08/01/2025
ADA APA PADA BULAN RAJAB?
Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram (suci) yang dimuliakan dalam Islam. Dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda,
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada 12 bulan. Di antaranya ada 4 bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. (1 bulan lagi adalah) Rajab Mudhar yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR Bukhari: 3197 dan Muslim: 1679).
Namun, penting untuk dipahami bahwa tidak ada ibadah khusus yang disyariatkan untuk bulan Rajab. Segala bentuk ibadah seperti puasa atau shalat tertentu yang dianggap memiliki keutamaan spesifik pada bulan ini tidak memiliki dasar yang shahih dari Rasulullah ﷺ, kecuali keutamaan bulan haram secara umum.
Para ulama seperti Ibnu Qayyim dan Al-Hafizh Ibn Hajar telah menjelaskan bahwa hadits-hadits tentang keutamaan ibadah tertentu pada bulan Rajab adalah dhaif atau bahkan maudhu’ (palsu). Al-Hafizh Ibn Hajar menegaskan: “Tidak ada hadits shahih yang dapat dijadikan hujjah mengenai keutamaan bulan Rajab, atau puasa di dalamnya, atau puasa pada sebagian harinya yang ditentukan, atau tentang shalat malam tertentu di dalamnya.” (Risalah Tabyin al-‘Ajab, hlm. 3).
Yang dianjurkan adalah memperbanyak amal shalih seperti shalat, puasa sunnah, sedekah, dan dzikir tanpa mengkhususkan amalan tertentu yang tidak memiliki landasan syar’i. Semoga kita bisa memanfaatkan bulan Rajab ini untuk meningkatkan ibadah sesuai sunnah.
Allahu Ta’ala a’lam bishawab.
___
♻️ Silakan disebarluaskan.
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin.