14/01/2026
Akhir-akhir ini ramai soal buku seorang artis yang bercerita tentang kisah hidupnya. Dari situ aku jadi mikir… ternyata banyak hal yang baru kelihatan belakangan, padahal akarnya bisa jadi sudah tumbuh sejak kecil. Hal-hal kecil. Kebiasaan sepele. Perubahan sikap yang kadang kita anggap “ah, namanya juga anak-anak”.
Sebagai orang tua, rasanya kita memang nggak bisa lagi sekadar hadir secara fisik. Anak-anak sekarang tumbuh di dunia yang jauh berbeda dari masa kecil kita. Internet, AI, media sosial semuanya cepat, luas, dan kadang terlalu dewasa untuk usia mereka. Di satu sisi bisa jadi alat belajar, di sisi lain bisa jadi pedang bermata dua kalau kita lengah.
Aku merasa, tugas kita bukan jadi orang tua yang paling tahu segalanya, tapi jadi tempat paling aman buat mereka pulang. Tempat cerita tanpa takut dihakimi. Tempat curhat tanpa langsung dinasihati. Kadang anak cuma butuh didengar, bukan diperbaiki.
Mungkin kita memang perlu lebih peka. Lebih memperhatikan hal-hal kecil: cara mereka diam, cara mereka berubah, cara mereka menyimpan sesuatu sendirian. Bukan untuk curiga berlebihan, tapi karena cinta memang butuh kehadiran yang sadar.
Semoga kita bisa jadi orang tua yang anaknya berani cerita… sebelum mereka belajar menyimpan semuanya sendiri.