17/08/2026
“Dirgahayu Indonesiaku, 81 Tahun Merdeka.”
Kita bersyukur atas kemerdekaan yang diwariskan dengan darah dan air mata, karena kemerdekaan bukan sekadar bebas dari penjajahan, tetapi amanah untuk menjaga persatuan dan martabat bangsa.
Namun, ketika Merah Putih diturunkan di tanah yang telah berdamai, kita patut bertanya: apakah luka sejarah benar-benar telah disembuhkan, atau hanya kita diamkan hingga kembali berdarah?
Wahai pemerintah, jangan hanya menertibkan bendera yang berbeda. Dengarkan p**a suara rakyat yang merasa belum sepenuhnya dipeluk oleh keadilan.
Dan wahai rakyat, jangan jadikan sejarah sebagai alasan untuk memecah persaudaraan.
Sebab Merah Putih bukan hanya kain yang berkibar di tiang, tetapi janji bahwa setiap anak negeri, dari Sabang sampai Merauke, memiliki tempat yang sama di dalam rumah bernama Indonesia.
Merdeka adalah ketika negara mampu mendengar rakyatnya, dan rakyat mampu mencintai negaranya tanpa harus kehilangan martabatnya.
Pappa Bejo