Fahim Agency Jogja

Fahim Agency Jogja buku, buku islam, download buku, buku online, buku ideologis buku agama

Berat 0,3 kgHalaman 202Kategori TsaqofahSampul Soft CoverTahun Terbit 2024Ukuran 13,5 x 20,5 cmSaat ini nama Hizbut Tahr...
15/05/2026

Berat 0,3 kg
Halaman
202

Kategori
Tsaqofah

Sampul
Soft Cover

Tahun Terbit
2024

Ukuran
13,5 x 20,5 cm

Saat ini nama Hizbut Tahrir (HT) sudah tak asing lagi bagi kaum Muslimin di seluruh dunia, meskipun hanya sekedar kenal nama saja. Sayangnya masih banyak kerancuan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai realitas HT dan aktivitasnya.

Ada sebagian yang —karena minim informasi tentang HT— salah paham mengira bahwa HT adalah suatu mazhab, atau aliran keagamaan. Namun sebagian lagi sengaja mencoba untuk mendiskreditkan HT dan melekatkan berbagai stigma negatif kepada HT. Misalnya dengan mengatakan bahwa HT adalah gerakan radikal, s**a mengkafirkan, cikal bakal teroris, dan sebagainya. Stigma-stigma negatif ini jelas tidak benar dan tidak berdasar.

Buku ini diterbitkan untuk memberikan informasi yang otoritatif dan akurat mengenai siapa itu Hizbut Tahrir, bagaimana pemikiran dan pandangannya serta apa saja aktivitasnya. Informasi tersebut bisa didapatkan dalam buklet “(Ta’rif) Hizbut Tahrir”, yang merupakan bagian pertama dari buku ini.

Bagian kedua buku ini adalah buklet “Manhaj Hizbut Tahrir fit Taghyir”, yang fokus membahas —secara ringkas— metodologi yang ditempuh oleh Hizbut Tahrir dalam mewujudkan perubahan yang dicita-citakan olehnya.

Semoga informasi primer tentang HT yang disajikan dua buklet ini dapat membantu kaum Muslimin untuk menilai Hizbut Tahrir dengan adil dan sesuai dengan fakta, tanpa terpengaruh oleh fitnah dan stigma, sebagai pengamalan dari firman Allah Ta’ala: “…Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa….” (TQS. Al-Maidah [5] : 8).

Berat 0,2 kgPenulis Syamsuddin RamadhanHalaman 136Kategori TsaqofahPenerbit Al Azhar FreshzoneSampul Soft CoverTahun Ter...
15/05/2026

Berat 0,2 kg
Penulis
Syamsuddin Ramadhan

Halaman
136

Kategori
Tsaqofah

Penerbit
Al Azhar Freshzone

Sampul
Soft Cover

Tahun Terbit
2024

Ukuran
13,5 x 20,5 cm

MAKNA JIBAYAH adalah mengambil harta dan mengumpulkannya, baik dari harta zakat, kharaj, fai`, dan jizyah (Mausu’ah al-Mushthalahât al-Islâmiyyah, al-Jibâyah). Namun, makna rezim jibayah dalam konteks buku ini diartikan secara khusus dan metaforis, yakni penguasa pemalak yang menarik dan mengumpulkan pungutan-pungutan harta dari rakyat, tidak dengan cara yang hak, seperti menarik pajak tanpa memperhatikan ketentuan-ketentuan syariat, memaksa rakyat membayar premi asuransi, dan lain sebagainya.

Nabi ﷺ telah mengabarkan kepada umatnya, bahwa akan datang suatu masa ketika mereka akan dipimpin oleh penguasa-penguasa bodoh, zalim, lalim, dan penuh dusta. Mereka adalah pemimpin-pemimpin fajir dan fasik yang sudah tidak lagi mengindahkan sunnah Nabi ﷺ, menggarong hak-hak rakyat, serta berlaku aniaya, serta menelantarkan amanah. Sabda Nabi ﷺ itu terbukti hari ini. Umat muslim kini berhadapan dengan rezim jibayah.

Karenanya buku ini hadir sebagai panduan dalam menyikapi penguasa-penguasa fitnah yang berkarakter jibayah tesebut. Seorang Muslim harus berhati-hati dalam menghadapi mereka, karena di antara sebab seseorang jatuh ke dalam siksa neraka, dan berada dalam lembah penyesalan kelak di hari kiamat, adalah karena mentaati penguasa-penguasa zalim dan lalim. Allah ﷻ berfirman:

Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (p**a) kepada Rasul”. Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar.” (TQS Al Ahzab [33]: 66-68).

Berat 0,2 kgPenulis Ahmad NadhifHalaman 164Kategori Sejarah, TsaqofahPenerbit Al Azhar FreshzoneSampul Soft CoverTahun T...
15/05/2026

Berat 0,2 kg
Penulis
Ahmad Nadhif

Halaman
164

Kategori
Sejarah, Tsaqofah

Penerbit
Al Azhar Freshzone

Sampul
Soft Cover

Tahun Terbit
2024

Ukuran
13,5 x 20,5 cm

Buku ini bukan semata kajian Sirah Nabawiyah yang bertutur secara kronologis. Tetapi buku ini menggambarkan bagaimana Mekkah menjadi arena pertarungan pemikiran dan benturan politik antara ideologi Islam melawan kebatilan. Nabi Saw dan para sahabat dengan tuntunan wahyu Ilahi bukan saja menghadapi arus utama akidah dan paham-paham rusak saat itu, melainkan juga melakukan manuver politik untuk meraih kekuasaan demi kemenangan Islam.

Siapa saja yang cermat mengkaji Sirah Nabawiyah akan bersepakat bahwa dakwah Nabi Saw bukan semata spiritualistik atau moralistik, tapi juga membawa pemikiran- pemikiran baru yang mengubah tatanan peradaban masya- rakat. Sekaligus akan melihat bahwa Islam menghendaki umatnya memiliki kekuatan dan kekuasaan politik untuk dapat leluasa menerapkan tuntunan Allah Swt. Dengan kekuasaan itu, maka umat manusia akan terselamatkan dari dominasi ideologi batil dan sesat.

Berat 0,2 kgHalaman 136Kategori RemajaPenerbit Al Azhar FreshzonePenulis Iwan JanuarSampul Soft CoverTahun Terbit 2026Uk...
13/05/2026

Berat 0,2 kg
Halaman
136

Kategori
Remaja

Penerbit
Al Azhar Freshzone

Penulis
Iwan Januar

Sampul
Soft Cover

Tahun Terbit
2026

Ukuran
15 x 22,5 cm

Desain
Ilustrasi, 2 Warna

Menjadi remaja hari ini memang mudah tapi juga susah. Mudah sebab hampir semua kemudahan bisa kamu dapat. Hampir semua informasi juga bisa diakses. Tapi jadi remaja hari ini juga susah.

Terutama kalau sudah bicara pergaulan antara lelaki dan perempuan. Cowok dengan cewek. Remaja hari ini diserbu berbagai postingan influencer di media sosial, atau di tontonan dan bacaan. Dimana omongan influencer sering lebih dipercaya daripada nasihat orang tua, ustadz, atau psikolog.

Jadi remaja hari ini, kalau tidak waspada juga bisa kebawa arus pergaulan bebas. Sebab semua seperti dianggap biasa dan wajar. Jalan bareng laki dan perempuan. Traveling bareng, nginep di hotel, atau kemping bercampur laki dan perempuan. Hari ini dianggap wajar. Sampai kemudian gak jarang datang bencana salah pergaulan.

Sementara itu agama Islam dianggap cuma urusan ibadah. Boleh ngapa-ngapain aja yang penting shalat masih dijaga, begitu nasihat sebagian orang. Seolah-olah kalau sudah shalat maka boleh berbuat apa saja. Padahal Islam ajarkan kita aturan untuk menjalani kehidupan. Termasuk soal pergaulan lelaki dan perempuan.

Nah, buku ini bakal membawa kamu ke dalam sistem aturan pergaulan Islam. Sebuah panduan ketika menjalani interaksi yang harus kita camkan. Agar kita selamat dunia akhirat dan tak terjerumus jebakan setan. Karena aturan Islam hadir bukan untuk mengekang, melainkan untuk memuliakan kita sebagai makhluk paling sempurna yang Allah ﷻ ciptakan

Berat 0,3 kgISBN 979-3118-70-9Penulis Arief B. IskandarHalaman 228Ukuran 15,5 x 23,5 cmTahun Terbit 2025Penerbit Al Azha...
13/05/2026

Berat 0,3 kg
ISBN
979-3118-70-9

Penulis
Arief B. Iskandar

Halaman
228

Ukuran
15,5 x 23,5 cm

Tahun Terbit
2025

Penerbit
Al Azhar Press

Kategori
Tsaqofah

Meski berupa ‘materi dasar’, buku ini membincangkan Islam secara komprehensif; mulai dari ‘akar’ ke ‘daun’-nya. saat ini seolah diperlakukan ‘tidak adil’ oleh kaum muslim sendiri. kerdil, lemah dan seolah memiliki banyak kekurangan di tangan kaum muslim saat ini. Islam yang dipeluk oleh kaum Muslim sekarang ini seolah tidak berdaya dalam menghadapi tangtangn modernitas.

Akibatnya, kaum muslim tampak gagap ketika dihadapkan pada beragam problem kemanusiaan saat ini seperti problem sosial, politik, ekonomi, hukum, pendidikan dll. Buku ini hadir tidak lain sebagai secuil upaya untuk mengembalikan ‘vitalitas’ Islam sebagai sebuah din yang agung, lengkap dan pariprna. Materi-matri didalamnya sedikit banyak berhasil memvisualisasikan secara serba sederhana, ringkas namun jelas tentang islam yang agung, lengkap dan pariopurna tersebut, yang selama ini telah ter eduksi oleh kaum Muslim menjadi sebatas agama ritual, spiritual dan moral belaka.

Sengan membahas membaca sekaligus mengkaji buku ini, pembaca akan ‘dibua cakrawala berpikirnya’ tentang islam sebagai sebuah pandangan hidup yang komprehensif, sekaligus sebuah ideologi yang berpengaruh, yang bisa menghadapi tangtangan zaman sekaligus mengatasi berbagai problem kemanusiaan yang sebetulnya diproduksi oleh ideologi kapitalisme sekular maupun Sosialisme Komunis.

Berat 0,530 kgISBN 978-602-1866-29-0Penulis Syaikh Yusuf A. Ba'daraniHalaman 368Ukuran 15,5 x 23,5 cmTahun Terbit 2014Pe...
13/05/2026

Berat 0,530 kg
ISBN
978-602-1866-29-0

Penulis
Syaikh Yusuf A. Ba'darani

Halaman
368

Ukuran
15,5 x 23,5 cm

Tahun Terbit
2014

Penerbit
Al Azhar Press

Kategori
Keluarga

Buku ini adalah buku pertama serial buku “Keluarga adalah benteng yang telah dilindungi Allah dan Rasul-Nya”. Didalamnya membahas tentang bangunan keluarga yang kokoh laksana benteng. Mengupas secara rinci tentang hak dan kewajiban suami-istri . Juga tatanan hubungan yang benar diantara keduanya sesuai dengan ketentuan Allah SWT.

Bagi suami ada fungsi ri’ayah, sebuah fungsi yang sangat mulia, yang derajatnya disisi Allah hanya bisa diungguli oleh Jihad fi Sabilillah, dan berbakti kepada orang tua. Sedangkan bagi istri ada kewwajiban taat kepada suami yang kadar kewajibannya melebihi ketaatan kepada ibu, bapak, saudara, atau siapapun. Sampai-sampai Allah SWT mewajibkan berkabung bagi istri atas meninggalnya suaminya. Kewajiban yang justru diharamkan atas meninggalnya seseorang selain suami.

Buku ini dipersembahkan kepada siapa saja yang menghendaki nasihat tetapi mengira bahwa nasihat itu membuang waktu. Kepada orang yang menginginkan petunjuk tetapi menduga bahwa sumber petunjuk itu sulit. Kepada suami yang menganggap istrinya buruk dan tidak bisa diperbaiki. Kepada istri yang menganggap suaminya buruk dan tidak ada peluang mempertahankan hidup bersama. Kepada perempuan yang melakukan kemaksiatan suami-istri menuruti bisikan syetan, tetapi menghindari selingkuh karena takut kepada Allah SWT.

Terakhir buku ini dipersembahkan kepada suami-istri, calon suami-istri, atau siapa saja yang menginginkan balasan syurga dari Allah SWT. Selamat membaca!

Berat 0,2 kgPenulis Iwan JanuarHalaman 96Kategori TsaqofahPenerbit Al Azhar FreshzoneSampul Soft CoverTahun Terbit 2025U...
12/05/2026

Berat 0,2 kg
Penulis
Iwan Januar

Halaman
96

Kategori
Tsaqofah

Penerbit
Al Azhar Freshzone

Sampul
Soft Cover

Tahun Terbit
2025

Ukuran
13,5 x 20,5 cm

Menjadi Pembina Sejati
Dilengkapi Adab-Adab Menjadi Binaan Sejati

Hakikat berdakwah adalah mengajak individu atau masyarakat menuju pribadi yang Islami dan masyarakat agar menjadi atau lebih Islami, dengan cara menyeru mereka untuk beriman serta terikat dengan hukum syara’. Namun keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh gagasan dan kontennya yang cemerlang, tapi juga ditentukan oleh pribadi pengusungnya.

Harus disadari bahwa para pengemban dakwah adalah tim marketing sekaligus etalase ajaran Islam. Sebelum umat manusia melihat kedalaman Islam, mereka akan melihat dulu sosok para pengusungnya. Maka, seorang dai haruslah menjadi orang pertama yang terikat pada hukum syara’. Karena hamalatud dakwah adalah contoh bagi masyarakat.

Dalam sebuah kelompok pembinaan, kepribadian seorang pembina berpengaruh besar pada binaannya. Maka, sudah selayaknya seorang pembina mawas diri agar tidak menjadi fitnah terhadap agama. Membuat umat dan binaan lari dari Islam karena dirinya.

Namun di sisi lain, mungkin ada di antara kita yang bertahun-tahun hadir sebagai peserta pembinaan, namun tak terasa ada perubahan menjadi lebih baik pada diri kita, yang muncul justru malah sifat tercela. Padahal sudah berlembar-lembar bahkan sekian kitab dipelajari dalam setiap pertemuan. Namun kajian yang bertahun-tahun itu seolah tak ada bekasnya. Padahal amal menuntut ilmu semestinya menjadikan pribadi seorang muslim indah di mata Allah dan manusia.

Imam Az-Zarnuji menganalisa bahwa penyebab semua itu adalah salah mengambil jalan dan tidak memenuhi syarat-syarat dalam amal ta’lim. Mereka melupakan atau bahkan meninggalkan adab-adab dalam tholabul ’ilmi. Sesimpel itulah penyebabnya.
Saatnya perbaiki jalan menuntut ilmu dan syarat-syaratnya agar dapat mendekatkan diri kita pada Allah. Menumbuhkan semangat takwa dan perjuangan di jalan Allah. Selalu muncul rasa rindu untuk hadir dalam liqo. Serta merasa bersyukur menjadi bagian dari pembinaan menuju perjuangan Islam.

Berat 0,2 kgPenulis Al-‘Alim al-Jalil Syaikh ‘Atha bin KhalilHalaman 106Kategori Tsaqofah, Politik/SiyasahPenerbit Al Az...
12/05/2026

Berat 0,2 kg
Penulis
Al-‘Alim al-Jalil Syaikh ‘Atha bin Khalil

Halaman
106

Kategori
Tsaqofah, Politik/Siyasah

Penerbit
Al Azhar Freshzone

Sampul
Soft Cover

Tahun Terbit
2024

Ukuran
13,5 x 20,5 cm

Pendidikan merupakan metode untuk menjaga tsaqafah suatu umat di dalam hati mereka. Sedangkan tsaqafah itu sendiri merupakan tulang punggung keberadaan dan keberlangsungan umat tersebut. Di atas tsaqafah dibangun peradaban, ditentukan target dan tujuannya, serta dibedakan corak kehidupannya. Apabila tsaqafah ini terhapus, tamatlah umat tersebut sebagai umat yang berbeda. Lalu tujuan dan corak kehidupannya berganti, loyalitasnya berubah, dan riwayatnya tenggelam di belakang tsaqafah umat-umat lain.

Di sinilah peran penting pendidikan bagi kaum Muslim, untuk menjaga tsaqafah Islam agar tetap tersimpan di hati ‘anak-anaknya’, baik pendidikan itu bersifat formal maupun informal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang diatur dengan sistem dan perundang-undangan yang ditetapkan oleh negara Islam. Negara menjadi pihak yang bertangunggung jawab atas pelaksanaannya, seperti menentukan pembatasan umur penerimaan siswa, materi pelajaran, dan metode pengajaran.

Sedangkan pendidikan informal dilakukan dengan membiarkan kaum Muslim mengikuti pendidikan di rumah-rumah, masjid-masjid, kelompok-kelompok, media massa, publikasi dan sebagainya, tanpa harus mengikuti sistem dan peraturan pendidikan formal.

Meski demikian, negara Islam tetap bertanggung jawab atas kedua jenis pendidikan ini, agar berbagai pemikiran dan pengetahuan yang diajarkan tetap terpancar dari akidah Islam atau didasarkan pada akidah Islam. Buku kecil ini membahas dasar-dasar pendidikan formal yang diberlakukan di dalam Negara Islam.

Mengapa para Sahabat Rasulullah ﷺ lebih menyibukkan diri dengan pengangkatan seorang khalifah alih-alih menyegerakan pem...
12/05/2026

Mengapa para Sahabat Rasulullah ﷺ lebih menyibukkan diri dengan pengangkatan seorang khalifah alih-alih menyegerakan pemakaman jenazah suci Sang Nabi ﷺ? Jawaban atas pertanyaan krusial tersebut menjadi inti dari karya Syaikh Muhammad Ahmad An-Nadi ini. Buku ini menjabarkan bahwa khilafah bukan sekadar salah satu kewajiban untuk ditegakkan, melainkan lebih dari itu, menegakkan khilafah adalah ahamm al-wâjibât—kewajiban yang paling penting dan mendesak. Bahkan, khilafah disebut sebagai ‘mahkota kewajiban’ (tâj al-furûdh).

Buku ini menjelaskan secara gamblang bahwa khilafah memang layak menyandang gelar tersebut karena ia merupakan pelindung sekaligus pelaksana seluruh hukum syariat. Tanpa institusi ini, ada banyak perintah Allah yang hanya akan menjadi teori belaka yang tersimpan di dalam buku semata, tanpa aplikasi nyata di dunia.

Pembaca diajak memahami, dengan bertumpu pada al-Qur’an, as-Sunnah, dan ijma’ sahabat, bahwa menegakkan khilafah adalah persoalan ‘hidup atau mati’ bagi tegaknya syariat. Buku ini menelusuri sirah Nabi ﷺ dan para Khulafaur Rasyidin untuk memahami kembali model kepemimpinan yang mengikuti manhaj kenabian demi mengembalikan kemuliaan umat Islam.

Buku ini juga mengupas institusi Mahkamah Mazhalim, sebagai sebuah kewajiban syar’i demi menegakkan keadilan di tengah masyarakat, serta urgensi keberadaannya demi menjamin penerapan Islam yang lurus dan berkelanjutan oleh negara secara menyeluruh dalam kehidupan.

Penulis menegaskan pentingnya keberadaan khilafah, karena hukum-hukum Allah ﷻ tidak mungkin bisa diterapkan secara sempurna di muka bumi kecuali dengan adanya otoritas khilafah. Mengutip Imam Al-Mawardi dalam Adab ad-Dunyâ wa ad-Dîn: “Tidak ada agama yang kehilangan kekuasaan, kecuali hukum-hukumnya akan berubah dan simbol-simbolnya akan terhapus”. Selamat membaca.

Halaman
246

Kategori
Tsaqofah, Politik/Siyasah

Penerbit
Al-Azhar Fresh Zone

Sampul
Soft Cover

Ukuran
13,5 x 20,5 cm

Berat 0,355 kgISBN 978-602-7986-28-2Penulis KH. Hafidz Abdurrahman, MAHalaman 280Ukuran 15,5 x 23,5 cmTahun Terbit 2014P...
10/05/2026

Berat 0,355 kg
ISBN
978-602-7986-28-2

Penulis
KH. Hafidz Abdurrahman, MA

Halaman
280

Ukuran
15,5 x 23,5 cm

Tahun Terbit
2014

Penerbit
Al Azhar Freshzone

Kategori
Tsaqofah

Kitab Mafahim Hizbut Tahrir adalah buku kecil yang berisi berbagai konsep yang diemban oleh Hizbut Tahrir, sebagai partai politik Islam yang bertujuan untuk melanjutkan kembali kehidupan Islam (isti’naf al-hayat al-Islamiyyah) yang diwariskan oleh Nabi saw, membangkitkan umat serta membebaskan mereka dari cengkraman penjajahan kaum Kafir imperialis.

Buku ini dibagi menjadi dua bagian utama: Pertama, paparan historis dan empiris tentang kondisi kaum Muslim. Kemunduran umat Islam, kegagalan kelompok, gerakan, partai politik baik nasionalis maupun Islam, untuk membangkitkan umat dari keterpurukan. Disertai dengan analisis kausalitas atas sebab-sebab kemunduran dan kegagalan tersebut.

Kedua, paparan konseptual Hizbut Tahrir, yang memaparkan paparan hukum syara’, yang diadopsinya. Agar dakwah ini berhasil, maka harus dibangun berdasarkan pemikiran, dan diemban sebagai qiyadah fikriyyah. Sebab, pemikiran cemerlang yang menancap dalam diri seseorang itulah yang akan mampu membangkitkan umat, dan pemikiran cemerlang inilah yang mampu mengetahui hakikat sesuatu yang benar.

Bagi anda yang sedang mengkaji atau memberi kajian kitab Mafahim Hizbut Tahrir, buku ini layak dijadikan pendamping dan penambah tsaqofah tentang pokok-pokok pemikiran Islam yang diadopsi Hizbut Tahrir. Selamat membaca.

Address

Yogyakarta City
55131

Opening Hours

Monday 08:00 - 20:00
Tuesday 08:00 - 20:00
Wednesday 08:00 - 20:00
Thursday 08:00 - 20:00
Friday 08:00 - 20:00
Saturday 08:00 - 20:00

Telephone

+6285926296001

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fahim Agency Jogja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Fahim Agency Jogja:

Shortcuts

Share