23/01/2022
Punya utang ratusan ribu hingga jutaan dan membuat kepala pening ?
Coba crosscek dulu,
Utang itu untuk hal yang urgent atau konsumtif ?
Seperti membeli barang yang bukan kebutuhan pokok, untuk hura-hura, dan sejenisnya.
Bukannya melarang, tetapi ada baiknya mengukur kemampuan diri.
Beda hal jika berutang karena hal yang mendesak atau limpahan dari orang lain, seperti pengalaman Kang Dewa Eka Prayoga.
Di masa lalu, Kang Dewa terjerat utang yang bukan miliknya.
Lho, kok bisa ?
Iya, saat itu Kang Dewa percaya pada seorang kawan untuk berinvestasi bersama. Namun, ketika jumlah nasabah sudah mencapai ratusan, kawannya melarikan diri.
Hanya Kang Dewa seorang yang menanggung beban tersebut dan harus mengembalikan seluruh uang nasabah yang dibawa kawannya.
Mirisnya, kejadian tersebut hadir beberapa hari setelah pernikahan Kang Dewa.
Tentu saja membuat Kang Dewa panik.
Seharusnya membahagiakan istri, Kang Dewa justru terjerat persoalan baru yang harus dihadapinya.
Atas izin Allah, Kang Dewa pun mampu menyelesaikan semua utang tersebut yang mencapai 7,7 miliar rupiah.
Kok bisa ?
7,7 miliar itu bukan uang sedikit, 'kan !
Beberapa tantangan yang Kang Dewa hadapi terlihat mustahil bagi kita, tetapi Allah mengizinkannya untuk melewati itu semua.
Bagaimana cara mengundang datangnya keajaiban dan pertolongan Allah ?
Apa yang harus dilakukan saat jatuh, bangkrut, dan terpuruk ?
Jika Anda ingin mengetahui langkah-langkah yang Kang Dewa lakukan dalam menyelesaikan tantangan hidupnya, lebih baik baca buku Melawan Kemustahilan ini, deh.
Utang itu harus dibayar dan jangan diulangi kembali.
Cukup membaca buku Melawan Kemustahilan saja yang diulang-ulang ... 🙂