Andra jaya bird

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan melontarkan kritik tajam kepada Wakil Presiden Gibran Ra...
09/09/2026

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan melontarkan kritik tajam kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan menyatakan bahwa ukuran kepemimpinan anak muda seharusnya tidak hanya dilihat dari faktor usia semata. Menurut Koordinator BEM SI Kerakyatan, Satria Noval Putra Ansar, kualitas pemikiran, ketegasan sikap dalam merespons persoalan, serta keberpihakan yang nyata terhadap rakyat jauh lebih esensial. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah diskusi evaluasi kepemimpinan yang juga menyoroti satu dekade masa pemerintahan Joko Widodo, di mana mahasiswa menilai rezim tersebut gagal menjaga esensi demokrasi dan konstitusi di Indonesia.

Selain menyoroti figur pemimpin, BEM SI Kerakyatan turut mengecam berbagai persoalan serius selama era pemerintahan Jokowi, termasuk kemunduran demokrasi yang ditandai oleh revisi Undang-Undang KPK sebagai titik awal pelemahan agenda pemberantasan korupsi. Kritik paling keras juga diarahkan pada praktik autocratic legalism serta dinamika di balik Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang memuluskan pencalonan Gibran pada Pilpres 2024, yang dinilai sebagai bentuk pengkhianatan dan pembangkangan terhadap aturan konstitusi. Sebagai bentuk pengawalan purna tugas pemerintahan tersebut, aliansi mahasiswa ini sebelumnya telah menggelar berbagai aksi simbolik mulai dari pemberian rapor merah, pelepasan tikus di depan Gedung DPR/MPR RI, hingga menuntut agar Jokowi diadili atas sisa-sisa persoalan politik yang ditinggalkan.

09/09/2026

Di mana rasa keadilan untuk rakyat kalo yang punya koneksi cukup modal suara gak perlu kelengkapan administrasi 😂🙃




Teguran Tak Cukup..! Mahfud MD Sebut Kasus Keracunan MBG Harus Dipidanakan😂😂
09/09/2026

Teguran Tak Cukup..! Mahfud MD Sebut Kasus Keracunan MBG Harus Dipidanakan😂😂




Jika seorang pemimpin menyalahgunakan wewenangnya dan mengkhianati kepercayaan rakyatnya, ia bukan lagi seorang pelayan ...
09/09/2026

Jika seorang pemimpin menyalahgunakan wewenangnya dan mengkhianati kepercayaan rakyatnya, ia bukan lagi seorang pelayan publik, melainkan seorang penjahat yang berkedok pejabat."







Masyarakat yang merasa data ekonomi pada sistem BPS dan Kemensos tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan diminta untuk...
09/09/2026

Masyarakat yang merasa data ekonomi pada sistem BPS dan Kemensos tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan diminta untuk tidak tinggal diam. Badan Pusat Statistik (BPS) RI menyarankan warga segera mengajukan sanggahan resmi jika status desilnya dinilai keliru.

"Kalau kita merasa tidak yakin dengan desil yang ada di dalam daftar itu, maka kita bisa mengisi pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalamnya," kata Sekretaris Utama BPS RI Zulkipli.

Warga bisa mengecek status masing-masing melalui situs Cek Bansos Kemensos atau platform DTSEN BPS. Jika data yang tertera tidak pas—seperti dicatat mampu padahal kondisi ekonomi tergolong kurang mampu—masyarakat cukup mengisi kolom sanggahan dengan informasi yang sebenarnya.

Setiap laporan sanggahan yang masuk akan diverifikasi ulang oleh tim terkait. BPS memastikan pembaruan status desil akan diterbitkan secara berkala setiap tiga bulan sekali berdasarkan data verifikasi terbaru.







09/09/2026

Penjelasan bethor waktu proses pasar pramuka 😂😂




Ratusan porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Kabuh, Jombang, tidak diambil para siswa pada Sabtu (5/9/2026). Sej...
09/09/2026

Ratusan porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Kabuh, Jombang, tidak diambil para siswa pada Sabtu (5/9/2026). Sejak dikirim dari SPPG sekitar pukul 10.00 hingga siang hari, ompreng makanan tersebut masih tertumpuk dan tertutup rapat di halaman sekolah.

Sejumlah siswa memilih menjauh karena masih merasa takut setelah sebelumnya mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG pada Rabu (2/9/2026). Salah satu siswa mengaku tidak berani mengambil jatah makanan karena masih trauma dengan kejadian tersebut.

Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, pihak sekolah untuk sementara memilih tidak membagikan MBG karena para siswa masih trauma. Setiap hari sekolah tersebut menerima sekitar 683 porsi MBG dari SPPG Mangunan, yang diperuntukkan bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Sumber : Akuratco pada 5 September 2026 pukul 18.24 WIB. 😂😂😂😂😂

Ijazah gak penting kata raja konoha dulu yang penting skill😂😂😂 Ini melemahkan semangat para pejuang mencari ilmu 😂 tapi ...
09/08/2026

Ijazah gak penting kata raja konoha dulu yang penting skill😂😂😂
Ini melemahkan semangat para pejuang mencari ilmu 😂 tapi banyak yang senang 😂 konoha memang beda.




VIRAL! TERBONGKAR DUGAAN ALIRAN DANA HAMPIR RP28 MILIAR DALAM KASUS SELEKSI BINTARA POLRI JAMBI — BRIPTU MD SEBUT ADA UA...
09/08/2026

VIRAL! TERBONGKAR DUGAAN ALIRAN DANA HAMPIR RP28 MILIAR DALAM KASUS SELEKSI BINTARA POLRI JAMBI — BRIPTU MD SEBUT ADA UANG MENGALIR KE SEJUMLAH ANGGOTA POLRI

Kasus dugaan penipuan seleksi Bintara Polri 2026 di Jambi memasuki babak baru. Tersangka berinisial Briptu MD melalui kuasa hukumnya mengungkap dugaan adanya aliran uang hasil penipuan kepada sejumlah anggota Polri.

Informasi tersebut disampaikan kuasa hukum MD, Muhammad Ferdi Prasetyo, berdasarkan keterangan kliennya yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Menurut Ferdi, dalam pemeriksaan tersebut MD mengaku sebagian uang dari dugaan penipuan mengalir kepada seorang perwira berinisial Kombes Pol H, yang saat itu disebut menjabat sebagai Karo SDM Polda Jambi.

Bahkan, kuasa hukum MD menyebut kliennya mendapat perintah untuk mencari orang-orang yang ingin masuk menjadi anggota Polri.

Dugaan ini membuat kasus semakin menjadi sorotan karena total dana yang terkumpul disebut hampir mencapai Rp28 miliar.

Kasus tersebut disebut terbagi dalam dua skema, yakni kuota reguler dan kuota khusus.

Untuk kuota reguler, terdapat puluhan orang yang disebut gagal masuk Polri dengan total kerugian sekitar Rp12 miliar. Sementara dugaan kerugian dari skema kuota khusus disebut mencapai sekitar Rp14 miliar.

Menurut Ferdi, sebagian dana dari skema reguler tersebut diduga mengalir kepada Kombes Pol H.

“Sebagian itu mengalir ke Kombes Pol H,” kata Ferdi saat diwawancarai di Polda Jambi, Senin (7/9/2026).

KUASA HUKUM: TIDAK MUNGKIN BRIPTU SENDIRIAN

Kuasa hukum MD menegaskan pihaknya tidak membenarkan tindakan yang dilakukan kliennya.

Namun, ia meminta agar aparat tidak hanya berhenti pada pemeriksaan terhadap MD. Menurutnya, seluruh pihak yang diduga terlibat harus ditelusuri.

“Kami meyakini tidak mungkin seorang Briptu mampu meloloskan orang menjadi seorang Bintara Polri,” ujar Ferdi.

Selain Kombes H, Ferdi juga menyebut adanya dugaan aliran uang kepada perwira berinisial Ipda P dan Brigadir R.

Ia bahkan meminta Mabes Polri mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki akses terhadap sistem atau proses kelulusan seleksi.

“Klien kami tidak bisa seorang diri,” kata Ferdi.

Menurut keterangan kuasa hukum, MD disebut mendapat perintah mencari calon peserta atau “pasien”, istilah yang digunakan untuk menyebut orang-orang yang ingin masuk Polri.

SKEMA KUOTA KHUSUS DIDUGA FIKTIF

Kasus ini semakin mencuri perhatian setelah muncul dugaan adanya “kuota khusus” yang ternyata fiktif.

Menurut Ferdi, persoalan bermula ketika MD diminta mempertanggungjawabkan uang dari peserta kuota reguler yang tidak lulus.

Karena tidak mampu mengembalikan uang tersebut, MD kemudian disebut membuat skema baru dengan menawarkan kuota khusus kepada calon korban berikutnya.

Para korban baru dijanjikan bisa lulus melalui jalur tersebut, meski kuota yang ditawarkan disebut tidak pernah ada.

Dalam kasus ini, setiap korban disebut mengalami kerugian yang cukup besar, mulai dari Rp800 juta hingga Rp1 miliar.

Jika seluruh keterangan tersebut terbukti, kasus ini bukan sekadar persoalan penipuan terhadap calon anggota Polri, tetapi juga berpotensi membuka pertanyaan lebih besar mengenai bagaimana jaringan tersebut bekerja dan siapa saja yang berada di baliknya.

PROPAM DAN PENYIDIK DIMINTA BONGKAR SEMUA PIHAK

Kuasa hukum MD juga berencana meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) karena kliennya mengungkap sejumlah informasi terkait dugaan aliran dana tersebut.

Sementara itu, Polda Jambi menyatakan informasi tersebut masih dalam proses pendalaman.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan yang disampaikan.

MD dan seorang lainnya, Y, juga disebut telah menjalani pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi kepolisian, sementara proses pidananya masih berjalan.

Kini publik menunggu langkah aparat untuk menjawab sejumlah pertanyaan besar:

Benarkah ada aliran dana dari dugaan penipuan seleksi Bintara Polri kepada sejumlah anggota Polri? Siapa saja yang menerima? Apakah ada pihak lain yang terlibat? Dan benarkah ada jaringan yang mampu menjanjikan kelulusan calon anggota Polri?

Semua tuduhan tersebut masih harus dibuktikan melalui penyidikan dan proses hukum.

Jika dugaan tersebut terbukti, pengungkapan kasus ini diharapkan tidak berhenti pada pelaku lapangan saja, tetapi juga mampu membongkar siapa yang diduga menjadi pengendali dan bagaimana mekanisme penipuan tersebut dapat berlangsung.

Seleksi anggota Polri seharusnya berjalan transparan, bersih, dan berdasarkan kemampuan. Jangan sampai harapan masyarakat untuk menjadi anggota kepolisian justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan.

09/08/2026

Pembisnis rakyat dijadikan alat cuan 😂




Address

Red Hook, NY

Telephone

+6282371096290

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Andra jaya bird posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share