BukubukuKei

BukubukuKei Page ini akan membahas edukasi baca buku dari pejuang literasi. Dan juga mengenalkan buku-buku yang aman, menarik untuk beberapa genre usia.

Apakah memilih warna kamar anak terasa rumit, Ayah-Bunda? Biasanya warna yang pas untuk anak adalah warna yang memiliki ...
20/10/2023

Apakah memilih warna kamar anak terasa rumit, Ayah-Bunda? Biasanya warna yang pas untuk anak adalah warna yang memiliki nuansa cerah. Jika kamar anak saat ini masih berwarna putih, kenapa gak coba buat melukis dinding-dinding kamar agar lebih berwarna. Semua warna sebenarnya sama saja, tergantung selera masing-masing, tapi ada beberapa warna yang biasanya dirasa cocok dipadukan dengan warna kamar mereka yang putih. Apa aja ya? Yuk disimak Ayah-Bunda...

1. Merah
Tahukah Ayah-Bunda, warna merah dianggap dapat menciptakan rasa hangat juga memberikan energi lebih. Warna merah yang dipadukan dengan warna-warna netral berfungsi untuk menyeimbangkan warna pada kamar kamar anak.

2. Kuning
Warna ini melambangkan keceriaan, membangkitkan energi. Ada beberapa warna kuning, seperti kuning pucat yang membuat kamar anak terasa lebih luas, ada juga kuning terang yang membuat ruangan suram menjadi lebih cerah.

3. Hijau
Warna hijau adalah warna segar yang membuat kamar suram menjadi lebih bersemangat. Warna juga memiliki arti ketenangan, dapat meningkatkan rasa percaya diri, dan penuh harapan. Selain dengan warna putih, memadukan warna hijau dengan warna merah atau oranye bisa jadi pilihan nih, Ayah-Bunda.

4. Biru
Biru dapat melembutkan kamar anak yang dianggap terlalu terang. Warna ini juga menenangkan untuk anak yang bersiap untuk tidur. Kombinasikan warna biru dengan warna cerah seperti putih, oranye, dan lainnya.

Ini hanya rekomendasi untuk Ayah-Bunda yang masih bingung, karena pilihannya ada di tangan Ayah-Bunda dan anak-anak ya, selera setiap orang berbeda-beda, selamat berakhir pekan :)

Anak-anak tentu mempunyai teman, bukan? Entah itu teman di sekolah atau teman di lingkungan sekitar rumah.Tahukah Ayah-B...
18/08/2023

Anak-anak tentu mempunyai teman, bukan? Entah itu teman di sekolah atau teman di lingkungan sekitar rumah.
Tahukah Ayah-Bunda, ternyata sebagai orangtua, kita sebaiknya mengenalkan kepada anak bagaimana bersikap dan menjalin hubungan dengan teman mereka. Ini akan sangat membantu saat mereka sudah dewasa nanti, menjadi pribadi yang lebih baik. Yuk disimak beberapa tips agar anak sayang teman-temannya :)

Penyebab Anak Umur 3 Tahun Belum Bisa Bicara (17 Cara Melatih Anak Bicara)Kemampuan bicara anak yang sangat perlu diperh...
29/07/2023

Penyebab Anak Umur 3 Tahun Belum Bisa Bicara (17 Cara Melatih Anak Bicara)

Kemampuan bicara anak yang sangat perlu diperhatikan oleh orang tua. Meskipun kecepatan perkembangan bicara dan bahasa tiap anak berbeda-beda…
..tetapi orang tua perlu waspada ketika pada umur 3 tahun anak belum bisa bicara, atau mengalami keterlambatan perkembangan bicara.

Telat bicara adalah gangguan perkembangan bahasa, yang dalam bahasa Inggris disebut Developmental Language Disorder (DLD). DLD atau gangguan perkembangan bicara dan bahasa tidak menjadi bahaya, asalkan mendapatkan penanganan yang tepat.

Anak-anak dengan kondisi DLD tidak digolongkan ke dalam kategori Autis.

Sebenarnya, Anak yang mengalami keterlambatan bicara memiliki kondisi perkembangan emosional, intelegensi dan sosial yang normal seperti anak yang lainnya.

Berapa banyak kata yang seharusnya sudah bisa diucapkan anak umur 3 tahun?
Umumnya, pada sekitar usia 3-5 tahun, anak sudah bisa menunjukkan kemajuannya dalam berbicara. Menginjak umur 3 tahun, anak dapat bicara dengan menggunakan 2-3 kata serta kata tanya. Hingga saat umur 4 tahun, perkataan anak dapat sepenuhnya dimengerti oleh orang lain.

Pada umur tiga tahun, normalnya anak sudah mampu mengucapkan kata-kata dengan cukup jelas, dengan memiliki kosakata yang cukup banyak, yaitu sekitar 600 kata…
..dan sekitar 80% dari semua kosakata yang dimiliki anak seharsunya sudah bisa dimengerti oleh orang dewasa yang jarang berinteraksi dengan anak.

Adapun orang tua sudah sering berinteraksi dengan anak, sehingga dapat memahami perkataan anak yang tidak jelas.

Gejala-gejala yang menunjukkan adanya keterlambatan bicara pada anak umur 3 tahun…
Anak banyak mengoceh, tetapi sebagian besar kata-kata yang diucapkannya tidak bisa dimengerti.Anak terlihat berusaha sangat keras untuk bisa berbicara dengan jelas.Saat anak diminta mengulangi kata yang Anda diucapkan, anak berusaha mengikutinya tetapi terdengar tidak sama dengan kata yang Anda ucapkan.Anak kekurangan dalam menguasai kosakata umum (kurang dari 200 kata), dan hanya sekitar 50% dari kata-kata yang diucapkannya yang terdengar jelas.Orang asing (yang dewasa) tidak bisa mengerti sebagian besar kata yang diucapkan oleh sang anak.Anak usia tiga tahun seharusnya sudah mampu mengungkapkan apa yang diinginkannya kepada orang lain.Anak belum mampu mengerti arti perintah sederhana, seperti “taruh mainan ini di dalam kotak”, dsb.
Penyebab anak belum bisa bicara

masalah pada pendengarannya
seperti anak mengalami hambatan pendengaran, sehingga membuat anak kesulitan untuk meniru, memahami, dan menggunakan bahasa.

Adapun, masalah pendengaran pada anak biasanya disebabkan terjadinya infeksi di telinga, maka perlu dibawa ke dokter.

perkembangan otak anak.
Dimana terjadi masalah daerah oral-motor di otak anak, hal ini menyebabkan ketidakefisienan hubungan di daerah otak yang fungsinya untuk menghasilkan bicara.

Alhasil, membuat anak kesulitan dalam menggunakan organ bibir, lidah, dan rahangnya untuk menghasilkan bunyi atau perkataan.

komunikasi
Hubungan orang tua dan anak, terutama komunikasi sangat penting untuk menstimulasi anak agar memperbanyak kosa katanya.

Akan tetapi yang cukup disayangkan, sebagian orang tua tidak menyadari bahwa komunikasi atau dialog antara orang tua dan anak, sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Baik itu dari sisi kemampuan bicara anak, maupun secara umum psikologi anak.

televisi
Dampak buruk dari anak sering menonton TV, dirinya akan menjadi pendengar yang pasif, dimana anak hanya menerima saja tanpa harus mencerna dan memproses informasi yang masuk.

Beberaoa hal buruk lainnya, menonton TV dapat mengakibatkan anak menjadi trauma karena menyaksikan tayangan yang berisi adegan tidak mendidik seperti perkelahian, kekerasan, hingga seksual.

keturunan
Keterlambatan bicara juga dapat terjadi karena faktor keturunan. Walaupun belum ada penelitian resmi yang membuktikannya, tetapi pada kejadian di lapangan bahwa anak yang terlambat bicara, banyak yang punya riwayat keluarga (orang tua) yang juga mengalami masalah keterlambatan bicara pada masa kecilnya.

terlalu aktif bergerak
Dari beberapa informasi, bahwa anak yang terlambat bicara biasanya terlalu aktif bergerak, hal ini membuat anak kurang dalam konsentrasi dan fokus.

Hal ini menimbulkan masalah atau gangguan, berupa menurunnya kemampuan meniru pada si anak, yang dalam istilah kedokterannya yaitu anak mengalami ADHAD (Attention Deficit and Hiperactivity Disorder).

Anak dalam kesehariannya lebih s**a bereksperi lewat gerakan, senyuman dan tangisan, akan tetapi jarang sekali menyampaikan sesuatu secara verbal atau perkataan.

lainnya
Beberapa faktor lainnya yang mengakibatkan anak 3 tahun mengalami masalah kemampuan bicara, karena keterlambatan perkembangan fungsi tubuh, hal ini sering terjadi pada bayi yang terlahir secara prematur, ataupun lahir dengan berat badan yang rendah.

Masalah lainnya karena retardasi mental, kurangnya rangsangan (stimulasi) dari lingkungan sang anak, dimana anak kurang sering diajak berbicara dan berinteraksi dengan orang dewasa.

Cara melatih anak bicara lancar umur 3 tahun:

#1. Rajin berkomunikasi. Dimulai sejak masa bayi, orangtua harus rajin (membiasakan diri) untuk berbicara apapun kepada anak, dimanapun dan kapanpun.

Anda bisa mengatakan apa saja, seperti benda-benda apa saja yang ada di sekitarnya. Setelah anak mulai bisa sedikit demi sedikit memahami, orang tua bisa memberi pertanyaan-pertanyaan kecil untuk dijawab sang anak.

Hal ini sangat penting, untuk membantu anak agar terangsang berbicara. Orang tua yang sering mengobrol dengan anak, maka anak akan lebih komunikatif guna menyerap banyak kata, serta mematangkan kemampuan bicaranya.

#2. Bercerita. Orang tua sering membacakan cerita kepada anak juga menjadi metode yang sangat bagus agar anak terlatih dalam memahami perkataan, berbicara dan bertanya tentang cerita yang dibacakan.

#3. Perbaiki ucapan anak yang keliru. Orang tua harus mengoreksi kesalahan ucapan kata-kata si anak. Perbaiki kata-kata yang keluar dari mulutnya dengan kata atau ucapan yang benar.

Orang tua perlu bersabar dan rajin dalan meluruskan ucapan anak, hindari memarahi anak atau membentak anak, sehingga tidak membuat anak merasa bersalah.

Orang tua hanya perlu meminta anak menirukan ucapan yang benar melalui gerak. Sehingga lama kelamaan anak menjadi sadar terhadap bentuk ucapan yang benar.

#4. Ajak anak bersosialisasi. Biarkan anak bermain dengan teman-teman sebayanya, dimana anak-anak akan belajar dari anak lainnya. Hal itu karena ucapan anak kecil lainnya pasti ingin dia tiru.

Selain itu, ajarkan juga anak untuk menyapa dengan sapaan-sapaan pendek kepada teman-temannya. Selain melatihnya bicara, juga mengajarkan keramahan dan cara bergaul yang baik pada anak.

Hal yang perlu dipastikan, yaitu pilih teman-teman sebaya yang baik bagi sang anak, pastikan teman-temannya mengatakan kata-kata yang baik, dengan ucapan aku, kamu, dsb. Jangan biarkan anak Anda bermain dengan teman yang ucapannya “kebun binatang”.

#5. Memberi pilihan kata pada anak. Contohnya susu atau keju, atau lainnya. Jika ana ingin keju, maka Anda memberikan keju sambil mengucapkan kata keju dengan jelas, kemudian memintanya mengulanginya. Biasakan hal ini pada kata-kata yang lain.

#6. Ajarkan kata yang benar pada anak.Misalnya kata “tidur”, maka jangan gunaka kata “bobo”, biasakan hal ini.

Atau kata “kucing”, jangan gunakan kata “pus”. Atau hindarimemakai bahasa cadel, contohnya “cucu” untuk kata “susu”. Hal seperti ini perlu dilakukan agar kemampuan berbahasa anak bisa berkembang dengan baik.

#7. Jangan mencampur aduk bahasa. Hal yang membuat anak sulit untuk belajar kata-kata, ketika orang tuanya memiliki kebiasaan menggunakan lebih dari 1 bahasa, gunakan dahulu bahasa Indonesia saja jika status anak masih balita.

Baru setelah anak menunjukkan perkembangan kemampuan berbicara, maka tidak mengaapa sedikit demi sedikit mengajarinya berbicara dengan bahasa kedua.

#8. Hindari menertawakannya. Kata-kata yang keluar dari mulut balita memang bisa jadi terdengar lucu, dengan kepolosan dan kata-katanya yang lucu.

Tetapi, usahakan menyimak apa yang dikatakan sang anak, lalu berikan respons positif. Hal ini agar mengerti maksud ucapan anak, dan juga untuk membantu melatih anak belajar mengucapkan kata-kata dengan jelas.

#9. Konsultasi. Orang tua bisa melakukan konsultasi dengan dokter atau psikolog anak mengenai hal-hal yang seharusnya sudah dikuasai oleh anak pada usia tetetentu.

Tentunya, nantinya Anda akan memberikan beberapa informasi mengenai kondisi si anak, sehingga nantinya psikolog bisa menilai dengan akurat kondisi si anak...
..kemudian memberikan beberapa arahan dan solusi yang tepat untuk anak Anda.

#10. Jangan membiarkan anak terlalu lama menonton TV, karena berdampak kurang baik terhadap perkembangan anak.

Dimana saat menonton TV, anak merasa nyaman dengan tayangan gambar yang menarik sekali bagianya, apalagi dengan gambar yang selalu bergerak (animasi) dan penuh dengan warna.

Hal itu bisa berefek buruk bagi anak, karena bisa membuat minimnya ketertarikan anak pada obyek-obyek yang statis atau kurang menarik atau kurang berwarna, yang beada di lingkungan sekitarnya.

Hal ini membuat anak menjadi seorang yang pasif, kurang peka, hingga kurang fokus saat berinteraksi dengan lingkungannya.

Sehingga sifat alamiah positif pada anak yaitu meniru, menjadi hilang. Karena dalam sifat meniru bagi anak,membutuhkan sensitifitas, keaktifan dan konsentrasi dari sang anak sendiri.

Alhasil, anak menjadi kesulitan dalam memperkaya kosa kata miliknya, yang membuat dirinya telat bicara, dan kemampuan berbahasanya tidak optimal.

#11. Sediakan waktu agar anak berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Hal ini penting karena nantinya dapat secara efektif merangsang anak agar lebih termotivasi untuk belajar bicara.

Saat bermain bersama teman-temannya atau anak-anak lain yang sebaya dengannya, anak tentunya membutuhkan kemampuan komunikasi verbal, sehingga kemampuan tersebut akan terus terlatih pada diri anak.

#12. Selalu menstimulasi dengan mengajak anak berkomunikasi, masa BATITA adalah masa meniru, orang tua perlu terus-menerus mengajaknya berbicara, sehingga kosa kata yang dikuasai anak semakin banyak.

Ibu bisa menstimulasi anak, seperti berkumbul dengan anak lalu membacakan cerita, dll.

#13. Dalam mengajarkan kata kepada anak, harus dengan kata-kata yang jelas, yaitu dari segi intonasi, hingga bentuk mulut / bibir saat mengucapkan kata.

Ketika mengucapkan kata “makan”, bukan maem atau mamam.

#14. Minta anak agar menunjukkan benda yang diinginkannya. Setelah itu berikan pada anak sembari mengucapkan yang jelas “mo – bil” (ketika anak ingin mainan mobil-mobilannya). Anda juga bisa meminta anak mengulangi kata tersebut beberapa kali.

#15. Tidak perlu terlalu membandingkan anak kita dengan anak-anak lainnya, karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda

#16. Biasanya dalam penanganan para ahli, anak yang diduga mengalami keterlambatan bicara, akan diperiksa fisik, saraf, psikologisnya hingga kondisi intelejensia si anak.

Selain itu, kemampuan mendengar anak juga akan diperiksa. Jika hasil pemeriksaan ditemukan anak positif mengalami telat bicara, maka anak nantinya mendapatkan terapi wicara, berdasarkan panduan dari ahlinya.

sederhana atasi anak lambat bicara, oleh dr Amendi Nasution, Sp.KFR(K) dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya
Seorang anak yang usianya masih tiga tahun, tidak banyak kosakata yang dimilikinya. Setiap kali bicara, sang anak tidak mampu mengungkapkannya dengan jelas. Lantaran kesal tidak dapat mengutarakan keinginan, sang anak tidak jarang memukul-mukul kepalanya.

Dokter spesialis anak, dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi menjelaskan bahwa pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Apabila anak mengalami keterlambatan bicara, segera lakukan terapi.

Karena jika tidak, salah satu akibat yang ditimbulkannya anak mulai memukul kepalanya sendiri karena tidak mampu mengutarakan keinginan. Selain itu, pada usia empat atau jelang masuk TK, anak juga dapat terkena stres dan tantrum karena kesulitan dalam bergaul.

"Rata-rata gangguan bicara terjadi karena kurang stimulasi. Karenanya penting bagi orangtua untuk memberikan stimulasi lebih sering di rumah," kata dr Amendi Nasution, Sp.KFR(K) dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya, ketika menanggapi masalah yang dialami anak tersebut dalam sebuah talkshow kesehatan anak di Jakarta.

Stimulasi tepat pada otot lidah dan mulut juga turut mendukung kemampuan bicara. Otot mulut dan lidah membantu bicara terutama pengucapan huruf mati atau konsonan. Jika anak cadel, seringnya otot lidah tidak berfungsi dengan baik.

Matikan televisi saat tidak ditonton, karena suara televisi dapat mengganggu konsentrasi anak dalam mendengar percakapan di sekelilingnya.

Ajak anak berlatih meniup sedotan, cotohnya meniup kapas di meja. Agar menguatkan otot wajah dan mulut anak yang banyak digunakan saat bicara.

Orang tua juga bisa melerakan benda kes**aan di luar jangkauan, sehingga anak terpancing bicara meminta bantuan untuk mengambilnya.

Humor tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa. Anak-anak juga membutuhkan humor untuk menstimulasi keceriaannya. Anak ...
19/07/2023

Humor tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa. Anak-anak juga membutuhkan humor untuk menstimulasi keceriaannya. Anak yang humoris cenderung kreatif, imajinatif, optimistis, dan memiliki self esteem tinggi. Mereka juga dis**ai teman sehingga mudah bergaul.
Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak bisa mengalami stress, cemas dan tertekan. Padatnya pelajaran di sekolah, persaingan dengan teman bermain, serta upaya memenuhi harapan orang tua bisa menjadi masalah buatnya. Karena itu, menyentuh sense of humor anak dapat membantu mengembalikan kondisinya.
Ini dia beberapa tips untuk merangsang anak memiliki selera humor. Semoga bermanfaat bunda 😊




Dunia dongeng adalah dunia anak yang menakjubkan. Dengan mendongeng akan meningkatkan komunikasi dan kedekatan emosional...
10/07/2023

Dunia dongeng adalah dunia anak yang menakjubkan. Dengan mendongeng akan meningkatkan komunikasi dan kedekatan emosional antara orang dengan anaknya. Sayangnya, sekarang ini orangtua terlalu sibuk dengan urusannya sehingga tak punya waktu untuk mendongeng.
Kalaupun ada waktu mendongeng, beberapa orangtua terkadang bingung cerita apa yang akan mereka dongengkan pada anak. Apakah Ayah-Bunda termasuk diantara orangtua yang bingung, jangan khawatir, yuk disimak dulu tipsnya! :)
Jadi, hari ini sudah dongeng kisah apa untuk anak?

By Heru PrianYuk, kenali hal-hal yang wajar terjadi pada anak-anak kita sesuai tahap perkembangannya.Setiap manusia mele...
05/07/2023

By Heru Prian

Yuk, kenali hal-hal yang wajar terjadi pada anak-anak kita sesuai tahap perkembangannya.

Setiap manusia melewati tahapan tumbuh kembang, termasuk anak kita. Tahapan ini menjadi syarat awal yang mendorong belajar, tantangan yang memungkinkan anak menjadi kompeten sepanjang hidupnya.

Tugas terpenting orangtua adalah memahami hal-hal yang wajar maupun tidak wajar yang terjadi pada proses tumbuh kembang anak. Orangtua yang berhasil, memberikan respon yang tepat: bereaksi sesuai kebutuhan anak, sensitif sesuai porsinya, tanpa khawatir berlebihan maupun acuh berlebihan.

Berikut ini adalah Prinsip-Prinsip Pengasuhan sesuai tahap perkembangan:

Parenting is a marathon, not a sprint.

Anak harus melewati semua tahapan tumbuh kembangnya, tak mungkin ia langsung dewasa. Sesekali lebih cepat, sesekali lebih lambat, setiap proses ada manfaatnya.

Expecting the best of them, take a leap of faith.

Anak berkembang saat berhasil mengatasi tantangan. Untuk pertumbuhan, perlu orangtua yang percaya bahwa anaknya bisa sebelum anak percaya bahwa dirinya bisa.

Loving the worst of them, unconditionally.

Orangtua perlu punya harapan yang wajar pada tumbuh kembang anak.

Senantiasa mendukung, termasuk saat harapan tidak terpenuhi.

Parenting is for growing, mistakes are for learning.

Kesalahan dan kegagalan adalah bagian tak terpisahkan dari tumbuh kembang anak

dan kesempatan belajar bagi orangtua

Parenting is fun, plays are powerful moments.

Tumbuh kembang anak optimal karena adanya interaksi menyenangkan dalam keluarga.

—————-

Ada 4 Tahap Perkembangan yang dialami oleh anak kita, yaitu: Fisik, Bahasa, Kognitif dan Sosial Emosional. Berikut ini 4 tahap perkembangan anak usia 2 tahun

Tidak hanya orangtua, anak-anak pun sangat perlu mengenal uang. Tujuannya tidak untuk mengajar anak agar mampu menggunak...
13/01/2023

Tidak hanya orangtua, anak-anak pun sangat perlu mengenal uang. Tujuannya tidak untuk mengajar anak agar mampu menggunakan uang dengan baik saja, namun juga agar mereka mampu mengatur keuangan mereka dengan baik nantinya.

Usia 2-3 tahun

Pada umur ini anak-anak belum bisa membedakan nilai uang. Misal ketika disodori uang Rp500 koin dan kertas, otomatis mereka akan memilih uang Rp500, 00 karena bentuknya yang koin.

Tak masalah mana yang mereka pilih, sebagai orangtua kita dapat mulai memperkenalkan uang sesuai gambar yang tertera pada koin. Ajak p**a mereka bermain dengan mengumpulkan koin berdasar gambar yang tertera diatasnya.

Cara lain adalah dengan mengajaknya main penjual dan pembeli, selain untuk memperkenalkan, juga bisa sebagai cara untuk melatih kemampuan berbahasa. Namun hati-hatilah, karena anak-anak Balita cenderung memasukkan apa pun ke dalam mulutnya.

Usia 4-5

Anak-anak usia 4-5 tahun, sudah bisa diajak “berdiskusi”. Jadi, cobalah minta ia memegang daftar belanja, dan minta ia mengingatkan apa saja yang harus dibeli saat itu. Cara ni akan membantunya untuk mengerti apa manfaat daftar belanja yang dimiliki sekaligus memperkenalkan ia terhadap budget belanja.

Usia ini juga merupakan usia yang tepat untuk mengajak anak mengumpulkan koin. Bermain restoran adalah cara kedua yang bisa kita pilih. Misalkan Ibu menjual makanan dan anak membeli dengan sejumlah uang mainan. Disinilah anak akan belajar berapa nilai uang.

Usia 6-8 tahun

Ini adalah masa-masa paling tepat untuk mendidik anak tentang bagaimana mengatur keuangan. Setelah mengenal nilai uang, anak-anak sudah mulai bisa untuk diajarkan mengatur uang jajanya sendiri. Misalkan dengan mengatur uang jajannya seminggu, atau beberapa hari.

Ada banyak permainan yang bisa kita gunakan untuk memperkenalkan nilai uang, dan bagaimana cara membelanjakan uangnya dengan tepat. Mainan seperti Monopoli adalah salah satu sarana untuk memperkenalkan uang kepada anak. Jangan lupa, bukakan rekening bank untuknya, agar ia juga terbiasa dengan menabung.

Usia 9-12 tahun

Ketika berbelanja, cobalah minta si Kecil untuk membandingkan produk mana yang lebih baik dibeli. Tidak hanya karena nilai gizinya, namun juga harganya. Jangan meminta anak untuk membandingkan semua belanjaan, cukup satu atau dua item saja.

Usia 13 tahun keatas

Pada usia ini anak-anak sudah bisa diajarkan untuk berinvesatasi. Mislakan dengan bermain role play dan orangtua sebagai pemilik saham. Cara lain? Ijinkan ia memilih jenis permainan investasinya. Disini anak tidak hanya belajar nilai uang, juga belajar apa itu investasi.

Nah, itu dia cara-cara memperkenalkan uang kepada anak. Mudah bukan?

sumber : uangteman.com

Pernah ga Ayah-Bunda, bertanya-tanya ada ga sih tanda-tanda anak berbakat jadi atlet hingga bisa berprestasi mengharumka...
30/08/2022

Pernah ga Ayah-Bunda, bertanya-tanya ada ga sih tanda-tanda anak berbakat jadi atlet hingga bisa berprestasi mengharumkan nama bangsa dalam ajang kompetisi macam Asian Games?
Dikutip dari haibunda.com, ada beberapa hal yang dilakukan anak dan disebut bisa jadi tanda dia memiliki bakat jadi atlet. Salah satunya adalah Tangguh. Anak-anak yang sukses jadi atlet dikemudian hari belajar gimana caranya bertahan. Anak-anak juga tidak gampang menyerah. 4 tanda lainnya cek pada gambar ini yaa

Waaah luar biasa sekali ya bund, manfaat yang dihasilkan dari rajin membaca buku 😍 Jadi makin semangat buat baca nih hih...
07/08/2022

Waaah luar biasa sekali ya bund, manfaat yang dihasilkan dari rajin membaca buku 😍 Jadi makin semangat buat baca nih hihi.
Apalagi kalau membacanya dibiasakan dari kecil. Yuk mulai sekarang sempatkan ajari si kecil membaca buku walaupun hanya beberapa menit, itu sangat berguna sekali untuk masa sekarang dan masa depannya.


Anak adalah dambaan dan kebanggan setiap Ayah-Bunda. anak bisa sebagai pelipur lara, pelengkap keceriaan rumah tangga, p...
13/07/2022

Anak adalah dambaan dan kebanggan setiap Ayah-Bunda. anak bisa sebagai pelipur lara, pelengkap keceriaan rumah tangga, penerus cita-cita, investasi, guru, partner, bahkan pelindung orang tua terutama ketika orang tua sudah berusia lanjut. Tidak ada orang tua yang mengharapkan anaknya akan menyeretnya ke neraka. Mereka tentunya mendambakan dan mengharapkan anak-anaknya kelak bisa membahagiakannya, menjadi penyejuk hati dan mata.

Di dalam Al-Qur’an disebutkan 4 macam kedudukan anak dalam Al-Qur’an dalam hubungannya dengan orang tuanya. Apakah itu?

⭐ ZIINATUN (Perhiasan)

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Al kahfi : 46)

Zinatun adalah : dengannya dunia menjadi indah, hiasan untuk kedua orang tuanya. Perhiasan yang dimaksud adalah bahwa orangtua merasa sangat senang dan bangga dengan berbagai hal hal baik yang diperoleh oleh anak-anaknya, sehingga dia pun akan terbawa baik p**a namanya di dunia, ataupun anak bisa sebagai pembawa rasa senang. Dengan tingkah polahnya yang lucu, ucapan-ucapannya yang sering membuat orang tua terhibur. Disaat sang ayah p**ang kerja dalam keadaan lelah maka semuanya hilang manakala si kecil yang penuh jenaka menyambutnya dengan girang.

⭐QURROTA A’YUN (Penyejuk Hati)

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al Furqon : 74)

Qurrotu a’yun adalah menyejukkan pandangan mata karena mereka mempelajari huda (tuntunan Alloh) lalu mengamalkannya dengan mengharap ridha Allah.
Sebagai Qurrata a’yun (penyejuk hati kedua orang tua). Ini kedudukan anak yang terbaik yaitu manakala anak dapat menyenangkan hati dan menyejukan mata kedua orangtuanya. Mereka adalah anak-anak yang apabila ditunjukkan untuk beribadah, mereka segera melaksanakannya dengan s**a cita.

Apabila diperintahkan belajar, mereka segera mentaatinya. Mereka juga anak-anak yang baik budi pekerti dan akhlaknya, ucapannya santun dan tingkah lakunya sangat sopan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, serta semakin menjadikan dan membuat kedua orgtuanya, keluarganya semakin dekat dan mendekat kepada Allah Sang Rabbnya.

⭐FITNAH (Ujian dan Cobaan)

Dari 4 kedudukan anak dalam Al-Qur’an, yang ke tiga yaitu fitnah.

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (Attaghobun : 15)

Makna fitnah adalah ujian yang bisa memalingkan oranggtua dari ketaatan atau terjerumus dalam perbuatan maksiat. Anak, selain sebagai perhiasan dan penyejuk mata, juga bisa menjadi fitnah (ujian dan cobaan) bagi orang tuanya. Ia merupakan amanah yang akan menguji setiap orang tua, Maka berhati-hatilah, janganlah kita terlena dan tertipu sehingga kita melanggar perintah Allah. Realitanya, mungkin kerap kita saksikan, para orang tua sibuk bekerja membanting tulang tak kenal lelah demi sang anak.

Mencurahkan segenap upaya demi kebahagiaan anak. disisi lain, melakaikan kewajiban sebagai hamba, seperti shalat diujung waktu, Dari sini dapat kita fahami, betapa anak mampu menggelincirkan orang tua dari jalan kebenaran, melalaikan mereka dari akhirat, jika mereka tidak mendasari segala upaya tersebut untuk meraih ridha Allah. Sehingga setiap orang tua wajib mengetahui perkara-perkara yang telah Allah wajibkan kepada mereka berkaitan dengan anak-anak, dan dapat menjaga amanah yang berharga ini.

Sebagai Fitnatun (fitnah/cobaan), fitnah yang dapat terjadi pada orangtua adalah manakala anak-anaknya terlibat dalam perbuatan yang durhaka. Seperti mengkonsumsi narkoba, pergaulan bebas, tawuran, penipuan, atau perbuatan-perbuatan lainnya yang membuat resah orgtuanya.

Semoga Allah menjaga anak-anak dan keturunan kita, menjadikan mereka anak yg terjaga dari kelalaian atas segala perintahNya. dan bisa menjadi pelipur lara, bahkan penyembuh dihati para orangtuanya.

⭐‘ADUWWUN (Musuh)

Inilah yang paling dikuatirkan, dari 4 macam kedudukan anak dalam Al-Qur’an.

“Hai orang-orang mu’min, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. At Taghaabun 64 : 14)

'Aduwwun (musuh orang tuanya) adalah anak yang melalaikan bahkan menjerumuskan orangtuanya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama. Ayat diatas menjelaskan ketika anak menjadi sebab kedurhakaan dan kemungkaran bagi orang tuanya. Mungkin kita sering mendengarkan tak sedikit orang tua yang melakukan apa saja (tanpa harus melihat halal atau haram) untuk anak dan keluarganya. Atau mungkin disaat anak memaksa untuk memenuhi kebutuhannya namun orang tua belum sanggup secara ekonomi maka menjadikan orang tuanya melakukan perbuatan terlarang demi memenuhi kebutuhan anaknya.

Realitanya, tidak sedikit anak yang berseteru dengan orang tuanya, misalnya orang tua yang diperkarakan oleh anaknya akibat perebutan harta warisan, anak yang menuntut hal berlebihan diluar kesanggupan orang tuanya bahkan sampai membunuh, Na’udzubillah.

Dari 4 macam kedudukan anak dalam Al-Qur’an di atas, tentu sebagai orang tua menginginkan anak-anaknya termasuk ke dalam kelompok qurrota a’yun. Namun, untuk mencapainya diperlukan ketekunan dan konsisten dalam berupaya untuk mewujudkannya, selain itu doa yang selalu mengalir dari hati orangtuanya. Seyogyanya, orang tua menjadi figure/teladan untuk anak-anaknya. Karena anak merupakan cermin dari orang tuanya.

Jika orangtuanya rajin shalat berjama’ah, maka anak pun akan mudah diajak untuk shalat berjama’ah. Jika orang tua senantiasa berbicara dengan sopan dan lembut, maka anak-anak mereka pun akan mudah menirunya, dan hendaknya memperhatikan pergaulan anak-anaknya di dalam masyarakat. Karena teman juga sangat berpengaruh kepada perkembangan kepribadian serta akhlak anak-anak.

Tidak kalah pentingnya yaitu pendidikan umum, namun pendidikan agama jauh lebih penting. Orang tua hendaknya memberikan anak pendidikan tak hanya berjenjang pendidikan dunia yang tinggi, namun jangan pernah lengah memberikan dan menanamkan nilai-nilai dan ilmu agama untuk anak-anak sedari kecil. (QS Almujadilah : 11).

Semoga setelah mengetahui 4 macam kedudukan anak dalam Al-Qur’an, kita semua selalu diberi kekuatan dan kemudahan dalam membina dan mengarahkan anak-anak kita kepada kelompok qurrota a’yun, sehingga mereka menjadi penyejuk hati, dan pembawa kebahagiaan bagi kedua orangtuanya baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin.

Sumber : parentinginstagram

11/07/2022

Address

Tangerang

Telephone

+6285220026178

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BukubukuKei posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to BukubukuKei:

Share