18/06/2026
Tahukah kamu?
Di balik nama Bandara Raja Haji Fisabilillah, tersimpan kisah kepahlawanan yang luar biasa!
Tepat pada 18 Juni 1784, Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah gugur di medan perang saat memimpin perlawanan sengit melawan penjajah Belanda di Malaka. Beliau bukan hanya seorang pemimpin Kesultanan Riau-Lingga, tapi juga simbol keberanian yang berjuang fisabilillah—di jalan Allah—demi mempertahankan kedaulatan bangsanya.
Semangat juangnya tak lekang oleh waktu. Kini, kita mengenangnya sebagai inspirasi untuk melawan segala bentuk penjajahan modern: kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan.
Mari lanjutkan warisannya dalam bentuk karya dan kontribusi nyata untuk bangsa!