Melayani pesanan kaca mata min/plus

Melayani pesanan kaca mata min/plus Melayani dg sepenuh hati..

06/02/2022

MG optikal melayani kebutuhan alat bantu mata anda..cukup kirimkan resep..
Langsung kirim bebas ongkir

Yang perlu alat bantu min/plus silahkan japri
12/01/2022

Yang perlu alat bantu min/plus silahkan japri

Ayoo pilih pilih..kepoin aja
08/01/2022

Ayoo pilih pilih..kepoin aja

Yang perlu alat bantu kaca mataSilahkan hubungi wa 085220775454Melayani dalam dan luar kota
23/12/2021

Yang perlu alat bantu kaca mata
Silahkan hubungi wa 085220775454
Melayani dalam dan luar kota

Silahkan di tunggu pesanan selanjutnya Insya allah amanah
23/11/2021

Silahkan di tunggu pesanan selanjutnya
Insya allah amanah

Silahkan yang perlu alat bantu mata min/plus
16/11/2021

Silahkan yang perlu alat bantu mata min/plus

Siap melayani Plus/minus
31/10/2021

Siap melayani
Plus/minus

26/08/2021

Orang-orang sukses mencari kesempatan untuk menolong sesama. Sementara orang-orang gagal mencari kesuksesan untuk diri sendiri.

20/07/2021

Dewasa ini, jumlah pengguna kacamata dunia semakin meningkat. Bukan hanya pada anak-anak, melainkan juga orang dewasa. Adapun berikut adalah beberapa fakta dan mitos tentang kacamata, yang harus Anda ketahui.

1. Menggunakan Kacamata Terus-menerus Bisa Menambah Minus

Penggunaan kacamata yang terlalu sering tidak bisa menambah minus atau justru mengurangi minus. Bagaimanapun, kacamata adalah alat bantu untuk mengoreksi kelainan fokus penglihatan—terlebih supaya kondisi mata tetap rileks dan tidak lelah. Nah, adanya pertambahan jumlah ukuran kacamata bukan disebabkan oleh lama pemakaian kacamata, melainkan oleh banyak faktor, seperti keturunan dan lingkungan.

2. Melihat Pemandangan Hijau Bisa Menyembuhkan Rabun Jauh

Melihat pemandangan hijau, laut, atau justru menggeser fokus ke benda lain setiap satu hingga dua jam di depan komputer hanya berfungsi sebagai cara relaksasi otot mata. Tujuannya, untuk mencegah kelelahan pada mata, dan bukan “menyembuhkan” rabun jauh.

3. Membaca Sambil Tiduran Dapat Menambah Rabun Jauh

Anda dianjurkan untuk membaca dalam jarak 30-40 sentimeter, untuk mencegah mata cepat lelah. Bagaimanapun, posisi tersebut berisiko mendekatkan objek ke mata—sehingga mata cenderung bekerja lebih keras untuk fokus. Nah, jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama, kebiasaan ini bisa menyebabkan peningkatan kelainan rabun jauh

4. Rabun Jauh atau Minus Bisa Disembuhkan

Tidak ada obat yang mampu menyembuhkan rabun jauh. Sebagai gantinya, Anda bisa menghilangkan mata minus maupun silinder dengan bedah kornea (keratotomi radial) atau Laser-assisted in Situ Keratomileusis (LASIK). Adapun tindakan medis ini hanya bisa dilakukan setelah perkembangan bola mata berhenti/progresivitas rabun jauh mulai stabil. Biasanya, hal ini terjadi pada mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

5. Hindari Mencoba Kacamata Orang Lain Agar Tidak Tertular Minus

Tidak ada minus yang menular—sekalipun Anda mencoba kacamata dengan silinder atau minus tebal. Adapun ketika mata normal menggunakan kacamata minus, otot-ototnya akan berusaha menyesuaikan fokus, sehingga kerap kali mata terasa semakin berat atau justru pusing.

Penggunaan kacamata minus pada mata normal dalam waktu lama-lah, yang sesungguhnya akan menjadi masalah. Pertama-tama, otot mata akan menyesuaikan fokus lalu lama-lama terbiasa. Ketika anda mencopot kacamata, otot yang sudah terbiasa tadi akan berusaha mengembalikan fokus. Kondisi inilah yang menyebabkan Anda berisiko jadi penderita mata minus.

25/05/2021

*GERHANA BULAN TOTAL*
Rabu, 26 Mei 2021 M

*KAIFIYAT (TATA CARA) SHALAT GERHANA & DALIL-DALINYA*

Oleh: hajar

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

IKHWAN FILLAH, IN SYAA ALLAH AKAN TERJADI GERHANA BULAN TOTAL PADA HARI RABU
Tanggal 26 Mei 2021 M
Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, dengan keterangan sebagai berikut:

Awal Umbra (U1)=
16:44:56 WIB
Awal Total (U2)=
18:11:23 WIB
Tengah Gerhana (Max)=
18:18:41 WIB
Akhir Total (U3)=
18:25:59 WIB
Akhir Umbra (U4)=
19:52:26 WIB

: Almanak Islam 1442 H. yang dikeluarkan oleh PP Persatuan Islam (PERSIS)

*KAIFIYAH (TATA CARA) SHALAT KHUSUF*

Kusuf (di waktu ada Gerhana Matahari) dan Khusuf (di waktu ada Gerhana Bulan)

Hal Yang Berkaitan Dengan Terjadinya Gerhana
Pada waktu terjadinya selain Shalat Gerhana DUA RAKA'AT, ada perintah:

1- Berkhutbah (seperti khutbah Jum'at, tetapi tidak ada duduk antara dua khutbah, hanya sekali khutbah) setelah shalat dengan memberi nasihat apa yang perlu di waktu itu, menerangkan kekuasaan Allah Azza wa Jalla yang Maha Besar, dan mengingatkan, bahwa gerhana itu terjadinya bukan karena mati atau hidupnya seseorang, melainkan salah satu dari tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. yang ditunjukkan kepada kita.

2- Membanyakan menyebut asma Allah (bertakbir) dengan mengingat kekuasaan-Nya.

3- Berdo'a meminta sekalian apa yang hendak diminta, dan minta ampun dari dosa.

4- Bershadaqah.

5- Memerdekakan hamba sahaya, kalau ada.

*KAIFIYAH (CARA) SHALAT GERHANA:*

*SHALAT GERHANA ITU DUA RAKA'AT SECARA BERJAMA'AH DENGAN TIDAK ADA ADZAN DAN IQOMAH.*
*SHALATNYA SEPERTI SHALAT SHUBUH, TETAPI DI TIAP-TIAP RAKA'AT DITAMBAH SATU RUKU', YAITU SESUDAH BANGKIT DARI RUKU' DENGAN MEMBACA _"SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH"_ DAN _"RABBANAA WALAKAL HAMDU"_ TERUS BERDIRI SEDEKAP DAN DILANJUTKAN MEMBACA AL-FATIHAH DAN SURAT LAGI, SESUDAHNYA KEMUDIAN RUKU' LAGI, LALU BANGKIT DARI RUKU', LALU SUJUD LALU DUDUK LALU SUJUD, DEMIKIAN SELANJUTNYA PADA RAKA'AT KEDUA.*

* SHALAT GERHANA ITU DUA RAKA'AT DENGAN EMPAT RUKU' DAN EMPAT SUJUD.*

Mulai Takbir : Setelah Shalat Maghrib +- 10 menit, dilanjut Shalat Gerhana, lalu Khutbah,
pengumpulan, dan pendistribusian shadaqah.

*Dalil-dalil Shalat Gerhana*

Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha (berkata):

« أَنَّ الشَّمْسَ خَسَفَتْ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- فَبَعَثَ مُنَادِيًا بِالصَّلاَةُ جَامِعَةٌ، فَتَقَدَّمَ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فِى رَكْعَتَيْنِ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ »

*"Bahwasanya Matahari terjadi gerhana pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu beliau mengutus penyeru mengajak orang-orang berkumpul untuk shalat, kemudian beliau berdiri shalat empat ruku' dalam dua raka'at dan empat sujud".* {H.R. al-Bukhari: 1066}

Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha, ia berkata:

« خَسَفَتِ الشَّمْسُ فِى حَيَاةِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَخَرَجَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِلَى الْمَسْجِدِ فَقَامَ وَكَبَّرَ وَصَفَّ النَّاسُ وَرَاءَهُ، فَاقْتَرَأَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم قِرَاءَةً طَوِيلَةً ثُمَّ كَبَّرَ فَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلاً ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ: « سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ » . ثُمَّ قَامَ فَاقْتَرَأَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً هِىَ أَدْنَى مِنَ الْقِرَاءَةِ الأُولَى ثُمَّ كَبَّرَ فَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلاً هُوَ أَدْنَى مِنَ الرُّكُوعِ الأَوَّلِ ثُمَّ قَالَ: « سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ». ثُمَّ سَجَدَ ، ثُمَّ فَعَلَ فِى الرَّكْعَةِ الأُخْرَى مِثْلَ ذَلِكَ حَتَّى اسْتَكْمَلَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ ، وَانْجَلَتِ الشَّمْسُ قَبْلَ أَنْ يَنْصَرِفَ ثُمَّ قَامَ فَخَطَبَ النَّاسَ فَأَثْنَى عَلَى اللهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ قَالَ: « إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ لاَ يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهَا فَافْزَعُوا لِلصَّلاَةِ »
*Pernah terjadi gerhana Matahari pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Raslullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar ke masjid kemudian berdiri dan bertakbir dan orang-orang pun berbaris di belakangnya, lalu beliau membaca dengan bacaan yang panjang kemudian takbir sambil ruku' dengan ruku' yang panjang, kemudian mengangkat kepalanya sambil mengucapkan 'Sami'allahu liman hamidah, rabbanâ lakal hamdu' lalu beliau berdiri lalu membaca dengan bacaan yang panjang tetapi kurang dari bacaan yang pertama, kemudian takbir sambil ruku' dengan ruku' yang panjang tetapi kurang dari ruku' yang pertama, (kemudian mengangkat kepalanya) sambil mengucapkan 'Sami'allahu liman hamidah, rabbanâ lakal hamdu' lalu beliau sujud (dua kali sujud) kemudian beliau melakukan pada raka'at yang selanjeutnya seperti itu hingga sempurna dikerjakan empat raka'at dan empat sujud dan gerhana Matahari pun berakhir sebelum beriau berpaling, kemudian beliau berdiri dan berkhutbah memuji dan menyanjung Allah sengan sepantasnya, dan beliau bersabda: "Sesungguhnya Matahari dan Bulan dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, keduanya tidak gerhana dikarenakan kematian dan hidupnya seseorang, maka apabila kalian melihatnya hendaklah bersegera melaksanakan shalat (gerhana)".* {H.R. Muslim: 2129 dan Ibnu Khuzaimah: 1311}

Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha (ia berkata):

« أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم جَهَرَ فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فِى رَكْعَتَيْنِ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ »

*"Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeraskan bacaannya pada shalat gerhana, beliau shalat empat ruku' dalam dua raka'at dan empat sujud."* {H.R. Muslim: 2131}

Bershadaqah, Istighfar, Dan Dzikir Pada Kejadian Gerhana, Dan Keluar Waktu Selesai Shalat Dengan Keadaan Terang:

Dari Asma' Radhiyallahu 'anha, ia berkata:

« لَقَدْ أَمَرَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم بِالْعَتَاقَةِ فِى كُسُوفِ الشَّمْسِ »

*"Sungguh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan memerdekakan hamba sahaya pada hari terjadi gerhana Matahari".* {H.R. al-Bukhari: 1054, Ibnu Khuzaimah: 1324, al-Hakim: 1178, Ibnu al-Jarud: 251, dan al-Baihaqi: 4176}

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا »

*"Sesungguhnya Matahari dan Bulan itu dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, keduanya tidak terjadi gerhana dikarenakan kematian dan hidupnya seseorang, maka apabila kalian melihatnya hendaklah berdo'a kepada Allah SWT., bertakbir, shalat, dan bershadaqah".* {Muttafaq Alaih dari Aisyah Radhiyallahu 'anha}

Dari Abu Musa Radhiyallahu 'anhu, ia berkata:

« خَسَفَتِ الشَّمْسُ ، فَقَامَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم فَزِعًا ، يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ ، فَأَتَى الْمَسْجِدَ ، فَصَلَّى بِأَطْوَلِ قِيَامٍ وَرُكُوعٍ وَسُجُودٍ رَأَيْتُهُ قَطُّ يَفْعَلُهُ وَقَالَ « هَذِهِ الآيَاتُ الَّتِى يُرْسِلُ اللهُ لاَ تَكُونُ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، وَلَكِنْ يُخَوِّفُ اللهُ بِهِ عِبَادَهُ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ »

"Telah terjadi gerhana Matahari, (di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) maka Nabi saw. berdiri dengan terkejut, beliau khawatir terjadi kiamat, lalu beliau menuju masjid, kemudian beliau shalat dengan berdiri, ruku', dan sujud yang sangat lama, saya melihat beliau melakukannya, kemudian beliau bersabda: *"Ini adalah tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang Allah tunjukkan bukan dikarenakan kematian seseorang dan hidupnya, tetapi Allah pemperingatkan hamba-hamba-Nya dengannya, maka apabila kalian melihat sesuatu dari itu maka bersegeralah bangun untuk mengingat-Nya, berdo'a kepada-Nya, dan memohon ampun (dari dosa dan kesalahan) kepada-Nya".* {H.R. al-Bukhari: 1059 & Muslim: 2156, an-Nasa`i: 1502, Ibnu Khuzaimah: 1297, Abu 'Awanah: 1957, dan al-Baihaqi: 1890}

bermanfaat🤲

Wallahu A'lam

Hidupkan Sunnah

dishare🙏

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

« مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ »

*"Barangsiapa dapat menunjukkan suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya."*

{HR Muslim: 3509, Ahmad: 175499, Abu Daud: 5131, at-Tirmidzi: 2884, Ibnu Hubban: 289, Abu 'Awanah: 5964, al-Baihaqi: 17622, ath-Thayalisi: 611, dan ath-Thabrani: 1681 dari Abu Mas'ud Al Anshari Radhiyallahu 'anhu}

بارَكَ اللهُ لي ولكم

07/03/2021

8 Gejala Pada Mata yang Tak Boleh Diabaikan

Mata kita bekerja terus tanpa lelah sejak kita bangun di pagi hari hingga kita tertidur di malam hari. Karena itu, ketika penglihatan SOYJOY Lovers mengalami masalah yang mengganggu, jangan langsung menganggapnya sebagai masalah biasa. Ada beberapa gangguan pada mata yang menjadi gejala masalah yang lebih besar, di antaranya:



1. Kehilangan penglihatan

Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba, terutama bila terjadi secara tiba-tiba atau terjadi pada 1 mata saja, bisa menjadi gejala berbagai masalah penglihatan yang serius, seperti AMD (Age-Related Macular Degeneration) dan glaukoma. Hal ini juga bisa menjadi gejala stroke, karena menunjukkan bahwa pembuluh darah karotid yang menyalurkan darah ke mata telah tertutup.

2. Penglihatan terowongan

Penglihatan terowongan terjadi ketika seseorang kehilangan kemampuan penglihatan periferal/penglihatan tepi-nya, sehingga daya pandang yang dia miliki mirip dengan saat seseorang mengintip dari lubang yang kecil. Masalah ini biasanya merupakan gejala glaukoma dan harus segera ditanggulangi.

3. Benjolan pada kelopak mata

Salah satu gejala kanker kulit (basal cell carcinoma) adalah adanya benjolan pada kelopak mata yang umumnya terjadi di bawah mata bagian dalam.

4. Munculnya lingkaran cahaya

Kalau Anda melihat lingkaran cahaya atau pelangi di sekitar sumber cahaya yang Anda lihat secara langsung, hal ini bisa menjadi gejala katarak.

5. Distorsi penglihatan

Bila Anda mengalami distorsi penglihatan, maka Anda akan melihat garis lurus sebagai garis bergelombang. Hal ini bisa menjadi gejala Macular Degeneration yang disebabkan oleh pembuluh darah yang rusak.

6. Mata berkunang-kunang serta bayangan pada penglihatan

Kalau penglihatan Anda terasa berkunang-kunang atau memiliki bayangan abu-abu, hal ini bisa menjadi gejala vitreous detachment.

7. Sensitif terhadap cahaya

Rasa sakit yang Anda rasakan saat melihat sumber cahaya secara langsung bisa menjadi gejala infeksi seperti conjunctivitis atau kerusakan oculomotor.

8. Sulit melihat di malam hari

Masalah ketidakmampuan untuk melihat dalam cahaya redup bisa menjadi gejala retinitis pigmentosa.

Ada beberapa gangguan pada mata yang menjadi gejala masalah yang lebih besar

Indera penglihatan jelas penting bagi kehidupan kita. Karena itu, kalau mata kita mengalami masalah yang mengganggu, apalagi bila terjadi secara terus menerus, jangan mengesampingkan masalah tersebut. Segeralah berkonsultasi ke dokter mata, sehingga SOYJOY Lovers bisa segera mengatasi masalah tersebut sebelum berkembang jadi penyakit yang semakin parah.

08/02/2021

Beragam Jenis Lensa Kacamata Berdasarkan Penyakit Mata

Jika Anda memiliki satu masalah penglihatan, maka dokter akan meresepkan satu jenis lensa untuk mengoreksinya. Misalnya, lensa minus untuk rabun jauh, atau lensa plus untuk rabun dekat.

Namun jika Anda memiliki lebih dari satu gangguan penglihatan, seperti presbiopi yang biasanya tidak bisa melihat jarak jauh dan jarak dekat, maka dokter bisa memberikan resep lensa multifokal.

Lensa multifokal ini juga ada beberapa macam, yaitu:

Lensa bifokal

Lensa bifokal merupakan jenis lensa kacamata yang sering direkomendasikan untuk mengoreksi gangguan penglihatan akibat usia. Lensa ini memiliki dua titik fokus, yaitu pada bagian atas lensa untuk memperjelas penglihatan jarak jauh, dan pada bagian bawah lensa untuk memperjelas pandangan jarak dekat.

Lensa trifokal

Lensa jenis ini memiliki tiga titik fokus yang berbeda, misalnya bagian atas berfungsi untuk melihat jarak jauh, bagian bawah untuk melihat jarak dekat, dan bagian tengah untuk melihat jarak menengah.

Selain mengenal jenis-jenis lensa kacamata, Anda juga perlu memahami cara merawat kacamata agar selalu bersih dan nyaman ketika digunakan, yaitu dengan menyimpan kacamata di tempat yang bersih dan kering, dan membersihkan kacamata secara teratur menggunakan cairan pembersih khusus kacamata dan kain halus.

Nah, jika Anda merasa penglihatan mulai kabur baik saat melihat jauh maupun dekat, lakukanlah pemeriksaan ke dokter mata, agar bisa diberikan pilihan jenis kacamata yang sesuai dengan kondisi Anda. Demikian juga jika kacamata yang biasa Anda gunakan sudah mulai terasa tidak nyaman.

Address

Sumedang Jabar
Sumedang
45321

Telephone

+6285220775454

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Melayani pesanan kaca mata min/plus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share