16/07/2024
Dr. Irma Russanti, S.Pd., M.Ds.
Co-Founder & Designer
Dosen sekaligus Koordinator Prodi D4 Tata Busana Program Vokasi Universitas Negeri Surabaya, Menyelesaikan Pendidikan S1 Tata Busana Tahun 1998 di IKIP Surabaya dan S2 Desain tahun 2007 di ITB serta meraih sebagai Doktor Pendidikan Vokasi di Unesa tahun 2023. Menjadi Dosen di Unesa sejak tahun 2000 hingga saat kini. Aktif dalam Tridarma Perguruan Tinggi, salah satunya adalah penelitian tentang BANESA.
Banesa adalah batik dengan pewarna tanah.
Keunikan BANESA adalah Tak ada batik yang sama. Semua memiliki corak dan komposisi warna yang berbeda. ”Susah membuat batik dengan warna yang persis sama,
Kesulitan itu disebabkan pewarna yang digunakan BANESA bukan pewarna kebanyakan batik. Pemanfaatan tanah sebagai pewarna dasar. Bisa kuning kecokelatan, kuning kemerahan, hingga gradasi krem. Warna-warna tersebut dihasilkan dari tanah yang diolah dengan berbagai larutan. ”Dan, setiap olahannya tidak bisa persis sama. Meski dicelupkan bersamaan, hasil tiap kain bisa beda
Karena itulah, setiap kain batik spesial. Keunikan batik dari tanah tak lagi diragukan. Belum ada yang membuat batik dengan teknik serupa.
Keunikan itulah yang seharusnya makin dikenal masyarakat Surabaya dan penggemar batik se-Indonesia.
”Makin unik, seharusnya barang kita makin punya nilai.
Proses produksi yang dilakukan dengan menggandeng tiga UMKM batik di Jawa Timur. Para perajin batik dilatih pembuatan batik dengan teknik pewarna tanah. Upaya itu dilakukan sebagai salah satu bentuk pemberdayaan. ”Masuk pengabdian masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi
Setelah pelatihan, mereka tetap melakukan sejumlah eksperimen. Padu padan dengan pewarna alam lainnya atau dengan pewarna sintetis. Masing-masing punya karakter bagi batik yang dihasilkan. ”Perjalanan panjang ini yang membuat batik kami masih dijual di harga premium.
Produk BANESA sudah dipatenkan dan sudah terdaftar di HAKI. Karya yang kami produksi sudah mengeluarkan ratusan jenis Batik. Pemasarannya, dilakukan melalui online dan offline. Produk kami sudah sampai mancanegara, juga menjadi koleksi kolektor Batik. BANESA juga dikenalkan di luar negri yakni beberapa PT yang ada di Malaysia: UPSI, UITM, IKBN dan juga di KBRI dan universitas di Thailand sebagai souvenir.
Dr. Irma Russanti, S.Pd., M.Ds.
Co-Founder & Designer
Dosen sekaligus Koordinator Prodi D4 Tata Busana Program Vokasi Universitas Negeri Surabaya, Menyelesaikan Pendidikan S1 Tata Busana Tahun 1998 di IKIP Surabaya dan S2 Desain tahun 2007 di ITB serta meraih sebagai Doktor Pendidikan Vokasi di Unesa tahun 2023. Menjadi Dosen di Unesa sejak tahun 2000 hingga saat kini. Aktif dalam Tridarma Perguruan Tinggi, salah satunya adalah penelitian tentang BANESA.
Bagi yang berminat bisa mengunjungi galeri Banesa berada di depan gedung K9 Program Vokasi Unesa Jalan Ketintang Gayungan Surabaya.
Banesa adalah batik dengan pewarna tanah.
Keunikan BANESA adalah Tak ada batik yang sama. Semua memiliki corak dan komposisi warna yang berbeda. ”Susah membuat batik dengan warna yang persis sama,
Kesulitan itu disebabkan pewarna yang digunakan BANESA bukan pewarna kebanyakan batik. Pemanfaatan tanah sebagai pewarna dasar. Bisa kuning kecokelatan, kuning kemerahan, hingga gradasi krem. Warna-warna tersebut dihasilkan dari tanah yang diolah dengan berbagai larutan. ”Dan, setiap olahannya tidak bisa persis sama. Meski dicelupkan bersamaan, hasil tiap kain bisa beda
Karena itulah, setiap kain batik spesial. Keunikan batik dari tanah tak lagi diragukan. Belum ada yang membuat batik dengan teknik serupa.
Keunikan itulah yang seharusnya makin dikenal masyarakat Surabaya dan penggemar batik se-Indonesia.
Proses produksi yang dilakukan dengan menggandeng tiga UMKM batik di Jawa Timur. Para perajin batik dilatih pembuatan batik dengan teknik pewarna tanah. Setelah pelatihan, mereka tetap melakukan sejumlah eksperimen. Padu padan dengan pewarna alam lainnya atau dengan pewarna sintetis. Masing-masing punya karakter bagi batik yang dihasilkan. ”Perjalanan panjang ini yang membuat batik kami masih dijual di harga premium.
Produk BANESA sudah dipatenkan dan sudah terdaftar di HAKI. Pemasarannya, dilakukan melalui online dan offline. Produk kami sudah sampai mancanegara, juga menjadi koleksi kolektor Batik. BANESA juga dikenalkan di luar negri yakni beberapa PT yang ada di Malaysia: UPSI, UITM, IKBN dan juga di KBRI dan universitas di Thailand sebagai souvenir.