Kraf Warisan Pusaka

Kraf Warisan Pusaka Malay Nusantara Traditional lucrative craft

08/06/2023

Buku Spirit of wood.

Kepada yang ingin memiliki naskah legendary ini, sila wassap kami ye. Naskah terpakai.

RM8xx sudah termasuk pos.

Percuma Lukisan Hulu keris Dan buku kecil Gobek Api.
Gambar ada di Komen.

www.wasap.my/+60166577980/spiritofwoods

Kelas Pekeris sebelum RamadhanTarikh 10-11 April Masa 10-4 petangMaksima 10 orangLokasi Kota Damansara. Jom layan Pekeri...
24/03/2021

Kelas Pekeris sebelum Ramadhan
Tarikh 10-11 April
Masa 10-4 petang
Maksima 10 orang

Lokasi Kota Damansara.

Jom layan Pekeris : Seni Silat Berkeris .

Video-video ini diharapkan memberi contoh yang baik kepada pesilat dalam bersiap diri nutuk bertanding di kejohanan akan datang. Bayaran yang dikenakan adalah minima bagi menanggung kos portal dan penerbitan dan sebahagian dari usaha PEKERIS untuk menyiapkan dana bagi melaksanakan aktiviti. Sumbang....

Keluarga terbaru Pekeris : Seni Silat Berkeris .Moga bermanfaat ilmu yang telah ditimba. πŸ™πŸ™
22/03/2021

Keluarga terbaru Pekeris : Seni Silat Berkeris .
Moga bermanfaat ilmu yang telah ditimba.

πŸ™πŸ™

FUNGSI KAWALI DALAM MASYARAKAT BUGISπŸ™πŸ™πŸ™Saya sedikit ingin berbagi mengenai pemahaman saya terkait "Fungsi Kawali dalam m...
15/03/2021

FUNGSI KAWALI DALAM MASYARAKAT BUGIS
πŸ™πŸ™πŸ™
Saya sedikit ingin berbagi mengenai pemahaman saya terkait "Fungsi Kawali dalam masyarakat bugis" berdasarkan "Jurnal Pakarena Volume 4 No.1(2019)".

1. Pertama Fungsi Teknomik (Senjata Tikam) "Assigajangeng".

Kawali dengan fungsi sebagai senjata biasanya tidak mementingkan keindahan pamor, karena adanya kepercayaan masyarakat bahwa tidak ada pamor yang membunuh "degaga pamoro pawunu", bahkan terdapat tuturan masyarakat di Bone mengatakan bahwa "nappemmaliangngi to-bone we pake luwu", artinya bagi orang Bone pemali mengunakan kawali luwu.
Karna dapat dimaknai bahwa kawali luwu "dipalebbiri" atau dijunjung tinggi karna keindahan pamornya. Bukan berarti kawali luwu tidak dapat dipakai untuk melukai/membunuh.
Dapat kita tarik sebuah konotasi bahwa kawali sebagai senjata tidak mementingkan pamor dan keindahan melainkan ketajaman dan racunnya "ammosoangeng".

2. Fungsi Sosial
Kawali sebagai simbol kedewasaan.
Masyarakat bugis percaya bahwa salah satu simbol ideal kedewasaan seorang lelaki bugis ketika ia telah menyelipkan kawali dipinggangnya, namun hal tersebut harus dibarengi dengan pemahaman dan cara berpikir yang tenang agar kawali yg dibawa "ditappi" tidak sembarangan dibawa.

Kawali sebagai simbol status.
Status seseorang dalam masyarakat dapat diketahui dari kawali yang dimilikinya. Bentuk kawali dan bahan yang digunakan menggambarkan kemampuan finansial pemiliknya. Bahkan dahulu kawali jenis raja hanya boleh dimiliki oleh bangsawan
"ana' arung"(Senewe, dalam Ubbe 2011:161).
Menurut tenri ewa bahkan kawali dengan pamor tertentu dibuat ketika seorang anak bangsawan akan menikah, misalnya pamor gamacca.

3. Fungsi Religius
Masyarakat bugis percaya bahwa kawali memiliki kekuatan magis/tuan dan energi yang mampu mempengaruhi hal tertentu. Misalnya kawali dengan pamor "lekko ase" (daun padi) biasanya digunakan dalam ritual menanam padi dengan tujuan dan doa agar padi yang ditanam akan subur dan bermanfaat.
Tidak hanya itu kawali juga kadang digunakan dalam ritual pengobatan bahkan untuk menangkal "guna-guna" atau santet.

Jadi kawali tidak hanya sekadar benda pusaka saja melainkan memiliki filosofi yang luar biasa dalam masyarakat bugis.

Masih ada beberapa fungsi lainnya yang belum sempat sy tuliskan disini.

Mohon tambahan kritikan dan sarannya suhu πŸ™πŸ₯°

Artikel oleh Tuan Faedar Syawal ~ Bone Sulawesi.

Rerama Berwajah IndahKetikaLetih dan lelahHati jadi lesu Mengenang tugas yang bertimbunTidak kunjung habis-habisnyaKenap...
04/03/2021

Rerama Berwajah Indah

Ketika
Letih dan lelah
Hati jadi lesu
Mengenang tugas yang bertimbun
Tidak kunjung habis-habisnya

Kenapa aku perlu melalui ini
Melakukan ini...

Ada harinya
Kelesuan ini tak terasa
Ketika hati berbunga bunga
Ada rerama yang terbang
Melintasi
Bersayap warna
Girang mengepak sayapnya
Menyantuni bunga bunga
Di halaman

Hai Rerama
Tidakkah kau lesu melihat bunga sehamparan luas ini
Untuk kau debungakan
Untuk kau temukan
debu debu bunga dan stigmatanya?

Tuan
Hatiku girang berterbangan
Hatiku dianugerahi rasa cinta kepada tugasku
Oleh Tuhan yang Maha Bijaksana, Maha CintaKasihNya

Lihatlah tuan
Sayapku berayun lembut
Menari disela angin bertiup lembut
Atau seganas ribut.

Warna warniku menjadi penghias indah
wajah-wajah ladang dan laman

Wajah kanak-kanak bakal
riang ceria ketika menyapa hadirku

Walau sayap kurusku serapuh
Kapas kapas tisu
Yang mudah renyuk
Walau hanya dengan sentuhan sapaan

Inilah tugasku tuan
Amanahku untuk alam
Anugerah Tuhan
Hidupku sebentar cuma
Kulakukan demi Tuhan
Yang menyediakan
Segalanya untukku

Tubuhku percuma
Nafasku percuma
Deriaku gratis
Alam seluas langit dan bumi untuk tatapan dan pelukanku gratis juga
Perutku selalu terisi
Tidurku nyenyak dibawah bumbung dunia berselimutkan malam yang berirama
Irama pungguk, riang-riang dan cengkerik

Nyawaku yang paling berharga
juga percuma ...

Tuhanku
Anugerahilah aku rasa cinta
Rasa syukur
Rasa terima kasih tak terhingga kepadaMu
Agar hilang segala keletihan dan kelesuan dek hati yang kikir berkira kira.

Tuhanku
Bimbinglah hatiku merasa syukur kepadaMu
dan beramal dengan Amal soleh kebaikan yang Engkau redhai

Apalah erti amal kebaikan namun mengundang murkaMu Tuhanku.

Ampuni kami Ya Tuhan
Ketika kami bersalah
Bimbinglah kami menuju cinta
Disisimu bersimpuh berteleku
Memeluk kasih dan rindu.

-awanbadai Daeng Pabundou- 5-3-2021

27/02/2021

Terbaik Pekeris : Seni Silat Berkeris
Tahniah atas penganjuran yang disertai oleh semua bukan sahaja dari Semenanjung Tanah Melayu, malahan dari belahan benua yang lain juga. Ada dari Indonesia, Belanda dan juga permohonan penyertaan dari Patani.

Tahniah juga kepada semua persatuan2 silat yang terlibat menjayakan dan menyertai untuk memeriahkan.

Rasa bersemangat dan amat terharu dengan penyertaan semua. Syukur alhamdulillah.
πŸ‘πŸ‘πŸ™πŸ™

Moga seni berkeris ini akan menular dan menempati hati sekelian penduduk Nusantara khasnya dan dunia amnya.

Berkeris
Beradab
Bertamadun
Bertauhid.

Tahniah YM Tengku Ahmad Ridhaudin .
πŸ™πŸ™πŸ™
Tabik!
😁😁

Anda pernah dengar keindahan Syair Melayu. Jom kita dengar petikan syair dengan irama merdu Gambus. Syair Burung Pungguk...
26/02/2021

Anda pernah dengar keindahan Syair Melayu.
Jom kita dengar petikan syair dengan irama merdu Gambus.

Syair Burung Pungguk
Oleh Amran Ibrahim Rashidi.

Syair Burung Pungguk

Pertama mula Pungguk merindu,
Berbunyilah guruh mendayu-dayu,
Hatinya rawan bercampur pilu,
Seperti dihiris dengan sembilu.

Pungguk bermadah seraya merawan,
β€œwahai Bulan,terbitlah tuan,
Gundahku tidak berketahuan,
Keluarlah tercelah awan,”

Sebuah tilam kita beradu,
Mendengarkan pungguk merindu,
Suaranya halus tersedu-sedu,
Laksana orang berahikan jodoh

Pungguk merawan setiap bulan,
Sebilang jitun berlompatan,
Bulan mengandung disebelah lautan,
Mendengarnya bersambut-sambutan….

Di atas beraksa berapa lama,
Gilakan cahaya bulan purnama,
Jikalau bulan jatuh kerama,
Di manakah dapat pungguk bersama.

β€œPungguk bermadah seraya merawan,
Wahai bulan terbitlah tuan,
Gundahku tidak berketahuan,
Keluarlah bulan tercelah awan,”

Facebook: https://www.facebook.com/amran.rashidiSoundcloud: https://soundcloud.com/amran-ibrahim-rashidiWikipedia: https://ms.wikipedia.org/wiki/Pengguna:Amr...

Layari Silatberkeris.comSebenarnya agak sukar menyusun ayat bagi memaknakan silat berkeris yang saya ingin kongsi dan sa...
26/02/2021

Layari Silatberkeris.com

Sebenarnya agak sukar menyusun ayat bagi memaknakan silat berkeris yang saya ingin kongsi dan sampaikan. Tesis saya ialah ramai orang bersilat tidak kenal keris dan ramai orang berkeris tidak kenal SILAT BERKERIS.

Fenomena ini bermula seawal 1823M apabila keris mula diharamkan dan ia pupus sekitar tahun 1970an setelah hampir 20 tahun akta 357 dibuat pada 1958. Walaupun dahulu keris dimaknakan sebagai pakaian peradaban, tetapi proses membuang keris dari jiwa alam melayu bermula pada tahun 1824 oleh Raffles dan Farquhar atas alasan keris adalah senjata amok yang mengganggu proses penjajahan mereka.

Keris kemudian dijenamakan sebagai alat sihir oleh Skeat, dan sejarah keris ditulis sebagai senjata orang2 tidak bertamadun oleh Gardner, William-Griffith, dan senjata Hindu oleh Crawfurd, Marsden dsb. Dengan kekeliruan sejarah ini akhirnya Malaysia yang undang-undangnya dibuat oleh Anglophile meletakkan keris sebagai senjata terkawal.

Malah pemikiran penjajah/ kolonial dan takrifan orientalis ini telah mendasar dalam pemikiran orang Melayu dan paling bias ialah, orang silat sendiri menggunakan keris sebagai alat mengamok, alat masuk hantu, alat menjadi isim dan ketidak siuman. Hal sebegini membawa kepada hilangnya peradaban asal keris sebagai pakaian yang dianjurkan di dalam al Quran. Al Anbiya:80

Apabila saya diberi izin membuka kembali seni lama ini, saya terpaksa berhadapan dua pihak. Satu pihak yang selama ini berpandangan keris adalah senjata bahaya dan perlu diharamkan dan satu pihak keris adalah senjata bahaya maka secara adat kononya ia perlu diikat, diterbalik, ditelungkup., hingga hilang sifat keris dan hilang falsafah keris sebagai pakaian peradaban.

Dua pihak ini saling bantu-membantu tanpa sedar, bahawa mereka adalah agen-agen penjajah yang akan menghilangkan ilmu peradaban keris yang sebenar.

Oleh itu saya cuba menerangkan bahawa keris adalah warisan bangsa yang amat dalam maknanya kepada jati diri dan peradaban Melayu. Keris adalah alat tamadun agung yang telah disalah letak tempatnya. Ironinnya di dalam kesungguhan orang Melayu berbusana, bersilat, dan memakai keris, mereka sendiri merosakkan sifat keris dan menjadikan diri mereka bahan ketawa para musuh Melayu yang sebenar.

Saya bawakan Silat Berkeris sebagai cara memelihara Warisan Bangsa yang hampir pupus. Yang kadang2 diajar tapi jarang2 dipertontonkan. Silat berkeris ingin mengembalikan semula, menzahirkan semula tapak asal dan langkah asal permainan keris yang selama ini dikelirukan oleh penjajah.

SILAT BERKERIS adalah cabang ilmu beladiri ditinggalkan oleh nenek moyang kita sejak ribuan tahun dahulu untuk diwarisi menjadi pakaian dan amalan. SILAT BERKERIS bukan aliran baru. SILAT BERKERIS tidak tertakluk pada aliran dan perguruan. KERIS adalah pakaian seorang Melayu beradab. Tidak lengkap tanpa tahu SENI SILAT BERKERIS dan tidak sempurna ahli PENGKERISAN tanpa tahu menggunakan keris yang disisip di pinggang hingga diterbalik dan diikat

SILAT BERKERIS adalah pakaian dan pemikiran PERADABAN DAN TAMADUN MELAYU. Sewajarnya kita pesilat mengajak masyarakat di luar sana faham sifat dan nafsu berkeris bukan untuk amok dan menyerang curi dan bertikam tanpa sebab.

Orang yang tersisip keris di pinggang adalah orang yang sewajibnya menjaga amanah, mendaulatkan bangsa, menjaga keamanan dan kedamaian negara dan masyarakat bukan orang yang ditakuti dan disahkan kebiadabannya dengan mengikat keris. Pada zaman dulu, hanya keris orang yang tidak dipercayai, diragui diikat, diterbalik, dan ditelungkupkan. Keris orang yang dipercayai sentiasa terlentang di depan tanda mereka adalah golongan bangsawan dan beradab.

KERIS DAN SILAT adalah warisan dunia telah diangkat UNESCO sebagai warisan dunia pada tahun 2005 dan 2019. Tetapi sayang amalan dan fahaman keris kita mundur ke belakang.

Oleh itu SENI SILAT BERKERIS adalah wadah untuk membawa kembali faham benar bahawa keris adalah pelengkap zahir dan batin Melayu. Keris bukan ancaman. Buanglah keris jika ia adalah senjata bahaya pada ketamadunan ini. Dijemput semua Guru2 dan persatuan silat, sahabat handai, rakan taulan dan kenalan untuk turut sama MENGAMBIL ILMU Silat Berkeris sebagai pakaian peradaban dan bukan sebagai senjata terlungkup yang membawa mesej amok, dan geruh.

Kredit: Tengku Ahmad Ridhaudin

Selamat DatangSilatBerkeris.com β€œSeni Menguasai Ruang” Lihat Kursus Falsafah Seni Silat Berkeris β€œSeni adalah kebijaksanaan menguasai ruang, Silat adalah gerakan yang tidak bertembung, dan Berkeris adalah pakaian peradaban Melayu. Maka seorang Pekeris ialah seorang yang mempersiapkan diri menc...

26/02/2021

Keris adalah "panjang tangan".
Ia menambah ruang berkesan atau ruang efektif untuk melakukan serangan dan mempertahankan diri.

Keris adalah pakaian peradaban.

Kredit: Tengku Ahmad Ridhaudin

Address

Puchong
47170

Telephone

+60166577980

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kraf Warisan Pusaka posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kraf Warisan Pusaka:

Share