09/09/2023
Materi Pekan 1 di KaBa3 Kampung Komunitas Ibu Profesional tentang Pengorganisasian Dapur.
Dapur di rumah saya tipe L dan seperti foto inilah saya berusaha menata perlengkapan (peralatan) yang saya gunakan untuk bertempur menyajikan nutrisi terbaik bagi keluarga saya setiap hari. Alhamdulillah dengan penataan saat ini kegiatan memasak dan berkreasi dengan nak bujang di dapur berjalan lancar, efektif dan efisien.
Penataan saat ini saya pilih untuk memaksimalkan ruangan yang ada, peralatan memasak juga saya pilih sebaik mungkin sesuai dengan fungsi pemakaiannya. Karena ruangannya mungil, jadi harus pintar-pintar memilih dan mengatur kalau mau membeli barang untuk dapur. Hehe
Dapur impian saya bukan karena luas lahan atau modelnya, melainkan memaksimalkan fungsi dapur. Saya selalu memimpikan dapur yang bersih, jumlah pencahayaan yang cukup (dari matahari dan lampu), sirkulasi udara yang baik, ruang gerak yang cukup dan produktif.
Dari dapur saya mengolah bahan pangan menjadi makanan sehat, bernutrisi baik dan juga memberikan, menghasilkan cinta. Saya ingin kelak setelah anak-anak dewasa, mereka merindukan masakan saya, merasakan cinta dan kehadiran saya saat mereka menyantap makanan dari saya. Sungguh sesuatu yang sangat manis :)
Foto ini dapur real, bukan dapur estetik atau dapur buat demo masak ya, hehe. Pol-pol nya demo masak ya masak sambil bermain dengan Boscil (sekarang ditambah sambil gendong Bibeh). Haha.
Dapur saya meski mungil dan ada dibagian paling belakang rumah, dia sangat berjasa. Membantu saya menyajikan nutrisi terbaik dan cinta untuk mereka yang saya sayangi. Dapur juga menyajikan cinta untuk saya. Gak pernah bosan untuk berlama-lama di dapur. Setelah punya bocah, perasaan seneng di dapur gak berubah, tapi yaaa tuntutan pembagian waktunya udah berubah jauh ya. Haha. Pokoknya tetep semangat masak ya buuuu.
P.S: maafkan foto yang kurang pencahayaan karena diambil saat malam hari. Namanya juga emak-emak kalo siang dah rempong ma bocah :D
๐ท Dokumentasi pribadi