Ejen Buku Diskaun

Ejen Buku Diskaun Kami menyediakan khidmat mendapatkan buku idaman terlaris dengan harga yang kompetetif (berpatutan)

Senarai Penerbit Buku dan Bahan Cetakan LainDihimpunkan seadanya pelbagai jenis buku yang diterbitkan oleh kebanyakan pe...
04/05/2016

Senarai Penerbit Buku dan Bahan Cetakan Lain

Dihimpunkan seadanya pelbagai jenis buku yang diterbitkan oleh kebanyakan penerbit terulung di seluruh tanah air.

Setiap buku terbaru, terlaris mahupun lama dihimpunkan supaya memudahkan pencarian anda, Geng Baca Buku.

Baca Buku Ubah Kemampuan Otak?Sebuah ungkapan lama mengatakan, buku yang baik, khususnya cerita fiksi, dapat membuat pem...
27/04/2016

Baca Buku Ubah Kemampuan Otak?

Sebuah ungkapan lama mengatakan, buku yang baik, khususnya cerita fiksi, dapat membuat pembacanya melebur ke dalam kisah di dalamnya. Sebuah studi baru dari Emory University kini mengonfirmasi kebenaran ungkapan tersebut. Menurut studi itu, aktivitas otak seseorang berubah ketika tengah terbenam dalam buku.

Ketua studi dan direktur Emory University's Center for Neuropolicy, Profesor Gregory Berns mengatakan, temuan ini dapat membantu ilmuwan untuk memperdalam pengetahuan tentang perilaku otak. Studi tersebut juga menemukan, orang yang membaca buku memiliki kemampuan berbahaya yang lebih komprehensif dan rasa empati yang lebih kuat.

"Cerita dalam buku membantu membentuk kehidupan dan dalam beberapa kasus membantu mendefinisikan seseorang. Kami ingin tahu bagaimana cerita masuk ke dalam otak dan proses di balik itu," ujar Berns.

Dalam studi yang dipublikasi dalam jurnal Brain Connectivity ini, tim peneliti melibatkan 21 orang untuk membaca buku yang sama, Pompeii, karya Robert Harris selama 19 hari. Buku tersebut menceritakan seorang protagonis yang hidup di luar kota Pompeii dan menyadari keanehan yang terjadi di sekitar gunung berapi.

"Buku juga memiliki narasi yang kuat, menggambarkan seorang pria ingin menyelamatkan wanita yang dia dicintai. Sementara gunung berapi terus bergejolak namun tidak ada warga kota yang menyadarinya," jelas Berns.

Peneliti melakukan pemindaian otak dengan alat fMRI (functional magnetic resonance imaging) untuk mengamati aktivitas otak peserta sebelum, saat, dan setelah membaca buku. Mereka memberikan jeda sekitar lima hari setelah tes membaca untuk melihat periode waktu berlangsungnya efek.

Hasilnya, saat dalam hari-hari membaca buku, peserta memiliki aktivitas otak yang berbeda dengan saat tidak membaca buku, khususnya pada bagian koteks somatosensorik dan sulci pusat yang bertanggung jawab dalam kemampuan visualisasi aksi tertentu tanpa harus melakukan aksi tersebut.

"Perubahan saraf yang kami temukan berhubungan dengan sensasi fisik yang membuat seakan-akan membuat pembaca menjadi si protagonis dalam cerita," jelas Berns.

Tahun lalu, tim psikolog menemukan, orang secara tidak sadar paling tidak dalam beberapa waktu pernah menjadi karakter fiksi favoritnya. Dengan begitu, seseorang sekaligus menjadi lebih memiliki empati.

Kredit: Kompas.com

26/04/2016
“Jika engkau ingin mengenal dunia, maka membacalah”            Buku, adalah jendela dunia dan juga ilmu. Kunci untuk mem...
26/04/2016

“Jika engkau ingin mengenal dunia, maka membacalah”

Buku, adalah jendela dunia dan juga ilmu. Kunci untuk membuka dan mendapatkannya ialah dengan membacanya. Bagi seseorang yang menginginkan dan haus akan suatu yang baru, baik itu tentang ilmu ataupun dunia maka ia harus banyak membaca. Bukan apa-apa, karena dengan membacalah tingkat kecerdasan seseorang itu dapat kita ukur. Bahkan bukan hanya sekedar seseorang saja, kecerdasan penduduk dari sebuah negara pun dapat kita lihat dengan melihat minat baca masyarakatnya.

Jika kita mau berkaca pada sejarah, majunya peradaban Islam adalah berkat kaum muslim yang sangat s**a membaca. Berkat kegemaranya membaca, kaum muslim tergerak untuk melakukan sebuah eksplorasi serta obeservasi tentang sesuatu yang ia dapat dari buku tersebut. Maka tak heran, dari sini bermunculan-lah para ilmuwan islam seperti; Ibnu Sina, Ar Razi, Abbas Ibnu Firnas, Al Haitsami, Al Birruni, Al Khawarizmi dan masih banyak lagi ilmuwan-ilmuwan muslim yang terbentuk dari kegemarannya dalam membaca.

Terkadang, kita sendiri yang mungkin masih malas atau tidak mau membaca s**a ‘memusuhi’ buku. Lihat buku tebal dikit, sudah ‘ogah’ untuk membacanya. Jangankan yang tebal, jika permusuhan kita antara buku sudah semakin akut, lihat buku tipis saja sudah alergi. Menjauh dan tidak mau melihat buku lagi. Inilah yang terkadang terjadi pada kita masyarakat indonesia, khususnya kaum muslimin, berat untuk membaca. Inilah kesalahan yang mungkin sepele, tapi sangat berpengaruh besar bagi kehidupan, yaitu meninggalkan budaya membaca buku.

Yang perlu dan patut untuk kita ketahui adalah, membaca buku itu bukan hanya dapat membuat kita mengenal dunia serta mendapatkan ilmu, tapi dengan membaca buku kita juga membentuk pola fikir dan juga sikap terhadap sesuatu. Dan bukan hanya itu, dengan gemar membaca, ia dapat memfasihkan perkataan kita pada orang lain. Pembicaraan kita jadi runut dan terarah. Itulah sebabnya, perbedaan seseorang dapat dilihat dari sering atau tidaknya ia dalam membaca buku.

“Jika kita mau cerdas maka banyak-banyaklah membaca”

Pun jika kita mau mengkaji Al-qur’an, ayat yang pertama kali turun kemuka bumi adalah perintah untuk membaca. Sebagaimana firman Allah yang tertuang dalam Al-qur’an surat Al-Alaq.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan.”

Lalu sampai sini, apa yang membuat kita masih malas, enggan, berat untuk membaca? Jika Allah saja sudah perintahkan pada kita; Bacalah! Mengapa kita masih menutup mata bahkan memalingkan muka dari buku yang justru memberikan banyak manfaat pada kita. Ingat, buku adalah jendela ilmu, dan kunci untuk mendapatkannya ialah dengan membaca.

“Teman terbaik saat senggang adalah Buku”

Tidak ada kata lain pada diri kita saat ini, selain menjadikan buku sebagai teman saat senggang. Ah, bukan saat senggang saja, tapi kita harus menyediakan waktu terbaik untuk membaca buku dalam meningkatkan kecerdasan serta intelegensia kita. Setidaknya, dengan me-nyeringkan baca buku ini, sedikit manfaat yang dapat dipetik adalah; Kita Jadi Mengerti. Pun, jika kita mau membangun keluarga hingga peradaban yang cemerlang. Mulailah dari membaca. Tidak perlu saya utarakan lagi manfaat dalam membaca karena satu-satunya yang pasti akan anda dapatkan adalah ilmu yang pasti bermanfaat. Ingat, tidaklah sama antara orang yang berilmu dan juga tidak, Allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu. Jika ingin ilmu dan derajatnya bertambah, maka membacalah.

“Siapapun yang terhibur dengan buku-buku” ucap Ali bin Abi Thalib “kebahagiaan tak akan sirna dari dirinya.”

Kredit: gaulfresh.com

Warisan sepanjang zaman. Wariskan untuk diteruskan. Jalan terus. :)
25/03/2015

Warisan sepanjang zaman. Wariskan untuk diteruskan. Jalan terus. :)

20/03/2015

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

20hb. Mac 2015M.
29hb. Jamadil Awal 1436H.
(JUMAAT)

📚MANISNYA IMAN....

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara:

[1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,

[2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,

[3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,

[4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,

[5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.”

(HR. Al Hakim)

19/03/2015

Awas, ..... Berhati hati jika ada org tua nak tumpang dekat hentian RnR Lebuhraya Plus.

Kejadian berlaku di lebuhraya PLUS sewaktu kawan saya berhenti dalam perjalanan menaiki kereta utk pulang ke KL daripada JB melalui lebuhraya PLUS, kerana mengantuk beliau berhenti rehat di salah sebuah hentian RnR. Sewaktu berehat maka datanglah kepadanya seorang tua yg berpakaian agak compang lalu menegurnya,

“Anak nak ke mana?”.

Kawan saya menjawab ringkas, “KL pakcik. "

Orang tua itu bertanya lagi, “Boleh pakcik tumpang sampai ke Pagoh” tanpa selidik dijawab oleh kawan saya tadi “Ehm… bolehlah”.

Lantas org tua itu masak dan duduk di dalam keretanya. Dalam hati kawan saya berkata, “Hai, siapalah org tua ni, orang ke atau...”

Seram gak bila tgk pakcik tu membisu je. Beliau pun meneruskan perjalanannya.

Sebaik lebih kurang 2km menghampiri Pagoh, orang tua tadi bertanya,
“Anak nak kaya tak?” Kawan saya tersentak dan berkata dalam hati,
“Dah buat dah org tua ni. Nak bagi aku kaya pulak. Org tua ni nak bagi aku nombor kot. Atau nak menguji aku?”

Lalu kawan aku pun jawab, “Tak apalah pakcik, hidup sederhana pun cukup. Kalau kaya nanti lupa diri pulak”

Orang tua tu tak bertanya lagi. Dalam hati kawan ku berkata mungkin jawapannya adalah yg terbaik takut2 itu hanya ujian daripada orang tua tadi.

Kemudian orang tua tu tanya lagi, “Anak nak kaya tak?”

Si Kawan ku jwb serupa yg tadi, “Tak apalah pakcik, saya lebih senang hidup sederhana”.

Sampai di Pagoh, org tua itu minta diturunkan lalu berkata,

“Tu, pakcik ada tinggalkan satu tin KAYA cap Yeo's utk anak sebagai tanda terima kasih kerana tumpangkan pakcik. Terima kasih, ya nak.” lalu orang tua tu turun dari kereta.

Kih Kih Kih...

18/03/2015
Selingan pagi. :P
17/03/2015

Selingan pagi. :P

"Kurangkan masa mengadap internet dan facebook. Tambahkan masa berkualiti, nescaya sakinah,mawadah, dan rahmah dalam kel...
17/03/2015

"Kurangkan masa mengadap internet dan facebook. Tambahkan masa berkualiti, nescaya sakinah,
mawadah, dan rahmah dalam keluarga akan bertambah."

"Jangan memperkecilkan ketaatan yang sedikit dan kecil, kerana konsistentnya membawa kebaikan dan istiqamah."

"Jangan meremehkan dosa yang sedikit dan kecil,
kerana berterusannya membawa kesan buruk dan dosa"

Petikan Koleksi Status Facebook Terbaik

Pemikiran Tuan Guru ini menyusuri sejarah hidup Dato' Nik Aziz Nik Mat serta sejarah pergerakan Islam yang lain. Buku me...
17/03/2015

Pemikiran Tuan Guru ini menyusuri sejarah hidup Dato' Nik Aziz Nik Mat serta sejarah pergerakan Islam yang lain. Buku menarik ini menumpukan kepada prinsip-prinsip agama yang mendasari keputusan politik Tuan Guru.


Antara isu yang diketengahkan dalam buku ini termasuklah isu nama Allah, perlaksanaan hukum hudud di Kelantan, pengharaman arak dan judi di Kelantan, isu artis ke Kelantan, isu 'Allah Samseng', isu orang bukan Islam membaca Quran dan isu orang bukan Islam masuk ke dalam masjid.


Buku yang ditulis oleh Tuan Mohd Aizat Mohd Salleh ini melihat rasional ilmiah daripada keputusan Tuan Guru Nik Aziz.


Menariknya buku ini menyediakan 32 halaman berwarna termasuk gambar-gambar unik yang diambil khusus sewaktu menziarahi tuan guru.


Istimewanya, buku ini juga dimuatkan dengan pantun indah karangan Tuan Guru Nik Aziz sendiri.

Album lengkap klik: http://bit.ly/PemikiranTuanGuru

Address

Sarikei
96100

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ejen Buku Diskaun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share