Pakar Asam Lambung

Pakar Asam Lambung Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pakar Asam Lambung, Shopping & retail, Tasikmalaya.

Apel merupakan salah satu buah yang menjadi favorit banyak orang. Banyak orang yang menyukai apel karena rasanya yang ma...
14/12/2020

Apel merupakan salah satu buah yang menjadi favorit banyak orang. Banyak orang yang menyukai apel karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Selain itu, apel sangat sehat jika dikonsumsi secara teratur.

Tidak hanya dalam bentuk buahnya, namun apel bisa dikonsumsi dalam bentuk olahan yang lain, seperti jus apel, selai apel, kripik apel, kue apel, dan masih banyak lagi. Segala makanan dan minuman dari olahan apel biasanya cocok untuk segala suasana.

Selain rasanya yang enak, banyak orang yang mengonsumsi apel karena dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan ada pepatah yang mengatakan "Satu buah apel setiap hari akan menjauhkan Anda dari dokter".

Jadi apa saja sih sebenarnya manfaat buah apel untuk kesehatan? Berikut ulasannya, dilansir dari berbagai sumber:

1. Penuh dengan Nutrisi
Apel mengandung banyak vitamin dan nutrisi di dalamnya. Apel mengandung kalori, karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, vitamin K, mangan, tembaga, dan vitamin A, E, B1, B2, dan B6.

Apel juga kaya akan sumber polifenol. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari apel, dianjurkan untuk memakan buah apel bersama kulitnya karena mengandung setengah serat dan banyak polifenol.

2. Baik untuk Menurunkan Berat Badan
Dalam sebuah penelitian, orang yang makan buah apel sebelum makan akan merasa lebih kenyang daripada mereka yang mengonsumsi saus apel, jus apel, atau tanpa produk apel.

Para peneliti mengatakan bahwa apel lebih mengenyangkan karena kurang padat energi, namun tetap menghasilkan serat dan volume. Selain itu, beberapa senyawa alami di dalamnya dapat meningkatkan berat badan namun secara terkontrol.

Sebuah studi juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen apel dan konsentrat jus apel kehilangan lebih banyak berat badan dan memiliki kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan kolesterol total yang lebih rendah daripada yang tidak mengonsumsi.

3. Baik untuk Kesehatan Jantung
Apel bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Salah satu alasannya adalah karena apel mengandung serat larut, yaitu jenis serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah Anda.

Mereka juga mengandung polifenol, yang memiliki efek antioksidan. Antioksidan ini banyak terkonsentrasi di kulitnya. Salah satu polifenol ini adalah flavonoid epicatechin, yang dapat menurunkan tekanan darah.

Flavonoid dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah, mengurangi oksidasi LDL "buruk", dan bertindak sebagai

4. Menurunkan Risiko Diabetes
Apel juga bermanfaat untuk menurunkan risiko diabetes, khususnya diabetes tipe 2.

Makan apel sehari dapat menurunkan 28% risiko diabetes tipe 2 dibandingkan dengan tidak makan apel sama sekali. Bahkan makan hanya beberapa apel per minggu memiliki efek perlindungan yang sama.

Hal ini karena zat polifenol dalam apel yang membantu mencegah kerusakan jaringan sel beta di pankreas Anda. Sel beta menghasilkan insulin dalam tubuh Anda dan sering rusak pada orang dengan diabetes tipe 2.

5. Sebagai Prebiotik untuk Bakteri Baik dalam Usus
Apel mengandung pektin, sejenis serat yang berfungsi sebagai prebiotik. Apel akan memelihara bakteri baik di usus Anda.

Usus kecil Anda tidak menyerap serat selama pencernaan. Sebaliknya, serat akan dicerna ke usus besar Anda, di mana hal ini dapat membuat pertumbuhan bakteri baik meningkat.

Selain itu, apel juga berperan dalam mencegah beberapa penyakit pencernaan seperti obesitas, dan diabetes.

Buah Anggur Hijau yang Memiliki Banyak KhasiatBy Ahmad zainul haqqTernyata buah anggur hijau memiliki manfaat yang tak t...
05/12/2020

Buah Anggur Hijau yang Memiliki Banyak Khasiat

By Ahmad zainul haqq

Ternyata buah anggur hijau memiliki manfaat yang tak terduga dan sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.

Inilah 8 manfaat buah anggur hijau :

1.) Mengurangi asma
Anggur hijau dapat meningkatkan kadar jumlah air di dalam paru-paru manusia itu karena anggur hijau memiliki kemampuan sebagai assimilatory. Oleh sebab itu, jika kita mengonsumsi buah ini dapat meningkatkan kadar air di paru-paru yang bisa meredakan gangguan pernapasan pada penderita asma.

2.) Membunuh bakteri
Buah anggur hijau memiliki kandungan anti virus dan antibakteri sehingga bisa membunuh bakteri dan kuman

3.) Mengatasi sembelit
Di dalam anggur hijau terdapat kandungan serat yang tinggi, mengandung gula, asam organik, dan juga selulosa yang digunakan sebagai pencahar alami untuk mengatasi sembelit

4.) Mencegah anemia
Pencegahan anemia dikarenakan terdapat manfaat zat besi di dalam anggur hijau. Bagi penderita anemia lebih baik mengonsumsi anggur hijau secara teratur.

5.) Mengatasi kolesterol
Anggur hijau mengandung antioksidan yang tinggi. Antioksidan itu mampu menghentikan peningkatan kadar kolesterol jahat yang bisa menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh

6.) Mencegah kanker payudara
Angguh hijau kaya dengan antioksidan yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Nah itu adalah penyebab kanker pada tubuh seseorang

7.) Menyehatkan mulut dan gusi
Anggur hijau juga berkhasiat menjaga kesehatan mulut dan gigi karena anggur hijau mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K.

8.) Melembabkan kulit dan membuat awet muda
Kandungan air dan kandungan vitamin di dalam buah ini yang dapat melembabkan kulit. Zat antioksidannya juga bisa menangkal radikal bebas yang bisa membuat kulit keriput dan terlihat tua.

7 MANFAAT KAYU MANIS UNTUK KESEHATAN1. Kaya akan antioksidanAntioksidan berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan oksida...
05/12/2020

7 MANFAAT KAYU MANIS UNTUK KESEHATAN

1. Kaya akan antioksidan
Antioksidan berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Kayu manis sarat antioksidan yang kuat, seperti polifenol.
Menurut sebuah penelitian yang membandingkan aktivitas antioksidan dari 26 rempah-rempah, bahkan kayu manis mengungguli ‘makanan super’ seperti bawang putih dan oregano.

3. Kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi
Sifat anti-inflamasi membantu tubuh melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan. Namun, peradangan bisa menjadi masalah ketika kronis atau justru melawan jaringan tubuh sendiri.
Studi menunjukkan, selain antioksidan yang tinggi, kayu manis juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Namun, sebelum menggunakannya, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu.

4. Menurunkan risiko penyakit jantung
Kayu manis telah dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit jantung. Kabar baiknya, 1 gram atau sekitar setengah sendok teh kayu manis per hari telah terbukti memiliki efek yang baik saat pemeriksaan darah bagi penderita diabetes tipe 2.
Tidak bisa dipungkiri, diabetes memang berkitan dengan penyakit jantung. Apalila kadar gula yang tinggi dan dibiarkan tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung menyerang. Pasalnya, glukosa berlebih yang mengalir dalam darah bisa merusak pembuluh darah dan pada akhirnya memicu serangan jantung.
Selain itu, kayu manis dapat mengurangi kadar kolesterol total, kolesterol LDL ‘jahat’ dan trigliserida, sementara kolesterol HDL ‘baik’ tetap stabil.

5. Meningkatkan sensitivitas terhadap hormon insulin
Insulin merupakan salah satu hormon utama yang mengatur metabolisme dan penggunaan energi. Hormon ini juga penting untuk mengangkut gula darah dari aliran darah ke sel-sel di seluruh tubuh.
Masalahnya, banyak orang yang kebal terhadap efek insulin, atau yang lebih dikenal sebagai resistensi insulin, ciri khas dari kondisi serius seperti sindrom metabolik dan diabetes tipe
Nyatanya, kayu manis dapat mengurangi resistensi insulin, membantu hormon penting ini melakukan tugasnya.
Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah.

6. Menurunkan kadar gula darah dan memiliki efek anti diabetes yang kuat
Kayu manis terkenal karena sifat penurun gula darahnya. Terlepas dari manfaatnya pada resistensi insulin, kayu manis dapat menurunkan gula darah dengan beberapa mekanisme lain.
Pertama, kayu manis telah terbukti mengurangi jumlah glukosa yang masuk ke aliran darah setelah makan. Ini dilakukan dengan menggunakan sejumlah enzim pencernaan, yang memperlambat penguraian karbohidrat di saluran pencernaan Anda.
Kedua, senyawa dalam kayu manis dapat bekerja pada sel dengan meniru insulin. Cara ini bisa meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel-sel Anda, meskipun bertindak jauh lebih lambat daripada insulin itu sendiri.

7. Memiliki efek baik pada penyakit neurodegeneratif
Penyakit neurodegeneratif ditandai oleh hilangnya struktur atau fungsi sel-sel otak secara progresif. Penyakit Alzheimer dan Parkinson adalah dua jenis yang paling umum.
Dua senyawa yang ditemukan dalam kayu manis tampaknya menghambat penumpukan protein yang disebut tau di otak, yang merupakan salah satu ciri khas penyakit Alzheimer.

11 MANFAAT JAMBU BIJI1. Membantu mengobati demam berdarah (DBD) Melansir Buku Apa yang Dokter Anda Tidak Katakan Tentang...
04/12/2020

11 MANFAAT JAMBU BIJI

1. Membantu mengobati demam berdarah (DBD) Melansir Buku Apa yang Dokter Anda Tidak Katakan Tentang Demam Berdarah (2008) oleh dr. Genis Ginanjar, meski penelitian seputar khasiat jambu biji dan daunnya belum terlalu banyak diuji secara klinis, tidak ada salahnya memberikan jambu biji kepada pasien DBD. Sebab, buah tropis ini termasuk makanan yang mengandung vitamin C tinggi. Bahkan, kandungan vitamin C dalam jambu biji bisa mencapai 3-6 kali lipat lebih banyak ketimbang jeruk dan 10 kali lebih lebih banyak dari pepaya. Kandungan vitamin C yang terdapat dalam daging buah jambu biji dapat bermanfaat sebagai pencegah kerapuhan (fragilitas) kapiler pembuluh darah, dan secara langsung mengurangi risiko perdarahan pada penderita DBD. Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi Seperti diketahui, manifestasi perdarahan pada penderita demam berdarah bergantu pada tiga faktor, yakni: Faktor jumlah trombosit Faktor kerapuhan pembuluh kapiler darah Faktor komponen pembekuan darah

2. Menjaga tekanan darah normal Selain itu, jambu biji juga berperan dalam menjaga tekanan darah dalam kondisi optimal. Hal ini dikarenakan, jambu biji merupakan sumber potasium yang baik. Dalam kondisi yang berat, peran potassium dapat mencegah terjadinya syok karena penurunan tekanan darah yang tidak terkontrol.

3. Mengobati sariawan hingga gusi bengkak Karena mengandung vitamin C tinggi, jambu biji dapat juga dimanfaatkan untuk membantu mengobati sariawan maupun gusi bengkak. Hal ini dikarenakan, vitamin C berperan dalam proses penyembuhan luka dan membangun daya tahan tubuh melawan infeksi. Baca juga: 14 Buah dan Sayur Kaya Vitamin C untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Melansir Buku Jambu Biji: Budaya dan Ragam Pemafaatnnya (2007) oleh Primin, SP, sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi di kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C jambu biji mencapau puncaknya saat menjelang metang. Jadi, mengonsumsi jambu biji saat matang akan lebih baik jika dibanding dengan sebelum matang atau kelewat matang.

4. Memperlancar sistem pencernaan Jambu biji juga mengandung senyawa tanin yang menimbulkan rasa sepat pada buah, tetapi bermanfaat memperlancar sistem pencernaan dan sirkulasi darah, serta menyerang virus.

5. Menurunkan kolesterol Selain itu, jambu biji juga kaya serat, khususnya pektin atau serat larut air yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dengan cara mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh serta membantu pengeluarannya

6. Menjaga keteraturan denyut jantung Jambu biji juga mengandung kalium yang dapat berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengantur pengiriman zat-zat gizi ke sel tubuh, serta menurunkan kadar kolesterol total dan tekanan darah tinggi (hipertensi).

7. Menjaga daya tahan tubuh hingga mencegah kanker Dalam jambu biji juga ditemukan likopen, yakni zat karotenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang memiliki aktivitas antioksidan untuk melawan kanker. Jambu biji yang banyak mengandung likopen terutama jambu biji yang memiliki daging merah.

8. Mencegah anemia Vitamin C yang terkandung di dalam jambu biji dapat membantu tubuh dalam penyerapan zat besi. Seperti diketahui, zat besi diperlukan tubuh untuk banyak keperluan. Melansir WebMD, tanpa asupan zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang ebrfungsi membawa oksigen ke jaringan tubuh. Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Zat Besi Tinggi AKibatnya, seseorang mungkin akan merasa kelelahan, muda tersinggung, sesak napas, dan jantung berdebar sebagai gejala anemia.

9. Menjaga kesehatan mata Selain vitamin C, jambu biji juga mengandung vitamin A yang diperlukan tubuh. Dalam 100 gram jambu biji, sedikitnya mengandung vitamin A 25 SI. Melansir Health Line, vitamin A termasuk nutrisi penting yang berperan dalam banyak proses tubuh, di antaranya yakni: Fungsi kekebalan tubuh Kesehatan reproduksi Kesehatan kulit Pertumbuhan tubuh Menjaga kesehatan mata atau fungsi penglihatan Kekurangan vitamin A sendiri dapat menjadi penyebab utama kebutaan, terutama di negara-negara berkembang. Baca juga: 8 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Program Diet

10. Membantu mengurangi berat badan Melansir Medical News Today, kandungan nutrisi dalam 100 gram buah jambu biji antara lain: KalorI: 68 kkal Karbohidrat: 14.32 gram Gula: 8.92 gram Lemak: 0.95 gram Serat: 5,4 gram Potasium: 417 miligram Vitamin C: 228.3 miligram Vitamin A: 624 international units (IU) Karena rendah kalori dan mengandung serat tinggi, jambu biji menjadi bahan makanan yang ramah bagi orang yang sedang menjalani diet dan program penurunkan berat badan. Serat dalam jambu biji bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan kata lain, buah ini bisa dijadikan pilihan jika Anda sedang mencari camilan yang cocok untuk menurunkan berat badan.

11. Menurunkan kadar gula darah Melansir Buku Jamu Ajaib Penakluk Diabetes (2013) oleh Ning Harmanto dan dr. Prapti Utama, jambu biji mengandung banyak serat dan antioksidan (vitamin A, vitamin C, betakaroten, dan asam folat) yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Tak hanya itu, jambu biji juga kaya akan kalsium, kalium, zat besi, dan vitamin B yang juga berguna bagi tubuh.

Manfaat Jahe Bagi Kesehatan yang Harus Anda Ketahui1.Meringankan Nyeri OtotJahe mengandung senyawa yang disebut gingerol...
03/12/2020

Manfaat Jahe Bagi Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

1.Meringankan Nyeri Otot
Jahe mengandung senyawa yang disebut gingerol yang terbukti memiliki efek analgesik dan anti inflamasi. Berdasarkan hasil studi yang diterbitkan dalam The Journal of Pain menemukan mengonsumsi sedikit jahe setiap hari dapat membantu menjaga peradangan tetap rendah dan juga bisa membantu meringankan nyeri otot dari cedera yang disebabkan oleh olahraga.

Sebuah penelitian serupa menemukan bahwa jahe yang dikonsumsi setelah latihan olahraga dapat membantu mencegah nyeri otot berkembang dalam beberapa hari setelah latihan.

Meringankan Kram Saat Haid
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe sama efektifnya dengan ibuprofen dalam menghilangkan rasa sakit pada wanita dengan dismenore primer. Sebuah analisis terbaru dari semua penelitian yang relevan menyimpulkan bahwa wanita dengan dismenore (nyeri) mungkin merasa lega ketika mengonsumsi jahe tiga hari pertama dari siklus mereka, tetapi penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.

Oleh karena itu, jika Anda menderita periode haid yang sangat menyakitkan, ada baiknya menambahkan jahe untuk diet Anda dan lihatlah apakah itu dapat membantu atau tidak.

Membantu Meringankan Rasa Sakit
Akar merupakan bagian dari tanaman yang paling banyak digunakan dalam bentuk pengobatan alternatif karena kaya akan minyak atsiri yang mengandung komponen aktif gingerol.

Senyawa anti inflamasi yang manjur ini diyakini dapat menjelaskan mengapa orang-orang dengan osteoarthritis atau rheumatoid arthritis mengalami pengurangan tingkat rasa sakit dan peningkatan dalam mobilitas mereka ketika mereka mengkonsumsi jahe secara teratur.

Gingerol sendiri bekerja dengan cara menghambat pembentukan sitokin inflamasi dan juga berperan sebagai pembawa senyawa kimiawi dari sistem kekebalan tubuh.

Menenangkan Sistem Pencernaan
Jahe memiliki sejarah panjang karena sangat efektif digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan dan rasa sakit di bagian perut.

Untuk mengatasi gangguan pencernaan, jahe bekerja dengan cara memproduksi suatu zat yang dapat mengurangi produksi gas berlebih pada sistem pencernaan. Selain itu, jahe juga bisa digunakan untuk menenangkan saluran usus.

Mengurangi Mual Ringan
Akar jahe dapat dikonsumsi untuk membantu mengurangi gejala yang berhubungan dengan mabuk perjalanan seperti pusing, mual, muntah dan keringat dingin.

Selain itu jahe juga bisa digunakan untuk mengobati mual dan muntah yang berhubungan dengan penyakit kehamilan ringan. Namun sebelum mengonsumsinya. tanyakan kepada dokter umum atau bidan untuk memastikan bahwa hal tersebut sesuai untuk Anda.

Mengatasi Peradangan
Komponen pedas dalam jahe yang juga dikenal sebagai oleoresin memiliki efek anti inflamasi terkuat.

Jahe dapat menghentikan pelepasan sitokin inflamasi dalam sel imun. Beberapa manfaat jahe lainnya seperti mengurangi rasa sakit, kram, dan radang sendi juga dianggap terkait erat dengan aktivitas anti inflamasi ini.

Menurunkan Gula Darah
Dalam sebuah penelitian tahun 2015 baru-baru ini pada 41 peserta dengan diabetes tipe 2, 2 gram bubuk jahe per hari menurunkan gula darah puasa sebesar 12%.

Jahe juga dapat digunakan untuk meningkatkan HbA1c (penanda untuk kadar gula darah jangka panjang) yang mengarah ke pengurangan 10% selama periode 12 minggu.

Address

Tasikmalaya
46197

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pakar Asam Lambung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share