Anjas store

Anjas store toko terbaik sepanjang masa !

10 Cara Membuat Rak Sepatu Sederhana dan Minim Biaya. Kamu Layak Coba!Punya sepatu sampai belasan pasang, tapi nggak pun...
18/10/2021

10 Cara Membuat Rak Sepatu Sederhana dan Minim Biaya. Kamu Layak Coba!

Punya sepatu sampai belasan pasang, tapi nggak punya rak yang layak untuk penyimpanan? Duh, sayang kalau sepatumu dibiarkan berantakan. Selain kotor, pusing juga nanti mencarinya waktu dibutuhkan.

Membeli rak sepatu di toko, biasanya desainnya itu-itu melulu. Tapi kalau kamu ingin yang berbeda, serta murah meriah karena mengandalkan barang-barang bekas, Hipwee Tips akan bagikan beberapa cara membuat rak sepatu dengan desain unik. Simak, yuk!

1. Bila kamu punya spot dinding yang kosong, daripada hampa lebih baik dibuat tempat sepatu saja. Sederhana, tapi bisa memanjakan mata
Cara membuat rak sepatu dari paralon
Rak sepatu dari paralon by hngideas.com

Untuk ide ini, sebaiknya kamu memakai p**a besar atau paralon yang kurang lebih diameternya 13-15 cm dan panjangnya kurang lebih 30-35 cm.

Bila kamu sayang uang untuk beli di toko bangunan, kamu rajin-rajin saja mencari paralon bekas di lokasi-lokasi kontruksi. Cara membuat rak sepatu dari paralon ini cukup mudah, agar tidak melukai jarimu, haluskan dulu sisi-sisi bekas potongan paralon. Dicat juga kalau perlu. Setelah itu, tempelkan beberapa paralon dengan lem p**a. Taruh di spot dinding yang kosong. Pasti keren jadinya!

2. Bila sulit memakai paralon, kamu bisa memanfaatkan kaleng bekas. Daripada dibuang sembarangan dan menjadi sarang nyamuk karena kehujanan

Bila kamu punya kaleng bekas susu di rumah, jangan dulu dibuang. Dengan bantuan kertas kado dan lem superglue, kamu bisa menjadikannya rak sepatu. Sebaiknya pilih kaleng yang besar, tapi kaleng yang kecil pun bisa juga dimanfaatkan untuk menaruh sandal yang tipis dan ukurannya kecil. Begini cara membuatnya:

-Siapkan kaleng-kaleng bekas yang sudah dibersihkan.
-Lapisi bagian luar kaleng dengan kertas kado yang warna-warni agar lebih semarak.
-Tempelkan kaleng satu dengan yang lainnya dengan dengan lem superglue.
-Kamu bisa menempelkannya ke dinding dengan bantuan paku atau meletakannya saja di sudut ruangan

3. Hanya modal kardus bekas dan lakban, sebuah rak sepatu lucu bisa kamu ciptakan. Simpel dan nggak mahal!
cara membuat rak sepatu dari kardus
Kardus segitiga by pinterest

Cara membuat rak sepatu dari kardus ini, kamu harus punya kardus bekas yang tebal agar lebih kuat. Misalnya kardus bekas TV atau kulkas.

Caranya pun super sederhana, potong kardus dengan bentuk persegi panjang dengan ukuran kurang lebih 60 x 45 cm (atau bisa disesuaikan). Agar lebih artistik, kamu bisa melapisi pinggir kardus dengan lakban yang berwarna.
Selanjutnya, bentuk kardus menjadi segitiga sama sisi dengan bantuan lakban. Kamu bisa membuat beberapa segitiga sesuai dengan kebutuhan. Biar nggak berantakan sekaligus bisa ditumpuk-tumpuk, satukan beberapa segitiga dengan alas papan kardus. Jangan lupa lemnya ditiup-tiup, biar cepat kering.

4. Tak hanya untuk mengatur dokumen, folder juga bisa untuk menyimpan sepatu. Jadinya folder sepatu
Yang bisa berantakan dan membingungkan bukan cuma dokumen, tapi juga sepatu. Karena itu, bila kamu punya banyak sepatu yang harus diatur, kamu butuh folder sepatu.

Caranya? Tinggal melipir ke toko buku saja. Beli beberapa folder dokumen yang berukuran besar. Simpan di salah satu sudut kamar, untuk menyimpan sepatu dan sandal-sandalmu.

5. Kotak dari kayu bekas pun bisa kamu manfaatkan sebagai rak. Rapi dan tertata bukan lagi mimpi
Kamu tahu kan kotak kayu yang biasanya dipakai para penjual buah atau sayur di pasar? Sedikit usaha untuk membersihkan, dan mungkin memolesnya dengan pelitur agar lebih bersinar, kamu bisa menyulapnya menjadi rak sepatu. Begini cara membuat rak sepatu dari kayu.

Bila kamu telaten, kamu bisa menempatkan sekat di tengah kotak untuk membaginya menjadi dua ruang, karena kotak ini biasanya berukuran besar. Tapi kalau kamu malas, ya sudah, tumpuk-tumpuk saja kotak yang ada. Sudah cukup keren, kok!

6. Masih dengan barang bekas, keranjang kayu tak terpakai juga bisa kamu sulap jadi rak sepatu yang berkelas
Ngaku kreatif? Coba deh kreasi rak sepatu menggunakan keranjang bekas sebagai pengisi waktu luang ini. Biar seru, cat dulu keranjang kayu yang kamu punya dengan warna-warna sesuai selera. Setelah itu, gantung keranjang kayu di dinding dengan menggunakan paku. Selain untuk rak sepatu, kamu bisa menjadikannya rak apa pun lo!

7. Kalau rak yang satu ini bukan dari keranjang kayu, tapi keranjang plastik tak terpakai
cara membuat rak sepatu dari plastik bekas
Keranjang rak sepatu by hngideas.com

Desain ini ini cocok untuk kamu malas susah. Cukup siapkan keranjang besar yang bisa kamu dapat di pasar atau di toko peralatan rumah tangga. Tapi tentu nggak seru kalau kamu menaruh begitu saja sepatu-sepatu di dalam keranjang. Yang ada kamu pusing mencari pasangan sepatu ini di mana dan itu di mana. Apalagi kalau sepatumu lebih dari lima pasang. Berikut cara membuat rak sepatu dari plastik bekas.

Karena itu, buatlah sekat-sekat dengan kardus bekas. Dengan begitu, sepatumu tertata rapi, dan tentunya, muat banyak.

8. Manfaatkan ember juga untuk meyimpan sepatumu. Pilih yang warna-warni agar lebih lucu
Meskipun fungsi aslinya untuk mengambil air, ember juga bisa kamu pakai untuk penyimpanan sepatu. Namun, Hipwee Tips menyarankan model ini untuk kamu yang punya rak dengan ruang-ruang luas yang muat untuk diisi dengan beberapa ember.

Seperti umumnya laci, kamu tinggal menarik ember itu untuk mengambil isinya. Psst… kalau bisa pilih ember yang berwarna, ya! Atau ember biasa pun tak apa, asal kamu mau usaha sedikit untuk melapisinya dengan kertas kado atau kain agar lebih lucu lagi.

9. Tak punya rak pun bukan halangan untuk mengatur sepatu. Kalau nggak bisa ditaruh, maka digantung. Hanya modal tali dan kawat!
Cara membuat rak sepatu gantung sendiri ini pertama-tama siapkan paku, tali, dan kawat apapun yang tebal dan tidak mudah bengkok.

Pertama-tama tentu kamu harus membuat gantungan dengan tali dan paku.
Untuk kawatnya, Hipwee Tips menyarankan memakai hanger baju dari besi.
Potong bagian bawahnya saja, lalu kerahkan tenagamu untuk membengkokan besi menjadi segitiga.
Bengkokkan lagi kedua sisi ke arah berlawanan untuk menggantungkan kedua sepatu.
Simpel, kan?

10. Bila ada spot rumah yang bisa dimanfaatkan, kenapa harus disia-siakan? Tangga di rumahmu juga bisa jadi rak sepatu yang ciamik lo!

Di rumahmu ada tangga? Sudah beres kalau begitu. Hehehe…

Gimana gimana? Gampang, kan? Kamu mau coba yang mana dulu nih? Yuk, langsung share di kolom komentar!

10 Fashion Style Sepatu Sneakers Putih Wanita, Paduan Sempurna!Warna putih selalu cocok dengan segala warna dan semua je...
15/10/2021

10 Fashion Style Sepatu Sneakers Putih Wanita, Paduan Sempurna!

Warna putih selalu cocok dengan segala warna dan semua jenis pakaian. Sneakers berwarna putih juga membawa kesan yang timeless, classic dan stylish.

Jika kamu punya banyak koleksi sepatu dengan warna ini, tidak perlu bingung dalam berbusana sehari-hari. Karena ini bisa dipakai di mana pun, baik itu untuk gaya sehari-hari yang santai, casual style, hingga formal sekali pun.

Simak paduan busana wanita dengan sepatu putih pilihan berikut ini!

1. Midi Skirt + Long Sleeve
Look yang pertama ini cocok untuk kamu yang ingin berpenampilan feminin tapi tidak mau ribet. Kamu bisa menggunakan midi skirt putih dengan long sleeve hitam, dipadukan dengan sneakers putih favoritmu.

2. White Mini Skirt
Sepatu putih juga cocok untuk dipadukan ke rok. Bagi kamu yang s**a gaya kasual namun tetap girly, kamu bisa memadukan basic top dengan rok favoritmu.
Andalkan denim jeans sebagai outer supaya tidak terlihat terlalu polos.

3. Squared Pants
Jika ingin tampil lebih ‘berani,’ kamu bisa coba menggunakan legging bermotif kotak-kotak dan pakai baju hitam. Sepatu putih akan jadi penyelamat agar color palette tersebut tidak terlihat mati.

4. Classic & Timeless
Paduan yang satu ini gampang ditemukan di kapan pun dan di mana pun karena sudah dipakai banyak orang juga, tetapi look ini classic dan timeless.
Jika kamu lagi santai saja, kamu bisa menggunakan jeans polos dan t-shirt putih favoritmu.

5. Little Black Dress
Semua wanita pasti mempunyai satu little black dress, pilihan kali ini adalah tipe midi dress hitam yang simpel dan dipadukan dengan sepatu berwarna putih.
Jangan lupa gunakan aksesoris favoritmu agar look ini tidak terlihat terlalu polos.

6. Casual in White
Apakah kamu sedang ingin presentasi? Ke kantor? Atau bahkan jalan sama teman?

Menggunakan shirt berwarna putih akan selalu cocok untuk acara apa pun, karena baju putih polos memberikan kesan yang rapi dan kasual.

Lebih cocok lagi ketika dipadukan dengan denim jeans dan sepatu putih agar look ini terlihat lebih keren dan santai.

7. Satin & Blazer
Satin adalah tipe kain yang biasanya memiliki warna yang mengilap, sering dikaitkan dengan sesuatu yang feminin.

Bahan satin biasa dipakai untuk dress, top atau bahkan bawahan. Coba pakai jumpsuit satin berwarna biru tua dan tambahan blazer panjang warna putih untuk memberikan kesan yang rapi.
Jangan lupa untuk pilih sepatu putih yang sesuai dengan pilihan kamu.

8. White Ruffle Dress
Sneakers tidak selalu harus relevan dengan jeans dan tops, kamu juga bisa menggunakan sepatu putih.

Menggabungkan dress putih dan sneakers putih dalam satu look cocok untuk kamu yang s**a memakai dress dengan style kasual.

9. Pleated Skirt
Selain dress, rok panjang berbahan pleats juga bisa jadi pilihan buat kamu yang ingin terlihat rapi dan elegan.

Kamu juga bisa memadukan pleated skirt dengan top warna putih polos dan denim jeans sebagai outer.

Kalau kamu ingin gaya yang feminim, kamu bisa menggunakan heels. Namun, kamu juga bisa memakai sneakers putih sebagai pengganti untuk look yang casual.

10. All White Sporty Look
Apakah kamu penggemar warna putih dan s**a gaya sporty? Kalau begitu, look ini cocok untuk kamu.

Kamu bisa memakai atasan dan bawahan set berwarna putih dan sneakers putih. Selain terlihat keren, kamu juga bisa mengekspresikan gaya yang atraktif.

Nah, itulah semua inspirasi paduan berbusana dengan sneakers putih bagi wanita. Enggak nyangka kan kalau sepatu putih polos bisa dipakai untuk berbagai macam look? Nomor berapa favoritmu, Toppers?

Tips dan Trik Mudah Rawat Sepatu Favorit Supaya Tetap Awet Meski Sering DipakaiSiapa, sih, yang nggak pengen awet tampil...
11/10/2021

Tips dan Trik Mudah Rawat Sepatu Favorit Supaya Tetap Awet Meski Sering Dipakai

Siapa, sih, yang nggak pengen awet tampil keren dengan sepatu favoritnya?

Bukan cuma buat digunakan sehari-hari, sepatu juga merupakan bagian dari fashion statement kamu.

Nah, kalau terlalu sering digunakan tentu sulit menjaga kondisi sepatu tetap bersih dan awet. Namun, begitu kamu rajin mencuci sepatu, justru dapat memperpendek usia sepatu, tuh!

1. Bersihkan langsung saat kotor
Hal utama yang harus kamu perhatikan agar sepatu atau sneakers favorit awet adalah membersihkannya langsung saat kotor.

Tidak perlu selalu dicuci, kok. Setidaknya setelah kamu pakai sehari-hari lakukan pembersihan ringan untuk mencegah kotoran menempel di sepatu kamu.

Begitu kotoran sudah menempel terlalu lama, nih, bakal semakin sulit dibersihkan dan dapat merusak tampilan sepatu kamu secara permanen.

Kamu bisa menyikat kotoran yang kering dari permukaan sepatu menggunakan sikat gigi halus, kemudian gunakan lap basah untuk menyekanya sampai bersih.

2. Semprotkan pembersih dan pelindung khusus
sepatu disemprot pembersiih
Langkah paling mudah untuk membersihkan sepatu favorit yaitu menggunakan semprotan pembersih dan pelindung khusus.

Jika mengaku pencinta sepatu atau sneakers sejati, semprotan pembersih dan semprotan pelindung sepatu akan jadi ‘senjata ampuh’ kamu.

Semprotan pelindung khusus ini membantu sepatu kamu melawan kotoran agar tidak menempel dan mudah dibersihkan.

Kini, berbagai semprotan tersebut semakin banyak jenisnya. Bahkan di antaranya sudah sangat canggih karena dapat membuat sepatu kamu jadi antiair.

3. Segera keringkan ketika basah
Air merupakan musuh utama bagi berbagai jenis sepatu! Mulai dari sepatu berbahan suede hingga kulit yang kuat pun akan cepat rusak kalau terkena air.

Yuk, biasakan selalu menjaga kondisi sepatu kamu tetap kering setelah digunakan, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini.

Bukan cuma bagian luarnya yang harus kering, pastikan bagian dalam sepatu juga kering agar tidak lembap dan menimbulkan bau.

Untuk mengeringkan sepatu setelah kamu gunakan, cukup gunakan handuk kecil atau lap halus agar tidak merusak permukaan sepatu.

Nah, selain 3 tips tadi masih ada beberapa trik mudah yang bisa kamu praktikkan untuk menjaga kondisi sepatu awet. Simak, ya!

4. Keringkan sol sepatu dengan handuk/lap halus
Langkah menjemur sepatu sebenarnya efektif untuk mengeringkan sepatu. Namun, hal ini tidak boleh terlalu sering dilakukan.

Mengapa? Jika terlalu sering dijemur dan terpapar sinar matahari saat kondisinya masih basah, hal ini dapat mempercepat turunnya kondisi sepatu.

Begitu p**a untuk bagian insole, jika terlalu sering dijemur kondisi insole sepatu pasti akan cepat rusak.

Khusus bagian insole, nih, gunakan handuk/lap halus setelah dicuci agar menyerap sisa air, lalu gunakan hair dryer atau kipas angin untuk mengeringkannya.

5. Gunakan penghapus untuk membersihkan karet midsole
Selain bagian insole, bagian karet pada midsole juga harus kamu perhatikan cara membersihkannya.

Biasanya noda paling sering menempel pada bagian ini yang membuatnya sangat sulit untuk dibersihkan meski sudah dicuci berkali-kali.

Cara paling mudah untuk membersihkan midsole tanpa mencucinya terlalu sering adalah menggunakan penghapus karet.

Hapus noda membandel tersebut dengan penghapus karet secara perlahan seperti saat kamu menghapus tulisan di kertas.

6. Cuci menggunakan detergen lembut
Sebenarnya mencuci dengan detergen dapat membuat warna sepatu kamu cepat pudar. Apalagi tidak semua jenis sepatu bisa dicuci menggunakan detergen biasa.

Pilih detergen berjenis mild atau lembut, misalnya detergen khusus untuk mencuci pakaian dan perlengkapan bayi. Jenis ini dijamin lebih lembut daripada deterjen biasa.

Mild detergent mempunyai kandungan kalsium karbonat yang mencegah noda kekuningan pada sepatu favorit kamu.

Gunakan air hangat sebagai campuran detergen ini saat kamu akan mencuci sepatu kamu.

7. Gunakan lotion khusus bahan suede
Merawat sepatu berbahan suede cukup tricky karena tidak bisa dicuci seperti biasa.

Bulu suede yang halus akan menjadi kaku dan kasar ketika kamu coba mencucinya menggunakan air dan detergen biasa.

Sebaiknya gunakan cairan atau lotion khusus pada sepatu suede-mu secara rutin. Tujuannya untuk menjaga bahan suede pada sepatu kamu tetap lembut dan halus.

Meski lebih ribet, dijamin jika kamu pintar dalam perawatannya, sepatu suede bisa sangat awet dan panjang usianya.

8. Gunakan sikat gigi
Hal ini sudah awam banget, sih, buat para pencinta sepatu atau sneaker. Namun, kalau kamu belum tahu, sikat gigi juga jadi senjata wajib untuk membersihkan sepatu.

Pastikan saat mencuci dan membersihkan sepatu kamu menggunakan sikat gigi. Pilih yang berbulu halus, bukan menggunakan sikat baju yang kaku dan sulit menjangkau sela-sela permukaan sepatu.

FYI, bulu sikat gigi yang halus tidak akan merusak sepatu. Selain itu, sikat gigi lebih mudah digunakan untuk membersihkan sepatu ketimbang spons.

9. Cuka dan baking soda sebagai bahan pembersih
Ternyata, campuran cuka dan baking soda bisa jadi alternatif cairan pembersih sepatu favorit kamu yang harganya cukup mahal.

Campuran cuka dna baking soda ini sangat efektif untuk membersihkan sepatu, khususnya sepatu berwarna putih yang mudah menyerap kotoran.

Cara membuat campurannya juga mudah,tuh. Cukup campurkan dua sendok makan cuka dengan satu sendok makan baking soda, lalu aduk hingga menjadi tekstur pasta.

Untuk pengaplikasiannya juga mudah, kamu cukup ambil pastanya menggunakan sikat gigi, lalu gosok secara perlahan hingga noda di permukaan sepatu hilang.

10. Gunakan bedak tabur
Bagian dalam sepatu sering kali sangat bau. Hal ini bisa jadi dipengaruhi oleh kelembapan kaki kita atau cuaca.

Berhubung mencuci sepatu terlalu sering akan cepat merusak kondisi sepatu, sebaiknya gunakan bedak tabur sebagai solusi menghilangkan bau pada bagian dalam sepatu.

Bedak tabur dapat menyerap kelembapan berlebih pada bagian dalam sepatu, sekaligus aroma bedak tabur dapat menutupi bau tidak sedap.

Kamu nggak perlu mencuci sepatu kamu setelahnya, langkah ini sangat mudah dan aman bagi sepatu untuk dilakukan kapan saja.

11. Aplikasikan minyak kelapa pada sepatu kulit glossy
Ketimbang sepatu berbahan kulit nubuck atau suede, sepatu berbahan kulit glossy lebih mudah untuk dibersihkan.

Ketika kotor, kamu cukup mengelapnya menggunakan kain halus dan noda pun langsung hilang.

Nah, kalau untuk menjaga agar kondisi dan warnanya tetap glossy, kamu bisa mengaplikasikan minyak kelapa pada permukaan sepatu jenis ini.

Cukup aplikasikan sedikit dan gosok-gosok hingga mengilap dijamin sepatu kamu bakal selalu tampil seperti baru.

Itu dia beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi sepatu kamu tetap bersih dan awet untuk dipakai setiap saat.

Intinya kamu harus rajin membersihkan dan merawat sepatu kesayanganmu agar selalu tampil pede setiap digunakan. Yuk, coba!

Cara dan Tips Hilangkan Sel Kulit Mati pada KakiSel kulit mati sering kali menumpuk pada kulit di bagian tertentu pada t...
06/10/2021

Cara dan Tips Hilangkan Sel Kulit Mati pada Kaki

Sel kulit mati sering kali menumpuk pada kulit di bagian tertentu pada tubuh salah satunya adalah kaki. Dilansir dari Healthool, penumpukan sel kulit mati disebabkan oleh paparan air secara terus menerus yang dapat menyebabkan kaki kehilangan minyak alami.

Selain itu, berendam di air panas dalam waktu yang lama juga dapat menghilangkan minyak alami pada kaki. Kandungan minyak alami yang menghilang tersebut dapat mengakibatkan kulit kaki menjadi kering dan meningkatkan sel kulit mati. Pemakaian sabun yang terlalu keras juga dapat menyebabkan lapisan kulit mati pada kulit. Kandungan sabun yang keras akan mengakibatkan kulit menjadi kering dan menambah sel kulit mati yang menumpuk. Lantas, bagaimana cara untuk mengatasinya? Berikut ini beberapa cara sebagaimana dilansir dari Healthline:

1 Batu Apung
Batu apung adalah batu lava alami yang dapat membantu menghilangkan kulit mati dan kapalan dari kaki Anda.
Bagaimana cara menggunakan?

- Celupkan batu apung ke dalam air hangat. Anda juga bisa merendam kaki dalam air hangat selama 10 menit untuk melembutkannya.
- Gerakkan batu dengan lembut dengan gerakan memutar atau menyamping di sekitar kaki Anda untuk menghilangkan kulit mati. Fokus pada menghilangkan lapisan atas kulit dan bukan seluruh area kulit mati, yang akan membantu meningkatkan pergantian sel yang sehat.
- Oleskan lotion atau minyak sesudahnya untuk membantu melembutkan kaki Anda.Jangan sekali-kali menggunakan batu apung di area yang terluka atau sakit.

2. Lilin parafin
Banyak salon yang memiliki pelayanan perawatan kuku menawarkan lilin parafin sebagai tambahan untuk perawatan pedikur. lilin parafin adalah lilin lunak yang meleleh pada suhu sedang, atau sekitar 51 derajat celcius. Lilin tidak boleh terlalu panas sehingga tidak akan membakar atau mengiritasi kulit Anda.

Anda juga dapat melakukan perawatan lilin parafin di rumah dengan mandi lilin parafin di rumah, atau melelehkan lilin dalam panci saus dan kemudian memindahkannya ke mangkuk untuk mencelupkan kaki Anda.

Selama perawatan lilin parafin, Anda akan mencelupkan kaki Anda ke dalam lilin beberapa kali. Setelah beberapa lapisan lilin diaplikasikan, bungkus kaki Anda dengan plastik. Setelah lilin mengeras, Anda bisa menghilangkan lilin. Kulit mati di kaki Anda akan ikut terkelupas bersama dengan lilin.

Sementara itu, jangan gunakan lilin parafin jika Anda memiliki sirkulasi darah yang buruk, memiliki ruam atau luka terbuka di kaki, atau kaki yang sedang mati rasa seperti neuropati diabetic.
Jika Anda menggunakan lilin parafin di rumah, berhati-hatilah dan pantau suhu lilin dengan termometer.

3. Gosok kaki dengan rutin
Belilah produk scrub kaki yang dapat Anda gunakan untuk membersihkan sel kulit mati yang ada di kaki. Namun, Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan mengencerkan dua sendok makan garam laut ke dalam baby oil dan jus lemon, dengan masing-masing perbandingan yang sama.

Untuk menggunakan scrub kaki, oleskan scrub langsung ke kaki Anda dan gosok dengan lembut menggunakan telapak tangan. Anda juga dapat menggunakan sikat gosok atau spons untuk menghilangkan kulit mati. Bilas scrub dengan air hangat setelah digunakan.

4. Oatmeal scrub
Oatmeal dapat digunakan sebagai bahan eksfoliator bagi kaki Anda di rumah. Untuk membuatnya, campurkan oatmeal dengan air mawar atau susu hingga berbentuk pasta. Setelahnya, oleskan scrub ke kaki Anda dan biarkan dalam 20 hingga 30 menit. Selanjutnya, gunakan sikat kaki untuk mengelupas kaki Anda dan bilas dengan air dingin.

5. Rendam garam Epsom
Garam Epsom adalah bentuk kristal magnesium sulfat, yang merupakan senyawa mineral. Anda bisa merendam kaki dengan garam Epsom yang larut dalam air. Dengan melakukan ini, Anda dapat mengelupas sel kulit mati dari kaki Anda dan mengeringkan kaki yang kering dan pecah-pecah.

Caranya adalah sebagai berikut:
- Buat larutan garam Epsom rendam dengan menuangkan 1/2 cangkir garam ke baskom atau satu cangkir penuh garam ke bak mandi yang penuh dengan air hangat.
- Rendam kaki hingga 20 menit. Anda juga dapat menggunakan batu apung atau sikat kaki setelahnya untuk membantu menghilangkan kulit kering.

Sementara itu, Anda juga dapat membuat scrub dengan menggunakan garam Epsom ini dengan cara mencampurkan segenggam garam Epsom dengan satu sendok makan minyak mandi atau minyak zaitun. Gosokkan dengan lembut pada kulit yang basah untuk mengeksfoliasi sel kulit mati pada kaki, lalu bilas dengan air.

6. Rendam cuka
Merendam kaki dengan cuka dapat membantu melembutkan kaki dan menghilangkan sel kulit mati dan kulit pecah-pecah. Anda dapat menggunakan hampir semua jenis cuka. Cuka sari apel atau cuka putih adalah pilihan yang populer.

Gunakan air dingin sebagai campuran, karena air panas bisa lebih mengeringkan kulit. Perbandingan cuka dengan air adalah 1:2 dan dapat digunakan sebagai pedoman umum. Rendam kaki selama 5 hingga 10 menit untuk memulai. Jika diinginkan, gosok dengan menggunakan batu apung untuk menghilangkan sel kulit mati. Keringkan kaki, dan oleskan pelembab, petroleum jelly, atau minyak kelapa sebelum mengenakan kaus kaki untuk melembabkan kaki.

Begini Cara Cuci Sepatu yang Benar di Rumah Agar Kaki Bebas BauCuci sepatu harus rutin dilakukan agar tidak cepat rusak....
05/10/2021

Begini Cara Cuci Sepatu yang Benar di Rumah Agar Kaki Bebas Bau

Cuci sepatu harus rutin dilakukan agar tidak cepat rusak. Sebab, sepatu yang kita pakai selalu melindungi kaki dari berbagai macam kotoran dan debu saat menginjak berbagai permukaan.

Selain agar awet, rutinitas mencuci sepatu juga sekaligus mencegah bau pada kaki. Ya! Bau tidak sedap bisa saja menyeruak dari kaki Anda jika terus-terusan memakai sepatu yang lembap karena keringat. Sepatu yang kotor dan lembap adalah hunian ideal bagi bakteri.
Seperti apa cara cuci sepatu yang benar?
Cara cuci sepatu yang baik dan benar sesuai jenis sepatunya

Cuci sepatu terbukti menghindari kaki kita dari risiko beragam penyakit.
Penelitian yang terbit pada Journal of Applied Microbiology menemukan, sepatu yang dikenakan sehari-hari ternyata terkontaminasi berbagai ragam bakteri, seperti Clostridium difficile, Salmonella, hingga E. coli.

Bakteri-bakteri ini diketahui dapat menyebabkan penyakit pada saluran pencernaan, seperti diare hingga tifus. Risiko Anda terjangkit penyakit ini meningkat jika Anda selalu memegang sepatu yang kotor, kemudian tidak mencuci tangan.

Oleh karena itu, sepatu juga harus dibersihkan. Namun, cara cuci sepatu pun harus hati-hati. Cara pencucian yang tidak tepat justru membuat sepatu menjadi rusak. Perlu diketahui, setiap jenis dan bahan sepatu membutuhkan perlakuan yang berbeda.

Beginilah cara mencuci sepatu berdasarkan bahan yang digunakan:
1. Nilon

Baking soda ampuh hilangkan noda membandel
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Sikat gigi.
-Sikat pakaian lembut.
-Baking soda.
-Cuka.
-Mangkuk kecil.
-Handuk halus.
-Air.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu dengan bahan nilon ini:
-Campur baking soda dengan cuka dengan perbandingan 1:1 ke dalam mangkuk kecil.
-Sikat sepatu dengan campuran baking soda dan cuka. Jika ada bagian yang sulit dijangkau, gunakan sikat gigi.
-Diamkan sepatu selama 15 menit, lalu lap sepatu dengan handuk halus yang lembap.
-Keringkan di udara terbuka.

2. Kulit dan kulit sintetis

Pilih deterjen lembut agar tidak merusak kulit
Untuk cuci sepatu bahan kulit maupun kulit imitasi, siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Mangkuk kecil.
-2 handuk halus.
-Deterjen lembut.
-Air hangat.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu bahan kulit maupun kulit sintetis ini:
-Rendam handuk dengan air hangat yang sudah diberi deterjen lembut.
-Peras handuk yang sudah direndam, lalu lap bagian sepatu yang kotor dengan handuk tersebut.
-Gunakan handuk lain yang sudah direndam dalam air dan diperas untuk menghilangkan sisa deterjen.
-Keringkan sepatu di udara terbuka.

3. Bahan rajut

Sabun batang lembut mampu bersihkan sepatu bahan rajut
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Dua kain lembut.
-Sabun batang atau sabun mandi lembut.
-Air dingin.
Ikuti langkah-langkah cuci sepatu bahan rajut ini:
-Rendam handuk ke dalam air dingin yang sudah dicampur dengan sabun batang atau sabun mandi yang lembut.
-Peras kain yang sudah direndam, gosok sepatu dengan kain tersebut hingga bersih.
-Lap sisa sabun dengan kain yang sudah direndam dengan air dingin dan diperas.
-Keringkan dengan cara diangin-anginkan.

4. Sepatu kanvas

Gunakan sikat untuk menjangkau sela-sela sepatu kanvas
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Sikat gigi.
-Sikat lembut.
-Baking soda.
-Air hangat.
-Handuk.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu kanvas ini:
-Campur air hangat dengan baking soda dengan perbandingan 1:1 hingga membentuk pasta kental.
-Celup sikat gigi ke campuran baking soda, sikat sepatu hingga bersih.
-Biarkan sepatu kering bersamaan dengan baking soda yang masih menempel.
-Jika sudah kering, lap sisa baking soda dengan handuk yang sudah direndam dan diperas.

Cara mencuci sol sepatu bagian dalam dan tali
Bagian dalam sepatu perlu dicuci dan disemprot disinfektan
Selain sisi luar sepatu, bagian dalam sepatu juga perlu dibersihkan. Sebab, bagian dalam sepatulah yang langsung kontak dengan kaki kita. Bahkan, bagian ini harus lebih higienis.
Begitu juga dengan tali sepatu.

Meski di bagian luar, tali sepatu pun tetap perlu mendapat perlakuan khusus. Hal ini karena tali sepatu memiliki ukuran yang lebih kecil dan simpul tali sepatu memungkinkan kotoran terselip di dalam sela-sela simpul. Jadi, tali sepatu harus dibersihkan terpisah dari sepatu.

1. Cara cuci bagian dalam sepatu
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Air hangat.
-Deterjen lembut.
-Sikat.
-Sikat gigi.
-Lap lembut.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu bagian dalam ini:
-Rendam sikat ke dalam air hangat yang sudah dicampur deterjen lembut.
-Sikat bagian dalam sepatu dengan air deterjen.
-Gunakan sikat gigi untuk bagian dalam sepatu yang sulit dijangkau.
-Usap dengan lap lembut yang sudah direndam di air dan diperas agar sisa deterjen hilang.

Tidak hanya bakteri, bagian sol dalam pun juga berisiko terkontaminasi virus. Untuk itu, diperlukan disinfektan setelah mencuci sepatu agar virus di dalam sepatu ikut teratasi. Caranya sederhana, semprotkan disinfektan bagian dalam sepatu dengan pilihan disinfektan di bawah ini:
-Alkohol 70%.
-Povidone-iodine 7.5%.
-Chloroxylenol 0.05%.
-Chlorhexidine 0.05% .
-Benzalkonium chloride 0.1% .

2. Cara cuci tali sepatu
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Deterjen.
-Sikat gigi.
-Air.
-Tas jaring mesin cuci.
-Ember (opsional).
Ikuti langkah-langkah mencuci tali sepatu ini:
-Lepaskan tali sepatu dari sepatu.
-Basahi tali sepatu di bawah air yang mengalir agar kotoran tidak menempel lagi. Alternatifnya, gunakan sikat gigi.
-Bersihkan noda dengan deterjen, lalu gosok-gosok dengan tangan.
-Masukkan tali sepatu ke dalam tas jaring mesin cuci agar tali sepatu tidak terbelit.
-Larutkan deterjen ke dalam air, masukkan tali sepatu yang sudah berada di dalam tas mesin cuci ke dalam larutan air dan deterjen.
-Rendam tali sepatu selama menit.
-Keluarkan tali sepatu dari tas jaring mesin cuci, lalu bilas dengan air mengalir atau direndam sambil diremas di dalam air bersih.
-Gantung tali sepatu hingga kering.

Tips menyimpan sepatu
Sepatu berjamur sebabkan bau kaki
Tidak hanya cara mencuci sepatu, mengetahui cara menyimpan sepatu setelah dicuci pun penting. Hal ini bertujuan agar sepatu tidak bau apek. Selain itu, sepatu pun menjadi tidak mudah rusak.

Dalam hal ini, untuk menghindari keduanya, yang harus dilakukan adalah menjaga sepatu agar terhindar dari kelembapan. Sebab, kelembapan membuat bakteri dan jamur mudah berkembang.
Hal ini pun dibuktikan pada temuan yang terbit pada jurnal International Journal of Indoor Environment and Health.

Riset ini menunjukkan, selama satu minggu, pertumbuhan jamur di tempat yang lembap bahkan meningkat sebesar 27,5 kali lebih pesat.
Kelembapan pun mampu merusak sol sepatu, seperti yang ditunjukkan riset pada jurnal Satra Bulletin. Riset ini menunjukkan, sol sepatu terbuat dari material bernama polyurethane (PU). Saat terpapar kelembapan, termasuk kelembapan udara, polyurethane menjadi “pecah” sehingga sol sepatu perlahan rusak. Proses ini disebut dengan hidrolisis.

Berikut ini tips menyimpan sepatu setelah dicuci agar tidak lembap dan apek:
-Letakkan silica gel, di dalam sepatu untuk menghilangkan kelembapan agar menghambat pertumbuhan jamur.
-Gunakan kertas bebas asam untuk menjaga keadaan kelembapan udara di sekitar sepatu sehingga tidak cepat rusak.
-Pilih tempat penyimpanan sepatu yang tahan dengan kelembapan.
-Jaga suhu udara agar tidak terlalu rendah untuk menghindari kelembapan yang tinggi.
-Gunakan pengganjal sepatu saat disimpan dalam jangka pendek agar bentuk sepatu senantiasa terjaga dan jamur tidak mudah tumbuh. Sebab, gravitasi turut memengaruhi pertumbuhan jamur.

Cuci sepatu penting dilakukan untuk menghindari tubuh dari paparan bakteri dan virus penyebab penyakit dan bau kaki. Sayangnya, cara cuci sepatu yang tidak tepat justru bisa merusak sepatu. Maka itu, perhatikan bahan saat mencuci sepatu karena beda bahan, beda p**aBegini Cara Cuci Sepatu yang Benar di Rumah Agar Kaki Bebas Bau

Cuci sepatu harus rutin dilakukan agar tidak cepat rusak. Sebab, sepatu yang kita pakai selalu melindungi kaki dari berbagai macam kotoran dan debu saat menginjak berbagai permukaan.

Selain agar awet, rutinitas mencuci sepatu juga sekaligus mencegah bau pada kaki. Ya! Bau tidak sedap bisa saja menyeruak dari kaki Anda jika terus-terusan memakai sepatu yang lembap karena keringat. Sepatu yang kotor dan lembap adalah hunian ideal bagi bakteri.
Seperti apa cara cuci sepatu yang benar?
Cara cuci sepatu yang baik dan benar sesuai jenis sepatunya

Cuci sepatu terbukti menghindari kaki kita dari risiko beragam penyakit.
Penelitian yang terbit pada Journal of Applied Microbiology menemukan, sepatu yang dikenakan sehari-hari ternyata terkontaminasi berbagai ragam bakteri, seperti Clostridium difficile, Salmonella, hingga E. coli.

Bakteri-bakteri ini diketahui dapat menyebabkan penyakit pada saluran pencernaan, seperti diare hingga tifus. Risiko Anda terjangkit penyakit ini meningkat jika Anda selalu memegang sepatu yang kotor, kemudian tidak mencuci tangan.

Oleh karena itu, sepatu juga harus dibersihkan. Namun, cara cuci sepatu pun harus hati-hati. Cara pencucian yang tidak tepat justru membuat sepatu menjadi rusak. Perlu diketahui, setiap jenis dan bahan sepatu membutuhkan perlakuan yang berbeda.

Beginilah cara mencuci sepatu berdasarkan bahan yang digunakan:
1. Nilon

Baking soda ampuh hilangkan noda membandel
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Sikat gigi.
-Sikat pakaian lembut.
-Baking soda.
-Cuka.
-Mangkuk kecil.
-Handuk halus.
-Air.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu dengan bahan nilon ini:
-Campur baking soda dengan cuka dengan perbandingan 1:1 ke dalam mangkuk kecil.
-Sikat sepatu dengan campuran baking soda dan cuka. Jika ada bagian yang sulit dijangkau, gunakan sikat gigi.
-Diamkan sepatu selama 15 menit, lalu lap sepatu dengan handuk halus yang lembap.
-Keringkan di udara terbuka.

2. Kulit dan kulit sintetis

Pilih deterjen lembut agar tidak merusak kulit
Untuk cuci sepatu bahan kulit maupun kulit imitasi, siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Mangkuk kecil.
-2 handuk halus.
-Deterjen lembut.
-Air hangat.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu bahan kulit maupun kulit sintetis ini:
-Rendam handuk dengan air hangat yang sudah diberi deterjen lembut.
-Peras handuk yang sudah direndam, lalu lap bagian sepatu yang kotor dengan handuk tersebut.
-Gunakan handuk lain yang sudah direndam dalam air dan diperas untuk menghilangkan sisa deterjen.
-Keringkan sepatu di udara terbuka.

3. Bahan rajut

Sabun batang lembut mampu bersihkan sepatu bahan rajut
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Dua kain lembut.
-Sabun batang atau sabun mandi lembut.
-Air dingin.
Ikuti langkah-langkah cuci sepatu bahan rajut ini:
-Rendam handuk ke dalam air dingin yang sudah dicampur dengan sabun batang atau sabun mandi yang lembut.
-Peras kain yang sudah direndam, gosok sepatu dengan kain tersebut hingga bersih.
-Lap sisa sabun dengan kain yang sudah direndam dengan air dingin dan diperas.
-Keringkan dengan cara diangin-anginkan.

4. Sepatu kanvas

Gunakan sikat untuk menjangkau sela-sela sepatu kanvas
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Sikat gigi.
-Sikat lembut.
-Baking soda.
-Air hangat.
-Handuk.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu kanvas ini:
-Campur air hangat dengan baking soda dengan perbandingan 1:1 hingga membentuk pasta kental.
-Celup sikat gigi ke campuran baking soda, sikat sepatu hingga bersih.
-Biarkan sepatu kering bersamaan dengan baking soda yang masih menempel.
-Jika sudah kering, lap sisa baking soda dengan handuk yang sudah direndam dan diperas.

Cara mencuci sol sepatu bagian dalam dan tali
Bagian dalam sepatu perlu dicuci dan disemprot disinfektan
Selain sisi luar sepatu, bagian dalam sepatu juga perlu dibersihkan. Sebab, bagian dalam sepatulah yang langsung kontak dengan kaki kita. Bahkan, bagian ini harus lebih higienis.
Begitu juga dengan tali sepatu.

Meski di bagian luar, tali sepatu pun tetap perlu mendapat perlakuan khusus. Hal ini karena tali sepatu memiliki ukuran yang lebih kecil dan simpul tali sepatu memungkinkan kotoran terselip di dalam sela-sela simpul. Jadi, tali sepatu harus dibersihkan terpisah dari sepatu.

1. Cara cuci bagian dalam sepatu
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Air hangat.
-Deterjen lembut.
-Sikat.
-Sikat gigi.
-Lap lembut.
Ikuti langkah-langkah mencuci sepatu bagian dalam ini:
-Rendam sikat ke dalam air hangat yang sudah dicampur deterjen lembut.
-Sikat bagian dalam sepatu dengan air deterjen.
-Gunakan sikat gigi untuk bagian dalam sepatu yang sulit dijangkau.
-Usap dengan lap lembut yang sudah direndam di air dan diperas agar sisa deterjen hilang.

Tidak hanya bakteri, bagian sol dalam pun juga berisiko terkontaminasi virus. Untuk itu, diperlukan disinfektan setelah mencuci sepatu agar virus di dalam sepatu ikut teratasi. Caranya sederhana, semprotkan disinfektan bagian dalam sepatu dengan pilihan disinfektan di bawah ini:
-Alkohol 70%.
-Povidone-iodine 7.5%.
-Chloroxylenol 0.05%.
-Chlorhexidine 0.05% .
-Benzalkonium chloride 0.1% .

2. Cara cuci tali sepatu
Siapkan bahan dan peralatan berikut:
-Deterjen.
-Sikat gigi.
-Air.
-Tas jaring mesin cuci.
-Ember (opsional).
Ikuti langkah-langkah mencuci tali sepatu ini:
-Lepaskan tali sepatu dari sepatu.
-Basahi tali sepatu di bawah air yang mengalir agar kotoran tidak menempel lagi. Alternatifnya, gunakan sikat gigi.
-Bersihkan noda dengan deterjen, lalu gosok-gosok dengan tangan.
-Masukkan tali sepatu ke dalam tas jaring mesin cuci agar tali sepatu tidak terbelit.
-Larutkan deterjen ke dalam air, masukkan tali sepatu yang sudah berada di dalam tas mesin cuci ke dalam larutan air dan deterjen.
-Rendam tali sepatu selama menit.
-Keluarkan tali sepatu dari tas jaring mesin cuci, lalu bilas dengan air mengalir atau direndam sambil diremas di dalam air bersih.
-Gantung tali sepatu hingga kering.

Tips menyimpan sepatu
Sepatu berjamur sebabkan bau kaki
Tidak hanya cara mencuci sepatu, mengetahui cara menyimpan sepatu setelah dicuci pun penting. Hal ini bertujuan agar sepatu tidak bau apek. Selain itu, sepatu pun menjadi tidak mudah rusak.

Dalam hal ini, untuk menghindari keduanya, yang harus dilakukan adalah menjaga sepatu agar terhindar dari kelembapan. Sebab, kelembapan membuat bakteri dan jamur mudah berkembang.
Hal ini pun dibuktikan pada temuan yang terbit pada jurnal International Journal of Indoor Environment and Health.

Riset ini menunjukkan, selama satu minggu, pertumbuhan jamur di tempat yang lembap bahkan meningkat sebesar 27,5 kali lebih pesat.
Kelembapan pun mampu merusak sol sepatu, seperti yang ditunjukkan riset pada jurnal Satra Bulletin. Riset ini menunjukkan, sol sepatu terbuat dari material bernama polyurethane (PU). Saat terpapar kelembapan, termasuk kelembapan udara, polyurethane menjadi “pecah” sehingga sol sepatu perlahan rusak. Proses ini disebut dengan hidrolisis.

Berikut ini tips menyimpan sepatu setelah dicuci agar tidak lembap dan apek:
-Letakkan silica gel, di dalam sepatu untuk menghilangkan kelembapan agar menghambat pertumbuhan jamur.
-Gunakan kertas bebas asam untuk menjaga keadaan kelembapan udara di sekitar sepatu sehingga tidak cepat rusak.
-Pilih tempat penyimpanan sepatu yang tahan dengan kelembapan.
-Jaga suhu udara agar tidak terlalu rendah untuk menghindari kelembapan yang tinggi.
-Gunakan pengganjal sepatu saat disimpan dalam jangka pendek agar bentuk sepatu senantiasa terjaga dan jamur tidak mudah tumbuh. Sebab, gravitasi turut memengaruhi pertumbuhan jamur.

Cuci sepatu penting dilakukan untuk menghindari tubuh dari paparan bakteri dan virus penyebab penyakit dan bau kaki. Sayangnya, cara cuci sepatu yang tidak tepat justru bisa merusak sepatu. Maka itu, perhatikan bahan saat mencuci sepatu karena beda bahan, beda p**a

Address

Jalan Kaliurang No. 5, RW. 6, Manggung, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Yogyakarta City
55281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Anjas store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share