang lain serta lebih peduli terhadap pendapat sendiri.

๐Ÿ˜ŠAtasan yang cerdas tahu bahwa mendelegasikan tugas amat penting untuk membangun kepercayaan diri di tempat kerja.

๐Ÿ˜ŠMemanjakan karyawan sama saja dengan membonsai perkembangan profesional dan menyiratkan ketidakpercayaan anda

๐Ÿ˜Š Manajemen yang berhasil menciptakan lingkungan kerja penuh kepercayaan membuat karyawan memiliki inovasi dan kreativitas yang berakhir pada keuntungan besar bagi perusahaan itu sendiri

๐Ÿ˜Š Ketika ingin mengubah perilaku anak buah anda bisa melakukan banyak cara. Mulai dari memberi saran, menawarkan bonus, hingga berteriak jengkel. Tapi anda juga bisa menawarkan pembimbingan, implementasi feedback atau mengajak anak buah berkegiatan di luar kantor

๐Ÿ˜ŠMelakukan perubahan perilaku dengan mendorong anak buah untuk mengubah cara berpikir mereka

๐Ÿ˜Š Kemampuan mengenali pola prilaku yang dapat berpengaruh buruk pada lingkungan kerja juga penting dilatih. Perilaku tersebut antara lain s**a mengeluh, menunda pekerjaan, merasa paling tahu, banyak bicara sedikit bekerja, pendiam/ pasif, apatis, sensitif berlebihan, atau s**a memanipulasi

๐Ÿ˜Š Banyak karyawan hebat dan produktif pada akhirnya memilih untuk tidak meninggalkan perusahaannya melainkan meninggalkan atasannya

๐Ÿ˜Š Bob lebih senang apabila seseorang maju karena usahanya sendiri. Tidak sedikit-sedikit tanya, sedikit-sedikit minta bantuan, sedikit-sedikit mengeluh. Baginya setiap orang yang ingin berbisnis harus mampu menjadi problem solver mandiri. Artinya, jika menghadapi masalah atau hambatan, ia tak panik dan meminta tolong ke sana kemari, melainkan mencoba mencari cara menyelesaikannya terlebih dahulu

Semoga Bermanfaat

Address

Sukabumi

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285723842979

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NOVEL 17 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to NOVEL 17:

Share

Category