28/10/2017
🌷Karena Surga di Rumah, adalah Kita yang Mencipta 🌷
Oleh : *Pipin Latifah*
"Ummi, sini" seorang suami menyuruh sang istri untuk duduk di sampingnya. Segeralah sang istri menuruti perintah suaminya.
"Kenapa? Akhir-akhir ini, Abii lihat ummi nadanya meninggi?" Bukannya ummi tahu, sekali saja melakukan *bentakan* kepada anak, maka *ribuan sel otak akan putus* ?" sang suami mencoba mengajak diskusi istrinya yang sedang labil
"Ummi capek, bii. Capek di rumah dengan rewelnya anak-anak dari pagi ke pagi lagi" keluh sang istri
"Hemm... Ya udah, kita keluar dulu, yuk. Ajak anak-anak juga biar _fresh._ Nanti kita bicarakan lagi " ajak suami
🌷
Rumahku... Surgaku...
Betapa banyak yang mendamba surga di rumahnya, tapi hanya _neraka_ yang dirasanya
Bagaimana tidak?
Ketika dua insan yang berbeda telah menautkan hati dalam biduk rumah tangga, pastilah akan terbuka segala hal baiknya pun aibnya.
Maka,
Siapkah kita yang akan atau sedang menyelami lautan tantangan rumah tangga,
Andaikan kita melihat cacat cela terhadap pasangan kita,
Maukah kita menerima apa adanya?
Maukah kita turut menutupi dan menyempurnakan kekurangannya?
Jikalau tidak,
Maka sungguh surga itu tak akan tercipta 😞
🌷
Rumahku... Surgaku...
Betapa banyak yang mendamba surga di rumahnya, tapi hanya _neraka_ yang dirasanya
Bagaimana tidak?
Ketika Allah menganugerahkan keturunan pada sebuah keluarga,
Bayangannya hanya melihat gemas dan lucunya seorang bayi dan balita,
bisa diajak bermain dan canda tawa,
tapi tak siap akan ilmu mendidik dan membersamai anak-anaknya,
hingga tak jarang, keluh kesah dan amarah yang melingkari hari hari sang keluarga,
dan tak lagi dirasakannya, apa itu surga di rumahnya 😞
🌷
Jikalau memang mendamba surga di rumah kita,
Pastilah ada energi yang harus kita keluarkan
Tatkala seorang istri sedang meninggi suaranya, mengeluarkan semua keluh kesahnya, janganlah jua sang suami turut meninggi bahkan lebih keras lakunya pada istrinya
Cukuplah seorang suami bercermin, bagaimana seorang _Amirul Mukminin_ Umar bin Khattab RA tatkala menghadapi istri yang sedang meninggi di hadapannya, hanyalah diam yang dilakukannya agar tak menjadi api yang kian berkobar dalam rumah tangganya.
Lain halnya ketika seorang suami sedang meninggi suaranya, janganlah jua sang istri makin memanaskan suasana dengan tak menundukkan ego di hadapan suaminya. Cukuplah kabar gembira dari teladan utama Rasulullah SAW dalam sabdanya
“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?”
Mereka menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullaah!”
Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
“Wanita yang penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata: " *Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha*" (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir. Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380)
🌷
Kehadiran sang buah hati tentu akan melengkapi juga akan "Surga"-nya dalam mengarungi rumah tangga. Asalkan, bukan hanya *ingin* memiliki anak yang sejuk dipandang mata dan hati orang tua, tapi bagaimana usaha yang dilakukan agar menjadi keturunan *Qurrata A'yun*
Maka disinilah keshalihan orang tua harus terjaga karena keduanya yang akan mendidik putra putrinya menjadi sebaik-baik keturunan yang menyejukkan hati dan mencetak generasi menjadi *imam* bagi *orang-orang yang bertakwa*
🌷
Dari sini,
Mari kita memahami bersama
Bagaimana mungkin kan tercipta sebuah surga di rumah kita? Andai Suami dan Istri pun tak mau saling bekerjasama untuk menciptakannya?
Tak mau saling menurunkan ego di depan pasangannya.
Tak mau saling memahami kondisi pasangannya.
Tak mau saling ber _amar ma'ruf nahyi munkar_ dalam keluarganya
Tak mau untuk memaksimalkan keshalihan selaku orang tua untuk mendidik keturunannya
Maka jika semua itu tak dilakukan dalam keluarga, hanya *ilusi* untuk mencipta sebuah surga dalan rumahnya
Karena rumahku surgaku, sesungguhnya adalah kita yang berusaha untuk mencipta, tentu dengan tak luput dari memohon pertolongan Robb Sang Penggenggam Kehidupan.
🌷
Dari seorang yang berusaha menjadi anak, istri, dan ibu agar tercipta surga di rumahnya
~ *Pipin Latifah* ~