03/05/2017
Ayah dan bunda pernah nggak sih mengalami, ketika kita berbicara dengan si kecil tapi kemudian si kecil membantah omongan-omongan kita? klo dalam bahasa jawanya 'ngeyel' atau 'meweli'.
Dan terkadang sebagai orangtua pun mendengar bantahan si kecil kita jadi lepas kontrol hingga akhirnya malah tambah marah.
Uughhh... jangan sampai yaa 😁
jadi, gimana donk cara mengatasinya? biar si kecil nggak ngebantah 'n mau dengerin omongan kita?
1. Merespon dengan humor
Jangan langsung marah saat anak melakukan satu hal tidak semestinya. Menanggapinya dengan humor tentang kelakuannya terkadang malah akan membuatnya mengerti dan tidak mengulanginya lagi
2. Jadikan diri sebagai teladan yang baik
Anak-anak bisa melihat dan mencontoh cara membantah dari kedua orangtuanya. Misalnya si ibu yang selalu membantah perkataan ayah ataupun sebaliknya. Jadilah teladan yang baik untuk anak kita, agar ia pun melakukan hal yang baik p**a
3. Menahan emosi dan menunda komunikasi
Ketika emosi meninggi, sebaiknya kita menunda dahulu untuk berkomunikasi. Tunggu hingga emosi kita mereda barulah kita mulai membuka komunikasi kembali
4. Mengenali perasaannya dan mengajarkannya mengungkapkan apa yang dirasakan
Biasakanlah bertanya kepada anak tentang apa yang dirasakan, hingga anak mau berkata jujur tentang perasaannya dan bagaimana keinginannya
5. Perlakukan dia sama seperti kita saat berbicara
6. Berikan penjelasan
Anak cenderung menaati peraturan ketika ia tahu mengapa dan apa akibatnya bila dia melanggar aturan tersebut
7. Jadilah orangtua yang demokratis
Seiring berjalannya waktu seorang anak akan tumbuh dewasa dan mengalami fase-fase peralihan. Ada waktunya mereka ingin berada di posisi yang sama dengan kita, bukan hanya sebagai objek yang harus mentaati peraturan.
salam share and care
yuuk cek koleksi afrakids di
cinderelaganteng.bazarafra.com