Rumaysho Digital

Rumaysho Digital Ebook karya Ustadz Dr. Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc.

Ada perbedaan menarik yang sering luput bahwa memaafkan bukan berarti melupakan kejadian, dan bukan p**a berarti membiar...
07/08/2026

Ada perbedaan menarik yang sering luput bahwa memaafkan bukan berarti melupakan kejadian, dan bukan p**a berarti membiarkan hal yang sama terus terulang.

Memaafkan lebih kepada melepaskan hak untuk membalas, sementara batasan dan pelajaran dari kejadian tersebut tetap boleh dijaga.

Dalam Al-Qur'an, sifat ini disebut sebagai bagian dari ciri orang-orang yang dicintai Allah:

وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

"...dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."
(QS. Ali Imran: 134)

Bahkan disebutkan p**a:

وَلَمَن صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ ٱلْأُمُورِ

"Tapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya perbuatan yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan."
(QS. Asy-Syura: 43)

Ketenangan yang muncul dari sikap memaafkan bukan datang secara instan, melainkan hasil dari proses melatih hati untuk tidak terus-menerus terikat pada luka yang sama.

Sudah baca eBook Seni Memaafkan?

Ada satu pola yang sering terjadi tanpa disadari: begitu menemukan satu kekurangan pada pasangan atau orang terdekat, in...
31/07/2026

Ada satu pola yang sering terjadi tanpa disadari: begitu menemukan satu kekurangan pada pasangan atau orang terdekat, ingatan seolah otomatis mengarah ke situ setiap kali berinteraksi. Kebaikan-kebaikan yang sebelumnya terlihat jelas, perlahan jadi tidak terlalu diperhatikan lagi.

Padahal, tidak ada manusia yang seluruhnya baik atau seluruhnya buruk. Yang membedakan cara pandang satu orang dengan orang lain terhadap hubungan yang sama seringkali bukan pada faktanya, melainkan pada sisi mana yang lebih sering diperhatikan.

Islam mengajarkan keseimbangan dalam menilai, bukan mengabaikan kekurangan, tetapi juga tidak membiarkannya menutupi seluruh kebaikan yang ada. Sebab bisa jadi, di balik sesuatu yang tidak disukai, tersimpan kebaikan yang jauh lebih besar dari yang terlihat di permukaan.

Pembahasan lebih lengkap mengenai hal ini dibahas lebih dalam di ebook Seni Memaafkan.

Ada momen ketika emosi sedang tinggi, lalu muncul penyesalan karena kata-kata atau tindakan yang terlanjur keluar saat m...
24/07/2026

Ada momen ketika emosi sedang tinggi, lalu muncul penyesalan karena kata-kata atau tindakan yang terlanjur keluar saat marah.

Seringkali yang membuat menyesal bukan masalahnya, melainkan cara menghadapi masalah tersebut saat emosi sedang memuncak.

Karena itulah Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam tidak mendefinisikan kekuatan sebagai kemampuan mengalahkan orang lain secara fisik. Sebab kekuatan fisik selalu ada batasnya. Akan selalu ada yang lebih kuat secara fisik. Namun, kemampuan mengendalikan diri tidak memiliki batas seperti itu, dan justru inilah yang paling sulit dilatih.

Menariknya, hadits ini juga tidak mengajarkan bahwa marah adalah sesuatu yang terlarang. Marah adalah hal yang manusiawi, bahkan disebut sebagai tabiat jiwa. Yang membedakan kuat dan lemah bukan ada atau tidaknya rasa marah, melainkan apa yang dilakukan setelah rasa itu muncul.

Selengkapnya soal bagaimana melatih kekuatan ini dibahas lebih dalam di ebook Seni Memaafkan.

Sudah punya banyak hal yang dulu jadi target hidup... tapi kok masih ada yang terasa kosong?Ini pengalaman yang lebih um...
24/07/2026

Sudah punya banyak hal yang dulu jadi target hidup... tapi kok masih ada yang terasa kosong?

Ini pengalaman yang lebih umum dari yang kita kira. Rasa hampa itu bukan soal "kurang apa lagi", tapi ada bagian dari diri yang belum terisi dengan benar.

Kalau relate, share pengalamanmu di komentar ya, siapa tahu ada yang butuh baca ini hari ini.

✨️

Hati itu seperti alat yang bisa aus, bisa juga keras jika jarang "dirawat".Yang perlu diwaspadai, prosesnya yang perlaha...
18/07/2026

Hati itu seperti alat yang bisa aus, bisa juga keras jika jarang "dirawat".

Yang perlu diwaspadai, prosesnya yang perlahan. Tidak ada tanda besar, hanya kebiasaan kecil yang lama-lama menumpuk.

Coba cek satu-satu di slide ini. Semoga jadi pengingat buat kita semua, bukan buat merasa paling salah ya.

Save agar bisa dibaca ulang, dan share kalau ada yang perlu diingatkan juga.

Hal yang membuat hati mengeras bukan satu dosa besar yang dilakukan lalu menyesal.Tapi dosa "kecil" yang berulang dan la...
13/07/2026

Hal yang membuat hati mengeras bukan satu dosa besar yang dilakukan lalu menyesal.

Tapi dosa "kecil" yang berulang dan lama-lama tidak lagi terasa salah.

Coba jujur sama diri sendiri: adakah kebiasaan kecil yang dulu bikin risih, sekarang malah terasa biasa aja?

Yuk share di komentar, siapa tahu ada yang lagi ngerasain hal yang sama ✨️

Sebagian besar kegelisahan kita bukan karena hidupnya yang berat, tetapi karena kita terus mencoba menebak apa yang belu...
09/07/2026

Sebagian besar kegelisahan kita bukan karena hidupnya yang berat, tetapi karena kita terus mencoba menebak apa yang belum terjadi.

"Kalau nanti gagal bagaimana?"
"Kalau keputusan ini salah bagaimana?"
"Kalau ternyata tidak sesuai harapan bagaimana?"

Kita menghabiskan begitu banyak energi untuk pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya memang tidak dirancang untuk kita ketahui sebelumnya.

Tugas kita adalah memperbaiki diri dari apa yang telah terjadi.

Bahasan lengkap tentang bagaimana membangun kerangka berpikir yang benar dalam menghadapi takdir dan kegelisahan sehari-hari ada di ebook Purity of Faith (Kemurnian Akidah) karya Dr. Muhammad Abduh Tuasikal.

Link pemesanan ada di bio 📖

Allah tidak pernah keliru dalam menetapkan sesuatu. Tidak ada satu pun kejadian yang terjadi di luar ilmu dan hikmah-Nya...
01/07/2026

Allah tidak pernah keliru dalam menetapkan sesuatu. Tidak ada satu pun kejadian yang terjadi di luar ilmu dan hikmah-Nya, termasuk yang paling menyakitkan sekalipun. Yang belum kita pahami mengapa-nya, bukan berarti tidak ada alasannya. Akal kita yang terbatas memang tidak dirancang untuk menjangkau seluruh hikmah yang Allah simpan di balik setiap ketetapan-Nya.

Tugas kita bukan memahami semua rahasianya, tetapi tetap melangkah dengan iman di tengahnya.

Bahasan lengkap tentang bagaimana akidah yang benar membantu kita berdamai dengan takdir, menjalani ujian tanpa overthinking, dan menemukan ketenangan yang sesungguhnya ada di ebook Purity of Faith karya Ustadz Dr. Muhammad Abduh Tuasikal.

Link pemesanan ada di bio ya.

Pernahkah merasa, sudah berusaha sebaik mungkin kepada orang lain, namun tetap saja dianggap kurang?Sudah bekerja keras,...
26/06/2026

Pernahkah merasa, sudah berusaha sebaik mungkin kepada orang lain, namun tetap saja dianggap kurang?
Sudah bekerja keras, namun saat tidak dihargai, hati langsung runtuh?
Sudah berusaha menjadi pasangan, anak, atau teman yang baik, namun sekali dikecewakan, rasanya seperti semua usaha itu sia-sia?

Jika pernah mengalaminya, boleh jadi, tanpa disadari, kita terlalu menggantungkan hati kepada manusia. Padahal manusia adalah makhluk yang penuh kekurangan dan pasti akan mengecewakan pada waktunya. Hanya Allah-lah yang tidak pernah mengecewakan hamba-Nya.

Inilah yang dimaksud dengan tauhid uluhiyyah: memurnikan seluruh amal dan ketergantungan hati hanya kepada Allah. Berbuat baik karena Allah, bukan karena mengharap pujian atau penghargaan dari manusia.

Ketika pondasi ini benar-benar dipahami dan dihayati, kekecewaan terhadap manusia tidak lagi meruntuhkan hati, karena hati telah memiliki sandaran yang sejati.

Semoga menjadi renungan yang bermanfaat.
Bahasan yang lebih lengkap bisa cek di ebook Purity of Faith ya, link ada di bio.

Address

Playen, Gunungkidul
Yogyakarta City
55861

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumaysho Digital posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share