14/03/2024
3 RAMADHAN PERGINYA AZZAHRA BERTEMU PURNAMA YANG DIKASIHI SELURUH ALAM
Dikisahkan, saat Rasulullah SAW sakit Fatimah pernah datang menjenguk ayahnya dan kemudian menangis tersedu-sedu setelah dibisiki oleh Rasulullah. Namun, tak lama setelah itu ia justru tertawa usai Rasulullah membisikkan kalimat lain di telinga anaknya itu. Hal itupun sampai membuat Siti Aisyah, salah satu istri Rasulullah yang melihatnya sangat penasaran. Ia mengatakan, tak pernah melihat orang menangis dan tertawa di waktu yang sama. Rupanya, momen itu terjadi setelah Fatimah dibisiki perihal kematian sang ayah dan kematiannya. Hal tersebut dikatakan baru diceritakan oleh Fatimah kepada Siti Aisyah tak lama setelah Rasulullah wafat.
"Waktu itu ayahandaku berkata 'wahai Fatimah aku sudah dekat akan kembali kepada Allah' aku terpukul akan terpisah dengan ayahandaku yang aku sangat cintai dan menangislah aku. Namun kemudian ayah mebisikkan yang kedua kali 'Fatimah dan engkau adalah orang pertama yang akan menyusulku' maka pada saat itu susahku hilang karena aku akan segera menyusul ayahandaku. Maka hari ini aku hanya menanti saat yang dijanjikan itu.
Jatuh Sakit Usai Rasulullah Wafat
Beberapa bulan setelah Rasulullah SAW wafat, Fatimah disebut jatuh sakit. Ada riwayat menyatakan setelah 6 bulan pemergian ayahanda yang dicintai. Entah apa yang menyebabkannya sedemikian. Namun, boleh jadi salah satu alasannya ialah kesedihan mendalam usai ditinggal oleh ayahnya dan umat yang telah berpecah belah setelah kewafatan Rasulullah saw.
Kemudian dalam satu riwayat dikisahkan, pagi tanggal 3 Ramadan tahun 11 Hijriah, pada usia 28 tahun ( ada riwayat mengatakan 27 tahun) Fatimah mandi dan mengenakan pakaian baru, kemudian berbaring di tempat tidur. Kepada suaminya yakni Ali Bin Abi Thalib, Fatimah berkata bahwa saat-saat kematiannya sudah dekat.Ia pun berpesan kepada Ali bahwa jika ia meninggal agar tidak menguburkannya dengan upacara pemakaman. Lalu, di hari itu juga Fatimah mengembuskan napas terakhirnya ketika Ali Bin Abi Thalib sedang melaksanakan salat di masjid. Makam Pastinya Tak Diketahui
Mengikuti pesan istrinya, Ali pun menguburkan Fatimah secara diam-diam tanpa upacara pemakaman. Tidak ada warga Madinah yang tahu selain Ali dan keluarga terdekat. Ali juga disebut sengaja membuat tiga kuburan palsu supaya makam istrinya tidak dapat diidentifikasi. Hal itulah seperti yang tertulis dalam Islamic Shi'ite Encyclopedia (1968-1973).Hingga kini, pusara Fatimah pun disebut tidak pernah ditemukan. Penyebab awal kematian putri tersayang Rasulullah SAW ini juga masih menyisakan misteri.