24/10/2024
LEMPARLAH TONGKATMU WAHAI PENGEMBAN DAKWAH.
Yhy Snwr memberikan keteladanan bagi kita, bahwa hatta di saat-saat paling tidak berdaya, lawanlah kezaliman dg apa yg ada, meski tahu itu percuma di mata manusia.
Mental utk terus melawan kebatilan, dengan berdakwah, hatta dengan upaya kecil yg bisa dilakukan, harus ditumbuhkan. Jangan menunggu banyak ilmu, banyak harta, banyak follower, punya kedudukan, untuk bangkit berdakwah melawan kebatilan.
Hari ini kebatilan dan kemungkaran merajalela, baik aspek aqidah, akhlak, muamalah, siyasah, hukum dsb.
Lawanlah dengan apa yang dimampu. Dengan dakwah lisan, tulisan, harta, dsb. Jadilah semut2 Ibrahim yang membawa air.
Kemenangan itu di tangan Allah. Tugas kita hanya memberi pesan pada dunia bahwa kezaliman itu salah, kebatilan itu tidak diridhai.
Tongkat yang dilempar Snwr tidak mungkin bisa menumbngakn tentara Isrl, tapi tongkat itu memberi pesan bahwa "kami belum menyerah", bahwa "malulah kalian wahai bangsa dan penguasa Arab! Kalian yang bukan punya hanya sekedar tongkat, bahkan kalian punya tank dan pesawat tempur, tapi tidak satupun di antara alat tempur tsb yang kalian 'lempar' ke arah Yahudi."
Maka saudaraku, malulah kita jika masih punya waktu, kesehatan, usia muda, kemampuan, tenaga dsb tapi minimalis dalam dakwah melawan kemungkaran dan kebatilan.
Lisan dan tulisan kita mungkin kalah canggih dibanding wasilah-wasilah kemungkaran. Tapi dakwah itu untuk memberi pesan pada dunia bahwa cahaya Islam belum padam, bahwa ideologi buatan manusia itu tidak diridhai. Dakwah adalah memberi tahu manusia bahwa yang Haq masih ada yang mengemban. Jadilah semut2 Ibrahim. Sisanya, biar Allah yang mendinginkan apinya.
Kredit : infoduniaislam