21/08/2026
Kasus dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, masih menyisakan perhatian serius.
Hingga Selasa malam, 18 Agustus 2026, tiga siswi dirujuk ke RSU Haji Medan karena kondisi kesehatan mereka belum membaik. Mereka adalah Krismas Dayanti Sihite dari SMAN 1 Berastagi, serta F Purba dan Ana Karina Karo dari Yayasan Perguruan Bersama Berastagi.
Krismas menjadi salah satu korban yang mendapat perhatian utama. Menurut keluarganya, ia sempat mengalami kekakuan tubuh, kesulitan menelan, muntah, gangguan kejang hingga trauma psikologis.
Orang tua Krismas, Sihite, mengatakan:
"Kata dokter, saraf otak anak saya bermasalah. Lehernya seperti terjepit, bahkan untuk minum saja lehernya harus ditarik terlebih dahulu agar air bisa masuk. la juga mengeluhkan rasa panas yang membakar dari perut hingga ke ulu hati," tutur Sihite.
Sementara F Purba sebelumnya menjalani perawatan di RS Efarina dan Ana Karina Karo di RS Amanda Berastagi. Keduanya kemudian dirujuk ke RS Haji Medan pada Selasa sore (18/8/2026) karena masih mengalami sesak napas, mual berat dan pusing berkepanjangan. lebih sedikit